cover
Contact Name
Lina Marlina
Contact Email
journalwiyatamandala@gmail.com
Phone
+6281931214458
Journal Mail Official
journalwiyatamandala@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pamulang Kampus 2 (UNPAM Viktor) Alamat: Jl. Raya Puspitek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Wiyatamandala
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 27755681     EISSN : 27755657     DOI : https://doi.org/10.32493/wiyata.v5i2
Core Subject : Education,
Wiyatamandala is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. The Wiyatamandala Journal is published 2 (two) times a year in March and September, containing articles / articles of thoughts and research results written by experts, scientists, practitioners, and reviewers in educational and learning disciplines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 89 Documents
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Metode Kooparatif Jigsaw
Wiyatamandala Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i1.42742

Abstract

Penelitian di SMP PGRI 1 Ciputat Kota Tangerang Selatan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar Pendidikan Kewarganegaraan melalui penerapan metode pembelajaran kooparatif Jigsaw pada siswa kelas VII SMP PGRI 1 Ciputat Kota Tangerang Selatan. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa kelas VII SMP PGRI 1 Ciputat. Subyek penelitian adalah guru dengan siswa kelas VII-2 SMP PGRI 1 Ciputat. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Yang menjadi obyek penelitian ini adalah siswa kelas VII-2 SMP PGRI 1 Ciputat yang berjumlah 37 orang. Data-data yang dikumpulkan berupa data pengamatan melalui lembar observasi dan dokumen kegiatan berupa foto kegiatan pembelajaran. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kritis komparatif. Pada siklus I telah terjadi peningkatan minat belajar, hal ini terlihat dari hasil observasi awal yang hanya mendapat 35% yang berarti kurang adanya minat belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, setelah dilakukan penelitian tindakan kelas melalui metode pembelajaran Kooparatif Jigsaw di siklus I mengalami peningkatan menjadi 10,6% dan 91,8% yang berarti minat belajar peserta didik sudah sangat baik. Peningkatan yang terjadi juga peneliti buktikan dari hasil angket. Pada angket awal hanya terdapat 96,4% yang berarti kurangnya minat belajar peserta didik, dan setelah dilakukan penelitian tindakan kelas melalui metode pembelajaran Kooparatif Jigsaw terjadi peningkatan menjadi 98,2% yang berarti telah terjadi peningkatan minat belajar peserta didik yang sangat baik saat pembelajaran. Kata Kunci : Minat Belajar Pendidikan Kewarganegaraan, Metode Kooparatif Jigsaw.
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Wiyatamandala Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i1.42746

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan Tahun Ajaran 2023/2024 serta memperbaiki pembelajaran dan peningkatan pelayanan profesional guru dalam mengajar. Objek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah kelas XI MIA2 SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 34 orang peserta didik. Data yang terkumpul  dianalisis untuk mengukur indikator keberhasilan yang sudah dirumuskan. Untuk mengukur peningkatan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan yaitu tes, dokumentasi, serta observasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulan : motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan pada Kelas XI MIA2 SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari 72,35 % pada Siklus Pertama menjadi 83,67 pada Siklus II, yang mengalami kenaikan sebesar 11,32 %. Melihat kenyataan tersebut penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan Tahun Ajaran 2023/2024. Walaupun masih ada peserta yang belum sepenuhnya berhasil dalam pembelajaran tetapi secara keseluruhan dapat dikatakan mengalami peningkatan secara bertahap. Kata Kunci : motivasi belajar, model pembelajaran, problem based learning.
Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Prodi PPKn pada Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran PKn melalui Metode Resitasi
Wiyatamandala Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i1.42749

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas yaitu, “Upaya Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Pada Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran PKn melalui Metode Pembelajaran  Resitasi” pada materi Menghitung Skor  Butir  Soal  di  Program Studi  PPKn. Proses perkuliahan diharapan mampu meningkatkan mahasiswa dalam berfikir kritis, bertanggung jawab, kreatif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode resitasi dapat meningkatkan keaktifan belajar.Sistem pembelajaran yang mengutamakan penanaman kemandirian serta rasa tanggung jawab melalui pengerjaan soal tentang materi yang diajarkan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa   yang berjumlah 44 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbentuk soal tes, observasi, catatan lapangan, wawancara. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengukur indikator keberhasilan yang sudah dirumuskan. Untuk mengukur  peningkatan  keaktifan belajar  peserta  didik  pada  pembelajaran. Evaluasi  Pembelajaran    yaitu  hasil  tes  yang  dilaksanakan  pada  setiap  siklusnya  dengan ketentuan skor 0 sampai 100 dengan target keberhasilan 75%atau sesuai dengan nilai kriteria ketuntasan minimum (KKM), yakni 75 kemudian dari hasil tes kemudian dari hasil tes persiklusnya diambil prosentase ketuntasan belajar untuk mengetahui peningkatan koneksi Evaluasi Pembelajaran PKn dari siklus kesiklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil perhitungan akhir siklus I dan II hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan pendekatan metode pembelajaran resitasi pada siklus II, lebih tinggi dari pada hasil belajar Evaluasi Pembelajaran PKn mahasiswa dengan proses pembelajaran pada siklus I. Dengan penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan metode pembelajaran resitasi, mendapat nilai yang maksimal yaitu dapat dilihat dari hasil akhir siklus I (73,68%) dan siklus II (92,10%). Kata Kunci : Metode Resitasi, pemahaman belajar, evaluasi pembelajaran PKn
Upaya Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Dalam Mengemukakan Pendapat Melalui Model Pembelajaran Debat Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Wiyatamandala Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i1.42906

