cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
Analisis Isi Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Biologi SMA yang Digunakan di Kota Yogyakarta Siti Mariyam; Sukarni Hidayati
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v1i1.12479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) indek keterlibatan siswa dalam proses sains yang di-kembangkan dalam LKS Biologi SMA, (2) kesesuaian antara fenomena biologi yang diamati dengan kon-sep yang akan dicapai, (3) keruntutan rantai kognitif arahan diskusi dalam LKS. Metode penelitian adalah Analisis isi (Content Analysis). Obyek penelitiannya adalah LKS yang digunakan di SMA Kotamadya Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi instrumen untuk Quantitative Analysis of Text-books and Laboratory Manual. (Romey, 1968 : 44-51), meliputi instrumen untuk mengukur: (1) indeks keterlibatan siswa dalam proses sains, (2) relevansi fenomena dengan konsep, (3) keruntutan rantai kogni-tif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) indeks keterlibatan siswa dalam LKS yang berasal dari penerbit lebih tinggi dibandingkan LKS buatan guru, (2) hampir semua LKS menunjukkan kurang sesuai antara fenomena yang didapat dengan konsep biologi yang diperoleh, (3) hampir semua  LKS arahan diskusinya kurang runtut.Kata kunci: LKS, indeks keterlibatan siswa, kesesuaian fenomena dan konsep, keruntutan rantai kognitif
Analisis Kognitif Konsepsi Medan Listrik dan Magnetik Melalui Respon Jawaban Spontan Mahasiswa Calon Guru Sunyoto Eko Nugroho; Agus Setiawan
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v14i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan elemen kognitif konsepsi medan yang tersimpan di dalam long term memory (LTM) sebagai dasar pemecahan masalah melalui respon jawaban spontan mahasiswa calon guru fisika. Data diperoleh dengan menggunakan metode thinks-aloud. Responden terdiri atas 8 mahasiswa semester 2 yang telah menempuh fisika dasar dan 9 mahasiswa semester 6 yang telah menempuh matakuliah pengayaan lisrik magnet. Responden diberi pertanyaan real worlds yang menyangkut konsep dasar medan dan memerlukan jawaban secara spontan. Hasil studi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan tentang pola konsepsi medan yang segera dapat diaktivasi untuk pemecahan masalah, antara mahasiswa semester 2 dan semester 6. Hal ini juga menunjukkan bahwa pemahaman konsep medan pada mahasiswa selama perkuliahan pengayaan listrik magnet tidak mampu membentuk resource aktif di dalam memori jangka panjang. Pola berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah medan cenderung menggunakan penalaran dan pendekatan intuitif. Penalaran lebih banyak digunakan oleh mahasiswa semester 6 dibandingkan dengan semester 2.Kata kunci: analisis kognitif, konsepsi medan, respon jawaban spontan
Pengembangan model pembelajaran PBL pada pelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan investigasi dan ranah afektif Berta Nurwidyastuti; Dhoriva Urwatul Wutsqa
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v4i1.12952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan investigasi dan ranah afektif yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan Borg Gall.  Subjek penelitian ini adalah 35 siswa  kelas VII SMP Negeri 6 Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan mengkonversi total skor aktual yang diperoleh menjadi data kualitatif skala lima. Produk yang dikembangkan, yaitu buku model pembelajaran PBL, RPP, lembar kerja (LK), tes prestasi belajar (TPB), dan tes kemampuan investigasi (TKI). Hasil validasi ahli, skor penilaian guru, tanggapan siswa, observasi pembelajaran, tes prestasi belajar, dan tes kemampuan investigasi menunjukkan bahwa buku model pembelajaran PBL, RPP, lembar kerja (LK), tes prestasi belajar (TPB), dan tes kemampuan investigasi (TKI) adalah valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, secara keseluruhan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan layak untuk digunakan ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.Kata Kunci: pengembangan model pembelajaran, problem based learning, kemampuan investigasi, ranah afektif Developing PBL Model on Mathematics Lesson to Enhance Investigation Skills and Affective Factor Of 7th Grade Students AbstractThis study aimed to develop Problem Based Learning (PBL) model which is valid, practical and effective for enhancing investigation skills and affective factor. This study was research and development which applied Borg and Gall development methodology. The subjects of this study were 35 grade 7 students of SMP N 6 Yogyakarta. The data analysis was done by converting the actual score into qualitative data with standard scale of five. The developed products were Problem Based Learning (PBL) Model book, lesson plan, worksheet, learning test, and investigation skill test. Based on the results of validation experts, teacher’s appraisal, students’ response, learning observation, learning test and investigation skill’s test, the developed products were valid, practical and effective. In general, this study has shown that the developed products were reliable to be used as they fulfill the valid, practical and effectiveness aspects.Keywords: learning model development, problem based learning, investigation skill, affective factor
Tingkat Kesiapan (Readiness) Implementasi E-Learning di Sekolah Menengah Atas Kota Yogyakarta Nur Hadi Waryanto; Nur Insani
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v2i2.2478

