cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 690 Documents
Menilai Kepuasan Pengguna Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Lima Puluh Kota: Peran Kualitas Layanan Dan Aksesibilitas Hanifatul Hasanah; Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2794

Abstract

Kualitas layanan yang baik akan menciptakan sebuah kepuasan, masyarakat akan merasa puas jika kualitas layanan dan aksesibilitas baik dan memadai dalam penggunaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang dipakai yaitu kuantitatif asosiatif yang melibatkan 100 responden melalui teknik simple random sampling. Pada temuan ini, nilai koefisien determinasi Adjusted R Square tercatat sebesar 0,300 yang artinya kepuasan masyarakat diuraikan sebesar 30% oleh variabel kualitas layanan dan aksesibilitas sedangkan 70% adalah aspek lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Peningkatanan mutu layanan serta kemudahan akses terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna RTH.
Implementasi Program Penerimaan Verifikasi Laporan On The Spot (PVL OTS) Oleh Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatra Barat Anjerita Sani Silaban; Aldri Frinaldi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2795

Abstract

Implementasi Program Penerimaan Verifikasi Laporan On The Spot (PVL OTS) Oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, melalui Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif, selanjutnya dilakukan pendekatan pemilihan situasi yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaiaman implementasi Program Penerimaan Verifikasi Laporan On The Spot (PVL OTS) Oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat. Penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan penghambat implementasi serta menemukan solusi dilapangan dalam menanggulangi kendala yang terjai. Data primer dikumpulkan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap pihak yang terlibat langsung dengan PVL OTS.  Data sekunder ditemukan melalui studi dokumentasi yang berkaitan dengan peraturan dan dokumen PVL OTS. Pengujian data disimpan secara manual melibatkan teknik saran prosedur pendataan terhadap Manual Data Analysis (MDAP).  Informan dalam penelitian ini adalah orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait objek yang diteliti. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik manual Data Analysis Procedure (MDAP). Hasil dari analisis Manual Data Analysis Procedure (MDAP) ditemukan implementasi program PVL OTS belum dilaksanakan secara maksimal hal ini dibuktikan dengan belum mampu terlaksana di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat. Kendala utama yang ditemukan dilapangan yaitu minimnya anggaran, akibatnya minim petugas pelaksana yang bisa turun kelapangan, serta perangkat pendukung yang belum memadai. Diharapkan Ombudsman perlu melakukan pengalokasian dana untuk PVL OTS dan pemerintah diharapkan mampu memberikan dukungan untuk penguatan pelayanan publik yang bersih dikalangan masyarakat dengan memperhatikan keberadaan Ombudsman Republik Indonesia sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pelayanan publik. Sehingga dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) 16, yakni mendorong institusi yang akuntabel, dan inklusif sebagai pilar utama dalam mewujudkan pelayanan public yang adil dan transparan.
Nonverbal Communication of Employees with Disabilities (Phenomenological Study of Employees with Disabilities at Isyarat Steam Motor Bandar Lampung) Weni Safitri; M Denu Poyo; Budhi Waskito
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2797

Abstract

This study explores the use of nonverbal communication among employees with hearing disabilities at Isyarat Steam Motor Bandar Lampung. The study aims to understand how deaf employees interact with customers and managers using alternative communication strategies. As the importance of inclusion in the workplace increases, this study provides insights into how communication can be maintained effectively despite physical limitations. A qualitative method with a phenomenological approach was used to collect data through observation, in-depth interviews, and document analysis. Participants included deaf employees, customers, and business managers. The results showed that employees communicated nonverbally using BISINDO (Indonesian Sign Language), written messages, facial expressions, gestures, and mobile applications. These tools helped bridge communication gaps and supported smooth interactions in daily operations. Customers responded positively to these interactions, often expressing interest and appreciation for employees' ability to provide professional service. These findings confirm that nonverbal communication not only facilitates interactions in the workplace but also strengthens employees' sense of belonging and self-confidence. In conclusion, nonverbal communication plays a vital role in building an inclusive and respectful work environment, as well as promoting social and economic empowerment for people with disabilities
Hubungan Parasocial Relationship dan Self-Compassion dengan Prosocial Behavior pada ARMY (fanbase BTS) Kota Bandung Putri Ayunda; Prinska Sastri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parasocial relationship dan self-compassion dengan prosocial behavior pada ARMY (fanbase BTS) di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 116 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala Parasocial Relationship, Self-Compassion, dan Prosocial Behavior yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji deskriptif, uji regresi linear sederhana dan berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, parasocial relationship dan self-compassion berhubungan signifikan dengan prosocial behavior (R² = 0,807). Secara parsial, hanya parasocial relationship yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap prosocial behavior, sedangkan self-compassion tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Analisis Persepsi Pengguna terhadap Penerimaan Aplikasi SINOPEN dalam Transformasi Digital Pelayanan Perizinan di Kota Padang Pania Dewi; Aldri Frinaldi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2806

