cover
Contact Name
Rosalia Sira Sarungallo
Contact Email
rosalia_sira@ukipaulus.ac.id
Phone
+6285122485048
Journal Mail Official
rosalia_sira@ukipaulus.ac.id
Editorial Address
Kampus UKI Paulus Makassar, Perintis Kemerdekaan Km.13,Kota Makassar,Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paulus Chem Engineering Journal
ISSN : 30262666     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.63365/86jpzg48
Core Subject :
Paulus Chem Engineering Journal merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian ilmiah, dan inovasi di bidang Teknik Kimia serta bidang rekayasa terapan yang terkait. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkontribusi pada pengembangan proses industri, rekayasa material, serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Ruang lingkup jurnal mencakup, namun tidak terbatas pada: Rekayasa Proses dan Operasi Teknik Kimia, meliputi kinetika reaksi, perpindahan massa dan panas, serta optimasi proses industri. Rekayasa Material dan Biomaterial, seperti material berbasis biomassa, biopolimer, bioadhesif, dan material fungsional ramah lingkungan. Teknologi Pengolahan Sumber Daya Alam dan Pangan, yaitu pengolahan hasil pertanian, pangan, dan biomassa untuk aplikasi industri. Energi dan Lingkungan, meliputi energi terbarukan, pengolahan limbah, dan teknologi berkelanjutan. Teknologi dan Sistem Rekayasa Terapan, mencakup integrasi sistem teknik dalam bidang Teknik Mesin dan Teknik Elektro yang relevan dengan proses industri, instrumentasi, kontrol proses, dan efisiensi energi. Pengembangan Produk dan Teknologi Industri, seperti formulasi produk berbasis kimia dan peningkatan kualitas produk. Jurnal Paulus Chem Engineering Journal menerima artikel dari disiplin ilmu terkait seperti Teknik Mesin, Teknik Elektro, serta Teknologi Hasil Pertanian dan Pangan, sepanjang memiliki keterkaitan yang jelas dengan rekayasa proses, material, dan aplikasi industri. Jurnal kami menerima artikel dalam bentuk hasil penelitian asli (original research article), artikel tinjauan (review article), dan komunikasi singkat (short communication) yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Paulus Chem Engineering Journal diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Februari dan Agustus) dan dikelola menggunakan sistem Open Journal Systems (OJS) dengan proses peer-review yang objektif, serta berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika publikasi ilmiah serta meningkatkan kualitas publikasi melalui indeksasi nasional dan internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Evaluasi Kualitas Minyak Sawit Mentah (CPO) PT Suryaraya Lestari I Berdasarkan Parameter FFA, Kadar Air, DOBI, dan Kadar PengotorEvaluasi Kualitas Minyak Sawit Mentah (CPO) PT Suryaraya Lestari I Berdasarkan Parameter FFA, Kadar Air, DOBI, dan Kadar Pengotor Grenatha Lengke’; Tiara Ornalia Lembang; M. Saleh; Yoel Pasae; Maxie Djonny
Paulus Chem Engineering Journal Vol 2 No 1 (2024): Vol.2 No.1 Februari 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/pspcs213

Abstract

Standar mutu untuk minyak sawit mentah (CPO) digunakan untuk menentukan kualitas produk dan penerimaan pasar. Parameter seperti kadar FFA, kadar air, DOBI, dan kadar pengotor adalah indikator yang menentukan stabilitas, kemurnian, dan kemudahan pemrosesan minyak. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas CPO yang diproduksi oleh PT Suryaraya Lestari I, dengan fokus pada parameter kadar asam lemak bebas (FFA), kadar air, Deterioration of Bleachability Index (DOBI), dan kadar pengotor. Sampel dari PT Suryaraya Lestari I dianalisis untuk menentukan kesesuainnya terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kadar FFA dalam sampel jauh di bawah batas maksimum yang diizinkan sebesar 5%, menunjukkan kualitas yang sangat baik. Kadar air dalam semua sampel di bawah ambang batas 0,1%, mengindikasikan pengolahan dan penyimpanan yang baik yang mencegah hidrolisis dan degradasi dari minyak. Nilai DOBI, mencerminkan kualitas minyak yang tinggi yang cocok untuk proses pemurnian dan pemutihan lebih lanjut. Selain itu, kadar pengotor dalam semua sampel lebih rendah dari batas maksimum SNI sebesar 0,5%.
Efektivitas Penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah pada PT Geoservices Woren Suryadesprin Mangoting; Yenny Meini Sari; Rosalia Sira Sarungallo
Paulus Chem Engineering Journal Vol 2 No 1 (2024): Vol.2 No.1 Februari 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/qpr0h571

