cover
Contact Name
M Fery Prayoga
Contact Email
mferyprayoga@stitaw-binjai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ejournal@stitaw-binjai.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 148 Kel. Kebun Lada, Kota Binjai, Sumatera Utara, 20744.
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL CAHAYA MADRASAH
ISSN : -     EISSN : 31099874     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Cahaya Madrasah adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan pendidikan di lingkungan madrasah, baik dari aspek pedagogik, kurikulum, metode pembelajaran, maupun manajemen pendidikan. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, praktisi pendidikan, dan peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian teoretis, serta praktik terbaik dalam dunia pendidikan Islam. Jurnal Cahaya Madrasah terbit secara berkala dan menyajikan artikel-artikel yang bersumber dari penelitian empiris maupun kajian konseptual yang berkaitan dengan inovasi pendidikan, strategi pembelajaran, kebijakan pendidikan madrasah, serta integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam. Dengan standar akademik yang tinggi, jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah serta memperkaya wawasan para pendidik dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan Islam. Jurnal ini terbuka bagi para penulis dari berbagai latar belakang keilmuan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan madrasah di tingkat nasional maupun internasional. Fokus Jurnal Cahaya Madrasah: Jurnal Cahaya Madrasah berfokus pada penelitian dan kajian ilmiah di bidang pendidikan Islam, khususnya yang berkaitan dengan madrasah sebagai lembaga pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Implementasi Metode Cerita Islami dalam Menanamkan Nilai Moral kepada Peserta Didik Nursyafiq; Hasmiati; Aulia Utami, Erina
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi cerita islami dalam pembelajaran, memahami faktor pendukung dan penghambat metode cerita islami dan memahami dampak metode cerita islami terhadap moral peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Sumber datanya berupa jurnal, buku bacaan, dan literatur yang relevan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cerita merupakan metode komunikasi universal yang dapat mempengaruhi jiwa peserta didik. Metode ini merupakan jembatan komunikasi dalam penyampaian materi pembelajaran Metode cerita akan memberikan kesempatan bagi anak untuk berpikir, merasakan, merenungi cerita tersebut. Faktor pendukung pelaksanaan metode cerita yaitu pendidik, lingkungan, kesadaran beragama peserta didik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu hambatan waktu, kurangnya keteladanan, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Metode ini dapat membawa perubahan positif dalam diri peserta didik. Keadaan peserta didik yang semula berperilaku tidak terkendali dan kasar, berperilaku kasar dan bebas, lambat laun dapat berkembang dengan baik.
Penguatan Toleransi sebagai Fondasi Kehidupan Sosial Harmonis di Sekolah Dasar Moch Miftachur, Moch Miftachur
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan nilai-nilai toleransi sebagai fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di sekolah dasar, khususnya di SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang yang memiliki latar belakang siswa beragam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penanaman nilai toleransi dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, pembiasaan budaya sekolah, serta keteladanan guru. Implementasi nilai toleransi tampak dalam kegiatan akademik maupun non-akademik, seperti kerja kelompok, diskusi, perayaan hari besar agama, dan upacara bendera, yang semuanya memperkuat interaksi positif antar siswa. Evaluasi menunjukkan bahwa keberhasilan penanaman nilai toleransi bergantung pada konsistensi guru dalam membimbing, memberi teladan, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa toleransi bukan hanya sikap menghargai perbedaan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan, solidaritas, dan harmoni sosial di sekolah dasar
Motif Perilaku Bullying dan Dampaknya pada Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar Gita Dias Riyana; Vino Putra Hadiyani