Abstract

Seiring meningkatnya urgensi transformasi digital dalam tata kelola pelayanan publik, penerimaan pengguna menjadi salah satu faktor penting berhasilnya implementasi platform digital. Studi ini mengkaji bagaimana pengaruh persepsi pengguna terhadap penerimaan aplikasi SINOPEN untuk mendukung keberhasilan transformasi digital layanan perizinan di Kota Padang. Dengan demikian, studi ini menggunakan teori Technology Adoption Model (TAM) guna mengidentifikasi kegunaan, kemudahan, dan kepercayaan sebagai mediator utama dalam penerimaan aplikasi SINOPEN. Metode pada studi ini adalah asosiatif kuantitatif terhadap 100 sampel dengan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4.1.1.2. Temuan studi ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, persepsi kegunaan, dan kepercayaan bernilai p-value<0.05 yang secara signifikan memengaruhi penerimaan pengguna aplikasi SINOPEN. Sementara pada jalur mediasi, temuan ini membuktikan bahwa Trust memediasi pengaruh antara Perceived Usefulness terhadap penerimaan layanan SINOPEN. Hal itu berbanding terbalik pada jalur mediasi Trust terhadap Perceived Ease of Use. Hasil ini menunjukkan pentingnya kepercayaan sebagai faktor yang secara langsung maupun tidak langsung mendorong penerimaan layanan digital seperti SINOPEN. Oleh sebab itu, pemerintah harus berfokus tidak hanya pada kegunaan, tetapi juga pada peningkatan kegunaan dan membangun kepercayaan publik dalam digitalisasi pelayanan publik.
Model Implementasi Kebijakan Van Meter dan Van Horn dalam Tinjauan Pengelolaan Sampah di Kelurahan Kebon Jayanti Aghisna Akbar; Prayoga Bestari; Asep Mahpudz
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2808

Abstract

Masalah pengelolaan sampah di Kota Bandung mendorong diterbitkannya Peraturan Daerah No. 09 Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan tersebut di Kelurahan Kebon Jayanti menggunakan model implementasi Van Meter dan Van Horn. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari Dinas Lingkungan Hidup, aparatur kelurahan, ketua RW, dan warga di RW 05, RW 07, dan RW 10. Hasil penelitian menunjukkan adanya hambatan dalam enam variabel utama, yaitu ketidakjelasan standar dan sasaran, keterbatasan sumber daya, karakteristik pelaksana yang tidak merata, lemahnya komunikasi antar lembaga, disposisi pelaksana yang bervariasi, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. RW 07 menjadi contoh keberhasilan relatif karena dukungan kelembagaan dan partisipasi aktif warga. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi kebijakan sangat dipengaruhi oleh kejelasan arah, kesiapan pelaksana, serta kecukupan sumber daya. Keselarasan ketiga aspek tersebut diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di tingkat lokal dan mewujudkan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan.
Peran Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto Dalam Pengelolaan Situs Warisan Dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto Untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Mutia Sakinah; Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto dalam pengelolaan situs warisan dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan konsep purposive sampling. Data-data yang diperoleh dikumpulkan melalui proses wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto telah menjalankan perannya sebagai regulator, dinamisator, dan fasilitator dalam mengelola situs warisan dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Namun, pengelolaan masih terkendala oleh belum adanya badan pengelola khusus, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, serta rendahnya rasa memiliki masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mencapai pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pelestarian budaya dan Masyarakat.
Social Construction of Non-Formal Education: Study on the Public Society in Jendela Lampung Community Putri Ayu Fatmawati; Wawan Hernawan; Noning Verawati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2811