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan sekolah dan mengungkap faktor atau area mana yang masih lemah dan memerlukan perbaikan dan area mana yang sudah dianggap berhasil atau kuat dalam mendukung penerapan e-learning dalam proses pembelajaran. Model yang digunakan adalah menggunakan model ELR Chapnick yang menggunakan delapan faktor readiness untuk mengukur ELR, yaitu psychological readiness, sociological readiness, environmental readiness, human resource readiness, financial readiness, technological skill (aptitude) readiness, equipment readiness, dan content readiness. Model Chapnick akan memberikan hasil berupa skor yang dapat menentukan peringkat kesiapan e-learning suatu sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-learning readiness SMA Kota Yogyakarta mempunyai skor 103,76. Skor ini menurut model Chapnick masuk dalam kategori cukup siap. Kategori yang mempunyai skor e-learning readiness yang tinggi adalah kategori sociological readiness. Berdasarkan model Chapnick, skor ELR yang masuk dalam kategori siap adalah sociological readiness, enviromental readiness, human resource readiness, technological readiness, dan content readiness.Kata kunci: readiness, ELR, e-learning
Keefektifan Pembelajaran Model TAPPS Berbantuan Worksheet terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Lingkaran Nikmatul Maula; Rochmad Rochmad; Edy Soedjoko
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v3i1.3889

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) tuntas, apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran ekspositori, serta apakah persentase ketuntasan belajar siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada persentase ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran ekspositori. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Pekalongan tahun pelajaran 2012/2013. Dengan teknik cluster random sampling, terpilih sampel yaitu siswa kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen yang diterapkan pembelajaran model TAPPS berbantuan worksheet berbasis Polya dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol yang diterapkan pembelajaran ekspositori. Dari hasil uji ketuntasan belajar diperoleh pembelajaran pada kelas eksperimen tuntas. Dari hasil uji perbedaan dua rata-rata, diperoleh rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dari hasil uji proporsi satu pihak, diperoleh persentase ketuntasan belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada pada kelas kontrol. Simpulan yang diperoleh yaitu pembelajaran dengan model TAPPS tuntas, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran ekspositori, dan persentase ketuntasan belajar siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada persentase ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran ekspositori.Kata kunci: keefektifan, kemampuan pemecahan masalah, thinking aloud pair problem solving, TAPPS
Implementasi Scientific Process pada Mata Pelajaran Biologi di MA Kotamadya Yogyakarta Surachman Surachman; Yuni Wibowo; Suhardi Suhardi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v4i2.7168

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai implementasi pembelajaran dengan pendekatan scientific process menurut kurikulum 2013 pada pembelajaran biologi di Madrasah Aliyah (MA) Kotamadya Yogyakarta negeri dan swasta. Penelitian ini termasuk penelitian discrepancy dengan jenis penelitian deskriptif yang membandingkan implementasi proses pembelajaran dengan pendekatan scientific dengan tuntutan proses pembelajaran menurut standar proses pada kurikulum 2013. Sampel penelitian ini adalah seluruh MA negeri dan swasta di Kotamadya Yogyakarta yang terdapat mata pelajaran biologi. Pembelajaran yang diamati adalah kelas X yang menggunakan kurikulum 2013. Data diperoleh dari 2 sekolah negeri dan 3 dari sekolah swasta. Sekolah negeri yaitu MAN Yogyakarta 1 dan MAN Yogyakarta 2. Sementara itu, sekolah swasta terdiri dari MA Mualimin Yogyakarta, MA Mualimat Yogyakarta, dan MA Nurul Ummah Yogyakarta. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar observasi kegiatan pembelajaran guru dan siswa dan handycam untuk merekam kegiatan pembelajaran. Data yang diperoleh berupa catatan kegiatan pembelajaran dan rekaman proses pembelajaran di kelas X MA Kotamadya Yogyakarta. Data dianalisis dengan secara deskriptif dengan menggunakan lembar analisis yang diadopsi dari lembar observasi pembelajaran dengan pendekatan scientific menurut kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan implementasi lima pengalaman belajar pokok dalam pendekatan scientific menurut kurikulum 2013 belum optimal. Tidak ada perbedaan antara status sekolah dengan lima pengalaman belajar pokok dalam pendekatan scientific menurut kurikulum 2013.Kata kunci: kurikulum 2013, pendekatan scientific, madrasah aliyah kotamadya yogyakarta
Model Mental Calon Guru Kimia Mengenai Sifat Koligatif Larutan Melalui Pembelajaran Berbasis TIK Sri Mulyani; Liliasari Liliasari; Wiji Wiji
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v6i2.10944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai model mental mahasiswa calon guru pada materi sifat koligatif larutan melalui pembelajaran dengan menggunakan multimedia off-line berupa CD pembelajaran interaktif. Subjek penelitian adalah 31 mahasiswa pendidikan kimia yang mengikuti perkuliahan Kimia Sekolah I. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis menggunakan metode predict, observe, dan explain (POE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keragaman model mental mahasiswa pada sifat koligatif larutan. Pada tahap predict, pada umumnya mahasiswa sudah bisa memprediksi urutan tekanan uap dari beberapa larutan, masing-masing dengan zat terlarut elektrolit dan nonelektrolit sulit menguap dan zat terlarut yang mudah menguap. Akan tetapi masih ditemukan beberapa kekeliruan, khususnya dalam memberikan alasan. Pada tahap observe, mahasiswa diberi data untuk mengkonfirmasi jawaban di tahap explain. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa mengubah urutan tekanan uap berdasarkan data, akan tetapi banyak yang tetap mempertahankan penjelasan yang mereka gunakan di tahap predict.Kata kunci: tekanan uap larutan, metode predict-observe-explain, POE, model mental
Pengembangan Kurikulum Matematika dan Model Pembelajaran Kreatif Berbasis Nilai Bagi Pendidikan Anak Usia Dini Yulis Jamiah
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v15i1.12191

