cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Supervisi, dan Partisipasi Komite Sekolah terhadap Kinerja Sekolah Bambang Susanto
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i1.2029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh kualitas kepemimpinan kepala sekolah, supervisi pengajaran, dan komite sekolah terhadap kinerja sekolah. Populasi penelitian adalah guru dan kepala sekolah pada empat puluh sekolah dasar di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, sebanyak 240 orang. Sampel penelitian sebanyak 150 orang guru pada dua puluh lima sekolah dasar yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas kepemimpin­an kepala sekolah tergolong sedang, aktrvitas supervisi tergolong sedang, dan partisipasi komite sekolah juga tergolong sedang; (2) ada korelasi positif dan signifikan antara kualitas kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja sekolah, demikian juga antara supervisi pengajaran dan partisipasi komite sekolah dengan kinerja sekolah; (3) hasil analisis regresi ganda menunjukkan adanya korelasi ganda yang signifikan (R = 0,656; p = 0,05) kualitas kepemimpinan kepala sekolah, aktivitas supervisi pengajaran, dan partisipasi komite sekolah terhadap kinerja sekolah. Kata kunci: kepemimpinan, supervisi, komite sekolab, kinerja sekolab.
STANDARDISASI PENILAIAN BERBASIS SEKOLAH Subali, Bambang; Suyata, Pujiati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i1.1358

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan panduan acuan standardisasi penilaian hasil belajar berbasis sekolah, kasus pada mata pelajaran Biologi dan Bahasa Indonesia di SMA. Hasil yang dicapai yakni tersusunnya panduan standardisasi penilaian yang terdiri dari (a) learning continuum Biologi dan Bahasa Indonesia SMA yang telah ditelaah pakar terkait, (b) Panduan Penyusunan Butir Tes Pola Konvergen dan Divergen, dan (3) Panduan Analisis Data Pengukuran Pendidikan menggunakan Program Quest dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Ketiga-nya sudah divalidasi melalui kegiatan diseminasi kepada para guru Biologi dan Bahasa Indonesia di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Barat pada tahun kedua. Kemudian divalidasi lagi melalui kegiatan diseminasi kepada para widyaiswara di LPMP DI Yogyakarta, Jawa tengah, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat pada tahun ketiga. Oleh karena itu, ketiga perangkat tersebut sudah dapat dijadikan pegangan bagi para praktisi di lapangan.Kata kunci: standardisasi penilaian, learning continuum hasil belajar, CTT dan IRT______________________________________________________________THE STANDARDIZATION OF SCHOOL BASED ASSESSMENTAbstract This study aims to develop the guidance of the standardization on the achievement assessment based on school, cases on Biology and Indonesian Language subjects in senior high schools. The study resulted standardization guidance consisting of (a) learning continuum of achievement on Biology and Indonesia Language at Senior High Schools; (b) the guidance of writing the instrument to measure convergent and divergent pattern of learning achievement on Biology and Indonesia Language at Senior High Schools; and (c) the guidance to analyse data of educational measurement by using Quest Program. Those have been validated through dessimination to Bilolgi and Indonesian teachers in DIY, Kalbar, and NTB Provinces in the second year, and again by the instructors of LPMP in DIY, Jateng, Ba-Bel, Kalbar, Kalsel, Sulsel, and NTB Provinces at the third year. Thereby all of that guidance can be used by the practitioners in the fields.Keywords: standardization of sssessment, learning continuum result of learning, CTT and IRT
Insdustrialisasi dan Perubahan Masyarakat Studi tentang Dampak Industri Mebel Asing terhadap Perubahan Masyarakat di Kabupaten Jepara Ali Muhson
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak industri asing terhadap perubahari-perubahan peluang kerja, kinerja karyawan, perkembangan industri lokal, dan pola kehidupan masyarakat di desa Ngabul, kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil setting penelitian di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumehtasi, observasi, dan wawancara. Untuk memperoleh data yang akurat dilakukan dengan perpanjangan waktu penelitian dan triangulasi data, baik sumber maupun metode. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema. Penelitian ini mengungkap dampak hadirnya perusahaan asing ditandai dengan bermunculannya perusahaan-perusahaan mebel baru, bertambahnya peluang kerja baru, baik pada sektor formal maupun informal, mengajarkan kedisiplinan dalam bekerja, muncul kesadaran pada orientasi prestasi, desain mebel makin berkembang dan bervariasi, meluasnya jaringan kemitraan antara pengusaha asing dengan pengusaha lokal, dan munculnya orang kaya baru (OKB). Kata Kunci: industrialisasi,perubahan masyarakat, dampak industri mebel asing.
