cover
Contact Name
Suwandi
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6285641386859
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Watunganten I No.1, Karangrawa, Batursari, Kec. Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 28278836     EISSN : 28278844     DOI : 10.55606
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) mewadahi artikel karya ilmiah hasil penelitian para dosen, praktisi akademik, guru dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ruang lingkup jurnal ini adalah semua penelitian yang berhubungan dengan pendidikan. Jurnal ini diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu Edisi April, Agustus, dan Desember.
Articles 215 Documents
Hyperbolic Analysis Through Song Lyrics Of "Bohemian Rapsody" By Queen Andreas Heri Kurniawan
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi hiperbolik yang digunakan dalam Lyric lagu bohemian rapsody by queen. Metode deskriptif kualitatif dirancang dalam penelitian ini. Dalam proses analisis data, peneliti menggunakan teori Creswell. Sumber data dalam penelitian mengambil lirik lagu bohemian rapsody by queen yang didapatkan dari Internet dengan mengunduh lirik dari lagu tersebut. Data penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat dalam lirik lagu. Hiperbola merupakan salah satu jenis ucapan yang digunakan untuk membesar -besarkan suatu hal dengan berlebihan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 10 ekspresi hiperbola yang terdapat dalam lirik lagu tersebut. Ada ekspresi dalam bentuk kata, frasa, dan kalimat. Dapat disimpulkan bahwa dalam lagu bohemian rapsody by queen yang dibuat menggunakan ekspresi hiperbola bertujuan untuk membuat lagu menarik untuk didengar dan memungkinkan pendengar merasakan emosi yang disampaikan oleh penyanyi atau penulis lagu seperti kesedihan, kebahagiaan luar biasa, atau berbagai perasaan lainnya.
Analisis Nilai Moral Dan Nilai Sosial Dalam Film Budi Pekerti Serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran Di SMP Putri Serli Widiasti; Lailan Syafira Putri Lubis; Andi Syahputra Harahap
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5844

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya perkembangan teknologi digital yang berdampak pada menurunnya moralitas bangsa dan adanya penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di masyarakat seperti kekerasan, disorganisasi keluarga, kriminalitas, dan kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan nilai moral dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja, (2) untuk mendeskripsikan nilai sosial dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja (3) untuk mendeskripsikan relevansi film Budi Pekerti terhadap pembelajaran di SMP. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan Jenis Penelitian library research. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara simak dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) Wujud nilai moral yang terdapat dalam film Budi Pekerti meliputi nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, dan nilai moral dalam hubungan manusia dengan lingkungan. (2) Wujud nilai sosial yang terdapat dalam film Budi Pekerti meliputi nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab dan nilai keserasian hidup. Pada nilai kasih sayang meliputi pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian. Nilai tanggung jawab meliputi disiplin, empati. Nilai keserasian hidup meliputi kerja sama (3) Penelitian ini relevan dengan pembelajaran kurikulum 2013, yang sesuai dengan bahan ajar SMP kelas VIII. Sesuai dengan pembelajaran dengan kompetensi dasar 3.11 mengidentifikasi informasi pada teks ulasan tentang karya (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah) yang dibaca atau diperdengarkan dan kompetensi dasar 4.11 menceritakan kembali isi teks ulasan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah) yang dibaca atau didengar. Kata kunci
Analisis Kesantunan Tindak Tutur Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Semester IV Tahun Akademik 2025 Yusati Adil Hulu; Noveri Amal Jaya Harefa; Arozatulo Bawamenewi; Imansudi Zega
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tuturan mahasiswa dalam memberikan kritik dan saran berdasarkan maksim kesantunan Leech yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan simpati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap tuturan mahasiswa selama 3 kali pertemuan ketika memberikan kritik dan saran pada semester IV. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi jenis maksim yang muncul, mengkaji sesuai dengan pelanggarannya, dengan menggunakan teori dari pakar pragmatik. Dalam penelitian ini ditemukan 18 data tindak tutur yang melanggar prinsip kesantunan dan 8 data tindak tutur yang sesuai dengan prinsip kesantunan dalam memberikan saran dan kritik oleh mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim kesantunan muncul dalam tuturan mahasiswa, meskipun dengan frekuensi yang bervariasi. Maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, pemufakatan, dan simpati lebih dominan, sedangkan maksim kesederhanaan tidak muncul dalam tuturan. Beberapa tuturan juga menunjukkan pelanggaran maksim, seperti memulai percakapan tanpa salam atau memberikan kritik dan saran dengan cara yang kurang santun.
The Correlation Between Note-Taking Practice and Writing Ability at Grade XI of Students SMK Bina Insan Siak Hulu Silva Iriana Widari; Ardiya Ardiya; Qonaah Nuryan Arif
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.5978