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan fasilitas untuk mengelola limbah industri untuk memenuhi standar kualitas lingkungan. PT Geoservices telah mengimplementasikan IPAL untuk mengelola limbahnya. Evaluasi terhadap efektivitas penerapan IPAL di PT Geoservices diperlukan untuk memverifikasi kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan IPAL pada PT Geoservices dalam memenuhi standar kualitas air limbah dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data parameter air limbah yang diolah oleh IPAL PT Geoservices selama periode tertentu. Analisis digunakan untuk mengevaluasi kinerja IPAL dan membandingkannya dengan standar kualitas air limbah yang ditetapkan oleh peraturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun IPAL telah mampu mengolah limbah industri, namun masih terdapat kebutuhan untuk peningkatan efektivitas penerapannya. Parameter air limbah, seperti total coliform, masih melebihi batas yang ditetapkan, menunjukkan perlunya perbaikan dalam manajemen limbah di PT Geoservices. Proses pengolahan limbah dan pemantauan yang ketat terhadap parameter-parameter perlu ditingkatkan untuk memenuhi kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.
Pemisahan dan Identifikasi Komponen Bioaktif Alkaloid dan Flavonoid pada Biji Kakao dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah Melalui Studi Spektrofotometri UV dan KL Sepriyana Marisa; Neitania Gabriella.T Sule; Lyse Bulo; Rosalia Sira Sarungallo; Lydia Melawaty
Paulus Chem Engineering Journal Vol 2 No 1 (2024): Vol.2 No.1 Februari 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/bbh22h26

Abstract

Biji kakao mengandung beberapa senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan antara lain: polifenol, flavonoid, alkaloid, mineral, dan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi, dan mengkarakterisasi kandungan alkaloid dan flavonoid pada biji kakao dari Sulawesi Selatan (Tondon) dan Sulawesi Tengah (Morowali). Isolasi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pengadukan. Identifikasi dilakukan dengan uji warna dan spektrofotometri UV. Karakterisasi isolat alkaloid dan flavonoid dilakukan dengan berbagai pereaksi warna dan uji KLT menggunakan berbagai pengelusi. Hasil isolasi biji kakao memberikan larutan berwarna merah tua untuk alkaloid dan merah untuk flavonoid. Identifikasi dengan pereaksi pewarna Lugol untuk alkaloid menghasilkan larutan berwarna coklat, sementara untuk flavonoid menghasilkan larutan berwarna ungu dengan pereaksi FeCl3. Hal ini menunjukkan bahwa isolat biji kakao dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah mengandung alkaloid dan flavonoid. Pengujian spektrofotometri UV menunjukkan panjang gelombang maksimum untuk isolat alkaloid biji kakao Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, berturut-turut: 280 nm, abs 1,009; 277 nm, abs 0,0695. Untuk isolat flavonoid biji kakao Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, berturut-turut: 274 nm, abs 1,251; 274 nm, abs 1,152. Uji KLT dengan fase diam silika gel GF254 memberikan pemisahan terbaik dalam sistem pelarut etil asetat-metanol (4:1), menghasilkan bercak berwarna coklat dengan pereaksi pewarna Lugol dengan nilai Rf 0,727 dan 0,745 untuk alkaloid biji kakao dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Sistem pelarut kloroform-metanol (9:1) menghasilkan bercak berwarna ungu dengan pereaksi pewarna FeCl3 dengan nilai Rf 0,200 dan 0,181 untuk alkaloid biji kakao dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
Peningkatan mutu fisik tepung buah Aibon (Brugueira gymnorhiza Lamk.) yang diolah secara Tradisional Kampung Sowek, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua Nelwan Rumere; Sritina Novreta Paulina Paiki; Zita Letviany Sarungallo
Paulus Chem Engineering Journal Vol 2 No 1 (2024): Vol.2 No.1 Februari 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/5c6swn31

