cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6287759238466
Journal Mail Official
ijte.ipc@gmail.com
Editorial Address
Indonesian Publication Center d/a. Perum Green Pagutan Blok E No 6 Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Teacher Education
ISSN : 27213293     EISSN : 27210081     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Journal of Teacher Education (IJTE) adalah wadah publikasi bagi mahasiswa, guru, dosen, praktisi maupun peneliti pada bidang pendidikan. IJTE menerima tulisan dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel review tentang isu terkini yang berkaitan dengan: Kebijakan Pendidikan Guru; Inovasi LPTK untuk Pendidikan Calon Guru; Pemerataan dan Mutu Guru; Sertifikasi Guru; Pendidikan Profesi Guru; hingga Inovasi oleh Calon Guru maupun Guru di sekolah. Setiap penulis wajib melakukan register dan mengirim artikel melalui OJS jurnal. Setiap artikel yang masuk akan direview oleh tim reviewer IJTE. Semua artikel yang diterima akan dipublikasikan dan tersedia secara bebas (open access) untuk dibaca dan diunduh oleh semua pembaca dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengelolaan dan penerbitan jurnal ini dikelola secara mandiri oleh Indonesian Publication Center. IJTE terbit sejak 2020 dan terbit dua kali dalam setahun mulai 2023 yaitu pada Edisi Januari-Juni dan Edisi Juli-Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik dengan LKPD Berbasis Inkuiri Pada Materi Persilangan Mendel Nursal Marleni
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biologi merupakan salah satu mata pelajaran yang terikat dengan setiap aplikasi dalam unsur kehidupan. Setiap konsep biologi terkait dengan permasalahan yang hadir pada makhluk hidup. Berdasarkan hal tersebut, peserta didik diharapkan mampu untuk berinovasi dengan baik menggunakan konsep biologi dalam peradaban 21. Salah satu bentuk dukungan yang tepat untuk ini adalah belajar dengan metode bimbingan yang berbasis inkuiri. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan lembar kerja peserta didik yang berbasis pada model inkuiri terbimbing terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik khusus pada materi genetika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, menggunakan metode eksperimen, dan fokus pada satu siklus khusus untuk penggunaan LKPD selama praktikum biologi untuk materi genetika. Sampel dipilih dengan metode cluster random dan memperoleh 60 peserta didik kelas XII IPA. Analisis data menggunakan analisis N-gain untuk mengetahui peningkatan pada keterampilan peserta didik dalam memecahkan masalah terkait materi genetika untuk persilangan Mendel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam keterampilan peserta didik setelah belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.
Pembelajaran Menggunakan Learning Management Systemberbasis Moodle pada Masa Pandemi Covid-19 Gunawan Gunawan; Agus Abhi Purwoko; Agus Ramdani; Muhammad Yustiqvar
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan argumentasi merupakan bagian dari komunikasi. Keterampilan komunikasi merupakan sebagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi yang menjadi tujuan utama Pendidikan abad 21. Pembekalan keterampilan ini penting dilakukan untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Pembekalan keterampilan abad 21 ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi komputer, termasuk dalam pembelajaran bagi mahasiswa Magister Pendidikan IPA. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan untuk peningkatan kualitas pembelajaran adalah dengan mengembangkan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle dalam perkuliahan di Pascasarjana. LMS adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan dalam jaringan dan pembelajaran elektronik (e-learning). Tujuan akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah model LMS berbasis Moodle yang dapat meningkatkan kemampuan argumentasi mahasiswa Magister Pendidikan IPA khususnya. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan, menggunakan model ADDIE yaitu: Analysis, Design, Develop, Implementation dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terjadi peningkatan kemampuan argumentasi mahasiswa setelah diajarkan menggunakan LMS berbasis Moodledengan kriteria tinggi; 2) indikator kemampuan berpikir kritis yang pertama, ketiga dan keempat memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi, sedangkan indikator kedua nilai rata-rata lebih rendah dibandingkan indikator yang lain; 3) kemampuan argumentasi mahasiswi lebih tinggi daripada mahasiswa.
