cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6287759238466
Journal Mail Official
ijte.ipc@gmail.com
Editorial Address
Indonesian Publication Center d/a. Perum Green Pagutan Blok E No 6 Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Teacher Education
ISSN : 27213293     EISSN : 27210081     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Journal of Teacher Education (IJTE) adalah wadah publikasi bagi mahasiswa, guru, dosen, praktisi maupun peneliti pada bidang pendidikan. IJTE menerima tulisan dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel review tentang isu terkini yang berkaitan dengan: Kebijakan Pendidikan Guru; Inovasi LPTK untuk Pendidikan Calon Guru; Pemerataan dan Mutu Guru; Sertifikasi Guru; Pendidikan Profesi Guru; hingga Inovasi oleh Calon Guru maupun Guru di sekolah. Setiap penulis wajib melakukan register dan mengirim artikel melalui OJS jurnal. Setiap artikel yang masuk akan direview oleh tim reviewer IJTE. Semua artikel yang diterima akan dipublikasikan dan tersedia secara bebas (open access) untuk dibaca dan diunduh oleh semua pembaca dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengelolaan dan penerbitan jurnal ini dikelola secara mandiri oleh Indonesian Publication Center. IJTE terbit sejak 2020 dan terbit dua kali dalam setahun mulai 2023 yaitu pada Edisi Januari-Juni dan Edisi Juli-Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
PENGGUNAAN MEDIA PPT PERNAFASAN DIPADUKAN METODE CORNELL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 7 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Sri Rahayu
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Juli-Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media PPT pernafasan dipadukan metode cornell untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 7 Mataram Tahun Pelajaran 2023/2024. Metode penelitian ini menggunakan metode cornell. Adapun informan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 2. Teknik pengumpulan data ialah menggunakan angket, lembar soal, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan bersamaan dengan hasil belajar peserta didik yang mengalami peningkatan dengan dilakukan 2 siklus. Berdasarkan penelitian diperoleh data aktivitas belajar peserta didik dengan aspek yang diobservasi yaitu perhatian tinggi, motivasi untuk tahu, partisipasi aktif yang tinggi dan menjawab pertanyaan. Untuk hasil belajar peserta didik didapatkan dalam proses pembelajaran nilai awal, nilai siklus I, dan nilai siklus II berturut – turut dari adalah 51,43., 65,71., 78,59. Kesulitan yang dialami lebih kepada fasilitas LCD dalam menampilkan media PPT dalam pembelajaran karena keterbatasan tersebut guru perlu mensiasati pembelajaran agar lebih menarik yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang menarik misalnya metode cornell.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK POKOK BAHASAN JAMUR DI KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 7 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2023/2024 husnul lailani
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Juli-Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontruktivistik teori belajar, semua yang memberikan peluang kepada peserta didik untuk membangun sendiri pengetahuan dan keterampilannya salah satunya metakognitif yang jika dapat dimaksimalkan oleh pendidik akan menghasil prestasi belajar peserta didik meningkat. Model pembelajaran inkuiri merupakan model pembelajaran yang memenuhi karakteristik dasar suatu model dan kondusif bagi pengimplementasian pendekatan kontruktivisme. Penelitian ini untuk mengetahui memperoleh gambaran motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran inkuiri. Metode deskriptif-kuantitatif digunakan untuk memperoleh deskripsi atau gambaran bagaimana proses mengajar guru dalam pembelajaran bermodel inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh skor 17 atau 60,70% menjadi 20 atau 71,43% pada siklus II. Meningkatnya kegiatan siswa dalam pembelajaran Biologi didukung oleh meningkatnya kegiatan guru dalam mempertahankan dan meningkatkan suasana belajar yang menggunakan media gambar, hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan kegiatan guru dimana pada siklus I diperoleh skor 22 atau 61,10%, menjadi 26 dan meningkat menjadi 72,23% pada siklus II 33 yang berarti pada materi jamur yang dilaksanakan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan motivasi siswa dalam model pembelajaran inkuiri kelas X IPA 2 SMA Negeri 7 Mataram.
