cover
Contact Name
Dedy Setiawan
Contact Email
jlistaiku73@gmail.com
Phone
+6282133311650
Journal Mail Official
jlistaiku73@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Susukan, Desa Susukan, Cipicung, Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Literasi Indonesia
ISSN : 30470889     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.59261
Core Subject : Education,
Journal Literasi Indonesia provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Nisa, Khaerun; Irmalasari, Irmalasari; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya efektivitas pengelolaan mutu pendidikan masih menjadi persoalan utama di banyak lembaga pendidikan, terutama dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Berbagai penelitian telah membahas manajemen mutu pendidikan, namun sebagian besar masih berfokus pada aspek konseptual dan belum mengkaji secara mendalam implementasi manajemen mutu dalam konteks kelembagaan sekolah secara komprehensif, khususnya pada tahap perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen mutu pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pendidikan telah diterapkan melalui perencanaan berbasis visi, misi, dan standar nasional pendidikan, pelaksanaan program peningkatan kompetensi pendidik serta pengelolaan sumber daya sekolah, dan pengawasan serta evaluasi yang dilakukan secara berkala. Namun, implementasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia, pendanaan, serta sarana dan prasarana. Novelty penelitian ini terletak pada pemetaan empiris penerapan manajemen mutu pendidikan secara terpadu yang menekankan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi manajemen mutu pendidikan secara berkelanjutan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di sekolah.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Rismawati, Rismawati; Poniyah, Poniyah; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekolah masih menjadi tantangan utama dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama ketika kepemimpinan kepala sekolah belum berfungsi secara optimal sebagai penggerak perubahan. Berbagai penelitian telah membahas kepemimpinan kepala sekolah, namun kajian yang mensintesis peran kepemimpinan tersebut secara komprehensif dalam konteks pengelolaan SDM masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekolah. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang relevan dan terbit dalam rentang tahun 2020–2025. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, pengelompokan tema, dan sintesis kritis terhadap temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, khususnya yang berorientasi transformasional dan instruksional, berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi guru, motivasi kerja, budaya organisasi, serta efektivitas pembelajaran. Novelty penelitian ini terletak pada pemetaan konseptual yang menegaskan keterkaitan antara kepemimpinan kepala sekolah, manajemen sumber daya manusia, dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam pengembangan kualitas SDM dan keberhasilan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan.
Kepemimpinan Digital dan Transformasi Pendidikan Islam: Strategi Integrasi Nilai dan Teknologi Pada Era Disrupsi Silvia, Hilda; Sari, Rina Komala; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola dan praktik pendidikan, termasuk pada institusi pendidikan Islam yang memiliki karakter nilai dan tradisi kuat. Perubahan ini menuntut hadirnya kepemimpinan yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga mampu menjaga integritas nilai-nilai keislaman. Artikel ini bertujuan menganalisis peran Kepemimpinan Digital dalam mendorong transformasi pendidikan Islam di era disrupsi, dengan menekankan pentingnya integrasi antara inovasi teknologi dan nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Studi Literatur Sistematis dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan pada rentang tahun 2019 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi sangat dipengaruhi oleh penerapan Kepemimpinan Digital Transformasional Kontekstual yang menempatkan visi digital, pengembangan sumber daya manusia, serta keteladanan moral pemimpin sebagai fondasi utama. Kepemimpinan ini berperan strategis dalam menjembatani kesenjangan kompetensi dan infrastruktur, sekaligus merespons konflik aksiologis yang muncul akibat ketegangan antara tradisi pendidikan Islam dan budaya digital. Temuan juga menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai seperti akhlak, tabayyun, dan disiplin spiritual ke dalam praktik digital mampu memperkuat etika penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan Islam. Dengan demikian, kepemimpinan digital yang kontekstual dan berbasis nilai menjadi prasyarat penting untuk menjaga relevansi, mutu, dan keberlanjutan pendidikan Islam di tengah dinamika perkembangan teknologi.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di TK Islam Azzuhra Fikriah, Septi; Faidah, Septi Nur; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif ditandai dengan kemampuan mengarahkan, menggerakkan, memotivasi guru agar bekerja sesuai standar yang ditetapkan. Penelitian ini  bertujuan untuk memahami sejauh mana peran kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang melibatkan berbagai sumber seperti jurnal, buku, regulasi pendidikan, serta penelitian terdahulu mengenai kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru. Penyajian data peneliti dilakukan dengan menyusun dan menampilkan data dalam bentuk sistematis dan mudah dipahami, seperti cerita deskrptif, dan gambar unutuk menunjukkan hubungan antar variable dan temuan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di TK Islam Azzuhra memahami peran kepemimpinannya sebagaimana perannya sebagai menejer, administrator, supervisor, dan motivator. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di TK Islam Azzuhra yaitu dengan meningkatkan potensi guru, memotivasi guru, menciptakan suasana kerja yang kondusif, juga meningkatkan kompetensi akademik. Faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yaitu, faktor pendukung kepala sekolah yang memahami perannya, sarana dan prasarana yang memadai, dan adanya keja sama yang harmonis. Faktor penghambat yaitu, keterbatasan anggaran dan sarana prasarana yang membuat beberapa program pengembangan guu sulit dilaksanakan.