Abstract

Selama proses pengolahan tepung dari buah Aibon secara tradicional terjadi perubahan warna daging buah menjadi coklat kemerahan sehingga menghasilkan tepung berwarna coklat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari morfologi buah Aibon (Brugueira gymnorhiza Lamk.), proses pembuatan tepung Aibon oleh masyarakat Kampung Sowek, dan perbaikan metode pembuatan tepung Aibon. Pengamatan tepung dilakukan terhadap kualitas fisik tepung yaitu kadar air, warna dan rendemen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buah Aibon memiliki hipokotil lurus tumpul dengan panjang 12,2-30,6 cm, diameter 1,3-1,8 cm, berat 9,0-41,5 g dengan kadar air 57,5%. Bagian buah Aibon terdiri dari kulit, daging buah bagian luar dan daging buah bagian dalam. Kulit buah Aibon muda berwarna hijau tua, buah matang hijau kecoklatan atau kemerahan. Daging buah berwarna kuning muda dan mudah mengalami pencoklatan enzimatis setelah dikupas. Proses pembuatan tepung Aibon secara tradisional masyarakat Sowek terdiri dari perebusan buah, pengulitan dan pengirisan buah, perendaman, perebusan, perebusan, penggilingan, pengeringan dan pengayakan. Tepung buah Ai-bon yang dihasilkan oleh masyarakat Sowek memiliki kadar air 22,52 %, warna coklat tua dan rendemen 28%. Pembuatan tepung buah Aibon terbaik menggunakan cara kering dengan natrium metabisulfit sebagai pemutih, menghasil kadar air 11,79%, warna cream muda dan rendemen 42%.
Pengaruh Variasi Temperatur Sintering Terhadap Sifat Mekanik Pada Metallurgi Serbuk Aluminium (Al)-Carbon Nanotube (CNT)-Magnesium (Mg) Avhiansyah Patta Pratama; Salma Salu; Karel Tikupadang
Paulus Chem Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Vol.3 No.1 Agustus 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/3p2sf546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan, porositas dan struktur makro pada serbuk Aluminium (Al), Carbon Nanotube (CNT) dan Magnesium (Mg). Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Metalurgi Fisik Program Studi Teknik Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang, Laboratorium Proses Produksi Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Indonesia Paulus dan Laboratorium. Metode yang digunakan merupakan metode metalurgi serbuk dengan menekan campuran serbuk ke dalam cetakan, dengan komposisi serbuk aluminium 5,96 gr, carbon nanotube 0,02 gr, magnesium 0,02 gr dan dilakukan perlakuan panas dengan variasi temperatur sintering 350 °C, 450 °C, 500 °C. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai kekerasan tertinggi terjadi pada spesimen  temperatur sintering 500 °C dengan nilai 106,8 HR, dan nilai kekerasan terendah terjadi pada spesimen  temperatur 27 °C (suhu ruangan) dengan nilai 93,7 HR, pada pengujian porositas dengan nilai porositas tertinggi terjadi pada spesimen  temperatur sintering 27 °C (suhu ruangan) dengan nilai 7,9 % dan nilai kekerasan terendah terjadi pada spesimen  temperatur sintering 500 °C dengan nilai 5,2 %, pada pengujian struktur makro yaitu semakin tinggi temperatur sintering maka partikel akan mengalami ukuran yang seragam dan kurangnya porositas yang terjadi sehingga nilai kekerasan meningkat.
Pengaruh Pengasapan terhadap Defleksi Material Bambu Divo Indrawan Aeukaliptus; Agustina Kasa'; Atus Buku
Paulus Chem Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Vol.3 No.1 Agustus 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/0807ze70