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus pembullyian masih kerap terjadi di dunia pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui motif pelaku bullying melakukan pembullyian, dan 2) Untuk mengetahui dampak pembullyian terhadap kepercayaan diri siswa yang menjadi korban pembullyian. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ialah siswa pelaku dan korban perilaku bullying. Selanjutnya subjek tambahan ialah guru kelas 5 SD Negeri Junrejo 2 Kota Batu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan 1) Motif pelaku bullying melakukan pembullyian bentuknya beragam, yaitu siswa ingin memperlihatkan kehebatannya karena merasa dirinya senior dengan cara mencari perhatian siswa lain, dan 2) Dampak dari tindakan pembullyian menyebabkan mental siswa terganggu, sehingga susah untuk berbaur dengan siswa lain dikarenakan hilangnya kepercayaan diri siswa.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MIS TPI SEI BAMBAN KABUPATEN LANGKAT Muhammad Fery Prayoga
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pramuka, menganalisis peran guru dalam membentuk kedisiplinan siswa, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi di MIS TPI Sei Bamban Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan desktriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru wali kelas VI sekaligus pendamping kegiatan pramuka, kakak pembina dan siswa kleas IV –VI yang mengikuti kegiatan pramuka.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pramuka dilaksanakan rutin setiap Sabtu sore dengan materi terstruktur seperti pengenalan sandi-sandi, baris-baris, latihan upacara, kegiatan praktik lapangan serta penanaman nilai kedisiplinan, kerja sama dan tanggung jawab. Kehadiran guru secara konsisten meningkatkan kedisiplinan siswa dalam hal ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab terhadap tugas.. Guru berperan sebagai pendamping, motivator, teladan, pembimbing dan evaluator. Kehadiran guru secara konsisten meningkatkan kedisiplinan siswa dalam hal ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab terhadap tugas. Hambatan yang ditemukan yaitu rendahnya motivasi dan kesadaran siswa, kurangnya dukungan orang tua dan pengaruh teman sebaya. Upaya guru mengatasi hambatan tersebut dengan cara pemberian motivasi, penguatan aturan, dan kerja sama dengan orang tua, sekolah dan kakak pembina.Kesimpulannya, keterlibatan aktif guru dalam kegiatan pramuka sangat penting terhadap pembentukan kedisiplinan siswa.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI IPAS DI KELAS IV MIS MAURA EL-MUMTAZ BINJAI SELATAN Muhammad Fery Prayoga
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan  implementasi media pembelajaran digital  dalam meningkatkan pemahaman materi IPAS pada siswa kelas IV MIS Maura El-Mumtaz Binjai Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan fokus siswa, serta memperkuat pemahaman konsep. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana seperti laptop, proyektor, dan jaringan internet, kompetensi guru, serta tingginya antusiasme siswa. Faktor penghambat mencakup keterbatasan perangkat, jaringan internet yang tidak stabil, dan alokasi waktu pembelajaran yang terbatas. Peningkatan hasil belajar terlihat dari kenaikan nilai rata-rata siswa dari 68 menjadi 80 setelah penerapan media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa media digital merupakan inovasi penting dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan aktivitas, motivasi, dan hasil belajar siswa.
Strategi Pembelajaran Guru Dalam Mengelola Siswa Slow Learner di Sekolah Dasar (Studi Kasus pada Guru SDN 33 Pangkalpinang) Rasmidaini; Suparta; Indah Kusuma Dewi
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah siswa slow learner di SD Negeri 33 Pangkalpinang, yaitu 40 dari 53 siswa berkebutuhan khusus yang tersebar di 12 rombongan belajar. Kondisi tersebut menjadi tantangan karena sebagian besar guru berlatar belakang pendidikan umum dan belum memiliki kompetensi khusus di bidang pendidikan luar biasa. Situasi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang adaptif, diferensiatif, dan inklusif agar kebutuhan belajar siswa slow learner dapat terlayani secara optimal di kelas reguler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman yang mencakup prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan, guru melakukan identifikasi kebutuhan belajar melalui data awal, hasil asesmen, keterangan psikolog, serta pengamatan kelas untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan siswa. 