cover
Contact Name
Makherus Sholeh
Contact Email
journalantasari@gmail.com
Phone
+6281217235265
Journal Mail Official
journalantasari@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Antasari Banjarmasin Jl. Kebun Bunga, Kec. Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70237
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 24424048     EISSN : 2808408X     DOI : https://doi.org/10.18592/moe
Core Subject : Religion, Education,
Management of Education adalah jurnal Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Management of Education terbit berkala enam bulan sekali (bulan Februari dan Agustus), sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang manajemen, organisasi pendidikan dan kepemimpinan pendidikan Islam
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
PEMANFAATAN SARANA DAN PRASARANA DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS II SDN 5 GUNTUNG MANGGIS KOTA BANJARBARU M. Ihsan Ramadhani; Siti Faridah
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v8i1.6274

Abstract

Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran tematik kelas II SDN 5 Guntung Manggis Kota Banjarbaru. Populasi dalam penelitian ini berjumlah dua orang guru tematik kelas II SDN 5 Guntung Manggis Kota Banjarbaru. Penarikan sampel teknik non probability sampling yaitu sampling purposive yaitu guru kelas II yang mengajar tematik. Alat penggali data yang digunakan diantaranya observasi, wa- wancara, dan dokumentasi. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang mana pendekatan kualitatif juga dikombinasikan dengan kuantitatif, akan tetapi penekanannya tidak pada pengujian hipotesis melainkan pada usaha menjawab pertanyaan penelitian melalui cara-cara berfikir formal dan argumentatif. Hasil analisis dapat disampaikan bahwa data perolehan dari observasi menunjukkan bahwa pemanfaatan sarana dan prasarana da- lam proses pembelajaran tematik kelas II SDN 5 Guntung Manggis Kota Banjarbaru mem- peroleh persentase rata-rata sebesar 54,16% dengan kriteria baik. Untuk kelas IIA memperoleh hasil persentase 58,33% dengan kriteria baik. Kelas IIB memperoleh hasil persentase 50,00% dengan kriteria cukup, hal ini diperkuat dengan data perolehan hasil wawancara dengan guru te- matik kelas II dan kepala sekolah SDN 5 Guntung Manggis Kota Banjarbaru.
KREATIVITAS TARI MELALUI PEMBELAJARAN TARI KREASI BARU PADA SISWA KELAS VIII SMPN 6 ALUH-ALUH KABUPATEN BANJAR Suwarjiya Suwarjiya; Dewi Rukmini Sulistyawati
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v8i2.7324

Abstract

Berdasarkan pengamatan, pembelajaran seni tari di SMPN 6 Aluh-Aluh, menggunakan metode demontrasi yaitu cara sederhana guru mencontohkan dan siswa mengikuti. Dalam pembelajaran seperti ini siswa sekedar mengamati dan meniru. Pembelajaran tari kreasi baru  akan membuat siswa lebih berkembang dan mengasah kreativitas siswa memodivikasi atau menciptakan ragam-ragam gerak tari yang baru sehingga semakin aktif dalam pembelajaran. Hasil pembelajaran dapat bermanfaat sehingga bisa ditampilkan pada saat perpisahan. Kreativitas tetap berpijak pada  tari tradisi  Kalimantan Selatan. Penelitian ini memiliki tujuan 1) Untuk mengetahui proses kreativitas siswa melalui pembelajaraan tari kreasi baru pada siswa kelas VIII di SMPN 6 Aluh-Aluh, 2) Untuk mengetahui hasil kreativitas tari melalui tari kreasi baru pada siswa kelas VIII di SMPN 6 Aluh-Aluh. Metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu untuk mendeskripsikan proses dan hasil kreativitas dalam pembelajaran tari kreasi baru di SMPN 6 Aluh-Aluh. Hasil penelitian sebagai berikut: 1). Proses pembelajaran dapat menumbuhkan kreativitas gerak pergaulan muda-mudi kelompok 1 dan kelompok II tari bintang monyet dapat di tetapkkan siswa sangat kreatif, dan mereka mampu membuat tari kreasi baru dengan ragam serta gerak yang mereka hasilkan melalui proses mengeksplorisasi, improvisasi, bahkan membuat komposisi sendiri, ditambah siswa mampu memahami serta menerapkan dalam mengapresiasikan dan mengkreasikan tari kreasi baru; 2) Hasil Pembelajaran kreativitas siswa mampu membuat dua  tari Kreasi Baru yaitu Tari Pergaulan Muda Mudi dan Tari Bintang Monyet. Siswa memiliki respon positif terhadap pembelajaran kreativitas seni tari,dan pembelajaran semakin aktif.
SUPERVISION OF EDUCATION IN THE QUR'AN PERSPECTIVE (AN ANALYSIS OF TAFSIR TAHLILI QS. AL-HUJURAT VERSE 6 IN THE STUDY OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT) Adi Ansari
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v8i2.7325

