cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
Hubungan latar belakang pendidikan dan persepsi pemanfaatan media pembelajaran dengan kompetensi guru fisika Ona Elen Ohoiner
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v4i1.12439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara (1) latar belakang pendidikan dengan kompetensi guru, (2) persepsi pemanfaatan media pembelajaran dengan kompetensi guru dan (3) latar belakang pendidikan dan persepsi pemanfaatan media pembelajaran dengan kompetensi guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian pendekatan kuantitatif non-eksperimen. Data dianalisis dengan teknik analisis korelasi parsial dan linear berganda. Penelitian menunjukkan bahwa (1) Korelasi antar variabel latar belakang pendidikan (X1) dengan kompetensi guru fisika SMA/MA di Kabupaten Maluku Tenggara (Y) menunjukkan hasil yang signifikan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 0,05, (2) Korelasi antar variabel persepsi pemanfaatan media pembelajaran (X2) dengan kompetensi guru fisika SMA/MA di Kabupaten Maluku Tenggara (Y) tidak menunjukkan hasil yang signifikan nilai signifikan  0,137 0,05; (3) Korelasi regresi ganda antar variabel X1 dan X2 dengan variabel Y keduanya menunjukkan hasil yang signifikan berdasarkan hasil statistik uji F, dimana nilai F sebesar 17,670 dan nilai signifikan sebesar 0,0000,05Kata Kunci: latar belakang pendidikan, media pembelajaran, dan kompetensi. Background Relationships Education and Utilization of Instructional Media Perceptions of the Teachers' Competence Physics AbstractThis study aimed to determine the relationship between; (1) educational background, (2) perception of the use of instructional media, and (3) educational backgrounds and perceptions of instructional media utilization and the competence of physics teachers of SMA/MA in Southeast Maluku Regency.This research included the study of quantitative non-experimental approach.The results of the correlation analysis were as follows. (1) The correlation between educational background variable (X1) and the competence of physics teachers of SMA/ MA in Southeast Maluku Regency (Y) was statistically significant where the t test results obtain the t value of 3.5, and  at the significance level of 0.002 where the variable X1 is smaller than the significance level of 5%. (2) The correlation between the use of instructional media perception variable (X2) and the competence of physics teachers of SMA/MA in Southeast Maluku Regency (Y) was not statistically significant based on the t test of 1.551 and 0.137 which was significantly greater than the significance level of 5%. (3) The multiple regression correlation between variables X1 and X2 with two Y variables showed significant results based on the results of the test statistic F, which obtained the F value of 17.670 and at significance level of  0.000 which was smaller than the significance level of 5%.Keywords: background  education, learning  media, and competence.
Teknik-Teknik Assesmen yang Dikembangkan Dalam Pendidikan Guru Biologi di FPMIPA UPI Ana Ratna Wulan
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v14i2.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik-teknik asesmen yang dikembangkan dalam pendidikan guru biologi di FPMIPA UPI. Studi deskriptif ini dilakukan di Jurdik Biologi FPMIPA UPI, Bandung, melalui wawancara mahasiswa, angket, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik asesmen yang paling banyak dikembangkan adalah tes essay, penilaian tugas, serta kombinasi tes selected response dan essay. Asesmen kinerja dikembangkan pada (50%) matakuliah kependidikan. Penilaian tugas umumnya belum memiliki rubrik penilaian. 8% matakuliah telah mengembangkan tes performance dalam menilai kemampuan praktikum mahasiswa.Kata kunci: teknik asesmen, pendidikan guru biologi
Pengaruh penggunaan LKS berbasis hots terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa SMP Karsono Karsono
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.13540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan LKS berbasis HOTS terhadap Motivasi dan hasil belajar IPA siswa Kelas VIII SMP N 1 Petungkriyono Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan variabel terikat berupa motivasi dan hasil belajar IPA dan variabel bebasnya adalah LKS berbasis HOTS. Desain penelitiannya yaitu desain kelompok kontrol nonekuivalen. Subjek penelitian sebanyak 53 siswa yang terbagi dalan dua kelas yaitu 25 kelompok eksperimen dan 28 siswa kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data yang dipergunakan berupa angket motivasi belajar dan tes hasil belajar IPA. Data motivasi dan hasil belajar dianalisis dengan menggunakan independent t-test dan multivariat test (MANOVA) dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05).Hasil analisis perbedaan rata-rata motivasi belajar menghasilkan nilai 0,000 (2-tailed) sedangkan hasil belajar  menghasilkan nilai 0,909 (2-tailed) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji multivariat pada Hoteling trace menunjukkan  nilai signifikansi 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan LKS berbasis HOTS berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar tetapi Penggunaan LKS berbasis HOTS tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci: LKS berbasis HOTS, Motivasi dan Hasil Belajar IPA THE EFFECT OF USING HOTS-BASED STUDENT WORKSHEET ON MOTIVATION AND LEARNING OUTCOME IN SCIENCE STUDIES AMONG STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL  AbstractThis study aims to describe the effect of HOTS-based Student worksheet on motivation and learning outcome in science studies among grade 8 students of Junior High School 1 Petungkriyono Districk Pekalongan.This research was a quasy-experimental study involving student’s motivation and science learning outcomes as the dependent variable and the higher order thinking skills based student worksheet as the independent variabel. This study employed the non-equivalent control group design. The research subject consisted of 53 students  who were randomly selected, comprising 25 students in the experiment  group and 28 student in the control group. The research instrument consisted  of a test to measure science studies learning outcomes and questionaire to measure  student's motivation. The data were analyzed using the independent t-test and multivariate test (MANOVA) at the significance level of 5% (α = 0.05). The result ofthe analysis on the everage score differences in motivation shows 0.000 (2-tailed)  while the result on the everage score differences in  student’s  outcome shows 0.909 (2-tailed) with significance level of 5%. The Result of multivariate test in Hottelling trace shows significance level at 0,000. This result shows that the use of HOTS-based student worksheet has positive and significant effect on student’s learning motivation, but it does  not have positive and significant effect on student’s science learning outcome. Keywords: HOTS-based Student worksheet, Motivation  and  Learning Outcome in Science Studies
Perwujudan Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Fisika untuk Mengembangkan Knowledge, Skill, dan Attitude Peserta Didik SMA Suharyanto Suharyanto; Insih Wilujeng; Mundilarto Mundilarto; Desinta Windiarti; Rusdina Ratna Pertiwi; Tri Yulianti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v4i2.7163

Abstract

Pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasis Problem Based Learning (PBL), Scientific Inquiry, dan Scientific Approach sebagai perwujudan Kurikulum 2013 menekankan pada penilaian knowledge, skill, dan attitude peserta didik. Pengembangan dilakukan untuk mendapatkan kelayakan perangkat pembelajaran fisika berbasis PBL, Scientific Inquiry, dan Scientific Approach untuk meningkatkan knowledge, skill, dan attitude; mengetahui peningkatan penguasaan konsep, ketercapaian keterampilan memecahkan masalah, berpikir kritis, dan keterampilan proses sains; serta mengetahui ketercapaian sikap kerja sama, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab peserta didik setelah menggunakan perangkat. Penelitian menggunakan model 4D, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu RPP, LKPD, lembar observasi keterampilan dan sikap, serta soal evaluasi pengetahuan dan keterampilan (pretest dan posttest) serta angket. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis PBL, Scientific Inquiry, dan Scientific Approach yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika, terjadi peningkatan ketercapaian penguasaan konsep, keterampilan (memecahkan masalah, berpikir kritis, dan keterampilan proses sains) serta sikap (kerja sama, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab) dari ketiga pendekatan dengan kategori “sedang” dilihat dari standar gain pada rentang 0,65-0,69.Kata kunci: perangkat pembelajaran, PBL, scientific inquiry, scientific approach, penguasaan konsep, memecahkan masalah, berpikir kritis, science process skills, kerja sama, rasa ingin tahu, tanggung jawab
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Aritmatika Sosial Emerensiana Nona Ana; Toto Nusantara
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v7i1.19655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita aritmatika sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIA SMP Muallimin Wonodadi yang berjumlah 28 orang pada semester ganjil Tahun ajaran 2018/2019. Metode pengumpulan data yang digunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita aritmatika sosial antara lain: siswa masih kesulitan dalam memahami soal, siswa kesulitan dalam menentukan rumus untuk menyelesaikan soal aritmatika sosial, dan siswa kesulitan dalam melakukan operasi hitung dalam menyelesaikan soal aritmatika sosial tersebut.
Perbandingan Pembelajaran Role Playing dan Pembelajaran Make - a Match terhadap Aspek Afektif Siswa di SMP Negeri 9 Pontianak Oktapiyanti Oktapiyanti; Anandita Eka Setiadi; Arif Didik Kurniawan
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v7i2.29215

Abstract

Pada kurikulum 2013 terdapat tiga aspek yang akan dinilai, yaitu aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik, namun penilaian aspek afektif sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aspek afektif siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak antara yang di ajar dengan model role playing dan model make – a match. Penelitian ini termasuk True Experimental Design dengan rancangan Posttest Only Control Design. Penentuan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Kelas eksperimen I (VIII F) dengan menggunakan model role playing dan kelas eksperimen II (VIII G) dengan menggunakan model make – a match. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan uji beda U Mann-Whitney. Hasil penelitan menunjukkan rata-rata aspek afektif pada eksperimen I 84,32 dan eksperimen II 83,43. Sedangkan hasil uji U Mann-Whitney diperoleh nilai signifikansi 0,760 0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu nilai afektif siswa yang di ajar menggunakan model role playing dan model make – a match tidak ditemukan perbedaan.
Tingkat Kecemasan Siswa Field Dependent dan Field Independent dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Rayiningtyas Ayu Palupi; Dian Septi Nur Afifah
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v7i2.26636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tingkat kecemasan matematika, faktor-faktor yang menyebabkan, dan solusi untuk mengatasi kecemasan matematika siswa SMP dalam menyelesaikan soal bangun ruang ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent. Jenis penelitian yaitu kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Besuki dan metode pengumpulan data yang digunakan berupa metode angket, metode tes, metode wawancara dimana untuk menguji kredibilitas data digunakan triangulasi waktu. Hasil yang diperoleh yaitu tingkat kecemasan matematika siswa dengan gaya kognitif field dependent lebih tinggi dari pada siswa dengan gaya kognitif field independent. Siswa field dependent dan field independent mengalami kecemasan matematika disebabkan oleh faktor kepribadian, intelektual, dan lingkungan serta ditandai dengan respon fisiologis, kognitif, dan perilaku. Solusi untuk mengatasi hal tersebut, siswa merasa senang ketika belajar matematika dan bertanya saat mengalami kesulitan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan menjadi kajian untuk lebih memperhatikan siswa dengan gaya kognitif field dependent dalam pembelajaran di kelas dan dapat merencanakan strategi atau model pembelajaran yang menyenangkan untuk mengurangi kecemasan matematika.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Berbentuk Soal Cerita Hujjatul Muslimah; Heni Pujiastuti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 8, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v8i1.30000

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan literasi matematis siswa. Subjek penelitian yaitu 30 orang siswa kelas XI di SMP Islam Al Azhar 27 Cilegon yang digolongkan pada tingkat kemampuan matematika. Penggolongan tingkat kemampuan matematika siswa berdasarkan nilai rata-rata ulangan harian matematika berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKM). Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Data dalam penelitian ini didapatkan dari hasil observasi, tes, dan wawancara. Tes yang digunakan adalah tes kemampuan literasi matematis berjumlah 6 soal yang mengacu pada indikator kemampuan literasi matematis PISA. Hasil tes menunjukkan siswa dalam kelompok kemampuan matematika rendah (S1) berada pada level 2 kemampuan literasi matematis. Selanjutnya siswa dalam kelompok kemampuan matematika sedang (S2) berada pada level 3 kemampuan literasi matematis. Sedangkan siswa dalam kelompok kemampuan matematika tinggi (S3) berada pada level 4 kemampuan literasi matematis, yang artinya masih pada taraf menengah. Berdasarkan tes kemampuan literasi yang telah dilakukan, terlihat bahwa semakin tinggi kategori kelompok siswa semakin tinggi pula kecenderungan menjawab soal dengan benar. Sebaliknya, semakin tinggi kategori kelompok siswa semakin rendah kecenderungan menjawab soal benar.
Analisis Hubungan Kuesioner Cinta Tanah Air dengan Soal Karakteristik Zat pada Mata Pelajaran IPA Terpadu di SMP N 17 Kota Jambi Tety Astuti; Ana Ferawati; Febri Berthalita Pujaningsih
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v7i1.25216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap cinta tanah air terhadap pembelajaran IPA dengan materi karakteristik Zat yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik Dengan memilih kelas VII A dan VII C SMPN 17 Kota Jambi sebagai sampel dan kesimpulan bahwa Sikap rasa cinta tanah air tidak mempengaruhi kegiatan belajar peserta didik dimana sikap tersebut tidak dapat mendorong diri peserta didik untuk semangat dan aktif dalam kegiatan belajar, yang menyebabkan kelangsungan dari kegiatan belajar tidak berjalan dengan baik. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan data yang digunakan yaitu kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditunjukkan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Pendidikan dan pengajaran adalah suatu proses yang sadar tujuan. Pelaksanaan pendidikan karakter cinta tanah air lebih menekankan kepada kecintaan terhadap budaya Indonesia mengajarkan untuk menjaga kelestarian Indonesia dengan menanam pohon dan membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan disekolah dapat mengajarkan peserta didik untuk tertib dan disiplin serta bertanggung jawab. Para peserta didik SMPN 17 Kota Jambi memiliki sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas.
Berpikir Kreatif dalam Pengajuan Masalah Matematis Maria Martini Aba; Toto Nusantara
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 8, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v8i1.19637

Abstract

Kemampuan pengajuan masalah matematis merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki dan mendeskripsikan kemampuan pengajuan masalah matematis siswa terkait berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII SMP Muallimin Blitar-Malang. Subjek penelitian terdiri dari 28 orang siswa. Dari hasil tes ditemukan bahwa siswa yang mampu mengajukan masalah matematis dilihat dari apakah pengajuan masalah matematis tersebut memenuhi kriteria dalam indikator berpikir kreatif yang meliputi kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta penelitian dalam pengajuan masalah matematisnya tidak sampai sebagian memenuhi kriteria atau tuntutan dalam indikator berpikir kreatif, pola berpikir kreatif mereka masih rendah yang ditunjukkan dari pengajuan masalah yang diajukan.

Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue