cover
Contact Name
Probokusumo
Contact Email
kusumoprobo02@gmail.com
Phone
+6281283371005
Journal Mail Official
rahmat.r@lecturer.sains.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. Akses Tol Gandasari km 50 Cibitung Kabupaten Bekasi
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : 30892163     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ekselenta Journals aims to provide cutting-edge research and practices in the management and design of technology, a forum for debate and reflection as well as an anchor point for many technology practitioners and academics programs. Submission are invited concerning any theoretical or pratical treatment of technology design, development and application (from various field of study such as: architecture, chemical, civil, electrical, industrial, material, and mechanical engineering). The subject of papers contributed may cover, but is not limited to: Discussion and exploration of new theory and knowledge of technology, innovation and sustainable development. Industrial and service management, product and process design, and performance improvement. Proficiency in the underst anding technology design, development and application derived from experimental data analysis. Case studies reporting insights and best practices regarding technology design and development drawn from practices. Technology tools, techniques and other structured approaches to understand, measure, or provide value. Empirical observations resulting in original and significant conclusions or application papers in the above areas are also welcome. There is no strict limitation on the length of submitted manuscripts. All manuscripts should be written in English and prepared in accordance with the guidelines of the journal. Manuscripts should be compiled in the following order: title, abstract, detailed description, acknowledgments (if any), references and author(s) information.
Articles 53 Documents
IMPLEMENTASI MICROSOFT PROJECT DAN PERT UNTUK PLANNING AKTIVITAS STOCK OPNAME PADA PT. KLM Alfiya Rokhmah; Agus Sugianto; Probokusumo
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gudang merupakan elemen penting dalam rantai pasokan modern yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang untuk berbagai kepentingan komersial. Salah satu aktivitas krusial dalam pengelolaan gudang adalah stock opname, yaitu proses pencocokan antara data persediaan pada sistem dengan kondisi fisik barang di lapangan guna memastikan akurasi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan inventaris. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan durasi pelaksanaan dan mengidentifikasi titik kritis pada penjadwalan kegiatan stock opname di PT KLM. Metode yang digunakan adalah Microsoft Project dengan pendekatan Gantt Chart untuk memetakan seluruh aktivitas proyek, serta analisis Program Evaluation and Review Technique (PERT) untuk mengevaluasi ketepatan jadwal dan potensi keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan stock opname memiliki total durasi 11 hari kerja dengan 20 aktivitas yang seluruhnya berada pada jalur kritis tanpa slack time. Kondisi ini menunjukkan bahwa keterlambatan pada satu aktivitas akan berdampak langsung terhadap aktivitas lainnya dan terhadap penyelesaian keseluruhan proyek. Penerapan Microsoft Project dan analisis PERT terbukti membantu memvisualisasikan timeline, urutan aktivitas, dan jalur kritis secara jelas, sehingga manajemen dapat mengoptimalkan alokasi sumber daya, biaya, serta memantau progres secara real time agar kegiatan stock opname dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengganggu operasional gudang dan sistem SAP.
ANALISA CACAT PRODUK PADA PROSES INJECTION MOLDING MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT.XYZ Alfiya Rokhmah; Juli Wijaya; Irfani Firdaus; Ari Rianto; Maryudi Rahma Saputra
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang cacat produk dan kerusakan mold pada proses injection molding serta tindakan perbaikan di PT. XYZ. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumen yang berkaitan dengan cacat produk dan kerusakan mold pada proses injection molding dalam tindakan perbaikan. Data-data tersebut dianalisis menggunakan, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa injection molding memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan metode manufaktur plastik lainnya, tetapi dalam prosesnya terdapat berbagai macam cacat pada produk plastik yang dihasilkan. Berdasarkan analisis FMEA, sejumlah cacat produk terjadi karena beberapa design molding yang kurang bagus dan menyebabkan beberapa faktor, seperti Gas Mark,Flash, Under Cut, Flow Mark, Scratches, Burn Mark,shortmold memiliki nilai risk priority number (RPN) tertinggi yaitu 168. Masalah cacat karena gas mark terjadi pada komponen yang diproduksi oleh PT. XX. Perusahaan melakukan tindakan perbaikan Not Good Shortmold pada produk dengan cara perawatan mold dan pembuatan gas vent oleh mold maker untuk bagian core. Setelah dilakukan proses pembuatan gas vent, cacat karena gas mark sangat berkurang pada poduk Cover yang diproduksi PT. XX.