Abstract

This research examines the correlation between note-taking practice and writing ability among grade XI students at SMK Bina Insan Siak Hulu. The research was motivated by the fact that students in this school do not own personal textbooks and relay heavily on their notes as the main source of independent study. This research employed a quantitative correlational design. The population consisted of 36 grade XI students, who were also taken as the total sample. Data were collected using two instruments that is a note-taking practice questionnaire, and a writing test in the form of a descriptive text task assessed with an analytic rubric. Data analysis was carried out using Pearson Product Moment Correlation through SPSS version 23 after conducting validity, reliability, normality, and linearity test. The results revealed that the Pearson correlation coefficient between note-taking practice and writing ability was r = 0.275 with a significance value of 0.105. This indicates a weak positive correlation that is not statistically significant. So that, Ha or the researcher’s assumption is rejected. In other words, students’ note-taking practice did not show a significant influence on their writing ability. Thus, it can be concluded that there is no significant correlation between note-taking practice and writing ability among grade XI of students SMK Bina Insan Siak Hulu.
The Relationship Between Cognitive Reading and Reading Comprehension Ability of Students at SMAN 1 Kampar Kiri Tengah Anggi Ariani Br Sitepu; Prih Febtiningsih; Wandi Syahfutra
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.5979

Abstract

This research focuses on the relationship between cognitive reading and reading comprehension ability of class XI students of SMAN 1 Kampar Kiri Tengah. This research was motivated by the fact that some students still have difficulty in understanding English texts even though they have used certain reading strategies. The method used was quantitative method with correlational approach. The total population in this research was 49 students, with the research sample consisting of 30 students from class XI.6 and 19 students from class XI.5. The instruments used were Cognitive Reading Questionnaire and reading comprehension test. Data analysis was conducted by Pearson Product Moment test using SPSS version 2023. The results showed that there was no correlation between cognitive reading and students' reading comprehension ability. This is indicated by the significance value of 0.710 which is greater than 0.05, so Ha is rejected. Thus, it can be concluded that there is no significant relationship between the two variables. It is expected that teachers and schools can develop more effective reading learning methods to improve students' reading comprehension.
EKOWISATA PANTAI LUBANG BUAYA DALAM PERUBAHAN SOSIAL DI NEGERI MORELLA KECAMATAN LEIHITU KABUPATEN MALUKU TENGAH Wahab Wahab; Yusuf Laisouw; Muhammad Asrul Pattimahu
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.6030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ekowisata Pantai Lubang Buaya dalam Perubahan sosial di Negeri Morella Kabupaten Maluku Tengah. Bagaimana bentuk-bentuk ekonomi wisata dan dampakanya berupa peningkatan pendapatan atau nilai ekonomis serta perubahan masyarakat adalah masalah utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberi gambaran yang jelas dan memahami makna dari data-data yang dikumpulkan. Dalam penelitian ini, peneliti menjadi instrumen utama untuk mengungkapkan kenyataan-kenyataan atau temuan di lapangan. Sumber data primer penelitian ini berasal dari hasil penelitian lapangan, dan sumber sekunder berasal dari hasil review sejumlah literature pustaka yang relevan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka, wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kualitatif yang berupa teknik reduksi data, display data untuk membuat konklusi. Hasil penelitian menunjunkan bahwa Bentuk dan tata kelola Ekowisata Pantai Lubang Buaya dalam perubhan sosial di Negeri Morela Kabupaten Maluku Tengah yaitu menyediakan jasa layanan, selain itu juga ekowisata yang berbasis alam de ngan memberikan edukasi serta kesadaran lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat pada Kawasan pantai lubang buaya memberikan peluang kepada masyarakat. Dampak Ekowisata Pantai Lubang Buaya dalam perubahan sosial di Negeri Morela Kabupaten Maluku Tengah memiliki dampak positif, baik itu untuk pertumbuhan ekonomi dengan memberikan edukasi lingkungan, selain itu juga dampak negatif yaitu perubahan pola pikir dan sikap masyarakat yang berbeda dalam mejaga padahal merusaka lingkungan dengan tidak memikirkan sosial budaya masyarakat pada kawasan ekowisata panatai lubang buaya, selain itu kurangnnya Kesadaran lingkungan pada wisatawan dan masyarakat akan pentingnya konservasi alam dan praktik pariwisata yang berkelanjuta, Menjaga keseimbangan harmonis antara alam dan budaya, serta memastikan keberlanjutannya untuk generasi mendatang untuk menjaga ekosistem laut.
Strategi Pemasaran dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Musik Studi Kasus : Medan Musik David Nainggolan; Ance Panggabean; Alexander Samosir
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6055

