cover
Contact Name
Muhammad Hasanuddin
Contact Email
cvraskhamediagroup@gmail.com
Phone
+628111261633
Journal Mail Official
ejupaud@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gurilla No. 2 Sidorejo, Kec. Medan Tembung 20222
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Published by CV. Raskha Media Group
ISSN : -     EISSN : 31235948     DOI : https://doi.org/10.64803/jupaud
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah media ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian teoritis, maupun praktik inovatif terkait pendidikan anak usia dini. Jurnal ini berfokus pada penyebaran pengetahuan dan temuan terbaru dalam bidang PAUD untuk mendukung perkembangan holistik anak usia 0–8 tahun, mencakup aspek kognitif, afektif, sosial, motorik, dan moral. Publikasi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berbagi ide, model pembelajaran, serta pendekatan interdisipliner dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Articles 6 Documents
The Role of Play Methods in Developing Creativity in Early Childhood Siti Khodijah; Cindy Atika Rizki
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupaud.v1i1.67

Abstract

This study aims to examine the role of play methods in developing early childhood creativity. Play is not only a form of entertainment but also an effective learning medium to stimulate imagination, problem-solving, and children’s social skills. Using a qualitative approach through a literature review, this study found that play methods significantly contribute to children’s creativity development across cognitive, affective, and psychomotor domains. The results emphasize that play methods should be integrated into early childhood education to optimize their creative potential.
The Effectiveness of Using Flashcards in Improving Early Childhood Reading Skills Muhammad Hasanuddin; Abil Alwi Prayoga
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupaud.v1i1.68

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using flashcards to improve early reading skills in young children. This research is grounded in the need for engaging, interactive learning methods that align with the developmental characteristics of early childhood. The study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group. The sample consisted of children aged 4–6 years, divided into an experimental and a control group. The experimental group received reading instruction using flashcards for four weeks, while the control group used conventional teaching methods. The results indicate a significant improvement in children's reading abilities when using flashcards compared to the control group. The improvement is evident in letter recognition, syllable understanding, and the ability to read simple words. A t-test supports the finding that flashcards have a positive, significant impact on the development of early reading skills. Therefore, it can be concluded that flashcards are an effective and practical learning medium that supports early literacy development in young children.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia 3–6 Tahun Fadilah Ramadani; Siti Khodijah; Cindy Atika Rizki; Muhammad Hasanuddin
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupaud.v1i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia 3–6 tahun dengan menyoroti pola interaksi, kemampuan komunikasi, dan regulasi emosi dalam aktivitas bermain. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan anak, orang tua, serta guru pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat menurunkan kualitas interaksi sosial, menghambat kelancaran komunikasi, dan memicu ketergantungan emosional pada perangkat. Sebaliknya, penggunaan yang didampingi dan diatur secara tepat dapat tetap mendukung perkembangan sosial anak melalui keseimbangan antara pengalaman digital dan interaksi langsung. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan orang tua dan pengaturan penggunaan gadget dalam mendukung perkembangan sosial anak usia dini.
Pendidikan akhlak pada anak usia dini Abil Alwi Prayoga; Muhammad Hasanuddin
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupaud.v1i1.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan nilai dan karakter anak usia dini melalui pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses pembelajaran, peran pendidik, keterlibatan keluarga, serta faktor pendukung dan penghambat yang muncul selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai teladan dan fasilitator yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, interaktif, dan responsif terhadap kebutuhan anak. Dukungan keluarga turut menjadi elemen penting dalam memperkuat pembiasaan nilai-nilai positif, meskipun implementasinya masih dipengaruhi oleh konsistensi masing-masing keluarga. Selain itu, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi membantu meningkatkan minat dan pemahaman anak terhadap materi yang disampaikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, keluarga, dan lingkungan belajar dalam membentuk karakter anak secara utuh, serta perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Strategi Guru PAUD Membangun Toleransi dan Empati melalui Bermain Terstruktur Cindy Atika Rizki; Muthiah Habibah; Nabila Khairuniza
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupaud.v1i1.71

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi guru PAUD dalam membangun toleransi dan empati anak usia dini melalui pendekatan bermain terstruktur. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana guru merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi aktivitas bermain yang secara sengaja diarahkan untuk menumbuhkan kemampuan sosial-emosional dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada tiga lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan terstruktur yang mengintegrasikan kerja sama, pengambilan giliran, pemecahan masalah bersama, serta role play mampu memicu respons prososial yang konsisten pada anak. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan interaksi, memberi model perilaku empatik, dan melakukan penguatan verbal saat anak menunjukkan perilaku toleran maupun empatik. Hambatan yang muncul meliputi perbedaan karakter anak, keterbatasan alat permainan, dan inkonsistensi pendampingan orang tua di rumah. Secara keseluruhan, bermain terstruktur terbukti efektif menjadi medium pedagogis untuk menanamkan toleransi dan empati, selama didukung perencanaan yang jelas dan intervensi guru yang konsisten. Studi ini menegaskan bahwa penguatan nilai sosial-emosional sejak usia dini perlu menjadi bagian integral dari kurikulum PAUD melalui desain aktivitas bermain yang sistematis.
The Risks of Narkolema (Visual-Based Narcotic Effects) on Children Munisa Munisa; Rita Nofianti; Rika Widya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupaud.v1i2.129

Abstract

Narkolema (narcotics through visual exposure) refers to the exposure of children to visual content that is inappropriate for their developmental stage, such as violence, pornography, and excessive use of digital media. Children are in a highly plastic stage of brain development; therefore, visual stimuli received through the sense of sight play a crucial role in shaping cognitive functions, emotional development, and behavior. Addictive and overstimulating visual exposure can affect attention systems, emotional regulation, and self-control in children. This study aims to examine the dangers of narkolema on child development from the perspectives of neuroscience and developmental psychology. The method employed was a literature review using a qualitative descriptive approach based on relevant scientific sources. The findings indicate that uncontrolled visual exposure can disrupt the balance between the limbic system and the prefrontal cortex, resulting in increased impulsive behavior, difficulties in concentration, and emotional instability. Therefore, active involvement of parents and educators is essential through guidance and the strengthening of digital literacy to protect children from the negative impacts of narkolema.

Page 1 of 1 | Total Record : 6