cover
Contact Name
Irsal
Contact Email
bengkuluirsal@gmail.com
Phone
+6285381305810
Journal Mail Official
bengkuluirsal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al-Khair Journal: Management Education
ISSN : 2808828X     EISSN : 28084632     DOI : 10.29300/al-khair.v5i2
Al-Khair Journal: Management Education di tahun 2022 telah merubah institusi/lembaga penerbit dari IAIN Bengkulu menjadi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2021 tentang Perubahan status IAIN Bengkulu menjadi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Al-Khair Journal: Management Education di tahun 2024 telah menggantikan/merubah nama dari Al-Khair Journal: Management, Education and Law MENJADI Al-Khair Journal: Management Education. Al-Khair Journal : Management Education pernah mengalami kerusakan servers jurnal secara total (di hack) pada awal tahun 2024, yang mengakibatkan semua artikel yang sudah dipublish mulai Vol.1 No.1 2021 s-d Vol. 3 No.2 2023 hilang semua. Maka untuk menghindari kekosongan artikel tim pengelola Al-Khair Journal : Management Education melakukan upload ulang artikel tersebut secara quicksubmite.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
Supervisi Klinis Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran SMAN Musi Rawas Lilis Merlita; Angga Pratama; Rahmuje Emawanalu; Desi Eka Citra Dewi
Al-Khair Journal: Management Education Vol 4, No 1 (2024): JUNI
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v4i1.4623

Abstract

Abstract: School principals still have difficulty improving the quality of learning, marked by difficulties in conducting clinical supervision such as leading teachers to improve programs and process implementation as well as evaluating learning outcomes. The purpose of the study was to describe the clinical supervision of school principals in an effort to improve the quality of learning. Using descriptive qualitative methods, data collection through observation, interviews, documentation. The results of the study can be concluded that teachers have been accustomed to issuing complaints in learning with peers and leaders and hope to get solutions through clinical supervision, Efforts to improve the quality of teacher learning have been carried out by the principal through clinical supervision through three stages, namely the initial stage, the observation stage and the follow-up stage including planning, implementing, and evaluating learning programs. Obstacles encountered in clinical supervision are changes in curriculum and lack of activity of principals, supervisors and the Office of Education in improving clinical supervision capabilities. The solution carried out by the principal is to form a Supervision Team consisting of senior civil servant teachers and build intensive and effective communication regarding the importance of clinical supervision. So that it can be suggested to improve the quality of learning, then increase the clinical supervision of the principal of the principal. Keywords: Clinical supervision, principal, quality of learning, Musi Rawas State High School Abstrak: Kepala sekolah masih kesulitan meningkatkan kualitas pembelajaran ditandai dengan masih kesulitan melakukan supervisi klinis seperti memimpin guru memperbaiki program dan pelaksanaan proses serta evaluasi hasil pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan supervisi klinis kepala sekolah dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru telah terbiasa mengeluarkan keluh kesahnya dalam pembelajaran dengan teman sejawat maupun pimpinan serta berharap mendapat solusi melalui supervisi klinis, Upaya peningkatan kualitas pembelajaran guru telah dilakukan oleh kepala sekolah melalui supervisi klinis melalui tiga tahapan yaitu tahap awal, tahap observasi dan tahap tindaklanjut meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembelajaran. Kendala yang ditemui pada supervisi klinis yaitu adanya perubahan kurikulum dan kurang aktifnya kepala sekolah, pengawas dan Kantor Dinas pendidikan dalam meningkatkan kemampuan supervisi klinik. Adapun solusi yang dilakukan kepala sekolah yaitu membentuk Tim Supervisi yang anggotanya terdiri dari guru PNS senior dan membangun komunikasi yang intensif dan efektif terkait pentingnya supervisi klinis. Sehingga dapat disarankan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, maka tingkatkanlah supervisi klinik kepala sekolah kepala sekolah.Kata Kunci: Supervisi klinis, Kepala sekolah, kualitas pembelajaran, Sekolah Menengah Atas Negeri Musi Rawas
Optimalisasi Evaluasi dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Pendidikan Di SDN 16 Lintang Kanan Pebri Yanti; Aprilia Fitrotun; Ilham Syukri; Ainul Fitri
Al-Khair Journal: Management Education Vol 3, No 1 (2023): JUNI
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v3i1.2619