Abstract

Strategi pemasaran merupakan salah satu kunci keberhasilan sebuah lembaga pendidikan dalam mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Kualitas dan mutu pelayanan dari lembaga pendidikan khususnya jasa, dapat di pasarkan melalui strategi pemasaran, sehingga banyak orang akan tertarik untuk mendapatkan pelayanan lembaga tersebut. Medan Musik merupakan salah satu lembaga pendidikan musik di kota Medan yang mampu eksis dan bersaing dengan industri lembaga musik lainnya. Medan Musik mampu membuka 6 outlet di kota Medan dan 1 outlet lisensi mitra yang berkembang saat ini. Hal ini dikarenakan strategi pemasaran yang baik dilakukan oleh orang-orang yang bekerja di Medan Musik. Pemasaran yang dilakukan oleh Medan Musik tidak hanya jasa, namun juga produk/barang yang berkaitan dengan musik, yakni instrumen musik. Oleh karena itulah Medan Musik menjadi salah satu lembaga pendidikan yang baik di kota Medan.
The Correlation Between The Application of Shadowing Technique and Students’ Pronunciation Skill at Grade XII of SMAN 1 Pekanbaru Rifanya Permata Abdi; Qonaah Nuryan Arif; Esti Raihana
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6078

Abstract

This research examines the correlation between the application of the shadowing technique and students’ pronunciation skill among grade XII students at SMA Negeri 1 Pekanbaru. The research was motivated by the observation that many students still struggle to produce accurate English sounds in both segmental and suprasegmental aspects, such as vowels, consonants, stress, and intonation. This research employed a quantitative correlational design. The population consisted of 108 grade XII students, who were also taken as the total sample. Data were collected using two instruments, namely a shadowing technique questionnaire and a pronunciation test assessed with an analytic rubric. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment Correlation through SPSS version 23 after performing validity, reliability, normality, and linearity tests. The results revealed that the Pearson correlation coefficient between the shadowing technique and students’ pronunciation skill was r = 0.281 with a significance value of p = 0.003. This indicates a positive and low correlation that is statistically significant. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted. In other words, the use of the shadowing technique shows a significant correlation with students’ pronunciation skill. Thus, it can be concluded that there is a significant positive correlation between the application of the shadowing technique and students’ pronunciation skill among grade XII students at SMA Negeri 1 Pekanbaru.
Urgensi Pembelajaran Berbasis Teknologi Dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Sarolangun Wasnadi Wasnadi; Rusmini Rusmini; Shalahudin Shalahudin
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6111

Abstract

This study aims to analyze​​​​​ level​​​​ k e ready a n d a nk o mpet e nsi Teacher in carrying out educational learning​​​​​​​ Technology-based Islamic learning at SMAN 2 Sarilanggun . The results of this study indicate that technology - based learning planning has been implemented well by Islamic Religious teachers because educators have prepared a Learning Implementation Plan, have selected digital media and have prepared digital teaching materials . Technology-based Islamic Religious Education (ISE) learning has been successful, as it facilitates learning through the use of digital media. Another indicator is that ISE teachers have linked their learning to current phenomena, with satisfactory results. The implementation of technology-based evaluation of Islamic Religious Education learning has been successful. Educators conducted learning evaluations using technologies such as Google Forms and Quizizz. The principal worked with the school to improve teacher performance. learning​​​​​​ education​​​​​​ I slam b e rb a sis technology that can​​​​ applied kan ns e ca ra​​​​​​ Effective and efficient . The principal of SMPN 2 Sarolangun 's efforts to improve teacher performance by carrying out management functions in full , such as planning by holding work program meetings, assigning tasks according to skills, planning digital learning training, and implementing routine and continuous coaching.
Paradigma Evaluasi Kebijakan Pendidikan Islam: Konsep, Model, Problematika Abdullah Hasyim Zain; Umi Farihah; Khoirul Anwar
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evaluasi kebijakan pendidikan Islam, baik dari segi konsep, model dan problematika evaluasi kebijakan pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman tentang pentingnya evaluasi dalam kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya evaluasi dalam kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) sebagai metode utama untuk mengkaji objek penelitian, yakni evaluasi kebijakan pendidikan Islam. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa evaluasi kebijakan pendidikan Islam merupakan proses penting untuk menilai kesesuaian kebijakan dengan nilai-nilai Islam, tujuan nasional, dan kebutuhan masyarakat. Evaluasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Setiap model evaluasi memiliki keunggulan tersendiri, dan penerapannya perlu disesuaikan dengan karakter, konteks, serta tujuan pendidikan Islam. Namun, pelaksanaan evaluasi kebijakan pendidikan Islam di Indonesia masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, dan minimnya instrumen berbasis nilai Islam, sehingga evaluasi cenderung administratif.