cover
Contact Name
Edi Suhardi Rahman
Contact Email
edisuhardi@unm.ac.id
Phone
+6281355296513
Journal Mail Official
progresif@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Gedung EG 201, Kampus UNM Parangtambung, Jalan. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
ISSN : 28094794     EISSN : 28094492     DOI : https://doi.org/10.59562/progresif
Core Subject : Education,
Pendidikan dan Profesi Keguruan Journal is an international peer-reviewed journal that publishes high-quality research articles and literature reviews in the fields of educational science, teaching profession, technology-based learning, and vocational and technical education. The scope of topics includes educational processes and policies, teacher professional development, digital learning innovations, and vocational education strategies aligned with industry needs.
Articles 122 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN STEAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI LAJU REAKSI Sri Watriana
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10340

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi dengan menerapkan pendekatan STEAM dalam kegiatan pembelajaran. Aktivitas belajar yang dimaksud adalah kemampuan peserta didik dalam merancang suatu prosedur, keaktifan bertanya, menanggapi materi yang disampaikan dalam pembelajaran, mengajukan dan menanggapi hal-hal yang masih belum dimengerti dengan diskusi tanya jawab baik di dalam kelompok atau antar kelompok yang lain. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA D SMAN 1 Sampit Tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 18 peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan STEAM berbasis TPACK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan evaluasi di akhir pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I, aktivitas belajar peserta didik ditunjukan dengan persentase 67% dan hasil belajar yang memenuhi kriteria ketuntasan sebesar 72%. Pada siklus II terjadi peningkatan aktivitas belajar yaitu ditunjukan dengan persentase 78% dan hasil belajar yang memenuhi kriteria ketuntasan sebesar 83%. Sedangkan pada siklus III terjadi peningkatan aktivitas belajar yang ditunjukan dengan persentase 94% dan hasil belajar yang memenuhi kriteria ketuntasan mencapai 100%. Hasil pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan STEAM dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi.
PENERAPAN MODEL PBL UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERIKESETIMBANGAN KIMIA Rasna Rasyid; Muhammad Anwar; Musdalifah Musdalifah
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i1.10341

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Kimia pada materi Kesetimbangan Kimia peserta didik kelas XI IPA 6 melalui penerapan Model Problem Based Learning di SMAN 8 Pinrang. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA 6 dengan jumlah peserta didik 18 orang. Metode yang digunakan diskusi dengan pendekatan saintifik-TPACK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi danevaluasi di akhir pembelajaran di setiap akhir siklus. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa: (1). Nilai rata-rata hasil belajar pada materi kesetimbangan kimia peserta didik Kelas XI IPA 6 SMA Negeri 8 Pinrang pada akhir siklus I nilai rata rata 63 dengan ketuntasan mencapai 55,56% , nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 74 dengan ketuntasan mencapai 72,2%, dan pada siklus III nilai rata rata mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 80,83 dan ketuntasan mencapai 88,89%. Model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada materi kesetimbangan kimia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR POKOK BAHASAN LAJU REAKSI Ruth Dharmayana Sinaga
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10342

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Aktivitas Belajar Pokok Bahasan Laju Reaksi dan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada pokok bahasan laju reaksi. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik Kelas XI MIA SMA Swasta Plus Efarina Saribudolok sebanyak 29 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 79,16% pada siklus I menjadi 88,88% pada siklus II, dan siklus III mencapai persentase tertinggi yaitu 97,2%. Aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan dari 75% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II dan mencapai persentase tertinggi pada siklus III yaitu 93,75%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI AK 3 DI SMK NEGERI 4 NEGARA Ni Komang Dian Estarini
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10343

Abstract

Problem Based Learning (PBL) adalah salah satu model pembelajaran berbasis Student Centered Learning (SCL) yang mampu mengasah kemampuan kognitif peserta didik serta mendorong peserta didik untuk berfikir tingkat tinggi dalam penyelesaian masalah. Maka dari itu peserta didik dapat memperoleh manfaat yang baik dan diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI AK 3 yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan berdasarkan hasil observasi dan nilai post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan aktivitas siswa, (2) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASE LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Rosa Fitriana; Army Auliah; Agustinawati Agustinawati
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i1.10344

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII IPA 1 dengan penerapan model pembelajaran problem base learning di SMA Negeri 2 OKU. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan maodel pembelajaran problem base learning di kelas XII IPA 1 pada materi sel volta dan korosi. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dimana subyek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 OKU semester ganjil berjumlah 15 orang. Pengambilan data dilakukan dengan data tes hasil belajar dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif dimana persentase ketuntasan masing-masing siklus adalah 60%, 73,4% dan 86,7%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem base learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI ASISTEN KEPERAWATAN B PADA MATERI PEMERIKSAAN PENYAKIT SISTEM KARDIOVASKULAR Elva Anggun Pratiwi; Zulhaji Zulhaji; Abdul Hajar
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10345