Abstract

Bambu dalam bentuk bulat dipakai untuk berbagai macam konstruksi seperti rumah, gudang, jembatan, tangga, pipa saluran air, tempat air, serta alat-alat rumah tangga. Dalam bentuk belahan dapat dibuat bilik, dinding atau lantai, reng, pagar, kerajinan dan sebagainya. Beberapa jenis bambu akhir - akhir ini mulai banyak digunakan sebagai bahan penghara industri sumpit, alat ibadah, serta barang kerajinan, peralatan dapur, topi, tas, kap lampu, alat musik, tirai dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik material balok bambu akibat perlakuan pengasapan dan untuk mengetahui pengaruh pengasapan terhadap defleksi atau lendutan material balok bambu dengan perlakuan pengasapan, dengan tumpuan sederhana. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada Laboratotium Teknik Mesin Universitas Kristen Indonesia Paulus dan di Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar. Metode yang digunakan adalah dengan membuat spesimen balok yang diberi perlakuan pengasapan dan tanpa pengasapan, untuk pengujian tarik dan uji defleksi. Hasil penelitian yang dilakukan, pengasapan dapat mempengaruhi kekuatan tarik balok bambu. Dengan kekuatan tarik balok bambu TP sebesar 178,73 MPa dan kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada P10J sebesar 192,57 MPa, kemudian menurun pada P15J sebesar 160,33 MPa. Defleksi balok bambu pada beban 2,5 N, spesimen balok bambu TP memiliki nilai sebesar 0,92 mm dan untuk spesimen balok bambu P10J memiliki nilai sebesar 0,74 mm. Jadi perlakuan pengasapan dapat mempengaruhi nilai defleksi material balok bambu.
Perbandingan Kinerja Refrigerant R-134a dan  R-600a pada AC Mobil dengan  Tekanan yang Sama Hanzlan; Corvis L Rantererung; Karel Tikupadang
Paulus Chem Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Vol.3 No.1 Agustus 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/m8443y40

Abstract

Refrigeran R-134a telah lama menjadi pilihan umum dalam sistem pendingin, termasuk dalam AC mobil. Namun, karena kekhawatiran akan dampak lingkungan, alternatif seperti R-600a mulai dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai Coefficient Of Performance (COP) dari refrigeran R-134a pada AC mobil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai Coefficient Of Performance (COP).Nilai COP dari refrigeran R134a sebesar 2,40 dan R-600a sebesar 1,84 dan untuk mengetahui perbandingan biaya pemakaian refrigeran R-134a dan R-600a pada mobil Nissan Terano. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan unit AC mobil skala kecil yang menggunakan R-134a. Pengukuran dilakukan pada variasi suhu dan beban yang berbeda untuk menentukan COP dari R-134a. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai COP dari R-134a cenderung bervariasi pada rentang suhu yang diuji, namun dapat diperkirakan dalam kondisi operasional tertentu. Kesimpulannya, nilai COP dari R-134a pada AC mobil dapat dipengaruhi oleh suhu dan beban operasional. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja R-134a dalam AC mobil, yang dapat berguna dalam pemilihan refrigerant yang tepat untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Dengan demikian, pemilihan refrigerant untuk AC mobil perlu mempertimbangkan keseimbangan antara efisiensi pendinginan dan biaya pemakaian. R-600a dapat menjadi pilihan yang lebih efisien secara energi, tetapi biaya pemakaiannya mungkin lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi industri otomotif dalam memilih refrigerant yang sesuai untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi AC mobil.
Morfologi Permukaan Serat Daun Nanas Raja Akibat Perlakuan Perendaman Asap Cair Josua Pabuaran; Musa B. Palungan; Kristiana Pasau
Paulus Chem Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Vol.3 No.1 Agustus 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/acvpeb48

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) Mengetahui sifat fisik serat daun nanas raja akibat pengaruh perlakuan perendaman asap cair dengan variasi waktu. dan 2) Mengetahui morfologi permukaan serat daun nanas raja akibat pengaruh perlakuan perendaman asap cair dengan variasi waktu.dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2024 di Laboraturium Program Studi Teknik Mesin UKIP Makassar, dan laboratorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Serat yang tanpa perlakuan perendaman berwarna putih tulang, dan SDNR setelah perlakuan perendaman dengan asap cair permukaan SDNR berubah warna akibat gugus korbonil dan fenol yang terkandung dalam asap cair. Semakin lama SDNR direndam dalam asap cair dengan variasi waktu, berdampak pada perubahan warna permukaan SDNR, menjadi warna coklat. 2) Hasil yang diperoleh untuk kekuatan tarik serat tunggal SDNR yang tanpa perendaman pada bagian pangkal (σmaks) = 310,24 MPa, setelah SDNR direndam maka gugus karbonil dalam asap cair masuk melalui pori–pori SDNR sehingga kekuatan tarik SDNR meningkat. Kekuatan tarik serat tunggal SDNR dengan perendaman selama 1jam pada bagian pangkal (σmaks) 440,09 MPa, Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada bagian pangkal sebesar (σubp) 579,91 MPa dengan perendaman 3 jam, setelah itu mulai menurun karena gugus karbonil yang diserap SDNR terlalu tinggi dan juga lignin yang tergerus asam asetat, sehingga SDNR getas atau rapuh.
Pembuatan Kurva Regresi Linear untuk Pengujian LOI HOTMEAL Menggunakan  Alat X-RAI di PT Semen Tonasa Valencia Febrianti; Putri Claudia Roby; Maxie Djonny; M.Saleh
Paulus Chem Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Vol.3 No.1 Agustus 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/yn20aq46