The INOVASI PENDIDIKA: PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA: jurnal pendidikan guru indonesia Julia Rahmania Putri Suhardin
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru bagi masyarakat awan selama ini dipahami sebagai orang yang pekerjaannya mengajar.+Pergeseran pengertian guru dari orang yang pekerjaannya mengajar menjadi pendidik profesional, tetapi bagi sebagian orang mungkin tidak begitu dimasalahkan. Guru memiliki pengaruh yang luar biasa bagi arah pengembangan pendidikan di Indonesia pergeseran pemahaman terhadap guru dari mengajar menjadi pendidik sudah menjadi keputusan hukum di Indonesia yang telah disahkan baik aturan tentang Guru dan Dosen. Hukum memberikan penjelasan guru sebagai pendidik profesional ketimbang sebagai orang yang pekerjaannya mengajar dengan kemampuan tenaga professional. Siswa akan terdorong untuk belajar manakala mereka memiliki motivasi untuk belajar. 1) Kuatnya kemauan untuk berbuat, 2) Jumlah waktu yang disediakan untuk belajar, 3) Kerelaan meninggalkan kewajiban atau tugas yang lain, 4) Ketekunan dalam mengerjakan tugas. Guru profesional harus memiliki 4 kompetensi, yaitu: kompetensi pedagogik,kompetensi kepribadian, kompetensi sosial kompetensi, dan kompetensi profesional, sertayang penting dan perlu dilakukan oleh pemerintah adalah membangun kemandirian dikalangan guru.Kemandirian ini akan menumbuhkan sikap profesional dan inovatif terhadapguru dalam menjalankan perannya dan tugasnya mendidik masyarakat menuju kehidupandan kualitas yang lebih baik.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS STEM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BEKERJASAMA PESERTA DIDIK PADA MATERI ELEKTROPLATING DI SMA NEGERI 1 SAKRA B. Rohmi Masban
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memenuhi tuntutan bidang karir abad ke–21 penguasaan ilmu eksakta terutama di bidang sains, teknologi, teknik dan matematik memegang peranan penting sebagai kunci sukses pembangunan Negara. Namun, dalam proses pembelajaran peserta didik belum terbiasa mengaitkan empat bidang ilmu eksakta yang berpengaruh dalam memenuhi keterampilan yang dibutuhkan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Berbasis STEM Terhadap Pemahaman Konsep, dan Kemampuan Bekerjasama Peserta Didik Pada Materi Elektroplating di SMA Negeri 1 Sakra dengan metode penelitian quasi experiment (eksperimen semu) dan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Subyek penelitian berjumlah 29 orang yaitu kelas XII MIPA3 SMA Negeri 1 Sakra Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menggunakan pendekatan STEM. Instrumen penelitian ini menggunakan tes objektif berupa tes tertulis berbentuk pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan instrumen kerjasama yang berbentuk lembar observasi yang telah teruji validitasnya. Data yang diperoleh diuji menggunakan uji n-gain, uji t dan effect size. Analisis uji n-gain diperoleh nilai gain dinormalisasi adalah 0,48, analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel yaitu 16,23 > 2.048 pada taraf signifikansi ? 0.05 dan analisis uji effect size diperoleh nilaia s sebesar 3,1. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran berbasis STEM terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik. Ketercapaian proses pembelajaran pada kemampuan bekerjasam peserta didik mencapai 94,4%. Hasil ini sudah cukup baik mengingat pendekatan ini benar-benar belum pernah diterapkan oleh guru. Selain itu juga pelaksanaan STEM ini masih perlu pembiasaan (dilakukan secara kontinyu) karena peserta didik belum terbiasa untuk mengaitkan empat disiplin ilmu dalam satu konsep serta kurangnya waktu yang tersedia.