Abstract

Upaya Meningkatkan keaktifan peserta didik dalam mengemukakan pendapat melalui model pembelajaran debat pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan” Pada materi Sistem Politik di Indonesia di SMA Pelita Bangsa Kota Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2023/2004. Proses pembelajaran mempunyai tujuan, yaitu agar peserta didik aktif dalam mengemukakan pendapat pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Untuk mencapai tujuan tersebut guru sebaiknya menggunakan model pembelajaran yang tepat digunakan dalam materi yang akan diajarkan, salah satu model pembelajaran yang diharapkan bisa meningkatkan keaktifan peserta didik dalam mengemukakan pendapat dengan menggunakan Model pembelajaran debat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran debat dapat meningkatkan keaktifan peserta didik. Sistem pembelajaran yang mengutamakan penanaman keberanian serta rasa tanggung jawab melalui debat. Penelitian ini merupakan penelitian dalam kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas X B di SMA Pelita Bangsa Pamulang Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 20 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbentuk observasi, catatan lapangan, kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengukur indikator keberhasilan yang sudah dirumuskan.Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil perhitungan akhir siklus I dan II dalam mengemukakan pendapat pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan model debat pada siklus II, lebih tinggi dari pada keaktifan peserta didik dalam mengemukakan pendapat pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan peserta didik dengan proses pembelajaran pada siklus I. Dengan penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan model pembelajaran debat, mendapat nilai yang maksimal yaitu dapat dilihat dari hasil akhir siklus I (60%) dan siklus II (95%). Kata Kunci : Model pembelajaran debat, mendorong siswa, berpikir kritis
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Berproyek Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa
Wiyatamandala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i2.43474

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pemikiran bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa merupakan hal yang dapat dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang baik. Salah satu pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa adalah pembelajaran menggunakan pendekatan RME berproyek. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-experimental dengan one grup pretest and posttest design. Penelitian dilakukan terhadap satu kelompok tanpa adanya kelompok control atau pembanding. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gunasari. Instrumen dalam penelitian ini antara lain tes kemampuan pemahaman matematis. Data kuantitatif diolah dengan beberapa tahap yaitu uji normalitas, uji homogenitas (jika data normal) dan uji beda dua rata-rata Hasil penelitian menggunakan taraf signifikansi =0,05 (5%). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan RME berproyek dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran Proyek Warga Global Di SMA Negeri 3 Ponorogo
Wiyatamandala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i2.43475

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mengetauhi Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran Proyek Warga Global Di SMA Negeri 3 Ponrogo Penelitian ini merupakan penelitian campuran (mix method) dengan urutan kualitatif kemudian kuantitatif. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini yaitu Observasi,Wawancara,Angket,Dokumentasi. Dengan hasil penelitian yaitu1) Perencanaan Implementasi P5 menggunakan MPPWG,2) Pelaksanaan Implementasi P5 menggunakan MPPWG, 3) Evaluasi Implementasi P5 menggunakan MPPWG. Dengan penelitian menjadikan guru terbantukan untuk mengetauhi komponen-komponen yang terdapat pada P5 dan untuk mempermudah guru dalam Implementasi P5 terhadap peserta didik. Kata Kunci :Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila,Model Pembelajara Proyek Warga  Global,Profil Pelajar Pancasila.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cibodas 5 Kota Tangerang
Wiyatamandala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i2.43476