Abstract

Abstract: Evaluation in education management has not been optimally carried out, because there are still some schools that have not been evaluated optimally, resulting in poor quality education management. The purpose of this research is to map and evaluate the optimization of evaluation in improving the quality of education management at SDN 16 Lintang Kanan. Using a qualitative descriptive method, with the CIPP model approach (Context, Input, Process and Product). Information obtained through observation, interviews, and documentation. The results of the study concluded that management at the Contex level had carried out planning, organizing, actuating and controlling. The input level includes students, curriculum, teaching materials, and human resources, financing and educational infrastructure. The process level is directly related to educational activities, the use of learning media, the use of facilities and infrastructure and the assignment of types of assignments. As well as from product/output assessments related to the results of the implementation of education management where the research results show that the output of education management is good and the results are visible.Keywords: Optimization, Evaluation, Quality of Education Management Abstrak: Evaluasi dalam pengelolaan pendidikan belum optimal dilakukan, karena masih terdapat sebagian sekolah belum dilakukan evaluasi secara optimal sehingga mengakibatkan pengelolaan pendidikan belum berkualitas. Tujuan dari penelitian ini untuk memetakan dan mengevaluasi optmalisasi evaluasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di SDN 16 Lintang Kanan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan model CIPP (Conteks, Input, Proses dan Produk). Informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan pada tingkat Contex telah dilaksanakan planning, organizing, actuating dan controlling. Tingkat input meliputi peserta didik, kurikulum, bahan ajar, dan sumber daya manusia, pembiayaan serta sarana prasarana pendidikan. Tingkat proses berkaitan langsung dengan, aktivitas pendidikan, penggunaan media pembelajaran, kemanfaatan sarana dan prasarana dan pemberian jenis tugas. Serta dari penilaian produk/output yang berhubungan dengan hasil pelaksanaan pengelolaan pendidikan dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa output dari pengelolaan pendidikan sudah baik dan Nampak hasilnya.Kata Kunci: Optimalisasi, Evaluasi, Kualitas Pengelolaan Pendidikan
Efektivitas Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Ulu Musi Sumatera Selatan Ririn Handayani; Hermansyah Hermansyah; Try Widyanto
Al-Khair Journal: Management Education Vol 3, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v3i2.2608

Abstract

Abstract: Employee performance still feels not optimal, because the principal's management is not yet effective, there is still a lack of employee professionalism development, the principal's management is still not effective in carrying out supervision, providing assignments and self-development activities for employees so that the quality of employee performance is not yet optimal. The aim of this research is to describe and analyze the effectiveness of school principal management in improving employee performance. Using descriptive qualitative methods. The results of this research show that (1) head management in planning, implementing, assessing and evaluating employee performance (2) 1 Ulu Musi South Sumatra State Senior High School (SMAN) employee performance and (3) Principal management effectiveness can improve school employee performance State Senior Secondary School (SMAN) 1 Ulu Musi, South Sumatra. Therefore, it can be concluded that the effectiveness of school principal management can improve the performance of high school (SMA) employees. So it can be suggested to improve the performance of quality employees, then improve the management of school principals more effectively.Keywords: Effectiveness, Principal Management, Employee Performance Abstrak: Kinerja pegawai masih terasa belum optimal, dikarenakan manajemen kepala sekolah belum efektif, terlihat masih kurangnya pembinaan profesonalisme pegawai, masih belum efektifnya manajemen kepala sekolah dalam melaksanakan supervise, memberikan penugasan dan kegiatan pengembangan diri pegawai sehingga kualitas kinerja pegawai belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja pegawai. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) manajemen kepala dalam merencanakan, melaksanakan, menilai dan mengevaluasi kinerja pegawai (2) Kinerja pegawai Sekolah Menengah atas Negeri (SMAN) 1 Ulu Musi Sumatera Selatan dan (3) Efektivitas manajemen kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja pegawai Sekolah Menengah atas Negeri (SMAN) 1 Ulu Musi Sumatera Selatan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa efektivitas manajemen kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja pegawai Sekolah Menengah Atas (SMA). Sehingga dapat disarankan untuk meningkatkan kinerja pegawai yang berkualitas, maka tingkatkan manajemen kepala sekolah yang lebih efektif. Kata Kunci: Efektivitas, Manajemen Kepala Sekolah, Kinerja Pegawai
Efektivitas Supervisi Kepala Madrasah dalam Bimbingan Konseling Peserta Didik di MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah Lisa Wulandari; Roza Evalia; Tisa Distiana
Al-Khair Journal: Management Education Vol 5, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v5i2.9841