KEMAMPUAN MUSIKALITAS SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL Djohan, Djohan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kepekaan musikalitas sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan peran musik dalam pendidikan serta peningkatan keterampilan sosial pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan terhadap 381 siswa kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar di Jakarta dan Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepekaan musikalitas siswa dapat diukur melalui instrumen kepekaan terhadap musik dan kemampuan ini memiliki korelasi yang signifikan dengan skor kecerdasan sosial.Kata kunci:      penghargaan diri, musik pendidikan, penilaian kemampuan musikalitas
Karakteristik Soal Tes Ebtanas Skelah Dasar di Kabupaten Jepara Saptariana Saptariana; Sumarno Sumarno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 2, No 3 (2000)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v2i3.2088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang karakteristik soal dan kemampuan peserta tes Ebtanas SD di Kabupaten Jepara. Populasi penelitian ini adalah soal dan seluruh lembar jawaban siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Data penelitian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan estimasi parameter butir program Rascal. Hasil analisis data menunjukkan. ketiga perangkat tes tersebut untuk bagian tes objektif maupun bagian tes esainya menunjukkan sebagai perangkat tes yang berkualitas baik. Nilai fungsi informasi butir pada masing-masing perangkat tes nilainya tidak jauh berbeda, yang berarti kualitas ketiga perangkat tes Ebtanas tersebut memiliki tingkat reliabilitas yang hampir sama. Selain itu daya pembeda pada semua perangkat tes, semuanya menunjukkan sebagai butir-butir soal yang baik karena dapat membedakan antara mereka yang menguasai materi dengan yang tidak menguasai materi.
Kontribusi Penentu Produktivitas Karyawan Seni di Bali Putri Anggreni
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 6 (2003)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v5i6.2061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan individual seniman dan kemampuan mengembangkan produk seni. Penelitian ini menguraikan serta mengungkap kemampuan internal dan eksternal individu dalam meningkatkan produkti vitas. Kemampuan internal individu terdiri dari variabel: (1) kreativitas, (2) desain, dan (3) proses berkarya. Sedangkan kemampuan eksternal individu terdiri dari variabel: (1) bahan baku, (2) proses produksi, dan (3) pemasaran. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratory-confirmatory dengan metode kuantitatif.Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan seni yang ada di Kabupaten Gianyar, dan sampel penelitiannya adalah 217 orang karyawan seni yang terdiri dari 90 orang karyawan seni patung pada "AWA Gallery", 37 orang karyawan tenun ikat Bali pada perusahaan pertenunan "Setia Cap Cili", dan 90 orang karyawan seni lukis tradisional Bali pada MDian Lestari Painting**. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket untuk mengungkap variabel bahan baku, kreativitas, desain, proses berkarya, proses produksi, dan pemasaran terhadap produktivitas karyawan seni di Bali. Tiap-tiap instrumen di uji coba dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan teknik analisis butir, dan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan formula Alpha dari Cronbach. Data dianalisis dengan teknik statistic deskriptif dan analisis regresi ganda.Hasil analisis regresi ganda untuk pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh bahan baku, kreativitas, desain, proses berkarya, dan proses produksi terhadap produktivitas karyawan seni di Bali. Sedangkan untuk pengujian hipotesis yang lain, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemasaran terhadap produktivitas karyawan seni di Bali (pada taraf signifikansi 5%). Keenam variabel bebas secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 9,6% terhadap produktivitas karyawan seni. Besarnya kontribusi keenam variabel bebas mulai dari yang tertinggi hingga yang terendah dalam menjelaskan produktivitas, yaitu: pemasaran (X6) = 4,2%, proses berkarya (X4) = 1,8%, bahan baku (X,), kreativitas (X2) = 1,2%, proses produksi (X5) = 0,9%, dan desain (X3) = 0,3%. Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa variabel pemasaran berpengaruh secara signifikan dan memeberikan kontribusi paling besar terhadap produktivitas karyawan seni di Bali. Hal tersebut diduga karena diterapkannya strategi pemasaran yang terfokus pada kepentingan mencari keuntungan, dalam usaha untuk mendapatkan penghasilan (income generating), dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.Untuk mendorong berkembangnya kemampuan seniman Bali, perlu dicari strategi produksi dan pemasaran produk seni yang mendorong berkembangnya kreativitas, desain, dan proses berkarya yang original dan bernilai seni tinggi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menetapkan segmentasi pasar yang dituju. Di mana dengan mengetahui sasaran pasar yang diinginkan, akan memudahkan dalam pemasaran produk seni yang dihasilkan, di samping itu juga dapat digunakan untuk memenuhi permintaan dan harapan dari konsumen/pelanggan yang berdampak pada kepuasan dari konsumen/pelanggan terhadap produk seni yang dibeli. Sedangkan strategi pemasaran yang dilaksanakan melalui peningkatan kemampuan eksternal dengan mengikuti perkembangan teknologi. Penerapan   perkembangan   teknologi   dilakukan   melalui   usaha pengawetan terhadap karya seni yang dihasilkan, dengan tujuan agar karya seni tersebut dapat tahan lama dan berkualitas tinggi, baik yang dilakukan dengan cara tradisional maupun modern (mekanis). Di samping itu, juga dalam usaha untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari proses produksi, sehingga produk seni yang dihasilkan benar-benar merupakan produk seni yang memiliki kualitas, nilai seni yang tinggi, dan original (merupakan karya seni asli" para seniman).Kata kunci: produktivitas karyawan seni di Bali, pemasaran, proses berkarya, bahan baku, kreativitas, desain.