PENGARUH GUIDED-INQUIRY WITH E-LAB LEARNING TERHADAP PENGUASAN KONSEP CALON GURU FISIKA PADA MATERI KEMAGNETAN Nina Nisrina; gunawan gunawan; Ahmad Busyairi
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Januari-Juni 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konteks kebutuhan akan pendekatan pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan penguasaan konsep fisika, khususnya pada materi kemagnetan di kalangan calon guru fisika, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh metode Guided-Inquiry dengan integrasi E-Lab terhadap hasil belajar mereka. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan subjek penelitian dipilih melalui cluster random sampling, melibatkan mahasiswa calon guru fisika yang sedang menempuh mata kuliah fisika dasar di semester genap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan E-Lab yang dikombinasikan dengan Guided-Inquiry signifikan dalam meningkatkan penguasaan konsep fisika, khususnya pada materi kemagnetan, dengan skor n-gain mencatat peningkatan pada level sedang hingga tinggi. Temuan ini menyoroti efektivitas pendekatan interaktif ini dalam memperdalam pemahaman konsep fisika, memberikan implikasi penting untuk pengembangan metode pembelajaran fisika yang adaptif dan efektif di era pendidikan digital.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM BERORIENTASI PADA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK Yulianti Yulianti; Fahmi Yahya; Andi Haris
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Januari-Juni 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang saat ini seharusnya bisa dimanfaatkan secara optimal dalam bidang pendidikan sebagai sarana pembelajaran dan mempermudah proses belajar mandiri peserta didik. Salah satunya adalah pemanfaatan media sosial instagram sebagai sumber pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kelayakan media pembelajaran fisika berbantuan sosial media instagram; 2) respon peserta didik terhadap media pembelajaran fisika berbantuan sosial media instagram. Penelitian ini menggunakan metode research and developent (R & D) dengan model 4-D Thiagarajan yang sudah di modifikasi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pendefinisian, perancangan, dan pengembangan yang dibatasi sampai uji coba terbatas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Plampang yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran fisika berbantuan sosial media instagram berada pada kategori sangat layak. Dan respon peserta didik terhadap media instagram terkategori sangat baik.
DAMPAK PEMBELAJARAN STEM TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA PESERTA DIDIK Sri Nurul Walidain; Suji Ardianti
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Januari-Juni 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus utama lain dari pembelajaran STEM adalah pengembangan kemampuan pemecahan masalah. Peserta didik dihadapkan pada tantangan untuk menyelesaikan masalah yang kompleks, yang membutuhkan pemikiran kreatif, strategi yang inovatif, dan kesabaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran STEM terhadap kemampuan kognitif peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan desain One Groups Pretest-Posttest. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda dan essay serta dianalisis dengan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji paired sample t test (nilai t = -35,662 jauh dibawah t tabel (-1.69092), dan nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,62 (gain sedang) sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran STEM berdampak pada kemampuan kognitif fisika peserta didik.
Tren Riset Pemanfatan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Pembelajaran Bermakna Pada Siswa SMA Dalam Mata Pelajaran Fisika (Review Artikel: 2019 – 2024) Nina Nisrina; Ahmad Harjono; Muhammad Rizqy
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penlitian ini mengenai tren riset pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri pada siswa/i SMA. Salah satu kajiannya adalah pengaruh model pembelajaran inkuiri untuk menghasilkan pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tren penelitian pengaruh model pembelajaran inkuiri dalam menghasilkan pembelajaran bermakna. Sumber data yang digunakan dalam kajian ini berasal dari dokumen yang terindeks Google Scholar yang dari tahun 2019 – 2024, dengan menggunakan bantuan software Publish or Perish, Vos Viewer, dan Dimension. Ai. Metode analisis yang digunakan adalah metode bibliometric dengan bantuan software Vos Viewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari tahun 2019 – 2024, Tren penelitian penggunaan pembelajaran inkuiri untuk terhadap pembelajaran bermakna mengalami kenaikan dan penurunan. Terdapat banyak dokumen yang berupa prosiding, artikel, dan buku yang disunting yang membahas tentang penggunaan pembelajaran inkuiri untuk terhadap pembelajaran bermakna
Investigating University Students’ Learning Habits in the Digital Era: A Preliminary Survey Study Robiatul Adawiah; Aulia Aulia; Lutfiatussolihah Lutfiatussolihah; Miratunnisah Miratunnisah; Gunawan Gunawan
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly transformed university students' study patterns, particularly regarding information access and learning strategies. This preliminary survey study aims to explore students' learning habits in the digital era and identify the benefits, challenges, and strategies employed in managing technology-based learning. This study employed a quantitative approach with a descriptive survey design, involving 65 students from various universities, who were selected using convenience sampling. Data were collected using an instrument comprising Likert scales, multiple-choice options, checklists, and short-answer questions. The results indicate that students perceive digital learning positively, with most mean scores exceeding 3.00. Key findings include high scores for using the internet for supplementary explanations (3.98), learning flexibility (3.91), and rapid comprehension via gadgets (3.68). Many respondents reported studying for 1–2 hours daily (47.7%) and identified Google Scholar (44.6%) and YouTube (40%) as their primary learning resources. Smartphones were the most commonly used devices (61.5%), while home or boarding houses were the preferred locations for study (81.5%). The most significant advantages cited were ease of access to materials (73.8%) and time flexibility (70.8%). However, students faced challenges, primarily concentration distractions from notifications and social media (56.9%) and unstable internet connections (56.9%). To maintain focus, the most common strategies were limiting smartphone usage (55.4%) and establishing a regular study schedule (47.7%). Overall, digital learning is considered effective if students can effectively manage their devices, time, and learning environments. These findings provide a comprehensive overview of student study patterns and offer a foundation for developing more adaptive digital learning strategies in higher education.
