cover
Contact Name
Sanusi
Contact Email
jurnal@staip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sn.kariem@gmail.com
Editorial Address
Jl. Siliwangi No. 95 Pelabuhanratu Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Published by STAI Pelabuhan Ratu
ISSN : -     EISSN : 30466954     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
"Al-Banin: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini" adalah Jurnal akademik yang fokus pada isu-isu pendidikan Islam bagi anak-anak usia dini. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan Islam untuk berbagi pemahaman, penelitian, dan pengalaman terkait pendidikan Islam anak usia dini baik secara teoritis maupun praksis. Fokus penelitian diarahkan pada peneraapn metode pengajaran, kurikulum, perkembangan anak, pengasuhan, pemahaman agama, dan berbagai aspek lainnya yang berkaitan langsung dengan pendidikan Islam anak usia dini. "Al-Banin" adalah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "anak-anak" atau "keturunan." Dalam konteks jurnal "Al-Banin: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini." istilah ini mengacu pada pendidikan Islam untuk anak-anak usia dini, yang merupakan topik utama kajian dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Pengembangan Desain Permainan Adaptif Susun Warna Ceria Untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Sri Deyanti Paluwala; Fitriani Maun; Salsabila Hasan
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.322190

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kesiapan anak dalam mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran. Namun, masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam koordinasi mata dan tangan, menggenggam benda, serta menyusun objek secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain permainan adaptif “Susun Warna Ceria” sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan adaptif “Susun Warna Ceria” layak digunakan sebagai media pembelajaran karena mampu meningkatkan kemampuan menggenggam, koordinasi mata dan tangan, ketepatan menyusun objek, konsentrasi, serta kemampuan mengenal dan mengelompokkan warna. Penerapan prinsip adaptif pada permainan memungkinkan anak dengan tingkat kemampuan yang berbeda tetap dapat berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan bermain. Dengan demikian, permainan “Susun Warna Ceria” dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Penerapan Media Kertas Kokoru untuk meninggkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Mufidah Putri Amana; Verawati Usman; Nazwa Muhamad; Pupung Puspa Ardini
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.322191

Abstract

Motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan penting pada anak usia dini yang berkaitan dengan kemampuan menggunakan otot-otot kecil, terutama koordinasi tangan dan mata. Namun, masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam kegiatan menggunting, menempel, dan menyusun bentuk karena kurangnya media pembelajaran yang menarik dan variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media kertas kokoru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mencocokkan huruf dan menyusun potongan kertas di sekitaran matahari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kertas kokoru mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak, terutama dalam keterampilan menggunting, menempel, menyusun bentuk, serta koordinasi mata dan tangan. Anak juga terlihat lebih aktif, fokus, dan antusias selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Selain meningkatkan kemampuan motorik halus, kegiatan ini membantu anak mengenal huruf dan mengembangkan kreativitas. Dengan demikian, media kertas kokoru dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini.
Penanaman Nilai Nilai Akhlak Pada Anak Usia Dini Dalam Pendidikan Islam Ai Nela Nepanas Bariah Putri
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.322320

Abstract

Penanaman nilai-nilai akhlak pada anak usia dini menjadi hal yang penting di tengah perkembangan globalisasi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai akhlak pada anak usia dini dalam pendidikan Islam di PAUD KB Nurussalam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan 19 anak di kelas B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai akhlak dilakukan melalui pembiasaan berdoa, penyampaian kisah nabi, serta pembiasaan sikap sehari-hari seperti mengucapkan salam, bersikap sopan, dan disiplin. Pembiasaan berdoa dilakukan secara rutin sebelum dan sesudah pembelajaran, penyampaian kisah nabi dilakukan dengan metode bercerita yang menarik, sedangkan pembiasaan sikap diterapkan melalui interaksi langsung dalam kegiatan kelas. Dengan demikian, penanaman nilai akhlak pada anak usia dini dapat dilakukan secara efektif melalui pembiasaan dan keteladanan yang diterapkan secara konsisten dalam proses pembelajaran.
Strategi Pembelajaran Berbasis Seni dalam Meningkatkan Motorik dan Nilai Karakter Anak Usia Dini di PAUD TP Padasuka I Nani Widianingsih K.; Aris Gundara; Yani Suryani; Sunardi; Nabela Oktafiana Sari Mustaqorina
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.322337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran berbasis seni dalam meningkatkan kemampuan motorik dan nilai karakter anak usia dini di PAUD TP Padasuka I, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Lembaga ini menerapkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan seni tari dan seni rupa dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan kegiatan Bina Diri dan Karakter (Biodik). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik, serta validasi dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran seni yang diterapkan secara terstruktur dan konsisten berdampak positif terhadap perkembangan motorik kasar dan halus anak. Kegiatan seni tari meningkatkan koordinasi, kelincahan, dan kepercayaan diri, sementara seni rupa seperti kolase mendorong keterampilan manipulatif, ketelitian, dan kreativitas. Selain itu, nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, gotong royong, disiplin, dan kemandirian terbentuk secara alami melalui aktivitas tematik, proyek bersama, dan pembiasaan harian. Peran guru sebagai fasilitator dan teladan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan strategi ini. Penelitian ini menyatakan bahwa pembelajaran berbasis seni yang terintegrasi dengan P5 dan Biodik dapat menjadi pendekatan holistik yang efektif dalam mendukung perkembangan anak usia dini secara menyeluruh. Strategi ini relevan untuk diadopsi oleh lembaga PAUD lainnya dalam rangka penguatan karakter dan keterampilan anak sejak dini.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru PIAUD terhadap Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini Islam Kartika Nurwita Kurniati Kurniati
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.322393

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut guru memiliki kompetensi pedagogik yang memadai dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada anak. Salah satu pendekatan yang menjadi karakteristik Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi, yaitu pembelajaran yang disesuaikan dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar setiap peserta didik. Namun, berbagai hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada lembaga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) masih menghadapi berbagai kendala, terutama berkaitan dengan kemampuan guru dalam melakukan asesmen diagnostik, merancang aktivitas belajar yang fleksibel, serta melaksanakan evaluasi perkembangan anak secara autentik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik guru PIAUD terhadap implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Islam. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah guru PIAUD pada lembaga PAUD Islam di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data direncanakan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) karena mampu menganalisis hubungan antarvariabel laten secara komprehensif. Artikel ini menawarkan model konseptual yang menjelaskan bahwa kompetensi pedagogik guru menjadi faktor utama dalam keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Temuan penelitian diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan kompetensi guru PIAUD serta menjadi dasar penyusunan program pelatihan yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal pada lembaga pendidikan anak usia dini berbasis Islam..

Page 4 of 4 | Total Record : 35