cover
Contact Name
Teddy Maulana Hidayat Sudirman
Contact Email
teddymaulanahs@unma.ac.id
Phone
+6281313748781
Journal Mail Official
fisipunma2006@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Abdul Halim No. 103 Majalengka Kulon 45418 Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovasi
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : 30640679     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif (JAPRI) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Administrasi Publik. JAPRI bertujuan untuk memfasilitasi publikasi hasil penelitian dan inovasi dalam bidang administrasi publik. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel berkualitas yang mencakup berbagai topik terkait kebijakan publik, manajemen publik, tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, serta isu-isu kontemporer lainnya dalam administrasi publik. JAPRI diterbitkan secara berkala dengan frekuensi dua kali setahun dan menerima kontribusi dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang memiliki minat dan kepakaran dalam bidang administrasi publik. Setiap artikel yang diterbitkan di Japri telah melalui proses review yang ketat oleh para ahli di bidangnya, guna memastikan kualitas dan relevansi penelitian yang dipublikasikan. Sebagai jurnal yang berkomitmen pada penyebaran ilmu pengetahuan dan praktik terbaik dalam administrasi publik, JAPRI juga membuka ruang bagi artikel-artikel yang mengusung pendekatan multidisipliner dan interdisipliner, serta penelitian yang menawarkan solusi inovatif terhadap tantangan-tantangan yang dihadapi sektor publik saat ini.
Articles 21 Documents
Pengaruh Pengawasan Oleh Camat Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Tris Dina Susanti; Sherina Ruslyani
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif (JAPRI) adalah jurnal ilmiah yang dikel
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i1.15023

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengawasan oleh Camat terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada seluruh populasi pegawai menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan camat berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 91,25%, dengan aspek observasi langsung memperoleh skor tertinggi 95%, sedangkan pengawasan tidak langsung memperoleh skor lebih rendah 87%. Uji hipotesis menghasilkan thitung 2,416 > ttabel 1,714 pada taraf signifikan 5%, menunjukkan pengaruh signifikan pengawasan camat terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya supervisi efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kata Kunci : Pengawasan, Kinerja Pegawai, Kecamatan, Supervisi, Pelayanan Publik
Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Harian Lepas pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Peralatan dan Perbengkelan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Majalengka Asep Suhada; Silvi Fitria
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif (JAPRI) adalah jurnal ilmiah yang dikel
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i1.15043

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Harian Lepas pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Peralatan dan Perbengkelan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Majalengka”. Tujuannya untuk mengetahui tingkat disiplin kerja, kinerja pegawai, serta pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja Pegawai Harian Lepas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, pengumpulan data melalui observasi dan angket pada 50 responden dari 61 populasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata 4,38, sedangkan kinerja pegawai berada pada kategori baik dengan rata-rata 4,17. Analisis korelasi dan pengujian hipotesis membuktikan adanya pengaruh signifikan tetapi tidak terlalu kuat antara disiplin kerja dan kinerja, dengan koefisien determinasi sebesar 21,83%, sementara 78,17% variasi kinerja dipengaruhi oleh faktor lain di luar disiplin kerja. Kata Kunci : Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai, Pegawai Harian Lepas
Inovasi Pelayanan Adminduk Melalui Program Premen Kula (Perekaman KTP-el Untuk Pemula) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Serang Tiara; Arenawati
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.16319

Abstract

Artikel ini menjelaskan Program Premen Kula sebagai inovasi layanan publik dalam layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kota Serang. Artikel ini juga membahas bagaimana program Premen Kula berfungsi sebagai layanan seluler perekaman KTP-el bagi pendaftar pertama, khususnya siswa SMA usia 16–17 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui inovasi layanan administrasi kependudukan melalui program Peremenkula (perekaman e-KTP untuk pemula) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori atribut inovasi Everett Rogers yang terdiri dari lima indikator: keunggulan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, kemampuan diuji coba, dan kemampuan diamati. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan petugas Disdukcapil dan perwakilan sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Premen Kula telah memberikan manfaat yang signifikan, terutama dari segi efisiensi dan aksesibilitas bagi siswa yang dapat merekam data KTP-el tanpa harus meninggalkan sekolah atau mengeluarkan biaya tambahan. Inovasi ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan peralatan perekaman, koneksi internet yang tidak stabil, dan sosialisasi yang kurang terstruktur kepada kelompok sasaran.
Pelaksanaan Motivasi Kepala Dinas Dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Majalengka Ira Handayani
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17051