Abstract

 Abstract: Supervision by the madrasa principal in guidance and counseling (BK) services across various educational units is still not running optimally due to time limitations, minimal coordination, and students’ low understanding of Guidance and Counseling. This study aims to analyze the effectiveness of the madrasa principal’s supervision in student Guidance and Counseling at MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah. It employs a descriptive qualitative method. Data sources were obtained through observation, interviews, and documentation, with data analysis based on the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that the supervision of the madrasa principal, which includes planning, implementation, and evaluation, has been carried out quite effectively, supported by orderly administration and Guidance and Counseling services that align with students’ needs. Guidance and Counseling services in the madrasa cover personal, social, academic, and career aspects, with program implementation that is structured through regular assessments and continuous follow-up actions. The supervision has also strengthened coordination among the madrasa principal, Guidance and Counseling teachers, and other school stakeholders, thereby supporting the improvement of the quality of Guidance and Counseling services. Therefore, it can be concluded that the supervision of the madrasah principal has been running effectively in providing guidance and counseling services for students, although several obstacles such as limited time, workload, and supporting facilities still require attention to improve the effectiveness of services on an ongoing basis. Thus, it is recommended to enhance the effectiveness of the madrasah principal’s supervision in student guidance and counseling at the madrasah.Keywords: Effectiveness, Principal’s Supervision, Student Guidance and Counseling. Abstrak: Supervisi kepala madrasah dalam layanan bimbingan konseling (BK) di berbagai satuan pendidikan, masih belum berjalan optimal akibat keterbatasan waktu, minimnya koordinasi, serta rendahnya pemahaman peserta didik terhadap Bimbingan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas supervisi kepala madrasah dalam Bimbingan Konseling peserta didik di MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala madrasah mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi telah berjalan cukup efektif, kerapian administrasi, serta layanan Bimbingan Konseling sesuai kebutuhan peserta didik. Layanan BK di madrasah telah meliputi aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier dengan pelaksanaan program yang terstruktur melalui asesmen berkala dan tindak lanjut yang berkesinambungan. Supervisi juga telah memperkuat koordinasi antara kepala madrasah, Guru Bimbingan Konseling, dan unsur sekolah lainnya sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan Bimbingan Konseling. Oleh karena itu, dapat disimmpulkan bahwa supervisi kepala madrasah telah berjalan efektif dalam melayani bimbingan konseling peserta didik, meskipun beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, beban kerja, dan sarana pendukung masih memerlukan perhatian untuk meningkatkan efektivitas layanan secara berkelanjutan. Sehingga dapat disarankan untuk tingkatkan efektifitas supervisi kepala madrasah dalam bimbingan konseling peserta didik di madrasah.Kata kunci: Efektivitas, Supervisi Kepala Madrasah, Bimbingan Konseling Peserta Didik
Penggunaan Model Pembelajaran Wordwall dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Materi Bangun Ruang Pada Siswa Kelas 2 MI Nurul Huda Kota Bengkulu Annisa Nur Hasanah; Fadilah Fadilah; Siti Kholifah; Windamayanti Pohan
Al-Khair Journal: Management Education Vol 5, No 1 (2025): JUNI
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v5i1.8302

