cover
Contact Name
Suwandi
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6285641386859
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Watunganten I No.1, Karangrawa, Batursari, Kec. Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 28278836     EISSN : 28278844     DOI : 10.55606
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) mewadahi artikel karya ilmiah hasil penelitian para dosen, praktisi akademik, guru dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ruang lingkup jurnal ini adalah semua penelitian yang berhubungan dengan pendidikan. Jurnal ini diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu Edisi April, Agustus, dan Desember.
Articles 215 Documents
Dampak Pencemaran Lingkungan Akibat Bangkai ASF (African Swine Fever) terhadap Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Sumba Timur Denisius Umbu Pati; Aris U H Pari
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6497

Abstract

African Swine Fever Virus (ASFV) is a highly contagious disease agent that causes a fatal disease in pigs, characterized by acute hemorrhagic fever. The presence of African Swine Fever (ASF) poses environmental problems. This study employed a qualitative approach with a descriptive method aimed at exploring information regarding pig carcasses resulting from ASF, community knowledge, and the impacts arising from the disposal practices of pig carcasses affected by ASF. Data were collected through interviews with informants drawn from community members and community leaders. The data collected and analyzed consisted of primary data obtained directly from respondents or informants selected based on predetermined criteria, while secondary data were used as supporting data to complement the primary data. Data analysis was conducted through the data reduction stage, which involved the process of selecting, focusing, simplifying, abstracting, and transforming raw data obtained from field notes and questionnaires. The results showed that pigs infected with ASF were predominantly in the ≥1–3 year age group, totaling 157 pigs (40.46%), while the lowest number was found in the >4 year age group, with 4 pigs (1.03%). Based on mortality categories, 298 pigs (76.80%) died due to ASF, while 90 pigs (23.19%) died from causes unrelated to ASF. The most common method of disposing of ASF-infected pigs was dumping, accounting for 206 pigs (53.09%), whereas burning was the least commonly used method, involving only 11 pigs (2.84%). The impacts of ASF incidents include significant economic losses, psychological distress among pig farmers, and environmental pollution, particularly air pollution resulting from the improper disposal of pig carcasses.
Etika Kerja Islami sebagai Moderasi Pengaruh Manajemen SDM Terhadap Kepuasan Kerja Dosen Idarianty Idarianty; Dewanti Apriliana; Bunga Permata Sari; Witdia Witdia
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6512

Abstract

This study aims to analyze the influence of Human Resource Management (HRM) on Lecturer Job Satisfaction and examine the role of Islamic Work Ethics (EKI) as a moderating variable. Job satisfaction is a crucial factor influencing lecturer retention and performance quality, which is directly influenced by HRM practices in the institution. However, the context of Islamic institutions suggests that internal values ​​(EKI) may influence how HRM practices are perceived. This quantitative study used a survey approach with respondents [State the number/type of respondents, e.g.: 120 permanent lecturers] from [State the type of institution, e.g.: Private Islamic Religious College]. Data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). The results showed that: (1) HRM practices have a positive and significant influence on Lecturer Job Satisfaction. (2) Islamic Work Ethics are proven to moderate (strengthen/weaken) the influence of HRM on Lecturer Job Satisfaction. These findings indicate that internalization of Islamic values ​​in work is a key variable that determines the effectiveness of HRM programs and the achievement of optimal job satisfaction in Islamic academic environments. Managerial implications suggest the integration of EKI into the institution's entire HRM process
Analisis Tinjauan Tantangan dan Peluang Penerapan Dasar Ilmu Al-Qur’an pada Remaja dalam Era Society 5.0 Fatihul Ihsan
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6524

Abstract

The emergence of Society 5.0, which integrates advanced technologies into human-centered systems, significantly influences adolescents’ learning patterns and religious engagement, particularly in studying fundamental Qur’anic sciences. This research aims to analyze the challenges and opportunities in applying Qur’anic knowledge among adolescents within this socio-digital environment. A descriptive qualitative method was employed, involving interviews, participant observations, and literature review. The findings indicate several challenges, including low motivation, the dominance of instant digital culture, limited spiritually oriented digital literacy, and insufficient guidance from families and educators. Most adolescents primarily use technology for entertainment, leading to shallow understanding of tajwīd, basic tafsīr, and contextual revelation. However, the study also identifies substantial opportunities through AI-based Qur’an applications, gamification, educational videos, and interactive learning platforms that effectively enhance adolescents’ interest and comprehension. Contextual pedagogical approaches that relate Qur’anic values to contemporary issues further increase relevance. The study concludes that integrating modern technology with creative pedagogical strategies can strengthen adolescents’ Qur’anic literacy amid the challenges of the Society 5.0 era.
Evaluasi Pendidikan Agama Islam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Ahmad Fauzi; Jihaduddin Akbar Auladi; Enung Nugraha; Umi Kultsum
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6525