VALIDITAS TES CLOZE, TES-C, DAN PENILAIAN DIRI SEBAGAI ALAT UKUR KEMAMPUAN MEMBACA TEKS BAHASA INGGRIS Suharso, Suharso
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v11i1.1421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas tes cloze (CL) dan tes-C (C) sebagai alat ukur kemampuan membaca teks bahasa Inggris dengan tes Reading Comprehension (RC) dari TOEFL sebagai tolok ukur dan mengetahui validitas penilaian diri (PD) dengan mengacu pada ketiga tes tersebut. Populasi penelitian meliputi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Reading I, III, dan V pada semester gasal tahun akademik 2006/2007 di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta. Sampel penelitian terdiri atas 121 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik sampel acak gugus. Data kemampuan membaca dikumpulkan dengan tes RC, CL dan C. Data PD dikumpulkan dengan tiga kuesioner PD yang menggunakan model Likert. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi Pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada korelasi yang positif antara skor tes RC dan skor tes CL, antara skor tes RC dan tes C, dan antara skor PD dan ketiga skor tes membaca tersebut.Kata kunci:      tes reading comprehension, tes cloze, tes-c, penilaian diri, validitas
Marginalisasi Pekerja Wanita pada Industri Rumah Tangga Sandang di Pedesaan Sukidin Sukidin
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2000)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v2i2.2104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami profil pekerja wanita dari aspek aktivitasnya pada pekerjaan domestik, keterlibatan wanita dalam pekerjaan publik, alokasi waktu secara keseluruhan aktivitas pekerja wanita sehari-hari, dan hubungan kerja antar sesama pekerja maupun dengan pengusaha. [nformasi penting yang juga ingin diketahui adalah seberapa besar sumbangan ekonorm pekerja wanita dalam upaya menambah pendapatan keluarga. Subyek penelitian ini adalah para pekerja wanita yang bekerja pada sektor industri rumah tangga sandang di kecamatan Cluring, kabupaten Banyuwangi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan menarik dalam penelitian ini, yaitu terbantahnya stereotype bahwa wanita adalah makhluk yang lemah, terlalu perasa, kurang rasional dan banyak lagi konstruksi sosial yang bias gender dalam masyarakat. Temyata wanita mampu melakukan pekerjaan publik, tanpa harus meninggalkan tugas domestik. Sumbangan ekonomi pekerja wanita juga cukup signifikan yaitu sebesar 64,44 persen dalam menyelamatkan kelangsungan hidup ekonomi rumah tangga miskin di pedesaan. Terdapat agenda keprihatinan yang memerlukan perhatian semua pihak, sekalipun peranan pekerja wanita sangat berarti bagi rumah tangga, namun secara nil upah yang diterima temyata masih relatif rendah. Kenyataan ini akan menggiring wanita pada posisi marginal. Untuk itu diperlukan reformasi struktur pengupahan yang memadai bagi para pekerja wanita di pedesaan. Secara praktis, kondisi saat ini perlu dilahirkan kebijakan tenaga kerja yang berorientasi pada terbukanya kesempatan kerja dan pengembangan sektor off-farm di pedesaan. Hal ini dimaksudkan agar lebih banyak lagi tenaga kerja wanita yang terlibat dalam aktivitas produktif. Pelabelan status wanita sebagai "konco wingking" atau kalaupun bekerja hanya dihargai sebagai pencari nafkah sekunder, harus segera digeser dengan paradigma baru. Wanita sudah saatnya diakui sebagi mitra sejajar laki-laki. Posisi mereka sama pentingnya dengan laki-laki dalam berkiprah di sektor publik, maupun dalam aktivitas kerumah-tanggaan. Paradigma baru tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai solusi dalam menciptakan iklim kehidupan keluarga sejahtera dan harmonis di pedesaan.