ANALISIS KOMPETENSI Technology Pedagogy and Content Knowledge (TPACK) GURU SMP PLUS AISYAH SAMAWA Sri Nurul Walidain; Weni Wendari; Fahmi Yahya
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 2 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the TPACK ability of SMP Plus Aisyah Samawa teachers both in lesson planning and in learning implementation. The type of research used is descriptive research with survey method. The sampling technique used is purposive sampling, so the number of samples in this study were 33 people. The data collection technique in this study was through observation by taking all the necessary data. The data is in the form of lesson plans that have been made by the teacher and also observations of learning activities in the classroom, as well as testing the teacher's TPACK knowledge through tests. The results of the study concluded that the TPACK planning ability of SMP Plus Aisyah Samawa teachers was in accordance with the demands of the 2013 curriculum, but the implementation of TPACK was only limited to the use of focus and equipment along with whiteboards, and markers which were implemented in the process of teaching and learning activities with the presentation method in class by each student. each teacher. It means that the TPACK teacher’s ability of the SMP Plus Aisyah Samawa in planning and implementing learning is still lacking.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN SCREENCAST O MATIC BERORIENTASI PENINGKATAN MINAT DAN PEMAHAMAN KONSEP Lilis Jumiatin Afriani; Suji Ardianti; Syarif Fitriyanto; Fahmi Yahya
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 2 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An educator is required to learn and master technology as a solution to overcome the difficulties of students mastering the concepts presented. Based on the results of observations, one of the materials that requires a high understanding of concepts is static fluid. On the other hand, the online learning process during the COVID-19 pandemic greatly affects the interest and capture power of students. One way that can be done to overcome these conditions is to prepare physics learning media assisted by Screencast O Matic. The learning media developed were then designed and researched using a 4D development research model, namely the Define, Design, Develop and Disseminate. However, in practice this research is limited to the Develop stage, namely product development to limited trials. The instrument used is a questionnaire with a Likert scale measurement technique. The subjects of this study were 10 students of class XI MAN 2 Sumbawa who were selected using random sampling method. The results showed (a) Physics learning media assisted by Screencast O Matic was very feasible to be used in physics learning with a percentage of 83.82%; (b) The response of students to physics learning media assisted by Screencast O Matic is included in the very good category with a percentage of 88.05%. Based on these results, the physics learning media assisted by Screencast O Matic that has been developed is feasible to be used in learning.
PENERAPAN METODE MINDSCAPING DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMPN 16 MATARAM ROHANI,S.PD
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa dengan penerapan metode mindcaping di SMP Negeri 16 Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar yang diperoleh dengan pemberian tes pada akhir setiap siklus. Penerapan metode mindcaping pada penelitian ini dikatakan berhasil jika 85% siswa mencapai hasil belajar lebih besar atau sama dengan 75. Peningkatan hasil belajar IPA siswa terlihat pada nilai rata-rata kelas dan ketuntasan klasikal dari siklus I ke siklus III. Pada siklus I nilai rata-rata kelas yakni sebesar 69 dan ketuntasan klasikal sebesar 50,0%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 81 dan ketuntasan klasikal meningkat menjadi 81,25 % dan pada siklus III nilai rata-rata meningkat menjadi 85 dan ketuntasan klasikal meningkat menjadi 93,75 %. Dengan demikian penerapan metode mindcaping dapat meningkatkan hasil belajar IPA di SMP Negeri 16 Mataram.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis WA Groop untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis dan Aktivitas Belajar Fisika Masa Pandemi Covid- pada Peserta Didik Kelas X MIPA-1 SMAN 2 Gerung Tahun Pelajaran 2020/2021 Baiq Herlina Baiq Herlina