Abstract

Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cibodas 5 Kota Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cibodas 5 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan subjek 5 siswa pada kelas IV, Guru kelas IV, dan orang tua siswa kelas IV. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara guru, siswa, orang tua kelas IV, dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat tiga indikator utama yang menunjukkan tingkat pemahaman siswa tentang kewajiban dan hak bervariasi, dari sangat tinggi hingga sangat rendah, dengan kebutuhan bimbingan yang berbeda-beda untuk masing-masing siswa kelas IV. Tiga indikator tersebut yaitu: Kesulitan dalam mengidentifikasi perilaku-perilaku yang menunjukkan pelaksanaan kewajiban dan hak dalam kehidupan sehari-hari, Kesulitan dalam menemukan contoh perilaku yang menunjukkan pelaksanaan kewajiban dan hak dalam kehidupan sehari-hari, Kesulitan dalam membedakan kewajiban dan hak dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Pendidikan Pancasila, Sekolah Dasar
Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pada Madrasah Aliyah (MA) Daarul Hikmah Pamulang, Tangerang Selatan-Banten
Wiyatamandala Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v3i2.43480

Abstract

Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pada Madrasah Aliyah (MA) Daarul Hikmah Pamulang, Tangerang Selatan-Banten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis kemudian mendeskripsikannya mengenai bagaimana implementasi pengembangan sumberdaya tenaga Pendidik dan Kependidikan untuk dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia melalui proes pendidikan, yang dalam hal ini Guru selaku ujung tombak dalam upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu peserta didik selaku individu dan juga selaku masyarakat warganegra. Atas urgensi inilah maka peneliti termotifasi untuk meneliti mengenai bagaimana implementasi peningkatan kompetensi profesional kinerja guru di Sekolah MA Darul Hikmah, Pamulang Barat. Metodelogi penelitian yang digunakan dalam penelitia ini yaitu, menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, dengan Instrumen penelitian berupa Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Kemudian setelah data penelitian diperoleh, maka data akan diolah mengunakan teknik analisis deskriftif, dengan cara menganalisis data yang telah terkumpul tersebut, mereduksinya, dan kemudian mendeskripsikanya secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Implementasi peningkatan kompetensi Guru berupa kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi Profesional dan Kompetensi sosial bapak/ibu guru sejatinya dilaksanakan secara rutin pada akhir semester atau awal semester yang akan berjalan dengan memberikan  penyegaran dan upgrading bagi bapak ibu guru. Kata Kunci:  Kompetensi, Kompetensi Profesional, Profesi Guru, Pengembangan Sumber Daya Manusia (Guru).
Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Sasmita Jaya 2 Tangerang Selatan
Wiyatamandala Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v3i2.43484

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Reward dan Punishment TerhadapMotivasi Belajar Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan RinganOtomotif SMK Sasmita Jaya 2 Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakankuantitatif. Populasinya siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan RinganOtomotif berjumlah 61 siswa dan sampel berjumlah 53 siswa. Teknik analisis datamenggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian dari variable (X1) Reward dan(X2) Punishment terhadap (Y) Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Sasmita Jaya 2 Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan IBM SPSS versi 21 diperoleh output coefficients nilai a=2,168 dan nilai b= 0,210 dan 0,756. Maka disimpulkan persamaan regresi linier bergandanya Y= 2,168 + 0,210 + 0,756x. Dengan demikian terdapat pengaruh (X1) Reward dan (X2) Punishment terhadap (Y) Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Sasmita Jaya 2 Kota Tangerang Selatan secara signifikan. Hal ini diperkuat dengan tingkat besaran pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi belajar siswa dengan presentasi sebesar 37,7% dan 62,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Persamaan regresi linier bergandanya adalah Y= 2,168 + 0,210 + 0,756x. Kata Kunci: Reward; Punisment; Motivasi belajar.
Kemampuan Teknik Dasar Sepak Bola Pada Siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Beji Timur Football Academy
Wiyatamandala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/wiyata.v4i2.43843

Abstract

Sekolah sepak bola (SSB) menjadi salah satu tempat yang memiliki peranan penting bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan sepak bola. Beberapa kegiatan dilakukan dalam sekolah sepak bola antara lain adalah diajarkan mengenai teknik dasar dalam sepak bola. Namun dilihat dari hasil latihan dan juga dari performa saat mengikuti kejuaraan, sejumlah siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan teknik dasar dalam sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan siswa dalam teknik dasar sepak bola. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SSB Beji Timur Football Academy sebanyak 205 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu semua siswa yang masuk dalam kategori usia 12 tahun sejumlah 22 siswa. Data diambil melalui observasi langsung dan dengan instrumen tes teknik dasar yaitu passing dan control, dribbling, shooting, dan heading. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh passing dan control memiliki rata-rata 51,30 dengan kategori cukup, dribbling dengan rata-rata 64,40 dengan kategori baik, shooting dengan rata-rata 34,50 dengan kategori kurang,dan heading dengan rata-rata 55,35 dengan kategori cukup. Kata kunci: Teknik Dasar Sepak Bola, Sekolah Sepak Bola