Implementasi Pendidikan Multikultural dan Inklusi dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadis Nabi Studi Tafsir Maudhu’i Fadilah, Muhammad Fiqri; Syam, Muhammad Dika Fauzan; Misno, Misno
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai masyarakat multikultural menghadapi tantangan serius dalam mengelola keberagaman sosial, agama, dan budaya, khususnya dalam konteks pendidikan. Munculnya gejala intoleransi, diskriminasi, dan eksklusivisme menunjukkan bahwa sistem pendidikan belum sepenuhnya berhasil menanamkan nilai-nilai keberagaman dan keadilan sosial. Pendidikan multikultural dan inklusi dipandang sebagai pendekatan strategis untuk merespons realitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan multikultural dan inklusi dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis, serta merumuskan implikasi implementatifnya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Pendekatan filologis-fenomenologis diterapkan untuk menelaah teks-teks Al-Qur’an dan Hadis secara tematik serta mengaitkannya dengan realitas sosial dan praktik pendidikan kontemporer. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan sumber utama berupa Al-Qur’an, Hadis Nabi, kitab tafsir, serta literatur ilmiah relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan Hadis mengandung prinsip-prinsip fundamental pendidikan multikultural dan inklusi, seperti pengakuan terhadap keberagaman, persamaan derajat manusia, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap martabat kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam melalui pengembangan paradigma keberagamaan inklusif, penghargaan terhadap perbedaan bahasa, etnis, dan kemampuan, serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai keislaman dengan pendekatan pendidikan multikultural dan inklusi merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pendidikan yang humanis, adil, dan berkeadaban.
Tujuan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Al-Qur’an dan Hadis Studi Tafsir Maudhu’i Syam, Muhammad Dika Fauzan; Fadilah, Muhammad Fiqri; Bisri, Hasan
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam sering menjadi sorotan perdebatan, terutama mengenai relevansinya dengan tantangan modern. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam landasan utama tujuan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam, yaitu Al-Qur'an dan Hadis. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi pustaka atau library research dengan berbasis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah memilih topik dan mencari informasi dari berbagai sumber berupa buku, media massa, jurnal dan sumber data lainnya. Artikel ini menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi Muhammad ﷺ yang secara eksplisit maupun implisit membahas tujuan pendidikan. Kajian ini secara khusus menyoroti bahwa tujuan utama kurikulum Pendidikan Agama Islam yang bersumber dari wahyu adalah untuk melahirkan individu yang insan kamil, serta menjadi ummat terbaik (Khairu Ummah), dan memiliki akhlakul karimah sebagai wujud implementasi nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan kurikulum Pendidikan Agama Islam adalah merujuk kepada sumber asalnya agar tidak kehilangan identitas dan relevansinya yang berfungsi sebagai pembentuk peradaban yang didirikan di atas prinsip-prinsip moral dan spiritual. Temuan ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan Hadis menyediakan prinsip-prinsip universal yang sangat relevan untuk merancang kurikulum Pendidikan Agama Islam yang holistik, yaitu yang berorientasi pada pembentukan karakter mulia dan penguasaan ilmu pengetahuan keagamaan.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Guru Studi Deskriptif di SMK YKTB 2 Bogor Syam, Muhammad Dika Fauzan; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan guru merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Tingkat kedisiplinan guru sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai pemimpin, manajer, pendidik, administrator, dan motivator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SMK YKTB 2 Bogor serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research), yang didukung oleh data kontekstual melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen, dan arsip yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi serta model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMK YKTB 2 Bogor telah menjalankan peran kepemimpinannya dalam upaya meningkatkan kedisiplinan guru melalui pengawasan, pembinaan, motivasi, dan penegakan aturan. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya kepatuhan sebagian guru terhadap jadwal mengajar serta keterbatasan sarana dan prasarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam membentuk budaya disiplin guru, namun perlu didukung oleh konsistensi kebijakan, transparansi administrasi, dan penyediaan fasilitas yang memadai agar peningkatan kedisiplinan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Analisis Pengelolaan BUMDes Berbasis BMC dan Prinsip Ekonomi Islam: Studi Kasus BUMDes Ciputat Awaliyah, Rika; Ayu, Wulan Sri