Abstract

This study aims to explore the concept of educational supervision from the perspective of the Qur'an. The Qur'an is a holy book, a source of law and a way of life for Muslims until the Day of Judgment. As long as Muslims adhere to the Qur'an in living their lives, they will be safe in this world and in the hereafter. This type of research is library research with the tahlili interpretation method to interpret the verses of the Qur'an which are used as a reference for theoretical principles in the study of Islamic education management. This study found one verse that inspired the principle of supervision of educators and education personnel, namely QS. Al Hujuraat/49 verse 6. The conclusion of this research is, this verse is a source of principle for leaders in Islamic educational institutions to be really careful in supervising their subordinates or educators and education staff by responding to the truth of information or news and may not based on prejudice and evil intentions so that ultimately the actions taken can cause harm to others. The implications of the principle of this verse are very large for leaders in Islamic educational institutions in particular and educational institutions in general, accuracy in evaluating information on news is very important because there are so many problems that come and go every day. The bigger an educational institution is, the more complex these problems will be and if these problems are not evaluated jointly in a meeting or meeting of the head of the madrasa/school then the problems will be more numerous and piled up. So with a careful way of supervision or the term tabayyun, all these problems can be solved.
STRATEGI SUPEVISOR DALAM PEMBINAAN PADA PERUBAHAN KURIKULUM 2013 KE KURIKULUM MERDEKA Drs. H. Sarkati M.Ag
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v9i1.7807

Abstract

Curriculum changes will indeed continue to occur so that adjustments are needed so that education continues to run well, even the current curriculum change is the 2013 curriculum to an independent curriculum so that it requires a strategy. Strategy is a design pattern or series of activities chosen to make it easier to achieve goals. To make adjustments, one of them is to hold coaching. Therefore, what kind of strategy can be used by a supervisor or supervisor in coaching on curriculum changes. The aim is to provide an overview of how the curriculum will be used, namely the independent curriculum, to provide insight to education providers, especially educators about independent learning, and to help educational units adapt to the times. The method used in this research is literature study or literature study using a qualitative approach. The results of this study are that one of the coaching that can be done is by conducting training and mentoring which is led directly by the supervisor.
MODEL PEMBINAAN PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KUDUS JAWA TENGAH Mukhamad Saekan
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v8i2.8716

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan model pembinaan pengawas sekolah/madrasah yang ada di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus yang lebih efektif dan efisien sehingga bisa melahirkan pengawas sekolah/Madrasah yang profesional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan R & D yang diawali dnegan pemetaan tentang model pembinaan sebelum dilaksanakan penelitian, kemudian dilakukan penelitian sehingga peneliti menemukan model baru yang dimaksudkan menyempurnakan atau melengkapi model yang sudah ada. Metode pengumpilan data dilakukan dengan wawancara  kepada elemen yang terkait dengan rumusan masalah penelitian diantaranya, Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Kudus, kepala seksi dilingkungan Kemenag Kudus, dan perwakilan pengawas sekolah/madrasah. Selain wawancara, data diperoleh melalui Farum Group Discussion (FGD) kepada para pengawas dan eleemn yang terkait di kemenetrian agama kabupaten Kudus. Pada awalnya proses pembinaan  pengawas sekolah /madrasah di kantor kementerian agama Kudus dilaksanakan dengan pendekatan formal administratif dan bersifat stop down. Setelah dilaksanakan penelitian, peneliti menemukan model baru yaitu dari aspek sifatnya, pembianan dilakukan secara  stop down, bottom up. Dari aspek instrumenya bersifat administratif dan portoifolio. Dari elemen yang menilai bersifat kolaboratif dan komprehensif. Artinya Pembina Pengawas sekolah/madrasah tidak hanya kepala kantor kementerian agama, tetapi ada beberapa elemen yang terkait sehingga hasil pembinaanya benar abenar optimal. Dari proses pengangkatan tidak bersifat apsif melainkan bersifat aktif kolaboratif,  peran kantor  tidak boleh hanya menunggu kouta (pasif) tetapi harus aktif kolaboratif, sebelum mengusulkan quota pengawas yang akan mengikuti seleksi perlu melakukan kajian secara intensif yang melibatkan berbagai elemen yang berkaitan proses dan kebutuhan pengangkatan pengawas. Aspek personil yang diangkat tidak bersifat monolistik melaijkan multilistik, yaitu pengawas sekolah yang diangkat  tidak hanya pengawas PAI yang ada di sekolah dan madrasah tetapi juga perlu mengangkat pengawas non PAI di madrasah dan pengawas khusus madrasah diniyah.
Brand Equity at The Islamic Boarding School (Study The Marketing of Educational Services at Islamic Boarding School in Banjarbaru City) Adi Ansari; Suraijiah Suraijiah
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v10i1.8748

Abstract

This study aims to identify and describe brand equity which consists of four assets namely brand awareness, brand association, perceived quality, and brand loyalty at the Al-Falah and Darul Ilmi Islamic boarding schools for girls in the city of Banjarbaru. This research is a type of field research. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. The subjects of this study were potential customers at the Al-Falah and Darul Ilmi Islamic boarding schools for girls. Data collection techniques are observations, interviews, and documentation. Data analysis by data reduction, data presentation, and verification. The results showed that brand awareness at the Al-Falah and Darul Ilmi Islamic boarding schools for girls was at the top of brand level brand association both also show positive information that is supported by positive responses from potential internal customers, supported by the advantages of Islamic boarding schools, suitability for lifestyle/life needs, and suitable prices. Perceived quality both of them show expectations or are satisfied with the quality provided by the Islamic boarding school. Both brand loyalty is at the committed buyer level. 
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN COMMUNITY OF INQUIRY DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN SOSIAL Ibnu Wahyu Riyadi, S.Pd, M.Pd.
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v8i2.8794

Abstract

Strategi pembelajaran community of inquiry merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada keterlibatan pebelajar dalam melakukan penyelidikan dengan bereksplorasi bersama komunitas belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Permasalahan yang umum terjadi di berbagai jenjang pendidikan yaitu rendahnya penguasaan konsep dan kurangnya perhatian pembelajar akan pentingnya keterampilan sosial (social skills). Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan oleh pemahaman pembelajar akan gaya belajar pebelajar dan menyesuaikannya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran community of inquiry dan gaya belajar terhadap penguasaan konsep dan keterampilan sosial pebelajar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan factorial 2 x 3. Adapun subyek penelitian ini berjumlah 114 pembelajar, yang di bagi menjadi 2 yaitu kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Adapun variabel-variabel dalam penelitian ini sebagai berikut; variabel bebas dalam penelitian adalah strategi pembelajaran community of inquiry dan strategi pembelajaran kooperatif; variabel moderator yaitu gaya belajar yang berdimensi visual, auditori dan kinestetik; selanjutnya variabel terikat yaitu penguasaan konsep dan keterampilan sosial pembelajar. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes untuk mengukur penguasaan konsep, angket untuk mengidentifikasi gaya belajar dan untuk mengukur keterampilan sosial pebelajar. Teknik analisis data terdiri dari dua tahapan, yaitu untuk menguji persyaratan analisis menggunakan teknik Kolmogorov-Smirnov dan pengujian homogenitas menggunakan Levene’s Test, selanjutnya analisis data untuk pengujian hipotesis penelitian dengan menggunakan statistika parametric MANOVA dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: a). terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep pebelajar dengan menerapkan strategi pembelajaran community of inquiry dengan strategi pembelajaran kooperatif; b). terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan sosial pebelajar dengan menerapkan strategi pembelajaran community of inquiry dengan strategi pembelajaran kooperatif; c). terdapat perbedaan penguasaan konsep pebelajar ditinjau dari dimensi gaya belajar visual, auditori dan kinestetik. d) terdapat perbedaan keterampilan sosial pebelajar ditinjau dari dimensi gaya belajar visual, auditori dan kinestetik. e). tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap penguasaan konsep pebelajar; f). terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap keterampilan sosial pebelajar. Dengan demikian strategi pembelajaran community of inquiry lebih unggul dibandingkan dengan strategi pembelajaran kooperatif dilihat dari variabel penguasaan konsep dan keterampilan sosial, dan tidak tergantung pada dimensi gaya belajar pembelajar.
Manajemen Pendidikan Karakter: Kajian Semantik dan Implementasi Pembelajaran Dalam Surat Al-Luqman Ayat 12-19 Muhammad Maulana; Marfu'ah Marfu'ah
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v10i1.8809