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pelaksanaan motivasi oleh Kepala Dinas dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Majalengka”, setelah dilakukannya observasi ditemukan permasalahan yaitu, masih adanya sebagian pegawai yang belum maksimal dalam melaksanaan tugas pokok masing-masing pegawai, mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan tugas pelayanan secara tepat waktu dan kurang maksimal dalam memenuhi kebutuhan dan organisasi. Permasalahan tersebut diduga karena Kepala Dinas kurang melibatkan pegawai dalam proses pengambilan keputusan, kurang memberikan perhatian tertulis dalam membahas insentif tambahan dan memberikan delegasi tugas kepada pegawai yang kurang tepat. Alat ukur yang digunakan yaitu variabel X adalah motivasi menurut Malayu Hasibuan, yaitu asas mengikutsertakan, asas komunikasi, asas pengakuan, asas wewenang yang didelegasikan, asas adil dan layak, dan asas perhatian timbal balik. Dan untuk variabel Y adalah moeheriono yaitu efektif, efisien, kualitas, ketepatan waktu, produktivitas dan keselamatan. Metode penelitian yang digunakan adalah mix methods yaitu metode penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif yang menggunakan analisa data concurrent triangulasi. Adapun populasi sebanyak 36 orang pegawai dan sampelnya 35 orang pegawai, dengan menggunakan teknik sampel jenuh dan rumus persentase. Berdasarkan pembahasan analisa data diperoleh bahwa penerapan asas-asas motivasi oleh Kepala Dinas baru mencapai rata-rata 68% dan kinerja pegawai pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Majalengka baru mencapai rata-rata 67,7%. Sehingga berdampak dari asas motivasi yang dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial baru mencapai cukup baik yang akan berdampak pada peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. Berdasarkan uraian tersebut maka hipotesis yang diajukan: “Jika pelaksanaan motivasi oleh Kepala Dinas berdasarkan asas-asas motivasi, maka kinerja pegawai pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Majalengka meningkat.
Pengaruh Pelayanan Administrasi Manual Terhadap Kepuasan Masyarakat Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka Shilvani Maulida
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17055

Abstract

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan administrasi desa yang rendah merupakan indikator yang menunjukkan bahwa pelayanan administrasi desa belum memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat. Kepuasan masyarakat yang rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kualitas pelayanan yang buruk, waktu pelayanan yang lama, dan kurangnya transparansi dalam proses pelayanan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi desa dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan dimensi-dimensi tersebut, dapat diasumsikan bahwa meskipun administrasi manual, Desa Gunungmanik mungkin unggul dalam dimensi tertentu seperti Ramah (Friendly) atau Transparan (Transparent), yang pada gilirannya berkontribusi pada tingkat kepuasan masyarakat. Namun, tantangan mungkin ada pada aspek Efisien (Efficient) atau Sederhana (Simple) karena keterbatasan sistem manual, serta Akurat (Accurate) karena potensi kesalahan manusia. Dalam penelitian ini, populasi berfokus pada perangkat Desa Gunungmanik yang menjadi sasaran penelitian. Perangkat desa ini terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, kepala keuangan desa, dan perangkat desa lainnya. Mereka memiliki peran penting dalam menyediakan pelayanan publik karena memegang peran sentral dalam penyediaan layanan administrasi publik yang diberikan oleh pemerintah Desa Gunungmanik. Kesimpulan utama dari pembahasan hasil penelitian ini adalah bahwa instrumen penelitian ini, yang dirancang untuk mengukur pelayanan administrasi manual dan kepuasan masyarakat di Desa Gunungmanik, telah lulus uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang sangat memuaskan. Ini adalah temuan krusial yang menegaskan kualitas data penelitian dan kesiapan untuk analisis lebih lanjut guna membuktikan hipotesis mengenai pengaruh kedua variabel tersebut
Pengaruh Pengawasan Oleh Kepala Terhadap Kinerja Pegawai Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka Nadia Rahmatul Maula
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17082