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan BUMDes Ciputat melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC) serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Ekonomi Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola BUMDes dan masyarakat Desa Ciputat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit usaha utama berupa Pasar Ciputat mampu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat dan menjadi sumber pendapatan utama desa. Pada analisis BMC, BUMDes Ciputat telah menjalankan beberapa elemen secara efektif, seperti customer segments, value proposition, key activities, key resources, dan customer relationships. Namun, beberapa aspek seperti channels, diversifikasi pendapatan, dan mekanisme transparansi masih memerlukan perbaikan. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, BUMDes Ciputat telah berupaya menerapkan prinsip keadilan, amanah, dan penghindaran praktik riba, meskipun persepsi masyarakat terhadap transparansi laporan keuangan masih menunjukkan adanya kesenjangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara model bisnis modern dan prinsip ekonomi Islam dapat menjadi landasan kuat bagi pengembangan BUMDes yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Budaya Organisasi Lembaga Pendidikan Islam Alamsyah, Syahril; Hamid, Abdul; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan fondasi penting dalam menentukan arah, efektivitas, dan keberlanjutan lembaga pendidikan. Lembaga Pendidikan Islam memiliki karakteristik khusus karena tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas. Oleh karena itu, budaya organisasi di Lembaga Pendidikan Islam perlu dibangun dan dijiwai oleh nilai-nilai Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka konseptual internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan budaya organisasi Lembaga Pendidikan Islam serta merumuskan model konseptual budaya organisasi berbasis nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah berupa jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tematik, dan sintesis konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pendidikan Agama Islam seperti amanah, ihsan, ukhuwah, dan musyawarah dapat diinternalisasikan secara sistematis ke dalam dimensi budaya organisasi, sehingga membentuk budaya organisasi yang tidak hanya efektif secara manajerial, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam memperkuat identitas kelembagaan, meningkatkan etika kerja, serta menciptakan budaya organisasi Lembaga Pendidikan Islam yang berorientasi pada keseimbangan antara tujuan duniawi dan ukhrawi.
Peran Kepemimpinan Lembaga dalam Meningkatkan Kualitas Mutu Pendidikan Iyas, Iyas; Zulfikri, Zaky Ahmad; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan prasyarat utama bagi kemajuan suatu bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan global dan mewujudkan agenda pembangunan nasional seperti Indonesia Emas 2045. Salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan peningkatan mutu pendidikan adalah kepemimpinan pimpinan lembaga pendidikan, terutama kepala sekolah atau madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis peran kepemimpinan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan berdasarkan temuan-temuan penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis terhadap artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi di Indonesia. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) dan sintesis untuk mengidentifikasi tema, konsep, serta pola temuan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran pimpinan lembaga pendidikan bersifat multidimensional, meliputi peran manajerial dalam pengelolaan mutu, peran transformasional dalam meningkatkan motivasi dan kinerja guru, peran fasilitatif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inovatif, serta peran visioner dalam menentukan arah strategis lembaga pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif dan berkualitas tinggi merupakan faktor penentu dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian kepemimpinan pendidikan serta implikasi praktis bagi pimpinan lembaga pendidikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Page 9 of 11 | Total Record : 105