ANALISIS KESESUAIAN SPESIFIKASI MATERIAL IMPLAN ORTOPEDI TERHADAP STANDAR ISO 5832 BERDASARKAN DATA KATALOG TEKNIS PRODUSEN GLOBAL Pratama, Aldi Adi
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesesuaian spesifikasi material implan ortopedi terhadap standar acuan seperti ISO 5832 memegang peranan penting dalam menjamin keselamatan pasien di tingkat klinis. Kendati demikian, tingkat keterbukaan dan kelengkapan data teknis yang dipublikasikan produsen global pada katalog produknya masih amat beragam. Penelitian ini berupaya mengevaluasi konsistensi antara spesifikasi material pada lembar data teknis produsen implan ortopedi dunia dengan parameter standar ISO 5832. Lewat pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis isi komparatif, dokumen normatif ISO 5832 Bagian 1 (baja tahan karat tempa), Bagian 3 (paduan titanium Ti-6Al-4V), dan Bagian 4 (paduan cetak Co-Cr-Mo) disandingkan langsung dengan lembar data teknis produsen hasil penarikan sampel bertujuan (purposive sampling). Proses evaluasi memanfaatkan lembar pencocokan (matrix checklist) untuk memetakan parameter komposisi unsur kimia dan sifat mekanis. Hasil penelusuran memperlihatkan bahwa informasi komposisi kimia umumnya dilaporkan dengan baik oleh produsen, namun klaim kepatuhan terhadap ISO 5832 lebih sering menyatu dengan acuan standar Amerika Serikat (ASTM) tanpa melampirkan bukti verifikasi angka yang mandiri. Studi ini juga menemukan adanya celah toleransi unsur tertentu, seperti kadar fosfor pada baja tahan karat yang melampaui batas ISO akibat perbedaan acuan standar. Di samping itu, klausul dalam ISO 5832 sendiri menegaskan bahwa batasan yang diatur berfokus pada kondisi bahan baku, sehingga klaim pada katalog tidak secara otomatis mencerminkan sifat mekanis implan jadi setelah mengalami proses pembentukan akhir. Singkatnya, kepatuhan dokumen bahan baku merupakan syarat dasar yang belum cukup untuk menjamin keandalan implan secara menyeluruh, sehingga diperlukan penguatan pengawasan teknis oleh regulator maupun pihak pengadaan rumah sakit.
PENERAPAN PHOTOELECTRICSENSOR UNTUK MENGURANGI LOSS FILM KARENA SALAH PERHITUNGAN Udin Sahrudin; Rahmat
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada produksi kemasan plastik, kondisi miss print pada gulungan film harus diketahui agar mesin berhenti tepat pada posisinya. Saat ini, pencarian posisi miss print di mesin High Speed Seal masih menggunakan perhitungan diameter gulungan secara manual berdasarkan label dari departemen printing. Metode konvensional ini memakan waktu lama, memicu human error, meningkatkan downtime, dan memperbesar loss material. Penelitian ini bertujuan menerapkan sensor photoelectric Keyence untuk mendeteksi posisi miss print secara otomatis. Sensor dengan metode thrubeam dipasang pada kedua sisi jalur unwinder untuk mendeteksi penanda label. Sinyal sensor kemudian dikirim ke Programmable Logic Controller (PLC) sebagai input untuk menghentikan mesin secara presisi pada posisi yang ditentukan. Hasil penerapan menunjukkan bahwa pencarian posisi miss print berjalan otomatis, lebih cepat, dan akurat dibanding metode manual. Sistem ini berhasil meminimalkan potensi kesalahan operator, menekan loss material, serta meningkatkan efisiensi proses produksi pada mesin High Speed Seal.
ANALISIS PENYEBAB DAN UPAYA PENCEGAHAN UNDER HONING PADA KOMPONEN HASIL PROSES HONING Nurohman; Ivan Pratama; Riki Fajri Maulana; Muhammad Madjid Rubai; Muhammad Abi Jaffar Kamilin; Rahmat
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Honing merupakan proses finishing untuk memperbaiki ketelitian geometri (misalnya cylindricity) sekaligus membentuk tekstur permukaan yang sesuai. Dalam pelaksanaannya, proses honing tidak selalu menghasilkan kualitas yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Salah satu permasalahan yang sering ditemukan adalah under honing, yaitu kondisi ketika jumlah material yang terkikis tidak mencapai target proses sehingga dimensi akhir komponen berada di bawah spesifikasi yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya under honing serta menentukan tindakan perbaikan yang dapat diterapkan pada proses produksi. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses honing, pemeriksaan kondisi batu honing, serta analisis hasil pengukuran komponen. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa keausan batu honing menjadi faktor dominan yang menyebabkan terjadinya under honing. Setelah digunakan secara terus-menerus dalam jumlah part tertentu, kemampuan abrasif batu honing mengalami penurunan sehingga proses pengikisan material menjadi tidak optimal. Kondisi tersebut mengakibatkan beberapa komponen tidak mencapai ukuran yang dipersyaratkan dan berpotensi meningkatkan jumlah produk cacat. Berdasarkan hasil analisis, pengendalian umur pakai batu honing serta penggantian alat secara berkala dapat menjadi langkah efektif untuk mengurangi terjadinya under honing dan menjaga konsistensi kualitas produk.
