Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles
73 Documents
PENGUATAN SISTEM KEWASPADAAN DNI BENCANA BANJIR DI DUSUN SAPANANG DAN DUSUN SAPIRI DESA SAPANANG KECAMATAN BINAMU KABUPATEN JENEPONTO
Ilham Syam;
Sri Syatriani;
Andi Sri Devi Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.255
Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air. Peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering. Banjir pada umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi. Kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya. Hujan yang turun di sebagian besar wilayah Indonesia Misalnya di Sulawesi Selatan Kab jeneponto sejak Desember 2018 sampai Februari 2019 telah menimbulkan kejadian banjir di banyak tempat seperti Kec Binamu, Kec Turatea dan di Kec kelara yang merusak rumah warga sebanyak 438 rumah, sebanyak 15 jembatan ambruk yang diperkirakan kerugian material mencapai 200 miliar.. Salah satu wilayah Jeneponto mengalami banjir parah adalah di Kec Binamu Tepatnya di desa Sapanang. Banjir dijumpai pada tanggul sungai yang dibuka di rumbia akibat terjangan air dan kemudian menggenangi areal pertanian, rumah penduduk, jaringan jalan, fasilitas social, dll. Mengingat tinggi dan lamanya genangan air serta dampak yang ditimbulkan maka beberapa kawasan banjir tersebut berada dalam status bahaya III, siaga atau bahkan darurat banjir. bencana banjir di Jeneponto tepatnya Di Desa Sapanang Di dusun Sapanang menewaskan sekitar 11 orang dan 1 belum ditemukan dan menghancurkan 155 bangunan dan 30 rumah rusak parah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat terkait sistim kewaspadaan dini pada saat terjadi bencana. Metode yang digunakan dengan melakukan assement ke dusun dusun yang terdampak banjir,kemudian memberikan kuisioner serta melakukan advokasi ke kepalada desa. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 80 responden (100%) menjawab tidak ada sistem kewaspadaan dini, tidak ada jalur evakuasi, tidak ada pelatihan pertolongan pertama pada saat bencana di desa Sappanang Simpulan Setelah dilakukan advokasi diharapkan pemerintah setempat khususnya pihak desa memberikan anggaran desa untuk pelatihan Tanggap darurat bencana pada penduduk desa setempat khususnya karang taruna serta bekerjasama dengan BPBD setempat untuk membuat tanda dan jalur evakuasi.
Edukasi Etika Batuk Efektif di Era New Normal Pandemi Covid-19 Di Desa Solonsa Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali: Edukasi Etika Batuk Efektif di Era New Normal Pandemi Covid-19 Di Desa Solonsa Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali
Nour Sriyanah;
Andi Riska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.259
Background: Low knowledge of effective cough ethics can lead to uncontrolled transmission of the corona virus. Knowledge of effective cough ethics can be improved by conducting health education. Media is needed when conducting health education to facilitate the delivery of information. This means that people who serve their activities return in the Covid-19 situation, but still pay attention to health protocols. Coughing is a reaction that occurs in the cells in the airways behind the esophagus being irritated. This research is also given in a pre-test and post-test design. Aims: To provide respondents with an understanding of the ethics of effective coughing. Methods: In this outreach using descriptive methods using pre-test and post-test questionnaires. Results: From the counseling that has been done to respondents in Solonsa Village, there were 8 respondents who had low knowledge (66.66%) and 4 respondents with sufficient knowledge (33.33%). Conclusion: After counseling was carried out, there was an increase in the knowledge of respondents who had attended the counseling, which increased to 10 respondents (83.33%) with sufficient knowledge and 2 respondents (16.66%) who had sufficient knowledge.
EDUKASI PENYAKIT TUBERCULOSIS (TB) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN WARGA DESA BARANG KECAMATAN LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG
Tilka Muftiah;
Besse Dahlia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.260
Tuberculosis (TB) is still a major global health problem and ranks second as a disease causing death from all infectious diseases around the world. With this counseling activities aims to give understanding to the community about the disease Tuberculosis (TB). The method of implementation of counseling activities is that the community will be given first Test and then do an education about the disease Tuberculosis (TB), and after that was given a post test to see the change of public knowledge. The level of community knowledge before education is knowledge of 73.3% and approximately 26.7%. After education, there is an increase in knowledge is 100%.
PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI KELURAHAN ANTANG RT 01/ RW 04 KOTA MAKASSAR
Andi Sani Silwanah;
Hasriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.261
COVID-19 telah menjadi masalah kesehatan dunia. WHO resmi menyatakannya COVID-19 sebagai suatu pandemi pada 11 Maret 2020. Data dari Worldometer menunjukkan secara global sampai dengan Desember 2020, kasus terkonfirmasi mencapai 78 juta kasus yang tersebar di 205 negara, dengan 1.7 juta kematian. Di Indonesia jumlah terkonfirmasi COVID-19 juga masih terus meningkat, tercatat sampai Desember 2020 tedapat 672 ribu kasus, dengan 20 ribu kematian. Besarnya angka kejadian COVID-19 disertai oleh luasnya informasi mengenai penyakit ini, tetapi masih banyak terdapat disinformasi dan misinformasi di masyarakat yang berujung dengan kepanikan berlebihan dan penolakan dalam mengikuti rekomendasi pemerintah. Oleh sebab itu perlu upaya ekstra untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan COVID-19. Kegiatan intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan COVID-19 pada masyarakat. Hasil intervensi menunjukkan terjadi kenaikan pengetahuan responden dimana sebelum diberi penyuluhan pengetahuan dengan kategori cukup sebanyak 3 orang (30%) setelah diberikan penyuluahan, pengetahuan dengan kategori cukup menjadi 8 orang (80%). Hal ini terlihat terjadi peningkatan sebesar 50%. Hasil program penyuluhan pencegahan COVID -19 di kelurahan Antang RT 01/ RW 04 makassar menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan COVID-19, diharapkan setelah bertambahnya pengetahuan masyarakat maka dapat mengurangi angka penyebaran COVID-19.
SOSIALISASI BAKTERI (BAKSO IKAN TERI) & EDUKASI GIZI SEBAGAI UPAYA ANAK GEMAR MAKAN IKAN PADA SISWA SD KARUWISI II KOTA MAKASSAR
Kamariana;
Balqis Hasyatillah;
Novelin;
Diya Pasapan;
Nurilmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.262
Anak sekolah dasar memiliki permasalahan terkait konsumsi ikan, banyak diantara mereka yang tidak gemar mengkonsumsi ikan. Perilaku Anak- anak cenderung memilih makanan yang disukai dan menyisihkan makanan yang tidak disukai terutama terkait makanan yang berasal dari ikan. Di sekolah anak lebih sering jajan makanan yang tidak sehat. Kebutuhan gizi terutama kandungan protein pada ikan terutama ikan teri memberikan banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk mengajak anak makan ikan dengan mensosialisasikan makanan berbahan dasar ikan berupa BAKTERI (Bakso Ikan Teri) serta pemberian edukasi gizi berupa penyuluhan tentang manfaat ikan teri pada anak sekolah Dasar di SDN Karuwisi II Makassar. Hasil intervensi menunjukkan daya terima anak terhadap BAKTERI (Bakso Ikan Teri) diliat dar kesukaan warna & rasa. Sedangkan dari hasil pre post test menunjukkan pengetahuan anak sebelum diberi penyuluhan pengetahuan dengan kategori cukup sebanyak (50%). setelah diberikan penyuluhan, pengetahuan dengan kategori cukup menjadi (78.6%). Hal ini menunujukkan terjadi peningkatan. Hasil pemberian BAKTERI dan Edukasi gizi menunjukkan adanya daya terima makanan berbahan dasar ikan serta terjadi peningkatan pengetahuan.
PENYULUHAN HIPERTENSI PADA KELUARGA NY. N DI KELURAHAN KARUWISI KOTA MAKASSAR
Suarni;
Suhesti Salim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.265
Hipertensi adalah penyakit kronis yang umum di seluruh dunia dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Penyebab utama penyakit ini yaitu faktor genetika, perilaku dan gaya hidup. Kesadaran yang rendah pada penanganan hipertensi menjadi penyebab utama dalam terjadinya komplikasi stroke. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia dalam mencegah komplikasi hipertensi. Peserta dalam kegiatan ini adalah lansia penderita hipertensi sebanyak 1 orang beserta 3 orang anaknya. Metode dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan, ceramah dan diskusi. Keberhasilan acara ini tampak dari semangat dan antusiasnya lansia dan keluarga. Lansia juga berperan sangat aktif dalam menjawab evaluasi tentang materi yang telah disampaikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian terlaksana dengan lancar dan terjadi peningkatan pengetahuan lansia dan keluarga dari 37,6% menjadi 100,0%
NGOPIKA: SINERGIS DALAM BERMUAMALAH DAN BERKARYA YANG AMAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Chitra Dewi;
Andi Wahyuni;
Marisna Eka Yulianita;
Muti Sahida;
Jufri;
Ruslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.266
Infeksi virus Corona di seluuh dunia yang menyebar secara luas dan berbanding lurus dengan jumlah angka insiden dan mortalitas pada masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus mengikuti mobilisasi manusia. Sehingga seluruh negara melakukan pembatasan pergerakan warga sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Namun disisi lain, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi (muamalah) untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemic COVID-19. Edukasi ini memberikan penguatan pemahaman masyarakat mengenai kegiatan bermuamalah (berinteraksi) selama pandemic COVID-19 menjadi hal yang bisa tetap dilaksanakan guna mendukung produktivitas masyarakat dalam menghasilkan karya dan menopang kebutuhan hidup mereka dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Proses kegiatan ini disertai dengan antusiasme peserta dalam menerima dan memberikan tanggapan terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ngopika (ngobrol perkara ilmu kesehatan): sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu langkah efektif guna menyampaikan informasi mengenai COVID-19 dan memberikan solusi pada masyarakat tentang bagaimana cara yang tepat dalam berinteraksi antar sesama dengan mematuhi instruksi pemerintah untuk melakukan Gerakan 3M dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.