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan belum optimalnya kinerja pegawai yang diduga karena kurangnya pelaksanaan pengawasan di UPTD Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka. Permasalahan yang ditemukan antara lain: 1) Masih adanya sebagian pegawai yang kurang produktivitas dalam kerja sama tim. 2) Masih adanya sebagian pegawai yang kurang kualitasnya dalam menerima tugas tambahan. 3) Masih adanya sebagian pegawai yang tingkat kuantitas kerjanya belum memenuhi standar kerja yang ditentukan. Kondisi ini diduga terjadi karena fungsi pengawasan belum dijalankan secara optimal, baik pengawasan langsung maupun tidak langsung. Dari permasalahan tersebut, penulis menetapkan judul skripsi: “Pengaruh Pengawasan oleh Kepala terhadap Kinerja Pegawai pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka.” Penelitian ini menggunakan teori pengawasan dari Siagian yang membagi pengawasan ke dalam dua teknik, yaitu pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. Sementara itu, pengukuran kinerja pegawai mengacu pada teori Wibowo yang meliputi lima dimensi, yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, produktivitas, ketepatan waktu, dan efektivitas biaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 34 pegawai dengan sampel sebanyak 32 pegawai dengan rumus slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan di UPTD Puskesmas Margajaya memiliki nilai rata-rata skor 3,78 dengan kategori baik, kemudian kinerja pegawai memiliki rata-rata skor 3,80 dengan kategori baik. Nilai hubungan kedua variabel tersebut sebesar 0,864 dengan kategori sangat kuat dan memiliki pengaruh sebesar 74,7%. Kemudian hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung 9,049 > ttabel 2,042 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengawasan oleh Kepala dan kinerja pegawai pada UPTD Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupapten Majalengka.
Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai Desa (BPNT) di Desa Campaga Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka Nur Arif Arisman
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17087

Abstract

Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk menanggulangi permasalahan kemiskinan di wilayahnya, khususnya di wilayah Desa Campaga Kecamatan Talaga, diantaranya melalui implementasi penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun seringkali hal tersebut tidak memenuhi harapan masyarakat. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan program pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat miskin di Indonesia yang rinciannya masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Salah satu tujuan pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah untuk mengurangi beban pengeluaran kebutuhan pangan masyarakat dan memberikan gizi seimbang kepada keluarga penerima manfaat (KPM) secara tepat sasaran dan tepat waktu. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) merupakan program bantuan pangan yang disalurkan secara non tunai dengan menggunakan kupon elektronik sebagai bagian dari proses pencairan bantuanPelaksanaan program BPNT memegang peran penting dalam membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM) dengan menyediakan kebutuhan pangan yang lebih bergizi dan seimbang. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketepatan sasaran serta ketepatan waktu dalam penyaluran bantuan pangan kepada KPM, memberikan keleluasaan bagi KPM untuk memilih serta mengendalikan pemenuhan kebutuhan pangannya, sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini turut berkontribusi dalam menyeimbangkan kondisi perekonomian masyarakat di Desa Campaga.
Sisi Gelap Kepemimpinan dan Implikasinya Terhadap Perilaku Aparatur Sipil Negara: Peran Budaya Birokrasi Dan Akuntabilitas Dalam Pemerintahan Daerah Di Kabupaten Majalengka Asep Suhada
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17103

Abstract

Reformasi birokrasi menempatkan kepemimpinan sebagai faktor kunci dalam peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Namun demikian, tidak seluruh praktik kepemimpinan dalam organisasi publik bersifat konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sisi gelap kepemimpinan terhadap perilaku ASN dalam pemerintahan daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan peran budaya birokrasi sebagai variabel mediasi dan mekanisme akuntabilitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 412 ASN pada beberapa pemerintah daerah. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisi gelap kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja kontraproduktif dan niat pindah ASN. Budaya birokrasi terbukti memediasi pengaruh tersebut secara parsial, sementara mekanisme akuntabilitas berperan memperlemah dampak negatif kepemimpinan destruktif. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan etis dan sistem akuntabilitas merupakan prasyarat penting dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi di tingkat pemerintahan daerah.
Analisis Implementasi Kebijakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Daerah Bagi OPD di Kabupaten Majalengka Popi Fauziyah
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17127