PERBANDINGAN KACA ISOLASI 2 LAPIS CLEAR IG LOW E HARDCOAT PLANIBEL DAN CLEAR IG LOW E SOFTCOAT OPTITHERM UNTUK BANGUNAN BERDASARKAN COMPREHENSIVE PERFORMANCE DAN THERMAL INSULATED DI PT. ABEBERSA PRATAMA (ABEGLASS) ANGGARA, DEAN
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan kaca Low-Emissivity (Low-E) menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan efisiensi energi bangunan karena mampu mengurangi perpindahan panas matahari tanpa mengurangi pencahayaan alami secara signifikan. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa kaca Low-E Hardcoat Planibel dan Low-E Softcoat Optitherm menggunakan metode Glass Comprehensive Performance Test dan Glass Thermal Insulated Test. Parameter yang dianalisis meliputi thermal blocking, visible light transmission (VLT), infrared rejection pada panjang gelombang 940 nm dan 1400 nm, serta ultraviolet rejection. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kaca Low-E Softcoat Optitherm memberikan performa termal yang lebih baik dengan thermal blocking sebesar 89%, sedangkan Hardcoat Planibel sebesar 51,5%. Nilai VLT Softcoat mencapai 64,7%, lebih tinggi dibanding Hardcoat sebesar 50,6%. Selain itu, kemampuan penolakan radiasi inframerah Softcoat mencapai 100% pada 1400 nm dan 78,8% pada 940 nm, jauh lebih tinggi dibanding Hardcoat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi Low-E Softcoat lebih efektif dalam mengurangi perpindahan panas sekaligus mempertahankan pencahayaan alami, sehingga lebih sesuai diterapkan pada bangunan hemat energi di daerah beriklim tropis.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL MENGGUNAKAN PLC PADA MESIN SORTIR LOGAM DAN NON LOGAM DENGAN MONITORING BERBASIS HMI Rahmat, Rahmat; Fa'iq, Muchammad; Firdaus, Ahmad; Burhani, Nur; Hidayat, Taufik
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem sortir logam dan non logam menggunakan sesnor proximity dan sistem pneumatik berbasis PLC Omron. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya sistem otomasi pada proses produksi dalam upaya meningkatkan efisiensi, akurasi, dan produktivitas industri. Salah satu proses yang memerlukan otomasi adalah penyortiran produk berdasarkan logam dan non logam, yang masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dan menurunkan efektivitas kerja. Penelitian ini bertujuan merancang sistem kontrol mesin sortir produk berdasarkan jenis logam dan non logam menggunakan PLC yang terintegrasi dengan HMI sebagai media monitoring dan pengendalian. Tahapan penelitian meliputi pengembangan logika kontrol pada PLC, integrasi sensor sebagai pendeteksi jenis bahan, pengembangan antarmuka HMI. PLC digunakan sebagai pengendali utama dalam memproses sinyal masukan dari sensor dan mengendalikan aktuator sesuai algoritma yang telah dirancang, sedangkan HMI berfungsi untuk menampilkan kondisi sistem secara real-time, meliputi status sensor, proses penyortiran, jumlah produk. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu melakukan proses sortir secara otomatis sesuai dengan jenis logam dan non logam waktu respons sistem yang relatif cepat, serta komunikasi PLC-HMI yang berjalan secara stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang layak diterapkan sebagai solusi otomasi proses sortir produk dan berpotensi meningkatkan efisiensi operasional pada skala industri.