Analysis of Students' Perceptions of Artificial Intelligence Utilization in Completing Academic Tasks Muhammad Rizqy; Bayu Hadiatma Fasya; Miftahul Jannah; Gunawan Gunawan
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of Artificial Intelligence (AI) has become increasingly widespread in higher education, particularly in assisting students with academic assignments. This study aims to analyze students’ perceptions regarding the utilization of AI in completing academic tasks, including patterns of use, frequency of application, and the types of assignments that most commonly involve the technology. In addition, the study evaluates students’ views on the benefits of AI, such as improved understanding of course material, time efficiency, and enhanced quality of academic work. On the other hand, the survey also explores students’ concerns related to plagiarism, violations of academic ethics, and the potential dependence on technology. The method employed is a quantitative survey using questionnaires distributed to students from various study programs. The results are expected to provide a comprehensive overview of students’ attitudes and tendencies in employing AI and to serve as a basis for educational institutions in formulating policies for the wise and responsible use of AI in academic settings.
The Relationship Between Online Application Usage Intensity and Student Learning Motivation in the Digital Era Nayumi Warta Nabila; Khalila Humairo Ramadhani; Bq. Roswin Tiarti Sari; Gunawan Gunawan
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of digital technology in modern education offers flexibility while presenting technical challenges that influence student engagement. This study aims to analyze the intensity of online application usage, student learning motivation, and the correlation between these two variables among students at the University of Mataram. A quantitative approach with a correlational survey design was employed, collecting data from 64 students via Likert-scale questionnaires in November 2025. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation. The findings indicate that the intensity of online application usage falls within the moderate category, with Google Meet and Zoom being the most dominant platforms. Similarly, student learning motivation is categorized as fair, influenced by ease of use and the quality of academic interaction. Pearson correlation analysis revealed a significant positive relationship between online application usage intensity and student learning motivation (r = 0.41; p < 0.05), representing a moderate correlation strength. These results underscore that meaningful and intensive use of online applications has the potential to enhance student motivation, although technical and pedagogical factors remain critical in determining the overall effectiveness of digital learning.
Innovative Authentic and Formative Assessment in Science Education: A Systematic Review Salwa Nur Sapiatun Nakjah; Rabiatun Adawiah
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum emphasizes that assessment is an integral part of the learning process, focusing on core subjects, the Pancasila Student Profile, and providing flexibility to cultivate students’ interests and potential. Despite its importance, observations suggest that most science teachers in the field continue to employ conventional assessments that rely heavily on written examinations and summative testing. This study is a systematic literature review designed to identify and synthesize empirical and theoretical findings regarding innovations in formative and authentic assessments within science education. Data collection was conducted using rigorous and relevant inclusion and exclusion criteria, with a review of literature indexed in Scopus and Sinta from 2018 to 2025. The review findings show that innovations in authentic and formative assessments in science learning are largely driven by the use of technology, including digital platforms (PlayPosit, Canvas, Quizizz, Kahoot!), specialized models (e.g., the Science Authentic Assessment Model), as well as integration with literacy and numeracy concepts. These innovations have been demonstrated to be effective and practical in comprehensively evaluating students’ competencies, including improvements in conceptual understanding and cognitive learning outcomes, as well as enhanced motivation, participation, science process skills, and higher-order thinking skills (HOTS) within the affective and psychomotor domains. Overall, the implementation of these innovative assessment approaches supports the achievement of science learning objectives in the digital era.