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan belum optimalnya kinerja pegawai yang diduga karena kurangnya pelaksanaan pengawasan di UPTD Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka. Permasalahan yang ditemukan antara lain: 1) Masih adanya sebagian pegawai yang kurang produktivitas dalam kerja sama tim. 2) Masih adanya sebagian pegawai yang kurang kualitasnya dalam menerima tugas tambahan. 3) Masih adanya sebagian pegawai yang tingkat kuantitas kerjanya belum memenuhi standar kerja yang ditentukan. Kondisi ini diduga terjadi karena fungsi pengawasan belum dijalankan secara optimal, baik pengawasan langsung maupun tidak langsung.JAPRI (Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif) | Volume 2 | No. 2 | Desember 2025| Hal 92-104Pengaruh Pengawasan Oleh Kepala Terhadap Kinerja Pegawai Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten MajalengkaNadia Rahmatul Maula93Penelitian ini menggunakan teori pengawasan dari Siagian yang membagi pengawasan ke dalam dua teknik, yaitu pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. Sementara itu, pengukuran kinerja pegawai mengacu pada teori Wibowo yang meliputi lima dimensi, yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, produktivitas, ketepatan waktu, dan efektivitas biaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 34 pegawai dengan sampel sebanyak 32 pegawai dengan rumus slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan di UPTD Puskesmas Margajaya memiliki nilai rata-rata skor 3,78 dengan kategori baik, kemudian kinerja pegawai memiliki rata-rata skor 3,80 dengan kategori baik. Nilai hubungan kedua variabel tersebut sebesar 0,864 dengan kategori sangat kuat dan memiliki pengaruh sebesar 74,7%. Kemudian hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung 9,049 > ttabel 2,042 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengawasan oleh Kepala dan kinerja pegawai pada UPTD Puskesmas Margajaya Kecamatan Lemahsugih Kabupapten Majalengka.Kata-kata Kunci: Efektivitas, Kinerja, Pengawasan, Pegawai, Produktivas
Pelaksanaan Motivasi Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka aceng jarkasih
Jurnal Administrasi Publik Riset Inovatif Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik Riset dan Inovasi
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/japri.v2i2.17489

Abstract

Penelitian yang telah penulis lakukan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka. menunjukkan bahwa prestasi kerja pegawai belum optimal, hal ini terlihat diantaranya lambatnya penanganan dan penyelesaian surat izin usaha angkutan barang mapun surat izin bongkar barang, hal ini berdampak bagi usaha masyarakat pengguna jasa Dinas tersebut sehingga menimbulkan keluhan dan kekecawaan, Indikator masalah tersebut diduga disebabkan dorongan atau semangat kerja pegawai pada Dinas tersebut belum maksimal. Untuk itu penulis merasa tertarik untuk mengadakan penelitian lebih lanjut dengan mengambil judul : “Pelaksanaan Motivasi Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka”. Adapun yang dijadikan populasi maupun sampel dalam penelitian penulis adalah pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka dari popuasi berjumlah 60 orang. diambil sampel sebanyak 30 orang, dengan menggunakan teknik sampel yaitu Purposive sampling. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah Metode Deskriptif Analisis, yaitu suatu metode penelitian yang menguraikan atau menjelaskan kejadian yang timbul pada saat penelitian sedang berlangsung dan sifatnya aktual, kemudian data yang dikumpulkan disusun, dianalisa yang pada akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :bahwa Kepala Dinas dalam pelaksanaan pengawasan belum sepenuhnya berdasarkan prinsip-prinsip pengawasan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil rekapitulasi secara keseluruhan baru mendapatkan nilai 65,33% dengan predikat “Cukup Baik”..Kondisi demikian jelas akan berpengaruh terhadap rendahnya perstasi kerja pegawai pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka,dimana secara keseluruhan berdasarkan rekapitulasi hasil tanggapan responden tentang pencapaian prestasi kerja pegawainya baru sebesar 61,28% dengan predikat “Cukup Baik”

Page 2 of 3 | Total Record : 21