OTOMATISASI SISTEM MATERIAL HANDLING: ANALISIS EFISIENSI PERALIHAN DARI MANUAL HANDLING KE ROBOTIK PADA PENGANGKUTAN BATERAI Rahmat, Rahmat; Karim, Afriza Nur; Saepulloh, Ronny
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi peralihan sistem material handling dari manual ke robotik pada pengangkutan baterai. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan menganalisis data operasional dari empat unit pada sistem manual dan robotik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada efisiensi waktu dan produktivitas; rata-rata throughput per jam meningkat sebesar 46,08%, dari 120,08 unit menjadi 171,67 unit. Peningkatan tertinggi tercatat pada UM 1 sebesar 71,88%, dari 85,33 unit/jam menjadi 146,67 unit/jam. Sistem robotik mempertahankan laju pengangkutan stabil hingga 192,00 unit/jam pada durasi 75 menit, mengatasi penurunan produktivitas akibat kelelahan operator pada sistem manual (128 unit/jam pada durasi serupa). Selain itu, peralihan ini secara efektif menghilangkan risiko cedera muskuloskeletal (MSDs) bagi pekerja, menggeser peran operator menjadi pengawas sistem dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Studi ini memperluas pemahaman tentang teori otomatisasi dan manajemen operasional dengan secara kuantitatif menunjukkan mekanisme efektivitas robotik dalam konteks spesifik pengangkutan baterai, mengintegrasikan aspek produktivitas, biaya, dan ergonomi. Implikasi penelitian ini menekankan bahwa otomatisasi material handling bukan hanya meningkatkan kinerja operasional tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan pekerja.
PERANCANGAN PRODUK MODULAR OCTACLEANZ-8 IN-1 MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KEBERSIHAN RUMAH TANGGA Alfiya Rokhmah; Mutiara Wahyudi; Imam Fauzi; Karyadi
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan hunian minimalis dan meningkatnya mobilitas masyarakat mendorong kebutuhan akan peralatan kebersihan rumah tangga yang lebih efisien, ergonomis, dan hemat ruang. Namun, sebagian besar alat kebersihan konvensional masih digunakan secara terpisah sehingga memerlukan ruang penyimpanan yang besar, kurang praktis, dan belum mampu memenuhi kebutuhan pengguna secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang produk OctaCleanz-8 in 1 Cleaning Tools System dengan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) yang diintegrasikan dengan Design thinking untuk menerjemahkan kebutuhan konsumen ke dalam karakteristik teknis produk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada lebih dari 80 responden yang merupakan pengguna maupun calon pengguna alat kebersihan rumah tangga. Data dianalisis menggunakan metode House of Quality (HoQ) untuk menentukan prioritas karakteristik teknis berdasarkan Voice of Customer (VoC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling diprioritaskan konsumen meliputi kemampuan membersihkan secara optimal, material yang kuat dan tahan lama, kemudahan penggunaan, desain ergonomis, serta higienitas produk. Analisis HoQ mengidentifikasi bahwa sistem peras otomatis, penggunaan material ABS/aluminium yang kokoh, dan desain ergonomis merupakan karakteristik teknis dengan prioritas tertinggi dalam pengembangan produk. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang OctaCleanz-8 in 1 sebagai sistem alat kebersihan modular yang mengintegrasikan delapan fungsi pembersihan dalam satu perangkat sehingga mampu meningkatkan efisiensi penyimpanan, kemudahan penggunaan, dan kepraktisan dibandingkan alat kebersihan konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa penerapan integrasi Design thinking dan QFD dalam pengembangan produk rumah tangga berbasis kebutuhan konsumen, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian dan pengembangan produk multifungsi di bidang teknik industri.
PENGARUH SUDUT KEMUDI TERHADAP KESTABILAN KENDARAAN RINGAN DI JALAN MENANJAK Rahmat, Rahmat; Fitra Ramadhan, Ramzi; Fajar Siddiq, Muhammad; Hasanudin, Ahmad
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sudut kemudi terhadap kestabilan kendaraan ringan pada kondisi jalan menanjak. Metode yang digunakan adalah eksperimen simulasi dan pengujian lapangan dengan memvariasikan sudut kemudi sebesar 5°, 10°, 15°, dan 20° pada tanjakan dengan kemiringan 15%. Parameter yang diukur meliputi kecepatan kritis, sudut guling, dan simpangan lateral kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan sudut kemudi menyebabkan penurunan kestabilan kendaraan secara signifikan. Pada sudut kemudi 20°, kendaraan mengalami simpangan lateral terbesar yaitu 0,85 meter dan risiko terguling meningkat hingga 32% dibandingkan sudut 5°. Hal ini disebabkan oleh perpindahan pusat massa dan meningkatnya gaya sentrifugal saat berbelok di tanjakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sudut kemudi yang lebih besar pada jalan menanjak dapat menurunkan kestabilan kendaraan ringan dan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, disarankan pengemudi kendaraan ringan mengurangi kecepatan dan menghindari sudut kemudi tajam saat melewati jalan menanjak untuk menjaga keselamatan berkendara.