2) Pelaksanaan, guru menerapkan strategi pembelajaran adaptif melalui penggunaan bahasa sederhana, pengulangan materi, pendampingan individual, serta penyesuaian metode dan tugas belajar. Namun, pelaksanaan belum optimal karena keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, dan minimnya pelatihan pendidikan inklusif bagi guru. 3) Evaluasi, guru menilai hasil belajar berdasarkan usaha, keterlibatan, dan perkembangan siswa dengan pemberian waktu tambahan, remedial, serta pendampingan lanjutan, meskipun sistem evaluasi khusus bagi siswa slow learner belum tersedia secara maksimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi guru dan pengembangan sistem pembelajaran inklusif yang adaptif untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi siswa slow learner di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA FALSH CARDS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI BACA HURUF DAN SUKU KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I MIS MAURA EL-MUMTAZ KOTA BINJAI Ria Lestari; Muhammad Fery Prayoga; Fadhilah Arfa Hasibuan
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan media Flash Cards dalam pelajaran bahasa Indonesia dan menguji kelayakannya dalam mingkatkan kemampuan membaca huruf dan suku kata pada siswa kelas 1 MIS Maura El-Mumtaz. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), penelitian ini di gunakan untuk mengetahui hasil produk dan keefektifan produk tersebut. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation).  Subjek penelitian ini adalah siswa/siswi kelas 1 MIS Maura El-Mumtaz Kota Binjai yang berjumlah 33 orang. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakuka  diperoleh data hasil validasi ahli media sebesar 90% berada di kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi materi sebesar 93% berada dikategori sangat layak. Berdasarkan hasil angket yang di isi oleh guru kelas 1 tentang tingkat efesiensi media Flash Cards, dapat dikatakan efesien karena dengan nilai 94% berada dikategori sangat layak. Tingkat keefektifan media Flash Cards pada materi baca huruf dan suku kata sebelum menggunakan media Flash Cards dikategori efektif, karena 52% dengan nilai rata-rata 77,87 dan terjadinya peningkatan setelah menggunakan media Flash Cards dikategori sangat efektif, karena 97% dengan nilai rata-rata 90,45.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MIS MAURA EL-MUMTAZ KOTA BINJAI Putri Fathaniah putri; Leli Purnama; Siti Suharni Simamora
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas II di MIS Maura El Mumtaz Kota Binjai, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca, seperti terbata-bata dan kesulitan mengenali huruf yang dapat menghambat pemahaman pelajaran dan prestasi akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel penelitian ini diambil dengan cara total sampling yang berjumlah 94 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dari total 94 siswa kelas II, sebanyak 12 siswa bahwa kesulitan membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya minat baca, lemahnya penguasaan huruf dan suku kata, serta kurangnya kemampuan literasi dasar. Faktor eksternal mencakup minimnya dukungan keluarga, keterbatasan bahan bacaan, dan lingkungan yang tidak mendukung budaya literasi. Dampaknya terlihat pada penurunan motivasi belajar, rendahnya kepercayaan diri, dan partisipasi siswa di kelas. Upaya guru dalam mengatasi masalah ini meliputi pelaksanaan literasi membaca pagi, pemanfaatan media bantu visual, serta penyediaan pojok baca di kelas.
IMPLEMENTASI METODE CERITA ISLAMI DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL KEPADA PESERTA DIDIK Nursyafiq; Hasmiati; Erina Aulia Utami
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi cerita islami dalam pembelajaran, memahami faktor pendukung dan penghambat metode cerita islami dan memahami dampak metode cerita islami terhadap moral peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Sumber datanya berupa jurnal, buku bacaan, dan literatur yang relevan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cerita merupakan metode komunikasi universal yang dapat mempengaruhi jiwa peserta didik. Metode ini merupakan jembatan komunikasi dalam penyampaian materi pembelajaran Metode cerita akan memberikan kesempatan bagi anak untuk berpikir, merasakan, merenungi cerita tersebut. Faktor pendukung pelaksanaan metode cerita yaitu pendidik, lingkungan, kesadaran beragama peserta didik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu hambatan waktu, kurangnya keteladanan, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Metode ini dapat membawa perubahan positif dalam diri peserta didik. Keadaan peserta didik yang semula berperilaku tidak terkendali dan kasar, berperilaku kasar dan bebas, lambat laun dapat berkembang dengan baik.

Page 2 of 2 | Total Record : 19