Pengaruh Kemandirian dan Kemampuan Menyesuaikan Diri terhadap Prestasi Belajar Siswa Full Day School Rina Febriana; Sarbiran Sarbiran
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) tingkat kemandirian siswa Full Day School; (2) tingkat kemampuan menyesuaikan diri siswa Full Day School; (3) prestasi belajar siswa Full Day School; (4) pengamh kemandirian terhadap prestasi belajar siswa Full Day School; (5) pengamh kemampuan menyesuaikan diri terhadap prestasi belajar siswa Full Day School; dan (6) hubungan antara kemandirian dengan kemampuan menyesuaikan diri pada siswa Full Day School. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di wilayah Jakarta dan Depok. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI sebanyak 65 siswa. Karena subjek penelitian ini termasuk subjek yang langka, seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Untuk kepentingan penyusunan instrumen yaitu instrumen kemandirian dan kemampuan menyesuaikan diri dari siswa Full Day School digali informasi dari pihak penyelenggara dan para tenaga pengajar di SDIT yang menerapkan sistem Full Day School di wilayah Jakarta dan Depok. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengungkap ubahan kemandirian dan kemampuan menyesuaikan diri siswa Full Day School sedangkan untuk mengungkap prestasi belajar siswa Full Day School dengan menggunakan metode dokumentasi yang diambil dari buku nilai siswa. Hasil analisis pengujian hipotesis berdasarkan koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengamh kemandirian terhadap prestasi belajar siswa Full Day School sebesar 8,9%, serta pengamh kemampuan menyesuaikan diri terhadap prestasi belajar siswa Full Day School sebesar 7,7% pada taraf signifikansi 5%. Kedua ubahan bebas hanya mampu menjelaskan variansi prestasi belajar secara bersama-sama sebesar 13,3% pada taraf signifikansi 5%, dan sisanya 86,7% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata kunci: kemandirian, kemampuan menyesuaikan diri, prestasi belajar, siswa Full Day School.
MODEL EVALUASI DALAM SUPERVISI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LIMA DOMAIN SAINS Winaryati, Eny; Suyata, Suyata; Sumarno, Sumarno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1698

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengembangkan model evaluasi diri dan teman sejawat (EDTS) dalam supervisi pembelajaran IPA berbasis lima domain sains (5 DS); 2) mengevaluasi pembelajaran IPA berbasis 5 DS dalam supervisi melalui model EDTS; 3) menguji keefektifan model.Objek penelitian ini adalah SMP Negeri 7, 11, 14, 15, 19,  29, dan 32. Model EDTS dikembangkan melalui penelitian dan pengembangan (R&D). Subjeknya adalah guru sendiri, gurusejawat, dan kepala sekolah. Alur pelaksanaan evaluasinya adalah: guru sendiri dan guru sejawat mengobservasi kegiatan pra pembelajaran dan proses pembelajaran. Data observasi divalidasi oleh kepala sekolah, ditindaklanjuti dengan diskusi, dan dilanjutkan dengan kegiatan feedback dan evaluasi diri. Penelitian ini menghasilkan: 1) model EDTS melalui pendekatan ANTRANINPRO (Antacedent, Transaction, Interim Product), dikembangkan dengan metode R&D; 2) Model EDTS disusun untuk memperkuat pelaksanaan supervisi di sekolah, melalui dukungan informasi yang diberikan guru kepada kepala sekolah; 3) berdasarkan hasil evaluasi, diperoleh penilaian kurang baik pada item yang terkait dengan 5DS, terutama domain kreativitas dan aplikasi sains; 4) model EDTS efektif untuk digunakan, berdasarkan data: validitas model (sangat baik), validitas konten (96% relevan), reliabilitas (kriteria baik), model memberi kemudahan user untuk menggunakan, serta memberi dampak positif terhadap perbaikan pembelajaran.Kata kunci: model evaluasi, supervisi pembelajaran, lima domain sains______________________________________________________________EVALUATION MODEL IN THE TEACHING SUPERVISION OF NATURAL SCIENCES BASED ON FIVE DOMAINS OF SCIENCE Abstract The purposes of this study are: 1. deeveloping a self and peer evaluation model (EDTS model) in the teaching supervision of natural sciences based on five domains of science (DS 5); 2. evaluating the teaching in supervision of natural sciences based on five domains of science (DS 5) through EDTS model; 3. measuring the effectiveness of this model. The objects of this research are SMPN 7, 11, 14, 15, 19, 29, and 32. The EDTS model was developed through research and development (R&D). The subjects are teachers, teacher's peers and headmasters. The steps of the evaluation were: teachers and teacher's peers observedpre learning activities and learning processes. Observation data were validated by the headmasters, followed by discussion and feedback and self-evaluation. The results of this research are: 1) EDTS models through ANTRANINPRO approach (Antecedent, Transaction, Interim Product) is developed by the R & D method; 2) EDTS model is designed to strengthen the implementation of supervision in schools, through the support of information provided by the teacher to the headmaster; 3) Based on the evaluation, items associated with 5DS are considered not so good, especially the domain of creativity and scientific applications; 4) EDTS model is effective to be used, based on the data: the validity of the model (very good), content validity (96% relevant), reliability (good criteria), the model gives the user easiness to use, and gives a positive impact on learning improvement.Keywords: models of evaluation, teaching supervision, five domains of science.