cover
Contact Name
Yunita Laila Zulfa
Contact Email
lppmstaisyejati@gmail.com
Phone
+6285741500622
Journal Mail Official
liberijournal@gmail.com
Editorial Address
Gg. Tempel, Karang Mulyo, Trimulyo, Kec. Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59171
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Liberi: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29622530     DOI : https://doi.org/10.63915/29gtcf59
Liberi: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini focuses on research on early childhood education. Its scope includes physical-motor, cognitive, and socio-emotional development; language; art; religious and moral values; parenting; early childhood education management; assessment; early childhood character; learning media; early childhood learning innovation; and various other areas related to early childhood education.
Articles 32 Documents
Pengembangan bahasa kemampuan berbicara anak usia dini melalui metode bercerita di kelompok bermain di Pati Sri Wahyuningsih
Liberi Vol. 4 No. 2 (2025): LIberi Jurnal: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/9fjabf73

Abstract

Development of Early Childhood Language Speaking Skills Through the Storytelling Method in the Al – Mu'awanah Kayen Play Group Academic Year 2024 / 2025. Pati PG-PIAUD STAI Syekh Tall. 2024. This research is about Early Childhood Language Development through the media of a series of pictures with case studies of Al - Mu'awanah Kayen KB students in the 2004/2005 academic year. The researcher researched the development because there were problems in the speaking abilities of children in Al - Mu'awanah KB interesting to research or observe. This research aims to describe the speaking abilities of young children in the Al-Mu'awanah Kayen Pati Play Group. This research uses qualitative research methods with various techniques to collect data such as conducting interviews, observation and documentation. In the speech skills of early childhood at KB Al - Mu'awanah Kayen Pati there are 2 children who still need to pay attention, the first is that the child's speech development is still passive or when learning the child often plays alone, the second is the child whose speech development still lacks vocabulary. The child's daily speech often stutters but is not very fluent. In an effort to develop children's spoken language, namely expanding the storytelling method using storybooks and props. Not only telling the story in the story, but the storyteller or teacher expands the story with several other questions and provokes children's responses related to their hobbies, their interests. Aspects of language development using this series of image media include speaking, writing and telling stories. Keywords: Language Development, Early Childhood, Storytelling
Pendidikan moral dan kecerdasan emosional anak di  taman kanak-kanak Farah Putri; Sujiati
Liberi Vol. 4 No. 2 (2025): LIberi Jurnal: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/sq46dy68

Abstract

         Pendidikan Moral merupakan nilai estetik, nilai baik dan buruk, benar serta salah tentang perbuatan atau sikap dan ahlak yang mulia. Anak Usia Dini merupakan sosok individu yang sedang menyiapkan masa perkembangan sampai dengan usia 0-8 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Pendidikan Moral dan Kecerdasan Emosional Anak di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui abservasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan pada analisis data kualitatif adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik tersebut digunakan untuk penulisan hasil penelitian dan mempermudah memahami deskriftif yang disajikan dalam penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pendidikan moral anak Taman Kanak-Kanak belum maksimal dan anak belum mengerti tentang pendidikan moral, anak belum bisa berinteraksi dengan baik masih sesuka hatinya.  Dengan pendidikan moral diharapkan anak menjadi pribadi yang lebih baik. Kecersdasan emosional anak di Taman Kanak-Kanak menujukkan anak belum mampu mengontrol emosinya anak masih bertindak kasar pada teman sebaya dan belum mengerti tentang kasih sayang sesama temannya, yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional adalah dengan kegiatan rutin, sepontan, teladan, dan kegiatan yang direncanakan. Tidak hanya dengan empat kegiatan pendidikan langsung, identifikasi dan juga diharapkan biasa meningkatkan pendidikan moral dan emosional di Taman Kanak-Kanak. Seseorang dikatakan memiliki kecerdasan emosi yang tinggi apabila ia secara sosial mantap, mudah bergaul dan jenaka, tidak mudah takut atau gelisah, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Page 4 of 4 | Total Record : 32