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan kurikulum dan model pembelajaran matematika yang kreatif bagi anak-anak usia dini. Target penelitian ini adalah sebuah model model pendidikan yang dapat mengembangkan berpikir kritis anak-anak usia dini secara optimal melalui pembelajaran matematika kreatif. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah pendidikan anak usia dini PAUD Gemilang di Pontianak. Hasil penelitian adalah sebuah produk kreatif berdasarkan gagasan model kurikulum dan pembelajaran matematika yang mengembangkan kemampuan kognitif secara optimal dalam bentuk kemampuan berpikir logis, simbolis, dan kreatif pada anak-anak usia dini. Hasil penelitian juga dapat digunakan untuk merancang pengembangan konsep pembelajaran kreatif dalam bentuk matriks yang menyatakan keterkaitan antara materi ajar matematika dengan pembelajaran.Kata kunci: kurikulum yang kreatif, pembelajaran, anak usia dini
Optimalisasi Penggunaan Atomic Physics Equipment Dalam PBM Untuk Pengembangan Life Skills Mahasiswa Yusman Wiyatmo; Warsono Warsono; Sukardiyono Sukardiyono
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v11i1.12333

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah berkembangnya life skill mahasiswa, berkembangnya strategi kegiatan belajar mengajar (KBM), serta berkembangnya cara pengorganisasian kelas dengan optimalisasi penggunaan atomic physics equipment sebagai media pembelajaran untuk peningkatan kualitas pembelajaran Fisika Atom. Penelitian ini penelitian tindakan kelas. Instrument penelitian adalah handout, lembar kerja mahasiswa, lembar observasi, performance based evaluation sheet, kuisioner, dan tes. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY. Data penelitian berupa tingkatan academic skills, pemahaman konsep Fisika Atom dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan piranti eksperimen. Data dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan proses dan produk pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi penggunaan atomic physics equipment dalam pembelajaran Fisika Atom dapat menumbuhkan academic skills mahasiswa. Peningkatan academic skills mahasiswa dari siklus 1 s/d siklus 3 secara berturut-turut 63,12%, 72,50%, dan 81,88%. Lembar Kerja Mahasiswa dan Performance Based Evaluation mampu meningkatkan pemahaman konsep Fisika Atom mahasiswa dari siklus 1, 2, dan 3 secara berturut-turut 61,50%, 77,00%, dan 81,50%. Model pembelajaran yang terpadu antara eksperimen, diskusi kelompok, dan handout mampu meningkatkan life skills, keterampilan, dan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Fisika Atom. Peningkatan tingkat keterampilan mahasiswa dalam menggunakan piranti laboratorium dari siklus 1 s/d siklus 3 secara berturut-turut adalah 52%, 74%, dan 90%.Kata kunci: optimalisasi, atomic physics equipment, dan life skills
Perbedaan Pembelajaran Fisika Berbantuan Komputer Teknik Simulasi Tertutup dan Terbuka Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Slamet Slamet; Rian Galih Pradani; Syarifah Syarifah
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v1i1.12473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada tidaknya perbedaan pembelajaran fisika berban-tuan komputer  teknik simulasi tertutup dan terbuka terhadap keterampilan berpikir kritis, (2) mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar. Penelitian eksperimen ini dilaksanakan di SMA N 2 Yogyakarta, menggunakan Randomize Pretest-Posttest Comparison Group Design. Pensampe-lan menggunakan Cluster Random Sampling terhadap populasi kelas X. Diperoleh dua dari enam kelas dengan masing-masing sampel sebanyak 28 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis sebelum perlakuan (pretest), pada saat perlakukan (penilaian kinerja), dan setelah pembelajaran (posttest). Teknik pengujian hipotesis untuk melihat perbedaan keterampilan berpikir kritis menggunakan Uji-t, untuk mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar menggunakan analisis regresi. Taraf siginifikansi yang digunakan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat perbedaan signifikan antara pembelajaran fisika berbantuan komputer teknik simulasi tertutup dan terbuka terhadap keterampilan berpikir kritis pokok bahasan listrik dinamis, (2) terdapat pengaruh signifikan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar.Kata kunci: keterampilan berpikir kritis, simulasi komputer, hasil belajar

Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue