cover
Contact Name
M. Furqon Adli
Contact Email
furqon.adli@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maktabah@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Maktabah Jurnal kajian Ilmu dan Perpustakaan
ISSN : 25029355     EISSN : 26572346     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/mkt
Core Subject : Science,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Library and Librarianship Studies Archive and Documentations Information Literacy Technology and System Information Information and Communication Manuscript and Philologi
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER" : 8 Documents clear
Bentuk Jaringan Kerjasama Perpustakaan Indonesia-Malaysia Yusniah Yusniah; Wida Maulanda; Dewi Maharani; Muhammad Rifky Fansuri
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2650

Abstract

Kerjasama adalah suatu bentuk hubungan yang dilakukan oleh dua kelompok atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu. Berkenaan dengan kerjasama di perpustakaan, sebuah perpustakaan menjalin hubungan dengan perpustakaan lain sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan koleksi yang tidak terdapat di perpustakaan sehingga kebutuhan pengguna akan terpenuhi. Hal ini dilakukan karena perpustakaan tidak mampu memperoleh setiap koleksi karena tidak mendukung memiliki setiap koleksi di dunia baik dalam bentuk cetak maupun digital. Penelitian dilakukan dengan melakukan studi kepustakaan dan melakukan studi kualitatif. Ditemukan bahwa perpustakaan Indonesia, termasuk perguruan tinggi, bekerja sama dengan negara-negara di Asia Tenggara yang juga berada dalam lingkup ASEAN.
Analysis of Special Library National Standards in Indonesia: Integrative Literature Review Anita Tri Widiyawati; Kanyarat Kwiecien
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2655

Abstract

Special libraries have a crucial role in maintaining government and non-government organizations. Based on this, the Head of the National Library of the Republic of Indonesia issued National Standards for Special Libraries, which serve as guidelines for the organization and management of all types of special libraries in Indonesia, namely Regulation of the Head of the National Library of the Republic of Indonesia Number 7 of 2022 concerning National Standards for Special Libraries. This research aims to theoretically analyze the standard indicators in the Regulation of the Head of the National Library of the Republic of Indonesia Number 7 of 2022 concerning National Special Library Standards. The method used in this research is a literature review study using an integrative literature review. The findings from this research are that seven indicators need to be included in the standards, namely: (1) Disaster mitigation standards for library collections and buildings; (2) Fulfillment of library collection types for disabled users, especially people who are blind; (3) Forming a committee to formulate library collection development policies; (4) Collections acquisition is carried out through purchases, grants, resource sharing, own production, and deposits or loans; (5) Adding bibliotherapy services to the types of library services and developing mental health literacy; (6) The minimum educational qualification of a librarian is Diploma 3 (D-III) in the field of Library, Documentation and Information Science; and (7) The requirements for members and/or administrators of professional organizations in the field of librarianship need to be revised, namely the existence of limitations on the educational qualifications of librarians.
Pengembangan Kelas Literasi UPT Perpustakaan UM (KelasiUM) Berdasarkan Model Literasi Informasi The Big6tm Achmad Qorni Novianto; R Sapto Wibowo; AA Kosasih; Moh Safii
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2651

Abstract

Sebagai pusat sumber informasi di lingkungan UM, UPT Perpustakaan UM mengidentifikasi bahwa kegiatan pembinaan literasi informasi yang telah terlaksana belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan kompetensi literasi informasi sivitas akademika. Hal tersebut melatarbelakangi dikembangkannya program KelasiUM berdasarkan model literasi informasi The Big6 dan lima standar literasi informasi ACRL. Model penelitian dan pengembangan Borg & Gall yang digunakan dalam penelitian ini dimodifikasi dengan tahapan (1) pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan program, (3) pengembangan format program awal, (4) uji ahli dan praktisi, (5) revisi program, dan (6) program siap diimplementasikan. Materi yang disampaikan pada program KelasiUM terdiri dari empat tahapan, yaitu (1) Mahir 1, meliputi kegiatan orientasi perpustakaan dan tour library, (2) Mahir 2, meliputi penelusuran sumber informasi di internet dan e-resouces, (3) Mahir 3, meliputi penulisan karya ilmiah, pemanfaatan reference manager, dan pencegahan tindak plagiasi, dan (4) Mahir 4, berisi pembinaan literasi tingkat lanjut. Program KelasiUM mendapatkan penilaian layak digunakan dari para ahli dan praktisi di bidang perpustakaan. Dalam rangka keberlanjutan dan optimalisasi program KelasiUM diperlukan (1) monitoring dan evaluasi secara, dan (2) pengembangan materi KelasiUM sesuai kebutuhan pemustaka.
Reproduksi Folklor dan Permainan Rakyat sebagai Bahan Pembelajaran Pengetahuan Lokal di Perpustakaan Evi Nursanti Rukmana; Kusnandar Kusnandar; Yunus Winoto; Samson CMS
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2656

Abstract

Folklor dan permainan tradisional merupakan budaya tak benda Indonesia yang akan hilang sehingga harus dideminasikan kepada pengguna melalui perpustakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana reproduksi folklor dan permainan tradisional dalam konsep GLAM melalui film animasi dan video games. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, reproduksi folklor dalam film animasi terdiri dari pengembangan, produksi, post-production, dan tahap uji coba. Kegiatan pengembangan adalah mengumpulkan ide. Kegiatan produksi terdiri dari modeling dan texturing, rigging, tracking camera, pencahayaan, dan pengaturan kamera. Post-production terdiri dari komposisi dan pengeditan video, rendering, dan video code composition determination. Uji coba film animasi penting dilakukan untuk mengetahui hasil film animasi yang ditayangkan, pemahaman konten cerita, pesan cerita, tampilan animasi, dubbing, dan kelayakan distribusi film animasi. Pembuatan video games terdiri dari proses produksi, hasil repoduksi, dan uji coba. Kegiatan produksi antara lain konsep dalam seni, pembuatan sprite sheet animation, desain lingkungan, pengembangan permainan, interface design, dan pemilihan audio. Hasil produksi video games dianalisis sebagai uji coba produk untuk mengetahui keefektifan video games kepada pengguna. Pustakawan dapat mengumpulkan folklor dan permainan rakyat dan membuatkan film animasi dan video games. Film animasi dan video games sebagai koleksi digital perpustakaan. Perpustakaan dapat mereproduksi folklor dan permainan tradisional ke dalam desain yang menarik melalui kolaborasi antara pustakawan, filologi, sarjana ilmu komputer, sarjana komunikasi visual, dan musikus. Pustakawan dapat menerapkan reproduksi folklor dan permainan rakyat dalam membuat media pembelajarn bagi pemustaka.
Analisis Literasi Digital Pustakawan di Perpustakaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Sandely Leginda Yus; Fransiska Timoria Samosir; Lailatus Sa'diyah
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2652

Abstract

Literasi Digital adalah keterampilan dalam memahami, mengelola, dan menilai informasi dengan memanfaatkan teknologi digital, era teknologi saat ini yang terus berkembang dimanfaatkan oleh beberapa instansi untuk menggembangkan instansi itu sendiri guna tidak ketertinggalan zaman terkhususnya Perpustakaan. Saat ini institusi perpustakaan telah banyak mengalami perubahan yang sangat signifikan. Perpustakaan sudah banyak memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatannya. Ini yang perlu dilakukan, karena tingkat penggunaan teknologi oleh masyarakat semakin luas. Aktivitas yang dulunya dilakukan secara manual, kini sudah banyak yang beralih menggunakan komputer dan sarana lain yang dapat menunjang kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana metode yang dilakukan dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menuangkan ide serta gagasan yang dikumpulkan dari beberapa pendapat dan referensi. Literasi digital pustakawan di perpustakaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menurut penulis masih kurang optimal karena hanya 4 orang pustakawan saja dari 9 orang pustakawan yang giat dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuan literasi digital, karena kurangnya kemauan dari pustakawanya sediri untuk peka dan mengembangkan pengetahuan literasi digital, karena kegiatan edukasi dari pihak perpustakaanya sendiri sudah banyak melakukan kegiatan mengenai literasi digital seperti workshop dan lainya, maka dengan ini harapan untuk ke depannya pustakawannya di tuntut harus peka terhadap literasi digital dan terus mengembangkan kemampuan literasi digital, agar perpustakaannya terus maju dan berkembang harus dengan adanya pustawakan yang berintegritas
Pelestarian Arsip Kearsitekturan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta Annisa Fajriyah; Mayoma Cahya Ulinnuha
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2653

