cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+6285241067888
Journal Mail Official
lppmstikmakassar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
ISSN : 26218364     EISSN : 26231972     DOI : 10.51171
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 73 Documents
PENYULUHAN TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DI DESA TANRA TUO KECAMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG Sri Syatriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.135

Abstract

Kebiasaan cuci tangan pakai sabun adalah salah satu perilaku hidupsehat yang harus dibudayakan dalam keluarga karena kebiasaan cuci tanganakan mencegah kita untuk menderita beberapa penyakit menular seperti diare.Kegiatan intervensi bertujuan untuk membiasakan masyarakat mencuci tangandengan sabun di air mengalir sesudah melakukan aktisvitas fisik sepertisebelum dan sesudah makan, sesudah BAB dan setelah beraktivitas danmengurangi angka kesakitan penyakit diare di Desa Tanra TuoHasil intervensi menunjukkan terjadi kenaikan jumlah masyarakatmencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar baik di Dusun Cempa Daomaupun di Dusun Cempat Toa. Kenaikan jumlah masyarakat yang mencucitangan dengan sabun di Dusun Cempa Toa sebanyak 39 orang (60%) dan diDusun Cempa Dao sebanyak 26 orang (40%).Hasil program penyuluhan cuci tangan pakai sabun di Desa Tanra TuoKecamatan Cempa Kabupaten Pinrang menunjukkan adanya peningkatanjumlah masyarakat yang mencuci tangan pakai sabun dan masyarakat jugasudah mengetahui waktu yang tepat untuk mencuci tangan.
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG SEBAGAI MEDIA TANAM SAYURAN DI DESA MANGKI KECAMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG Nurleli; Muhammad Hatta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.136

Abstract

Konsumsi sayur dan buah diperlukan tubuh sebagai sumber vitamin, mineraldan serat dalam mencapai pola makan sehat sesuai anjuran pedoman giziseimbang untuk kesehatan yang optimal. Masih sangat rendahnya konsumsisayur dan buah di masyarakat, diperlukan adanya kampanye “Makan Sayurdan Buah” dalam upaya mencapai Keluarga Sadar Gizi terutama pada anakusia sekolah dan remaja sebagai penerus bangsa. Kegiatan ini bertujuanuntuk membantu ibu dalam mendapatkan informasi tentang manfaatmengkonsumsi buah dan sayur serta pemanfaatan lahan kosong. Hasilnyamenunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai manfaatkonsumsi buah dan sayur serta masyarakat mulai giat memanfaatkan lahankosong yang berada di sekitar rumah mereka.
PENGGUNAAN KOAGULAN (TAWAS) DALAM PROSES PENJERNIHAN AIR DI LINGKUNGAN PADANGLOLO KELURAHAN KASSA KECAMATAN BATULAPPA KABUPATEN PINRANG Ilham Syam; Nurhidayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.137

Abstract

Water is the main element of life. In terms of quantity, water must meet all the needs andactivities of daily living in accordance with the level of community life, because water is asource for life. And in terms of quality, water must meet the requirements of clean waterquality according to Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 416 /MENKES / IX / 1990 on terms of water quality in terms of physical, microbiological,chemical, and radioactive water. There are various simple ways that we can use to getclean water, one of the processes undertaken to reduce the turbidity of the water is bycoagulation process, The process of coagulation is the process of collecting particles thatcan’t precipitated deposited turbidity by gravity, into particles larger so it can beprecipitated by coagulant chemicals (alum). Alum serves to separate and precipitateimpurities in water. The purpose of this activity is to give understanding to the residentsin Padanglolo Environment about the importance of utilization of clean water that fulfillthe requirements in accordance with the Peraturan Menteri Kesehatan RepublikIndonesia No. 416 / MENKES / IX / 1990. From the data obtained that people in theenvironment Padanglolo for utilization of clean water facilities still have not reached thetarget, where the percentage that does not use clean water that is as much as 92% (323people). After counseling and demonstration of coagulant (alum), the community hasbegun to understand and understand about the impacts caused by consuming water thatdoes not meet health requirements.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENTINGNYA PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN DI DUSUN PALELENG DESA KASERALAU KECAMATAN BATULAPPA KABUPATEN PINRANG TAHUN 2018 Dewi Purnama Windasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.138

Abstract

Labor is a very complex thing because there is happiness happening before the birth ofchildren but there are risks that may threaten the safety of mother and baby. MaternalMortality Rate (MMR) in Indonesia is still quite high. Based on Indonesia Demographic andHealth Survey (SDKI) in 2015, coverage of labor by health personnel is about 90.88%, whichmeans that there are still 10% labor that is not helped. While data of RISKESDES year 2015indicate that delivery done at home still high enough that is equal to 29,6%. At DusunPaleleng Kaseralau Village Batulappa Subdistrict Pinrang District in the year 2017 inAugust there are 8 childbirths or (34.8%) whose delivery is not helped by health workersfrom a total of 23 Pairs of Age of Fertile or (100%). Based on the result of activity ofknowledge level on prenatal test assisted by health personnel there are 16 people (100%),who know with 7 people (43.8%) while those who do not know 9 people (56.2%), after theextension then the result of knowledge level on post test of labor assisted by health personnelthere are 16 people (100%), who know with the number of 16 people (100%).
PENYULUHAN TENTANG DIARE DAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DI KELURAHAN PAMPANG KOTA MAKASSAR Chitra Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.139

Abstract

Penyakit diare masih menjadi penyumbang utama ketiga angkakesakitan dan kematian anak di berbagai Negara termasuk Indonesia.Diperkirakan lebih dari 1,3 miliar serangan dan 3,2 juta kematian per tahunpada balita disebabkan karena diare (Widoyono, 2008). Kegiatan intervensibertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait perilaku danlingkungan yang bisa mempengaruhi kejadian penyakit diare di wilayah RW.VIII/ RT. F Kelurahan Pampang Kec. Panakkukang Kota Makassar.Penyuluhan yang diberikan memberikan hasil yang baik karena melihatkeaktifan dan antusiasme yang ditunjukkan peserta penyuluhan ini. Semuamampu memahami dan mempraktekkan secara langsung cara cuci tangan yangbaik dan apa saja dampak yang akan terjadi ketika mereka tidak menjagakebersihan diri sendiri.Penyuluhan cuci tangan pakai sabun di wilayah RW. VIII/ RT. FKelurahan Pampang Kec. Panakkukang Kota Makassar menjadi langkah awaluntuk mendukung penguatan tindakan pencegahan agar penyakit ini tidak bisamenyebar dengan cepat pada anak-anak. Sehingga mampu mendukungpeningkatan derajat kesehatan masyarakat yang makin baik.
PENYULUHAN TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DI KELURAHAN SINRIJALA RT 01/ RW 02 MAKASSAR Esse Puji Pawenrusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.140

Abstract

Mencuci tangan merupakan teknik dasar yang paling pentingdalam pencegahan dan pengontrolan penyakit infeksi. Mencuci tanganmerupakan proses pembuangan kotoran dan debu dari kedua belahtangan dengan memakai sabun dan air. Tujuan cuci tangan adalah untukmenghilangkan kotoran dan debu dari permukaan kulit dan mengurangijumlah mikroorganisme. Kegiatan intervensi bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabub sertamembiasakan anak- anak mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sesudahmelakukan aktisvitas fisik seperti sebelum dan sesudah makan, sesudah BABdan setelah beraktivitas dan mengurangi resiko menderita diareHasil intervensi menunjukkan terjadi kenaikan pengetahuan respondendimana sebelum diberi penyuluhan pengetahuan dengan kategori cukupsebanyak 20 orang (62.5%) setelah diberikan penyuluahan, pengetahuan dengankategori cukup menjadi 27 orang(84.8%). Peningkatan pengetahuan sebesar58.3%Hasil program penyuluhan cuci tangan pakai sabun di kelurahanSinrijala RT 01/ RW 02 makassar menunjukkan adanya peningkatan jumlahmasyarakat yang mencuci tangan pakai sabun dan masyarakat juga sudahmengetahui waktu yang tepat untuk mencuci tangan.
PENYULUHAN TENTANG PEMANFAATAN SAMPAH DI KAMPUNG BARU RT F RW 8 KELURAHAN PAMPANG MAKASSAR Kamariana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v1i1.141

Abstract

Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak diingankan setelahberakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan. Sampah dapatmembawa dampak yang buruk pada kesehatan manusia. Bila sampah dibuangsecara sembarang atau ditumpuk tanpa pengeloloan yang baik, maka akanmenimbulkan dampak kesehatan yang serius. Kegiatan intervensi bertujuanuntuk meningkatkan pengetahuan tentang sampah serta pengelolaan sampahyang dapat dimanfaatan oleh masyarakat.Hasil intervensi menunjukkan kenaikan pengetahuan respondendimana sebelum diberi penyuluhan pengetahuan dengan kategori cukupsebanyak 19 orang (63.3%). setelah diberikan penyuluhan, pengetahuan dengankategori cukup menjadi 25 orang (83.3%). Hal ini menunujukkan terjadipeningkatan sebesar 54.5%Hasil program penyuluhan tentang pemanfaatan sampah di Kelurahankampung Baru RT F RW 8 Kelurahan Pampang menunjukkan adanyapeningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan sampah.
TANGGAP COVID – 19 MASYARAKAT DI RT TENGKAN KELUARAHAN MAKALE KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 2020 Dewi Purnama Windasari; Riswan Hilal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.252

Abstract

Corona virus Disease-2019 (COVID-19) is known to cause respiratory tract infections in humans ranging from colds to more serious coughs such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). The spread of the COVID-19 virus is increasing faster through droplets of saliva or out of the nose when an infected person coughs or sneezes.(Prasetyo and Suherlan 2020) However, there is still very little community in RT Tengkan, Lamunan Village, Makale District, Tana Toraja implementing health protocols to avoid the spread of the corona virus. Therefore, there is a need for an understanding of the health protocol for handling COVID-19. Based on these problems, the authors carry out community service through the STIK Makassar Response COVID-19 Real Work Lecture (KKN) activities carried out using methods of supporting public safety against COVID-19. Such as making banners about health protocols, building hand washing stations, distributing masks to break the chain of distribution of viurs, and working together to clean up the environment by applying physical distancing. Hopefully with this program the community can comply with health protocols. As a result of this activity, I managed to distribute 20 masks to people who often leave their homes, put up health protocol banners around people's homes, build hand washing stations around Lamunan Village, and invite people to work together to clean the road to the Zion church by implementing health protocols.
PUDING DAUN KELOR CEMILAN SEHAT PENDAMPING ASI DI DESA KAYULOE TIMUR KECAMATAN TURATEA KABUPATEN JENEPONTO Nurleli; Suci Amaliah Jumade
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.253

Abstract

Pemberian asupan nutrisi yang kurang tepat, akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan balita jangka panjang, bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki, salah satunya adalah stunting. Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia sebesar 36,8% (2007). Tahun 2010, mengalami penurunan menjadi 35,6%, namun kembali meningkat pada tahun 2013, yaitu menjadi 37,2%. Tetapi Hasil riskesdas tahun 2018 menunjukkan penurunan kembali yaitu 30,8%. Namun Angka tersebut belum mencapai target WHO yaitu < 20%. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dapat dibuat dari bahan pangan lokal. Kelor kaya akan zat gizi makro dan mikro dan mudahkan didapatkan ditengah masyarakat. Kandungan gizi yang tinggi dalam daun kelor dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi balita dalam masa pertumbuhan. Namun Daun kelor memiliki kelemahan yaitu mempunyai aroma langu, agar bayi dan balita dapat menerima makanan tersebut untuk di konsumsi dilakukan inovasi pembuatan cemilan sehat berupa puding berbahan dasar daun kelor. Hasil program Pembuatan Cemilan Sehat berbahan dasar kelor di Desa Kayuloe timur Kecamatan Turatea Kab. Jeneponto menjadi salah satu alternatif makanan selingan yang sehat dan bergizi, sehingga balita dapat mengkonsumsi sayuran tersebut tanpa harus melakukan gerakan tutup mulut (GTM).
TANGGAP COVID - 19 MASYARAKAT DI DESA BATU KEDE KECAMATAN MASALLE KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2020 Esse Puji Pawenrusi; Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.254

Abstract

Corona virus disease or COVID-19 is a large family of viruses that can cause disease in animals or humans. In humans, covid is known to cause respiratory infections ranging from the common cold to more severe diseases such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory However, public awareness in DFesa Batu Kede, Masalle District, Enrekang Regency is still very low to implement health protocols to avoid the spread of the corona virus. Therefore, an understanding of the health protocol for handling COVID-19 is needed. Then the authors carry out community service through Real Work Lectures (KKN) STIK Makassar COVID-19 response which is implemented using methods to support public safety against COVID-19. Like making banners about health protocols, teaching elementary school children in CPTS practice, building hand washing posts, distributing masks to break the chain of transmission of COVID-19, and Making Toga, hopefully with this program the community can comply with health protocols.Syndrome (SARS). As a result of this activity, I managed to distribute 50 masks to vulnerable people, put up health protocol banners around residents' houses, built hand washing posts around Batu Kede Village, educated CPTS, and invited the community to make toga by applying health. protocol.