cover
Contact Name
Miftah Alfidyah
Contact Email
pustakabangsaindonesia21@gmail.com
Phone
+62895619158302
Journal Mail Official
pustakabangsaindonesia21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Budidaya Pertanian
ISSN : 31234909     EISSN : 31234909     DOI : -
Jurnal Budidaya Pertanian (JBP) bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang budidaya tanaman yang berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, kualitas hasil, efisiensi sistem produksi, serta keberlanjutan pertanian. Jurnal ini menjadi sarana diseminasi bagi peneliti, akademisi, penyuluh, dan praktisi pertanian dalam mengembangkan inovasi teknologi budidaya berbasis ilmu pengetahuan dan kebutuhan lapangan. Ruang lingkup JBP meliputi berbagai aspek budidaya pertanian, antara lain: teknik budidaya tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan; manajemen tanah dan kesuburan lahan; pemupukan dan nutrisi tanaman; pengelolaan air dan irigasi; perbanyakan dan pemuliaan tanaman; penggunaan varietas unggul; sistem tanam dan pola tanam; pengendalian hama, penyakit, dan gulma secara terpadu; pertanian organik dan ramah lingkungan; pemanfaatan teknologi tepat guna dalam budidaya; serta adaptasi budidaya terhadap perubahan iklim.
Articles 6 Documents
Pengaruh Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Miftah Alfidyah
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis pengaruh penggunaan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Aplikasi pupuk organik diyakini mampu memperbaiki sifat fisika, kimia, serta biologi tanah, sehingga meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan beberapa jenis pupuk organik, baik bentuk padat maupun cair. Parameter yang diamati mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah, serta bobot buah per tanaman. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik berpengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif maupun hasil generatif cabai dibandingkan perlakuan tanpa pupuk. Temuan ini menegaskan bahwa pupuk organik berpotensi menjadi pilihan berkelanjutan dalam sistem budidaya cabai yang ramah lingkungan.
Efektivitas Mulsa Organik dalam Mengendalikan Gulma pada Budidaya Stroberi Sari Marlina
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas penerapan mulsa organik dalam menekan pertumbuhan gulma pada budidaya stroberi (Fragaria x ananassa). Jenis mulsa organik yang digunakan, meliputi jerami padi, serbuk gergaji, dan rumput kering, terbukti mampu mengurangi kepadatan gulma secara signifikan dengan cara membatasi penetrasi cahaya ke permukaan tanah serta meningkatkan kelembaban tanah. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan mulsa organik tidak hanya mengurangi persaingan antara gulma dan tanaman utama, tetapi juga berperan dalam memperbaiki kondisi tanah dan menjaga ketersediaan air yang mendukung pertumbuhan serta produktivitas buah stroberi. Dengan demikian, mulsa organik berpotensi menjadi alternatif strategi pengendalian gulma yang ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan dalam sistem budidaya stroberi.
Optimalisasi Irigasi Tetes untuk Produktivitas Jagung di Musim Kemarau Mimi Nurhidayanti
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irigasi tetes merupakan salah satu teknologi irigasi modern yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian, terutama pada musim kemarau ketika ketersediaan air sangat terbatas. Sistem ini bekerja dengan menyalurkan air secara langsung ke zona perakaran tanaman melalui pipa kecil, sehingga mampu menekan kehilangan air hingga sekitar 40% dibandingkan metode konvensional serta meningkatkan efektivitas pemupukan berkat distribusi nutrisi yang lebih merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung di lahan kering, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan produktivitas sebesar 20–30% ketika interval pengairan diatur secara tepat. Temuan ini menegaskan bahwa irigasi tetes bukan hanya menjadi solusi efisien dalam pengelolaan air, tetapi juga strategi adaptif yang berkontribusi pada ketahanan pangan dengan memaksimalkan hasil produksi jagung di lahan marginal serta memberikan peluang penerapan lebih luas dalam praktik pertanian berkelanjutan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Peran Mikroba Tanah dalam Meningkatkan Ketahanan Tanaman Sayuran Anala Agusnur
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikroba tanah memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kesehatan serta ketahanan tanaman sayuran melalui berbagai mekanisme baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, keberadaan mikroba mampu memperbaiki ketersediaan unsur hara, merangsang pertumbuhan tanaman melalui produksi fitohormon, serta membantu tanaman menghadapi cekaman abiotik. Sementara itu, secara tidak langsung, mikroba berfungsi sebagai agen pengendali hayati dengan cara menghambat perkembangan patogen melalui kompetisi, antibiosis, maupun pemicu ketahanan sistemik. Berbagai penelitian terkini menunjukkan bahwa pemanfaatan mikroba tanah, termasuk bakteri rizosfer, fungi mikoriza, dan aktinomisetes, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, menurunkan intensitas serangan penyakit, serta memperbaiki sifat fisik tanah pada beragam komoditas sayuran seperti cabai, tomat, sawi, dan selada. Oleh karena itu, peran mikroba tanah sangat penting dalam mendukung praktik pertanian berkelanjutan berbasis ekologi yang ramah lingkungan.
Uji Adaptasi Varietas Padi Toleran Kekeringan di Lahan Vulkanik Pelia Elza
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adaptasi beberapa varietas padi toleran kekeringan di lahan vulkanik yang memiliki karakteristik tanah berpasir dengan kemampuan menahan air yang rendah. Varietas yang diuji meliputi Inpari 30, Inpari 34, dan Ciherang sebagai pembanding. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan pada lahan vulkanik aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Inpari 34 menunjukkan daya adaptasi terbaik dengan pertumbuhan vegetatif lebih stabil, produktivitas lebih tinggi, serta ketahanan terhadap cekaman kekeringan dibanding varietas lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan varietas adaptif untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah rawan kekeringan.
Analisis Faktor Keputusan Konsumen Membeli Produk Pertanian Organik di PT Central Bengkulu Devi Monika Sihite; Dewi stopia nengsi; Rahmawati; Aliyanti Zumrona; Reflis
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk pertanian organik di PT Central Kota Bengkulu. Variabel yang diteliti meliputi motivasi, persepsi, pembelajaran, sikap, produk, harga, promosi, dan lokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen skala Likert serta teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang telah melakukan pembelian produk minimal tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi, pembelajaran, sikap, dan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara keseluruhan, bauran pemasaran, khususnya aspek produk, memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk organik, sementara harga merupakan faktor sensitif yang memengaruhi keputusan tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 6