Abstract

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY memiliki sejumlah arsip kearsitekturan yang belum sempat mendapat perawatan dengan baik saat ini. Beberapa dibiarkan tergeletak di lantai, ada juga yang ditumpuk dalam kondisi terlipat dan lembab. Kondisi ini juga ditambah dengan jenis kertas pada arsip yang mudah rusak karena lembarannya cukup tipis dibandingkan dengan jenis kertas biasanya. Hingga pada akhirnya beberapa diantara arsip tersebut, khususnya yang berjenis arsip kearsitekturan mengalami kerusakan fisik. Menurut regulasi preservasi arsip yang dikeluarkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), salah satu metode preservasi yang dapat diterapkan adalah metode enkapsulasi, dimana metode ini dapat melindungi arsip kearsitekturan yang memang hampir seluruhnya berbentuk lembaran. Enkapsulasi memang tepat diterapkan untuk melindungi arsip yang berbentuk lembaran, bukan bentuk kertas terjilid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggabungkan hasil wawancara dengan beberapa pegawai di bagian arsip statis serta petugas pelestarian arsip di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, observasi, dan juga dokumentasi pada kondisi setiap arsip kearsitekturan yang ada di lapangan. Penelitian ini memberikan gambaran tentang proses preservasi khususnya menggunakan enkapsulasi yang diterapkan pada jenis arsip kearsitekturan berupa site plan (peta rencana pembangunan). Terlindunginya arsip kearsitekturan akan membuat arsiparsip tersebut dapat digunakan kembali sebagai sumber informasi. Oleh karenanya arsip tersebut juga perlu diidentifikasi, dicatat, dan disimpan sesuai dengan tempatnya sehingga membantu dalam proses temu kembali informasi ketika dibutuhkan nanti.
Analisis Pemanfaatan Literasi Digital Sebagai Sarana Diseminasi Informasi Perpustakaan di Masa Pandemi Covid-19 Hary Supriyanto
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2649

Abstract

Pandemi Covid-19 telah merubah kultur akses informasi oleh masyarakat. Perubahan dari onsite menjadi online dalam pemanfaatan koleksi dan layanan perpustakaan merupakan dampak dari social distancing sesuai regulasi pemerintah. Media digital menjadi pilihan sebagai sarana diseminasi informasi dalam optimalisasi pemanfaatan perpustakaan bagi masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan kegiatan Virtual Library Class (VLC) sebagai sarana literasi digital di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif, yakni menggunakan kata-kata dalam menyajikan data dan analisa dengan menggunakan observasi, interview, dan dokumentasi dalam pengambilan data berdasarkan empat unsur, yakni ketepatan sasaran, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Hasil analisa menyimpulkan bahwa VLC efektif sebagai sarana diseminasi informasi di masa pandemi Covid-19 berdasarkan: 1) peserta sesuai dengan target karena berasal dari sivitas akademika dan masyarakat umum sehingga jangkauan kemanfaatan kegiatan menjadi lebih luas. Tema layanan dan koleksi serta prosedur pemanfaatannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 2) sosialisasi program berjalan dengan baik karena memanfaatkan media sosial dan relasi pribadi. 3) tujuan kegiatan tercapai, yakni memberikan bekal pengetahuan tentang sumber referensi online dan pengetahuan tentang layanan dan koleksi yang tersedia di perpustakaan. 4) Pemantauan program dilakukan dengan adanya penyampaian informasi penting selama kegiatan, seperti media sosial, website, layanan dan koleksi, serta link daftar hadir peserta.
Interests and Behaviors in Reading English Literacy of State Religious College Students Anita Anita; M. Furqon Adli
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2654

Abstract

The study aims to determine interests and behaviors in reading English literacy, as well as the obstacles faced by students in reading English literature in prospective language teacher students at Islamic Higher Education. The study uses quantitative survey design to collect the primary data by using purposive sampling as 200 pre-service teachers. The results showed that students' interest and reading habits in English literature were quite good. This was demonstrated by the fact that most participants (52%) liked reading English literature, while 48% said they were 'ordinary' and 'didn't like' reading English literature. However, the time spent by participants reading English literature was still in the small category, namely less than one hour per day (67%). The dominant English literature accessed by participants was fictional essays in online form (29.5%) and scientific articles supporting courses in printed form (48.5%). Researchers recommend that students' interest and reading habits in English literature need to be improved, one of which is by integrating English literature reading activities into lecture activities and establishing literacy programs as student extracurricular activities.

Page 1 of 1 | Total Record : 8