cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021" : 10 Documents clear
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSTU DESA LAM HASAN PEUKAN BADA ACEH BESAR Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Leni Erlinda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan salah satu faktor dari kehamilan risiko tinggi. Anemia pada kehamilan merupakan penyebab potensial morbiditas dan mortalitas ibu dan anak yang memberi pengaruh kurang baik bagi ibu, baik dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, Selain itu juga berpengaruh kurang baik bagi hasil konsepsi, seperti kematian janin, kematian neonatal, prematuritas, cacat bawaan, kurang cadangan zat besi dan BBLR (Prawirohardjo, 2010). Anemia defisiensi zat besi lebih cenderung berlangsung di negara yang sedang berkembang dari pada negara yang sudah maju, 36% atau sekitar 1.400 juta menderita anemia dari perkiraan populasi 3.800 juta orang, sedangkan prevalensinya dengan negara maju sekitar 8 % atau kira-kira 100 juta orang dari perkiraan populasi 1.200 juta orang. Sedangkan di Indonesia prevalensinya pada kehamilan masih tinggi yaitu sekitar 40,1 % (Kemenkes, 2019). Kata kunci : Anemia Pada Ibu Hamil 
SOSIALISASI KESIAPSIAGAAN PENCEGAHAN COVID 19 DI DESA MESJID KEUMANGAN KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE Ulfa Husna Dhirah; Sarini Vita Dewi; Soraya Lestari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal. Seringkali virus ini menyebar antara manusia ke manusia melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, mirip dengan cara penularan penyakit flu. Tetes cairan dari mulut dan hidung pasien tersebut bisa jatuh dan tertinggal pada mulut dan hidung orang lain yang berada di dekatnya, bahkan dihisap dan terserap ke dalam paru-paru orang tersebut melalui hidungnya. Untuk itu diperlukan sosialisasi kesiapsiagaan pencegahan Covid 19 ini dengan mengajarkan cara cuci tangan yang benar, etika batuk dan bersin, konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, istirahat yang cukup dan mengelola stress untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan penyebaran infeksi termasuk Virus Corona.Keywords : Covid 19 
PEMANFAATAN POSYANDU UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN BAGI BAYI DAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Sumiati Sumiati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar bagi ibu, bayi dan anak Balita (Kemenkes RI, 2012). Dengan pelaksanaan Posyandu yang efektif dan efisien yang dapat dijangkau masyarakat mampu mengoptimalkan kualitas sumberdaya manusia dengan potensi tumbuh kembang anak secara merata (Kemenkes RI, 2013). Menurut Kemenkes RI (2013), sebanyak 280.225 jumlah posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia. Sangat penting ibu ibu membawa bayi dan balitanya ke posyandu sehingga dirasa perlu untuk melaksanakan penyuluhan ini. Penyuluhan kesehatan ini dilakukan pada tanggal 05 Desember 2020 di salah satu Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada dengan dihadiri oleh 30 orang ibu yang memiliki bayi dan balita. Hasil dari penyuluhan ini adalah peserta yang hadir paham akan pentingnya membawa bayi dan balita ke Posyandu setiap bulannya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan serta mendapatka vitamin dan imunisasi.. Kata kunci : penyuluhan kesehatan posyandu
SOSIALISASI NEW NORMAL, DAMPAK COVID-19 DAN BAKTI SOSIAL; HADAPI NEW NORMAL DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN DIGITAL DI GAMPONG LHOKCUT, KECAMATAN SAWANG, KABUPATEN ACEH UTARA Vera Novalia; Sarah Rahmayani Siregar; Fathiah Fathiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:. Mewabahnya penyakit/virus corona (covid-19) mengakibatkan pembatasan interaksi sosial atau social distancing. Kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran pandemic telah membatasi interaksi fisik antar masyarakat, sehingga banyak orang yang tidak bisa bekerja namun pemenuhan kebutuhan pokok tetap harus terpenuhi dan sistem belajar yang awalnya tatap muka secara langsung, kini berubah menjadi sistem pembelajaran daring/internet. Pelaksanaan pembelajaran daring sangat perlu disosialisasikan di era new normal karena mengingat masyarakatnya gampong lhokcut minim pengetahuan tentang penggunaan teknologi, keterbatasanan sarana dan prasarana, jaringan internet serta biaya penunjang teknologi dalam pembelajaran daring. Tujuan:Melakukan sosialisasi new normal bagi masyarakat di tengah pandemic Covid-19, supaya masyarakat gampong lhokcut mampu menyesuaikan diri dengan bahaya Covid-19 dengan mewajibkan protokol kesehatan ketat dan memberikan pengetahuan tentang penggunaan teknologi pembelajaran digital pada anak-anak usia sekolah terutama anak SD dan SMP mampu menjalani pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan teknologi daring. Metode: Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa urutan pelaksanaan sebagai berikut: Melakukan penyusunan protokol pengabdian, survei awal lokasi dan permasalahan target, pertemuan dengan geuchik dan perangkat desa, Penyuluhan mengenai pencegahan dan dampak yang ditimbulkan oleh corona serta solusinya terhadap masyarakat kelas ekonomi rendah, pelatihan pembuatan cairan desinfektan, sosialisasi pembelajaran digital/ daring, tecnical asistancy, monitoring dan evaluasi (monev) serta pelaporan. Monev, penyusunan laporan. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat pada gampong lhokcut diharapkan masyarakat mampu memahami dan menyadari bahwa bahaya covid-19 masih mengintai kehidupan kita, masyarakat diharapkan lebih patuh menerapkan protocol kesehatan dalam menjalani new normal. Orang tua dan anak usia sekolah dibekali ilmu penggunaan teknologi, sehingga mereka mampu menggunakan atau memanfaatkan teknologi dalam masa pembelajaran daring. Kata kunci: Pengabdian Masyarakat, Covid 19, Pembelajaran Digital, Gampong Lhokcut
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terhindar Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Sahbainur Rezeki; Meutia Paradhiba; Lian Varis Riandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUpaya meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal merupakan tujuan dari pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat. Penyakit berbasis lingkungan masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat sampai saat ini, salah satunya yaitu penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus dengue. DBD adalah penyakit akut dengan manifestasi klinis perdarahan yang menimbulkan syok yang berujung kematian. Penyakit DBD dapat menyerang semua usia. Pengabdian masyarakat kami laksanakan di Gampong Lampineung Kabupaten Aceh Besar, sebelum melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat terlebih dahulu kami meminta izin kepada kepala desa. Kegiatan pengabdian masyarakat di desa tersebut hanya boleh dihadiri oleh masyarakat yang berjumlah kurang dari 20 orang dikarenakan menghindari kerumunan sehingga dalam pelaksanaannya hanya dihadiri oleh beberapa pemuda desa dan memakai masker. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dimulai dengan memperkenalkan diri dan pemaparan materi mengenai bahaya dari penyakit berbasis lingkungan yaitu penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), vektor yang dapat menularkan penyakit DBD, mekanisme penularan dan media apa saja yang dapat sebagai biakan nyamuk dalam bertelur. Dalam kegiatan pengabdian terdapat diskusi tanya jawab dengan peserta. Setelah dilaksanakannya pemaparan materi dan diskusi tanya jawab, pemateri memberikan masker gratis kepada perangkat gampong dan cendramata sebagai bentuk kenang-kenangan telah dilaksanakannya pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas Ubudiyah Indonesia.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Cegah Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Faradilla Safitri; Asmaul Husna; Rauzatun Sakdiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a blood disorder that commonly occurs when the level of red blood cells (erythrocytes) in the body becomes too low. Pregnant women are said to have anemia if the concentration of hemoglobin (Hb) levels is <11.0 gr / dl. The contribution of anemia in pregnancy to maternal mortality in Indonesia is estimated at 10% to 12%. During pregnancy, the amount of iron needed is much greater than that of non-pregnant women. There are many bad effects that can be caused when pregnant women experience anemia. Community Service Activities are a form of the contribution of Ubudiyah University Faculty of Health Sciences lecturers in the implementation of higher education tridharma. This activity is also expected to improve the health status of mothers and children. The service that has been carried out in this activity is in the form of health education with the theme "Prevent anemia in pregnant women". This health counseling was carried out at the Padang Tiji Community Health Center, Pidie Regency, which was held on Monday, January 11, 2021 starting at 10:00 a.m. until finished, the total number of pregnant women who attended the health counseling was 18 people. The implementation of this health education is in collaboration with the Padang Tiji Community Health Center, Pidie District Keywords: pregnancy anemia
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA PERGAULAN BEBAS PADA REMAJA ACEH SECARA DARING TAHUN 2020 Eva Rosdiana; Oja Jaida Yus; Venna Rianda Sari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pandemi covid-19 (Coronavirus Disease-2019) telah meningkat secara signifikan yang memnyebabkan   masalah   kesehatan   masyarakat   global.   Centre   for   Disease  Control   and Prevention (CDC) di Amerika Serikat telah  menghimbau dan mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan tangan denagn cara   cuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembersih tangan   (handsanitizer). Pemanfaatan bahan alam sebagai alternative pengobatan semakin hari semkain meningkat. Salah satu alasannya adalah harga bahan baku dari alam yang relative murah dan mudah didapatkan seperti jeruk nipis dan daun sirih. Kegiatan edukasi ini dilakukan secara online menggunakan aplikasi google meet yang diikuti oleh 21 peserta. Dari hasil pengisian google form dari seluruh peserta 76,2% menyatakan paham atas materi yang diberikan dan 90,5% menyatakans sangat bermanfaat.Kata Kunci: Handsanitizer, jeruk nipis, daun sirih 
CEGAH STUNTING DENGAN MENGOPTIMALKAN PENGASUHAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) Sahbainur Rezeki; Siti Prawita Hasibuan; Meutia Paradhiba; Lian Varis Riandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama masalah pendek (stunting) dan kurus (wasting) pada balita serta masalah anemia dan kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Masalah kekurangan gizi pada ibu hamil ini dapat menyebabkan berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan kekurangan gizi pada balita, termasuk stunting. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 HPK. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa. Akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki. Penanggulangan Stunting menjadi tanggung jawab kita Bersama, tidak hanya Pemerintah tetapi juga setiap keluarga Indonesia. Karena stunting dalam jangka panjang berdampak buruk tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak tetapi juga terhadap perkembangan emosi yang berakibat pada kerugian ekonomi. Mulai dari pemenuhan gizi yang baik selama 1000 hari pertama kehidupan anak hingga menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS ULIM KABUPATEN PIDIE JAYA Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi; Chairanisa Anwar; Aris Maulana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare pada balita yang lambat ditangani dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti gangguan elektrolit pada tubuh, dehidrasi bahkan sampai kematian. Pencegahan terhadap kejadian diare perlu disesuaikan dengan dan faktor risiko penularannya. Agen penyebab diare dapat berpa zat yang bersifat toksis, zat yang bersifat alergen, maupun infeksi dari mikroba seperti vvirus, bakteri dan parasit (Fitzwater, et al., 2011). WHO memperkirakan bahwa penyebab utama kejadian diare di negara-negara berkembang adalah Rotavirus dan bakteri Escherichia coli. Kedua agen penyakit tersebut sangat erat hubungannya dengan faktor lingkungan seperti hygiene sanitasi, kecukupan sarana air bersih dan air minum, serta kebersihan dan keamanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2021 di Puskesmas Ulim Tahun 2021. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang diare pada anak danpentingnya menjada kesehatan anak. Kata Kunci: kejadian diare
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI PUSKESMAS LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR Chairanisa Anwar; Fauziah Andika; Eva Rosdiana; Soviawati Soviawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The United Nations Children's Fund (UNICEF) said as many as 30 thousand infant mortality and 10 thousand deaths of children under five in the world in one year prevented through breastfeeding for 6 months, without giving additional food and drink to the baby so that breast care very important in increasing the production of breast milk. The number of babies in Indonesia who receive exclusive breastfeeding tends to decline because more and more babies under the age of 6 months are given formula milk. According to the Indonesian Health Demographic Survey (IDHS), the coverage of exclusive breastfeeding for infants 0-6 months in 2002 was 40%, in 2007 it fell to 32% and in 2010 it fell again to 27.2%. The cause of a pregnant woman not doing breast care, between others are caused by the following factors lack of information obtained from health workers, fear and laziness, and the availability of time to perform breast care during pregnancy. Breast Care It is very important that complications do not occur when breastfeeding the baby later. So a level of behavior is needed, especially for primigravida mothers, regarding the importance of breast care during pregnancyKeywords: breast care, pregnant women

Page 1 of 1 | Total Record : 10