Abstract

Abstract: Math is still considered difficult, and tends to be less interesting for students, so it requires the development of the use of interactive learning models such as wordwall. The purpose of this study is to map and analyze the use of the wordwall learning model in increasing interest in learning mathematics in space building materials in 2nd grade students of MI Nurul Huda, Bengkulu City. Using the classroom action research method (PTK) approach involving 25 students, it was carried out in two cycles, each cycle consisted of planning, implementation/action, observation, and reflection. The results of the study show that the use of the wordwall learning model can increase interest in learning mathematics in building materials, this can be seen in pre-cycle activities the interest in learning mathematics in students' building materials is only 62.4%, in the first cycle it increases to 72%, and in the second cycle it increases to 80%. The increase in interest in learning mathematics in this space-building material shows that the wordwall learning model is able to change the learning atmosphere more fun and interactive, so that there is an increase in interest in learning mathematics in students. Therefore, it can be suggested that, to increase interest in learning mathematics in building materials, increase the use of the wordwall learning model in madrasah.Keywords: Usage, Wordwall Learning Model, Interest in Learning Mathematics Spatial Building Materials, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Bengkulu City. Abstrak: Matematika masih dianggap sulit, dan cenderung kurang menarik bagi siswa, sehingga membutuhkan pengembangan penggunaan model pembelajaran yang interaktif seperti wordwall. Tujuan penelitian ini untuk memetakan dan menganalisis penggunaan model pembelajaran wordwall dalam meningkatkan minat belajar matematika materi bangun ruang pada siswa kelas 2 MI Nurul Huda Kota Bengkulu. Menggunakan pendekatan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan melibatkan 25 siswa, dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar matematika materi bangun ruang, hal ini terlihat pada kegiatan pra siklus minat belajar matematika materi bangun ruang siswa hanya sebesar 62,4%, pada siklus I meningkat menjadi 72%, dan pada siklus II meningkat menjadi 80%. Peningkatan minat belajar matematika materi bangun ruang ini menunjukkan bahwa model pembelajaran wordwall mampu mengubah suasana belajar lebih menyenangkan dan interaktif, sehingga terjadi peningkatan minat belajar matematika pada siswa. Oleh karena itu dapat disarankan bahwa, untuk meningkatkan minat belajar matematika materi bangun ruang, maka tingkatkanlah penggunaan model pembelajaran wordwall di madrasah.Kata kunci: Penggunaan, Model Pembelajaran Wordwall, Minat Belajar Matematika Materi Bangun Ruang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Kota Bengkulu.
Analisis Kebutuhan Dan Pengembangan Dimensi Kepribadian Manusia Nikmatun Naziroh; Yunita Sari; Nurhidayah Nurhidayah; Febrina Melinda Putri
Al-Khair Journal: Management Education Vol 2, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v2i2.2645

Abstract

Abstract: The dimension of human personality creates difficulties in achieving the fulfillment of needs and their development, because the socioeconomic level of the community is still poor, for the fulfillment of primary needs alone is still difficult among the community. This article uses a descriptive qualitative method, this paper aims to map the form of difficulty of meeting the needs and development of the dimensions of the human personality and analyze its causes. The results of the study show that this study shows that human needs include three categories, namely basic needs such as clothing, food, and housing, secondary/supporting needs, and luxury or modern needs. The human personality is the dynamic of a functional psychophysical organization of human beings that turns into a pattern of a specific behavior in the face of life, and the manifestation of personality is all the behavior of the human being himself. The human personality that can be developed is education, science, Islamic education, and character education. So that the human personality becomes a solution for the progress and development of personality in human life. So it can be suggested that if you want to be happy, then live according to your ability level, and develop your personality according to your dimensions.Keywords: Needs, Development, Dimensions, Human Personality Abstrak: Dimensi kepribadian manusia menciptakan kesulitan dalam capaian pemenuhan kebutuhan dan pengembangannya, dikarenakan tingkat social ekonomi masyarakat masih banyak yang miskin, untuk pemenuhan kebutuhan primer saja masih sulit di kalangan masyarakat. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, tulisan ini bertujuan untuk memetakan bentuk kesulitan memenuhi kebutuhan dan pengembangan dimensi kepribadian manusia dan menganalisis penyebabnya. Hasil studi menunjukkan bahwa Studi ini menunjukkan bahwa kebutuhan manusia meliputi tiga kategori yaitu kebutuhan dasar/ pokok seperti sandang, pangan dan papan, kebutuhan sekunder/ penunjang, dan kebutuhan mewah atau modern. Kepribadian manusia merupakan dinamika sebuah organisasi psikofisik fungsional manusia yang berubah menjadi pola tingka laku yang sepesifik dalam menghadapi kehidupan, dan manifestasi dari kepribadian adalah semua tingkah laku dari diri manusia itu sendiri. Kepribadian manusia yang dapat dikembangkan adalah pendidikan, ilmu pengetahuan, pendidikan Islam, pendidikan karakter. Sehingga kepribadian manusia menjadi solusi bagi kemajuan dan pengembangan kepribadian dalam kehidupan manusia. Sehingga dapat disarankan jika ingin bahagia, maka hiduplah sesuai tingkat kemampuan, dan kembangkanlah kepribadian sesuai dimensi yang dimiliki. Kata Kunci: Kebutuhan, Pengembangan, Dimensi, Kepribadian Manusia
Manajemen Sistem Administrasi Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Mutu Tenaga Pendidik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bengkulu Selatan Wardatul Janah; Ermi Aprilia
Al-Khair Journal: Management Education Vol 4, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v4i2.6475