Abstract

Membuat suasana pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan pada saat Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung tentunya tidak mudah. Harapan yang baik timbul di saat seorang guru menggunakan model pembelajaran tertentu pada saat proses Kegiatan Belajar Mengajar dimana guru dapat membangun keaktifan, keceriaan dan semangat belajar siswa dalam berfikir, bertanya, bertindak, dan bersosialisasi di kelas sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan, dan hasil belajar siswa terhadap materi Pemeriksaan penyakit pada sistem kardiovaskular di SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu melalui model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan teknik Penelitian Tindakan Kelas deskriptif komparatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Asisten Keperawatan B berjumlah 33 siswa. Teknik/metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes (ulangan). Analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian antara siklus I dengan siklus II, yang mana prosentase awal sebelum menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning prosentase siswa dalam mencapai KKM adalah 42,42%, setelah menerapkan model pada siklus I menjadi 63,63%, lalu pada siklus II meningkat sebesar 87, 87%. Berdasarkan hasil observasi keaktifan siswa diperoleh adanya peningkatan dalam aktivitas listening, visual, writing, drawing, motor, mental, dan emotional. Ditunjukkan bahwa siswa mulai memberikan respon yang positif terhadap pelajaran yang diikutinya.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN KIMIA Erviani Rahmawati Kurnia; Netti Herawati; Makmur Makmur
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i1.10346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran Kimia melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) kelas X DKV 1 di SMK Miftahul Huda II Jatinagara. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian tindakan kelas dengan model yang dibuat oleh Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X DKV 1 dengan jumlah 15 peserta didik. Tindakan yang diberikan pada penelitian ini dilakukan melalui tiga siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari satu kali pertemuan. Teknik observasi dan dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini, sedangkan teknis analisis deskriptif kualitatif digunakan dalam menganalisis data yang telah terkumpul. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan peserta didik kelas X DKV 1 SMK Miftahul Huda II Jatinagara mengalami peningkatan setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning pada saat pembelajaran Kimia. Pada siklus I, rata-rata persentasi keaktifan belajar peserta didik yaitu 63,61%. Pada siklus II, rata-rata persentasi keaktifan belajar peserta didik yaitu 82,74%. Sedangkan pada siklus III, rata-rata persentase keaktifan belajar peserta didik yaitu 90,48%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA ELEKTROLISIS Noor Hasanah
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10347

Abstract

Latar belakang dilakukan penelitian ini adalah ditemukannya nilai kimia peserta didik kelas XII MIPA SMAS PGRI Pelaihari semester ganjil Tahun 2021 pada materi Elektrolisis masih rendah (di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum). Hal ini dikarenakan peserta didik sulit memahami materi yang disampaikan oleh guru dengan menggunakan metode ceramah dan tidak melibatkan aktivitas peserta didik. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Kimia Elektrolisis. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIPA SMAS PGRI Pelaihari sebanyak 30 peserta didik. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan sebanyak 3 (tiga) siklus. Kriteria Ketuntasan Minimal untuk mata pelajaran Kimia bagi peserta didik adalah 75. Metode yang digunakan adalah praktikum dengan pendekatan STEAM. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan evaluasi di akhir pembelajaran di setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I nilai rata-rata 56 dengan ketuntasan 46%, nilai rata-rata pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 76 dengan ketuntasan 66% , dan pada siklus III nilai rata-rata mencapai 90 dan ketuntasan mencapai 100%
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK Asih Wulandari; Syafiuddin Parenrengi; Iskandar Linta Tune
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran C2.1 Dasar Dasar Budidaya Perairan Kelas X di SMKN 4 Langsa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan jenis rancangan yang menjelaskan pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) pada siswa. Subjek penelitian merupakan siswa kelas X ABP Program Keahlian Perikanan, dengan jumlah 6 siswa. Pengambilan data dengan Teknik pengumpulan melalui observasi, tes pada siswa, dan dokumentasi kegiatan penelitian. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 3 (tiga) siklus. Kriteria keberhasilan dalam penelitian yang diharapkan untuk motivasi belajar siswa adalah siswa terlibat secara aktif pada saat proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa melalui pendekatan saintifik dan penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) telah meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran C2.1 Dasar Dasar Budidaya Perairan Kelas X di SMKN 4 Langsa. Setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siklus I, siklus II, dan pada siklus III, sehingga pembelajaran lebih bermakna. Minat siswa semakin meningkat yang dapat dilihat dari semangat untuk hadir ke sekolah, hasil tes kognitif telah menunjukan sebagian siswa dalam mencapai nilai dengan kualifikasi/ kategori “baik/ sangat baik”.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL BRBASIS POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA Nurwazatti Esa; Muhammad Anwar
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i1.10350

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data perkembangan peserta didik dari siklus I sampai dengan siklus III. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik Kelas X jurusan Teknik Instalasi tenaga Listrik SMK Negeri 1 Koba sebanyak 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui metode tes yang diperoleh dari setiap tindakan. Dari analisis data siklus I menunjukkan hasil belajar sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM) yaitu 70, hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai peserta didik pada siklus I peserta didik yang memperoleh nilai >70 sebanyak 10 peserta didik (61,25%) dengan rata-rata kelas 70,625 Sedangkan nilai post test pada siklus II peserta didik yang memperoleh nilai 70 sebanyak 13 peserta didik (81,25%). Pada siklus III hasil belajar peserta didik meningkat dengan presentase ketuntasan 100%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning ini dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kimia.

Page 6 of 13 | Total Record : 122