PENYULUHAN DAN SIMULASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA REMAJA DI SMAN 1 WATANSOPPENG
Andi Yulia Kasma;
Rahma Yulis;
Andi Ayumar;
Ahmad Surya Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.267
ABSTRACT Emergency events usually take place quickly and suddenly so that it is difficult to predict when they will occur. Emergency is a life-threatening condition that requires quick help, precisely and accurately and accurately. Victims of cardiac arrest can be up to when doing worship activities, such as recitation, listening to lectures, or even in other places of worship. Help must be done immediately to prevent more severe brain damage. The design of this community service activity is the socialization and simulation of BHD actions for unconscious victims due to cardiac arrest. The participants were new students at Senior High School 1 Watansoppeng , amounting to 300 people. The participants were very enthusiastic and took turns trying to simulate each other. Not only enthusiastic in the simulation, participants also continued to actively ask. Some testimonies from participants that this simulation is very useful, because not only general science they always learn, but also world knowledge about health which will be useful for others Keywords : BHD, henti jantung, penyuluhan, simulasi
Pengetahuan PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA GIZI DAN OLAHRAGA DI ERA PANDEMIC DI MATAKANDO KECEMATAN MPUNDA KOTA BIMA
Suradi Efendi;
Feny Riani Sani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.270
Latar Belakang: Gizi Seimbang adalah makanan yang dikonsumsi oleh seseorang sehari-hari yang beraneka ragam dan memenuhi 5 kelompok zat gizi dalam jumlah yang cukup, tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Berolahraga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan sistem metabolisme. Berolahraga teratur meningkatkan produksi antibodi. Tujuan: Untuk memberikan pemahaman kepada responden mengenai penyuluhan tentang pentingnya gizi dan olahraga di era pendemik. Metode: Dalam penyuluhan ini dimana dilakukan kordinasi dengan pemerintah setempat, kemudian, menetapkan jadwal kegiatan dan menyiapkan alat dan bahan penyuluhan. Selanjutnya pelaksanaan kegiatan dimana Intervensi fisik, melakukan pemasangan poster new normal COVID-19 dirumah-rumah penduduk. Kemudian Intervensi non fisik dengan memberikan penyuluhan serta edukasi pada masyarakat terkait pentingnya gizi dan olahraga di era pendemik. Hasil: Penyuluhan terkait pentingnya gizi dan olahraga di era pendemik, responden yang memilki pengetahuan tentang pentingnya gizi dan olahraga di era pendemik untuk pre test yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 9 responden (81,8%) dan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 2 responden (18,2%). Kemudian untuk post test yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 1 responden (9,1%) dan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 10 responden (90,9%). Kesimpulan: Setelah dilakukan Penyuluhan di masyarakat ini pengetahuan tentang pentingnya gizi dan olahraga di era pendemic meningkat dan angka pengetahuan masyarakat kurang tentang pentingnya gizi dan olahraga di era pendemik diharapkan dapat menurun.
TANGGAP COVID-19: INTERVENSI PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI KELURAHAN LAMUNAN ,KECAMATAN MAKALE, KABUPATEN TANA TORAJA
Nurfitri;
Muh. Hatta;
Ilham Panggula
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.271
Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di RT Kalitiong wilayah kerja kelurahan Lamunan ,Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja menjadi perhatian khusus dalam program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh kelompok KKN-PK Tematik Tanggap COVID-19 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar. Berdasarkan analisa masalah maka program pengabdian masyarakat berfokus pada intervensi pencegahan penyebaran virus COVID-19, yaitu:1) pembuatan spanduk pencegahan COVID-19, 2) pembagian masker, dan 3) pembuatan alat cuci tangan sistem injak. Metode yang digunakan adalah metode edukasi, sosialisasi dan evaluasi. Hasil evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan dinilai dari keaktifan dan antusiasme yang ditunjukkan oleh masyarakat dalam menerapkan pesan yang disampaikan melalui media spanduk yaitu menggunakan masker yang telah dibagikan saat melakukan aktivitas diluar rumah, mencuci tangan dengan memanfaatkan alat cuci tangan sistem injak yang telah dibuat dan jaga jarak. Dari hasil observasi ditemukan bahwa masyarakat nampak menggunakan masker dan melakukan cuci tangan 6 langkah dengan menggunakan alat cuci tangan sistem injak yang tersedia. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga masyarakat di kelurahan Lamunan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja dapat memutus mata rantai penularan virus COVID-19.