Abstract

Abstract: The quality of educators still seems difficult to realize, because the management of the technology-based administrative system has not been optimally carried out, this can be seen that there are still educators who are not able to fill in the value of technology-based report cards. The purpose of the research is to describe and analyze the management of technology-based administrative systems in improving the quality of educators in Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bengkulu Selatan. Using a descriptive qualitative method. The results of the study show that the management of the technology-based administrative system in general has been managed well, but there are still educators who have not been able to manage properly, especially in the management of report card assessments, so that there are often assessment errors, educators in general have been of good quality, but there are still educators who are not of good quality, this can be seen at the level of learning management ability such as learning program planning,  The organization of learning, the implementation of learning and the supervision or evaluation of learning outcomes have not been optimally implemented. So it can be concluded that technology-based administrative system management can improve the quality of educators, so it can be suggested, if you want to improve the quality of educators, then improve the management of technology-based administrative systems in Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bengkulu SelatanKeywords: Management, Technology-Based Administration System, Quality of Educators. Abstak: Mutu tenaga pendidik masih terkesan sulit diwujudkan, karena manajemen system administrasi berbasis teknologi belum optimal dilakukan, hal ini terlihat masih ada tenaga pendidik belum mampu mengisi nilai rapot berbasis teknologi. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen system administrasi berbasis teknologi dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bengkulu Selatan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen system administrasi berbasis teknologi secara umum telah dikelola dengan baik, namun masih ada tenaga pendidik belum mampu mengelola secara baik, khususnya dalam pengelolaan penilaian raport, sehingga sering terjadi kesalahan penilaian, tenaga pendidik secara umum telah bermutu, namun masih ada tenaga pendidik yang belum bermutu, hal ini  terlihat tingkat kemampuan manajemen pembelajaran seperti perencanaan program pembelajaran, pengorganisasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan pengawasan atau evaluasi hasil pembelajaran belum optimal dilaksasanakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen system administrasi berbasis teknologi dapat meningkatkan mutu tenaga pendidik, sehingga dapat disarankan, jika ingin meningkatkan mutu tenaga pendidik, maka tingkatkan manajemen system administrasi berbasis teknologi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bengkulu SelatanKata kunci: Manajemen, Sistem Administrasi Berbasis Teknologi, Mutu Tenaga Pendidik.
Problematika Pelaksanaan Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia Diana Anggraini
Al-Khair Journal: Management Education Vol 1, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v1i2.2634

Abstract

Abstract : The Problems of Implementing Curriculum 2013 In Early Childhood Education, the curriculum is seen as the heart of an educational program. Curriculum is a method or strategy designed to achieve educational goals set nationally. All early childhood education and management must understand the framework and structure of the 2013 curriculum for early childhood education to suit the early childhood program, in learning there are still many teachers who lack understanding of the learning curriculum and learning practicesKeywords: Curriculum Development Problems, 2013 Curriculum, Early Childhood Education in Indonesia Abstrak : Problematika Penerapan Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini,kurikulum dipandang sebagai jantunnya sebuah program pendidikan.kurikulum merupakan suatu cara atau strategi yang dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan secara nasional. Seluruh pendidikan dan pengelolaan PAUD harus memahami kerangka dan struktur kurikulum 2013 pendidikan anak usia dini agar sesuai dengan program paud, dalam pembelajaran masih banyak guru yang kurang pemahamannya dalam kurikulum pembelajaran dan praktek pembelajaranKata kunci : Problematika Perkembangan Kurikulum, Kurikulum 2013, Pendididkan Anak Usia Dini di Indonesia.
Evaluasi Penggunaan Teknologi Informasi dalam Mutu Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di MTsN 2 Kota Bengkulu Khairiah Khairiah; Eem Merani Destiana; Reindo Febrianto
Al-Khair Journal: Management Education Vol 5, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v5i2.8295