Abstract

Evaluasi pendidikan islam adalah menuangkan fikiran tentang penilaian dalam proses belajar mengajar yang mempunyai tujuan dan fungsi untuk mengetahui tingkat keberhasilan atau tidaknya tujuan pendidikan islam dengan seluruh komponen yang terlibat di dalamnya dalam mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan. Evaluasi khususnya dunia persekolahan. Bagi siswa yaitu memuaskan dan tidak memuaskan, sedangkan bagi guru dapat mengetahui siswa-siswa mana yang sudah menguasai atau yang belum menguasai pelajarannya. Demikian juga penggunaan metode yang tepat. Jika perolehan nilai dari siswa memperoleh angka di bawah kriteria ketuntasan minimun, maka boleh jadi penyebabnya adalah pendekatan atau metode yang kurang tepat. Sedangkan bagi sekolah adalah menciptakan kondisi belajar sebagai cerminan sekolah yang berkualitas. Pembahasan pada penelitian ini menggunakan metode Analisis isi (content analysis), yaitu penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa, serta menganalisis semua bentuk komunikasi. Data yang dihimpun dalam penelitian ini diperoleh dari penelitian perpustakaan (library research). Semua data dalam pembahasan ini terdiri dari buku-buku filsafat, pendidikan islam dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan tema, serta informasi yang relevan. Maka dari itu evaluasi yang ideal adalah evaluasi yang dilakukan oleh evaluator yang memahami konsep evaluasi dan perkembangan siswa. Sehingga pengukuran, penilaian, pemberian test sampai pada akhir evaluasi dan tindakan lanjut akan tepat sasaran sehingga output dari evaluasi akan memberikan dampak yang positif bagi pembelajaran. Evaluasi pendidikan agama Islam yang ideal adalah evaluasi yang tidak hanya melihat kognitif siswa dalam pembelajaran namun juga melihat spritual siswa dalam beribadah kepada Allah Swt sehingga tercipta manusia yang berakhlakul karimah dan cerdas dalam berwawasan.
Strategi Promosi Perpustakaan Mini Dalam Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Am-Mentari Kota Jambi Dewanti Apriliana; Sukarno Sukarno
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6543

Abstract

This study aims to describe and analyze the promotional strategies implemented by the mini library at Raudhatul Athfal (RA) AM-Mentari in Jambi City to foster a culture of literacy in early childhood. The background to this research stems from the importance of laying the foundation for early literacy and the strategic role of school libraries as learning resource centers. The research method used was a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through observation, in-depth interviews with the principal, teachers, and library staff, and documentation of promotional activities. The subjects of this study focused on the implementation of programs and activities designed to increase reading interest among children at RA AM-Mentari. The results indicate that effective promotional strategies at RA AM-Mentari include three main approaches: (1) Interactive Program Strategy, through routine storytelling activities, coloring competitions, and guided reading habits in the classroom; (2) Environmental Strategy, by creating attractive, comfortable, and accessible reading corners for children; and (3) Partnership Strategy, through active parental involvement and internal collaboration between teachers. In conclusion, a promotional strategy that is fun, consistent, and integrated into the daily curriculum has proven effective in engaging early childhood with books, thereby gradually fostering a sustainable literacy culture within the school environment.
Pemanfaatan Lingkungan Madrasah Sebagai Sumber Belajar Di MI Islamiyah Kota Serang Habudin Habudin; Ayu Rosdiana Ayu
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6551

Abstract

One important variable in improving learning activities and achievements is utilising the madrasah environment as a learning resource. The objectives of this study are 1). To determine the actual conditions of the environment as a learning resource at MI Islamiyyah Kota Serang. 2). To determine the utilisation of the environment as a learning resource at MI Islamiyyah Kota Serang. 3). To identify the supporting and inhibiting factors in utilising the environment as a learning resource at MI Islamiyyah Kota Serang. This study used a qualitative method and concluded that the environment at MI Islamiyah Kota Serang has good learning resources, but teachers have not been able to utilise them optimally, thus requiring assistance from learning media experts.
Determinasi Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Manajemen Perkantoran Modern di Jurusan Pendidikan Ekonomi Maya Novrita Dama; Agil Bahsoan; Fazri Mohehu
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6591

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh literasi digital, motivasi belajar, self-efficacy dan dukungan sosial terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah manajemen perkantoran modern di Jurusan Pendidikan Ekonomi konsentrasi perkantoran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kolerasional dengan jumlah sampel 50 orang Mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan dokumentasi serta teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi Regresi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa literasi digital, motivasi belajar, self-efficacy dan dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah manajemen perkantoran modern di Jurusan Pendidikan Ekonomi Konsentrasi perkantoran. Nilai koefisien determinasi dari model regresi yang telah diperoleh sebelumnya menunjukkan bahwa ada pengaruh literasi digital, motivasi belajar, self-efficacy dan dukungan sosial terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah manajemen perkantoran modern di Jurusan Pendidikan Ekonomi konsentrasi perkantoran sebesar 0,793 atau 79,3% dan sisanya sebesar 20,7% ditentukan oleh faktor lain di luar model yang tidak diteliti.
Studi Eksploratif Literasi Finansial Dasar untuk Anak Usia Dini di Paud Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Riana Rahayu; Indasah Indasah; Dewi Masriah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): April: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i1.6596