Abstract

PT Semen Tonasa khususnya di unit Quality Control masih ada sampel yang diuji secara manual antara lain uji blaine, uji residu kiln feed dan semen, moisture, LOI ( Loss Of Ignation) sehingga memerlukan waktu lama dalam melakukan preparasi sampel hingga pengujian sampel. Waktu dalam melakukan pengujian setiap sampel rata-rata membutuhkan waktu 60 menit. Salah satu jenis pengujian yang menggunakan waktu lama yaitu analisis LOI (Loss Of Ingnation), pengujian ini adalah tes yang digunakan dalam analisis kimia anorganik khususnya dalam analisis mineral dengan memijarkan sampel pada suhu tertentu. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kurva analisa LOI Hotmeal untuk perhitungan LOI pada Hotmeal 05 dan 10 serta menentukan langkah-langkah preparasi sampel yang akan digunakan dalam membuat persamaan regresi linear . Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini yaitu membuat formula/rumus yang sesuai dalam perhitungan LOI (Loss Of Ingation) secara khusus pada hotmeal 05 dan 10. Metode Penelitian dilakukan dengan metode percobaan langsung dan pengolahan data menggunakan software Microsoft Excel 2013. Penelitian dilakukan dengan mengambil langsung bahan baku berupa bongkahan clinker dan Kiln Feed di area pabrik, kemudian dilakukan preparasi hingga pengolahan data. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan persamaan regresi linear yaitu y= 1.1824x-6.9094 kemudian persamaan ini di inputkan ke dalam perangkat komputer dengan nama method yaitu Hotmeal_2023 untuk dijadikan acuan dalam pengerjaan sampel Hotmeal yang lebih cepat, waktu yang digunakan ketika menggunakan formula ini yaitu 5-10 menit.
Evaluasi Stabilitas Viskositas, pH, dan Karakteristik Organoleptik Sirup Obat Batuk pada Variasi Suhu Penyimpanan Trisna Catherine Gasong; Lydia Melawaty; Maxie Djonny; Rosalia Sira Sarungallo
Paulus Chem Engineering Journal Vol 4 No 1 (2025): Vol.4 No.1 Februari 2025 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/rzavyt70

Abstract

Sirup obat batuk merupakan salah satu sediaan farmasi cair yang banyak digunakan karena kemudahan penggunaan dan tingkat penerimaan yang tinggi. Sirup obat batuk rentan mengalami perubahan mutu selama penyimpanan, terutama akibat pengaruh suhu. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi stabilitas fisika, kimia, dan karakteristik organoleptik sediaan, yang berpengaruh terhadap kualitas dan penerimaan oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap perubahan viskositas dan pH, serta mengevaluasi perubahan karakteristik organoleptik yang meliputi warna, bentuk sediaan, bau atau aroma, dan rasa pada sediaan sirup obat batuk yang dipreparasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Sediaan sirup obat batuk dibuat dengan menggunakan Diphenhydramine hidroklorida sebagai zat aktif, kemudian disimpan selama satu bulan pada tiga kondisi suhu, yaitu 5 ºC, 25 ºC, dan 35 ºC, menggunakan wadah kaca transparan dan kaca gelap. Parameter stabilitas yang diuji meliputi viskositas, pH, dan karakteristik organoleptik. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengujian pada masing-masing suhu penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu penyimpanan menyebabkan peningkatan viskositas dan penurunan pH sediaan sirup obat batuk. Evaluasi organoleptik menunjukkan bahwa suhu rendah lebih efektif dalam mempertahankan warna, bau atau aroma, dan rasa sediaan, sedangkan bentuk sediaan stabil pada seluruh variasi suhu. Penyimpanan pada suhu rendah memberikan stabilitas fisika, pH, dan karakteristik organoleptik yang lebih baik dibandingkan suhu yang lebih tinggi.

Page 2 of 3 | Total Record : 29