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran inkuiri berbasis WA Groop untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan aktivitas belajar Fisika Masa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MIPA-1 SMAN 2 Gerung tahun pelajaran 2020/2021. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus yang dilaksanakan secara daring (dalam jaringan). Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA-1 yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes untuk memperoleh data kemampuan berfikir peserta didik materi Pengukuran yang diberikan pada setiap akhir siklus dan  observasi untuk memperoleh data aktivitas belajar. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) meningkatnya kemampuan berfikir kritis peserta didik yang dibuktikan dengan hasil belajar aspek pengetahuan semula pada kondisi awal rata-rata 65, meningkat menjadi 78 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 83 pada siklus II, sedangkan hasil belajar aspek keterampilan semula pada kondisi awal rata-rata 70, meningkat menjadi 80 pada siklus I, dan meningkat lagi 85 pada siklus II. Untuk persentase ketuntasan belajar (pengetahuan), peserta didik yang tuntas dari kondisi awal 41,67% (10 orang), meningkat 66,67% (16 orang) pada siklus I, dan meningkat lagi 83,33% (20 orang) pada siklus II. Ketuntasan belajar (keterampilan), peserta didik yang tuntas dari kondisi awal 41,67% (10 orang), meningkat 66,67% (16 orang) pada siklus I, dan meningkat lagi 83,33% (20 orang) pada siklus II; dan (2) meningkatnya aktivitas belajar peserta didik yang dibuktikan adanya peningkatan aktivitas belajar, yaitu 75,00% (kategori aktif) pada siklus I, meningkat menjadi 91,66% (kategori sangat aktif) pada siklus II. Kata kunci : Model Inkuiri, Berfikir kritis, Aktivitas Belajar
UPAYA PENINGKATAN KEDISIPLINAN GURU DENGAN PROGRAM “ZERO JAM KOSONG” DI SMA NEGERI 7 MATARAM TAHUN 2019 Abdurrasyid; Muhalim
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal bertujuan membentuk manusia yang berkepribadian, mengembangkan intelektual peserta didik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. untuk mewujudkan semua itu langkah pertama yang bias dilakukan adalah pada prilaku displin semua warga yang berada di skolah tersebut. beberapa contoh prilaku tidak disiplin disekolah adalah diantaranya; 1) Guru dan siswa yang datang terlambat; 2) Guru masih banyak yang masuk ke kelas terlambat dan keluar kelas lebih cepat; 3) Guru dan siswa belum mengenakan seragam/pakaian sesuai ketentuan dan kesepakatan; 4) Guru belum menjalankan program sesuai dengan perencanaan; 5) Penggunaan handphone tidak pada tempatnya. salah satu upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut adala dengan program “Zero Jam Kososng” dengan tujuan akhirnya kedisiplinan pada warga sekolah bisa terlaksana. Jam kosong maksudnya dalah ketika seorang guru tidak hadir di kelas pada saat kegiatan belajar mengajar. hal ini dapat disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah karena guru yang bersangkutan berhalangan hadir di suatu kelas. Sehingga Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas tersebut terhambat. Dari data yang diperoleh, pada bulan Agustus dengan rincian (1) guru yang tidak masuk tetapi memberi tugas 7%, (2) Guru yang tidak masuk dan tidak memberi tugas 3% (3) Guru yang dating terlambat 10% (4) guru yang keluar kelas sebelum waktunya 8%. Kemudaian dilakukan tindakan dengan program “Zero Jam Kososng” sehingga terjadi perubahan dengan rincian (1) guru yang tidak masuk tetapi memberi tugas 1%, (2) Guru yang tidak masuk dan tidak memberi tugas 0% (3) Guru yang dating terlambat 3% (4) guru yang keluar kelas sebelum waktunya 2%.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA Abdurrasyid
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research) atau penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang dilakukan di SMA Negeri 7 Mataram yang dilaksanakan dalam dua siklus selama satu bulan di kelas X IPA 3 SMA Negeri 7 Mataram pada materi Vektor yang termasuk dalam materi matematika peminatan. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dimana setiap siklus terdiri atas 3 pertemuan. Sumber data dalam penilitian ini dibedakan menjadi dua bagian yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan angket motivasi belajar yang diisi oleh peserta didik. Sementara data sekunder diperoleh dari hasil dokumentasi selama kegiatan penelitian berlangsung. Analisis data deskriptif yang dilakukan dengan mendeskripsikan atau memberikan gambaran terhadap objek yang di teliti dengan menguraikan data-data yang di peroleh dari angket yang di ukur dengan menggunakan skala Likert. Dalam penelian ini terjadi peningkatan motivasi belajar sebesar 32% yang didasari pada persentase motivasi belajar pada siklus 1 sebesar 55% dan persentase motivasi belajar pada siklus 2 sebesar 87% sehingga penggunaan media online dalam hal ini google classroom efektif dapat meningkatkan motivasi belajar matematika peserta didik