Abstract

Pendidikan literasi keuangan untuk anak usia dini di lingkungan prasekolah memainkan peran mendasar dalam membentuk pemahaman anak tentang pengelolaan uang dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab. Penelitian menunjukkan bahwa memperkenalkan konsep keuangan dasar seperti menabung, membelanjakan, dan membedakan bentuk uang membantu anak-anak mengembangkan keterampilan keuangan sejak dini dan sikap positif terhadap uang. Keterlibatan guru dan orang tua sangatlah penting, karena pesan dan kolaborasi yang konsisten antara lingkungan rumah dan sekolah memperkuat pembelajaran anak-anak dan penerapan pengetahuan keuangan. Program literasi keuangan yang efektif di prasekolah sering kali mencakup aktivitas interaktif seperti bermain peran dan latihan menabung, yang meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak. Selain itu, kesiapan guru dan integrasi kurikulum sangat penting untuk memberikan pendidikan keuangan yang terarah dan percaya diri, memastikan bahwa konsep-konsep tersebut sesuai dengan usia dan bermakna. Secara keseluruhan, pendidikan literasi keuangan sejak dini menumbuhkan keterampilan dasar yang berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi jangka panjang anak-anak dan pengambilan keputusan keuangan yang bertanggung jawab, menyoroti perlunya dukungan kebijakan, pengembangan kurikulum, dan kemitraan keluarga-sekolah dalam pendidikan prasekolah.
Implementasi Praktik Mindfulness untuk Anak PAUD: Dampak Pada Regulasi Emosi Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Riana Rahayu; Indasah Indasah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Desember: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i3.6597

Abstract

Praktik mindfulness dalam pendidikan anak usia dini telah menunjukkan dampak yang menjanjikan terhadap regulasi emosi di kalangan anak kecil, termasuk di PAUD (pusat pendidikan anak usia dini). Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis mindfulness (MBI) dapat meningkatkan kesadaran emosional anak-anak, mengurangi ekspresi emosi negatif, dan meningkatkan keterampilan pengaturan diri, yang sangat penting untuk perkembangan sosial dan kognitif 2410. Meskipun sebagian besar penelitian berfokus pada anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun, bukti yang muncul menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih kecil pun mendapat manfaat dari aktivitas mindfulness sesuai usia yang diintegrasikan ke dalam rutinitas sehari-hari, sehingga mendorong pengelolaan emosi yang lebih baik seperti kemarahan, ketakutan, dan kesedihan 19. Keterlibatan pendidik dan pengasuh dalam memberikan mindfulness program ini sangat penting, karena dukungan mereka membantu mempertahankan praktik-praktik ini dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung secara emosional 36. Tantangan masih ada, termasuk mengadaptasi konten mindfulness ke tingkat perkembangan anak-anak dan memastikan praktik yang konsisten, namun secara keseluruhan, mindfulness menunjukkan potensi sebagai alat yang efektif untuk mendorong regulasi emosional di lingkungan anak usia dini 810. Penelitian di masa depan harus terus mengeksplorasi intervensi yang disesuaikan untuk anak-anak usia PAUD dan mengkaji dampak jangka panjang terhadap hasil emosional dan perilaku.
Paradigma Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka Suprapti Suprapti
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6617

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka merepresentasikan transformasi mendasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, yakni pergeseran dari orientasi normatif-kebahasaan menuju penguatan literasi dan penalaran sebagai landasan pembelajaran lintas bidang ilmu. Kajian ini menjadi penting mengingat capaian literasi peserta didik Indonesia yang masih tergolong rendah, sekaligus tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang mengedepankan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan komunikasi efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perubahan paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia dalam kerangka Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi kesenjangan antara rancangan kebijakan dan realitas praktik pembelajaran di ruang kelas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif-analitis, menggunakan studi literatur dan telaah dokumen kebijakan. Sumber data mencakup dokumen Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia, temuan-temuan empiris terdahulu, serta kajian teoretis terkait literasi, pembelajaran berdiferensiasi, dan asesmen formatif. Proses analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi tematik untuk menelusuri pola, kecenderungan, serta kendala dalam pelaksanaan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran paradigma yang konsisten menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan berorientasi pada literasi. Namun demikian, implementasi di lapangan belum sepenuhnya optimal, terutama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi, pemanfaatan asesmen formatif, dan penguatan budaya literasi sekolah. Temuan ini memperluas wacana pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menegaskan bahwa efektivitas Kurikulum Merdeka sangat ditentukan oleh kesiapan pedagogis guru serta keberlanjutan dukungan ekosistem literasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa paradigma baru pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan mutu pembelajaran, tetapi memerlukan pendampingan sistematis dan riset lanjutan berbasis data empiris guna memperkuat implementasi di tingkat praksis.