Abstract

The purpose of this study was to examine the character education management based on the semantic study of Al-Qur'an surah Al-Luqman ayat 12-19 and its application to learning in SDN-SN Pengambangan 5 Kota Banjarmasin's fourth grade. This research used descriptive qualitative research methods. The primary data sources of this research were Al-Luqman ayat 12-19 Surah Al-Qur'an, headmaster, teacher of religious and moral education (PABP), and two fourth grade teachers of SDN-SN Pengambangan 5 Kota Banjarmasin, whereas relevant research results and documentation served as secondary data sources. Interviews, documentation, and content analysis methods were used to collect data. Data reduction, data display, drawing conclusions, and verification were all methods of data analysis. The findings of this research: 1) QS. Al-Luqman ayat 12-19 contain the meaning of Aqidah education, Worship Education, and Moral Education in the Family. 2) Implementation QS. Al-Luqman ayat 12–19 in learning in class IV at SDN-SN Pengambangan 5 Banjarmasin City cultivates religious values, discipline, responsibility, honesty, environmental love, and manners. 3) Management of character education is carried out in the form of planning, implementation and evaluation.
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN METODE CERAMAH TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI PEMATANG RAYA Chintani Sihombing
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1: Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v6i1.8937

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya prestasi belajar IPS siswa di kelas V SD Negeri Pematang Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model STAD dan metode ceramah terhadap peningkatan prestasi belajar IPS siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode (guasi experiment) yaitu metode yang melihat pengaruh pemberian suatu perlakuan (treatment) pada suatu objek (kelompok eksperimen) serta melihat besar pengaruh perlakuannya. Desain penelitian non eguivalent control group design, yaitu desain kuasi eksperimen dengan melihat perbedaan pretest maupun - posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang tidak dipilih secara random (acak). Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VB dan VC dengan jumlah siswa 80 siswa. Teknik Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen utama yang digunakan adalah tes. Teknik Analisis data menggunakan uji t Hasil analisis data diperoleh simpulan bahwa terdapat perbedaan penggunaan model Student Teams Achievement Division (STAD) dan metode ceramah terhadap peningkatan prestasi belajar IPS kelas V SD Negeri 1 Pematang Raya. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran IPS menggunakan model Student Teams Achievement Division (STAD) pada kelas eksperimen lebih tinggi dari nilai ratarata prestasi belajar siswa yang mengikuti metode pembelajaran ceramah pada kelas kontrol.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENYELESAIAN MASALAH SOSIAL SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DI KELAS V SD N 091631 PEMATANG KERASAN TAHUN AJARAN 2019/2020 Ficha Aulia Nanda
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1: Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v6i1.8938

Abstract

Peneliti mencoba menerapakan model pembelajaran inkuiri sosial untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah sosial di SD Negeri 091631 Pematang Kerasaan, Harapanya dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri sosial dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaiakan masalah sosial. Sehingga kedepannya akan tercipta generasi muda yang cerdas, tangguh, berprestasi, dan berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk memecahkan masalah, memperbaiki kondisi, mengembangkan dan meningkatkan mutu pembelajaran. Hasil Penelitian ini adalah Aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran yang dilakukan guru dengan model pembelajaran inkuiriri sosial menunjukkan hasil yang meningkat. Aspek aktivitas siswa yang skornya paling tinggi terletak pada merumuskan masalah, mengumpulkan bukti dan fakta, dan menyimpulkan pembelajaran.  Keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah sosial menunjukkan hasil yang meningkat. Aspek keterampilan siswa yang skornya paling tinggi adalah menyususn strategi penyelesaian dan mengevaluasi hasil dari penyelesaian masalah social. Respon siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan guru melalui model pembelajaran inkuiri sosial menunjukkan hasil yang baik. Respon yang paling tinggi adalah siswa merasa senang mengikuti pembelajaran, merasa senang mengemukakan pendapat, merasa senang menggali permasalahan sosial dan menentukan penyelesaiannya, dan merasa mudah dalam memahami materi.

Page 7 of 16 | Total Record : 153