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the use of information technology in improving the effectiveness of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at MTsN Kota Bengkulu. The use of technology in PJOK learning is considered to be able to help teachers in delivering material interactively and interestingly. The research method used is descriptive qualitative with observation, interview, and documentation techniques. The results of the study indicate that the use of digital media such as learning videos, fitness applications, and online learning platforms has a positive impact on student motivation and understanding. Most teachers have utilized technology in the learning process although there are still some technical obstacles. The obstacles faced include limited facilities, lack of teacher training, and minimal technology infrastructure in schools. However, the use of technology has been proven to be able to increase active student participation in the learning process. The evaluation also shows that technology integration encourages a more collaborative and contextual learning approach. Therefore, improving teacher competence and providing supporting facilities is very necessary. This means that information technology has a significant role in improving the effectiveness of PJOK learning at MTsN Kota Bengkulu.Keywords: Information Technology, PJOK Learning, Evaluation Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MTsN Kota Bengkulu. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran PJOK dinilai dapat membantu guru dalam menyampaikan materi secara interaktif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital seperti video pembelajaran, aplikasi kebugaran, dan platform pembelajaran daring memberikan dampak positif terhadap motivasi dan pemahaman siswa. Sebagian besar guru telah memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, serta minimnya infrastruktur teknologi di sekolah. Namun demikian, penggunaan teknologi terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Evaluasi juga menunjukkan bahwa integrasi teknologi mendorong pendekatan pembelajaran yang lebih kolaboratif dan kontekstual. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dan pengadaan fasilitas penunjang sangat diperlukan. Ini berarti bahwa teknologi informasi memiliki peran signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK di MTsN 2 Kota Bengkulu.Kata kunci: Teknologi Informasi, Pembelajaran PJOK, Evaluasi
Analisis Penerapan Sistem Informasi Tenaga Ahli Perusahaan (SIGAP) dalam mencapai Good Governance PT Virama Karya (Persero) di Jakarta Firdaus Muttaqin
Al-Khair Journal: Management Education Vol 4, No 1 (2024): JUNI
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v4i1.5745

Abstract

Abstract: Many companies often ignore the level of information technology investment that is spent with benefits to the company, marked by the success rate of IT projects is only 35%, the rest fail partially and totally. The purpose of this study is to analyze the application of the company's expert information system (SIGAP) in achieving goog governance. Using quantitative methods of descriptive approach of field analysis, primary and secondary data through observation, interviews and documentation. The results of the analysis can be concluded that the results of the SIGAP evaluation analysis calculation using the Information Economics method obtained a project score of 80.8 for 3 years of investment that has been made. With the results of the identification of corporate value weighting, it can place PT Virama Karya (Persero) in the Strategic Quadrant (Quadrant B). With a maximum score of 99 and a minimum score of -10, the predicate value of the SIGAP Investment project is included in the category of very feasible to be developed to achieve good governance, so it can be suggested to achieve good governance of PT Virama Karya (Persero), then apply the company expert information system (SIGAP) in the company. Keywords: Analysis, Implementation of Corporate Expert Information System (SIGAP) Good Governance, PT VIrama Karya (Persero) Abstak: Banyak perusahaan sering tidak menghiraukan tingkat investasi teknologi informasi yang dikeluarkan dengan manfaat kepada perusahaan ditandai tingkat kesuksesan proyek TI hanya 35%, sisanya gagal parsial dan total. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan sistem informasi tenaga ahli perusahaan (SIGAP) dalam mencapai good governance. Menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif analisis lapangan, data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan analisa evaluasi SIGAP menggunakan metode Information Economics diperoleh skor proyek sebesar 80,8 selama 3 tahun investasi yang telah dilakukan. Dengan hasil identifikasi pembobotan corporate value sehingga dapat menempatkan PT Virama Karya (Persero) berada pada Kuadran Strategic (Kuadran B). Dengan skor maksimum sebesar 99 dan skor minimum sebesar -10 maka nilai predikat proyek Investasi SIGAP termasuk dalam kategori sangat Layak dikembangkan untuk mencapai good governance, Sehingga dapat disarankan untuk mencapai good governance PT Virama Karya (Persero), maka terapkan sistem informasi tenaga ahli perusahaan (SIGAP) di perusahan. Kata kunci: Analisis, Penerapan Sistem Informasi Tenaga Ahli Perusahaan (SIGAP) Good Governance, PT VIrama Karya (Persero)

Page 6 of 10 | Total Record : 93