Abstract

This study aims to describe the social construction of the Bakung TPA community towards non-formal education organized by the Jendela Lampung Community (KJL). The intended social construction is how they view the importance of non-formal education and how this can contribute to improving their quality of life based on the theory adapted by Peter L. Berger through three stages: externalization, objectivation, and internalization. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation. This study uses purposive sampling and snowball sampling techniques with several informants consisting of the coordinator and founder of the Jendela Lampung Community, parents and children who are active and inactive, and village officials. The results of the study show that the idea of non-formal education, which was initially a community initiative, developed into an activity that was accepted and supported by the wider community, including parents, community leaders, and the village government. Non-formal education was then internalized as an important need that complements formal education, especially in increasing learning interests and academic and social abilities of children in the environment, especially those who lack access to education. The implications of social identity theory and symbolic interactionism are also evident in the process of identity formation as a solid learning community. This research provides recommendations for the government, society, and future researchers to continue developing and supporting non-formal education as an inclusive and sustainable alternative and complement to formal education.
Pengaruh Cyber Bullying di Social Media Instagram Terhadap Tekanan Batin dan Depresi Siswa SMAS Perintis 2 Bandar Lampung Ahmad Zufar Maulana; M Denu Poyo; Hanindyalaila Pienrasmi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2816

Abstract

Penelitian ini berjudul "Pengaruh CyberBullying di Social Media Instagram terhadap Tekanan Batin dan Depresi Siswa SMAS Perintis 2 Bandar Lampung" bertujuan untuk mengukur dampak negatif CyberBullying yang terjadi di platform Instagram terhadap kesehatan mental siswa. Dalam penelitian ini, penulis melakukan survei terhadap 93 siswa untuk mengumpulkan data mengenai pengalaman mereka dengan cyber bullying serta tingkat tekanan batin dan depresi yang dialami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara CyberBullying dengan tekanan batin dan depresi. Data menunjukkan bahwa sekitar 30% siswa melaporkan mengalami tekanan emosional akibat interaksi negatif di media sosial. Dengan menggunakan metode analisis statistik, ditemukan bahwa cyber bullying dapat menjelaskan 27,5% variasi dalam tekanan batin dan 20,1% variasi dalam depresi siswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai perlunya edukasi dan dukungan psikologis di lingkungan sekolah. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu sekolah dan orang tua dalam mengembangkan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif terhadap CyberBullying, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental remaja
Program Bimbingan Sosial Ean Keterampilan Kerja Pada UPT PSMP Tengku Yuk Provinsi Riau (Kajian Peran Lembaga Sosial dalam Pembinaan Anak Putus Sekolah) Nofrida Hanum; Teguh Widodo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2817

Abstract

Masalah anak putus sekolah masih menjadi isu sosial yang kompleks di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan formal cenderung mengalami kerentanan sosial yang lebih tinggi, seperti kenakalan remaja, penyimpangan perilaku, hingga keterpinggiran dari sistem sosial yang ideal. Oleh karena itu, kehadiran lembaga sosial yang mampu memberikan intervensi secara tepat menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas dan dampak program bimbingan sosial dan keterampilan kerja yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksanaan Teknis Pelayanan Sosial Marsudi Putra (UPT PSMP) Tengku Yuk dalam upaya membina dan memberdayakan anak-anak putus sekolah agar kembali menjadi individu yang berdaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, berlokasi di UPT PSMP Tengku Yuk Provinsi Riau, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Informan terdiri dari satu informan kunci (kepala seksi rehabilitasi sosial) dan lima orang anak binaan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan sosial yang mencakup kegiatan pembinaan agama, psikologi, kedisiplinan, olahraga, dan konseling, mampu membentuk kembali karakter anak binaan. Sementara itu, program keterampilan kerja seperti pelatihan otomotif dan las memberikan bekal praktis yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kemandirian ekonomi anak-anak setelah masa pembinaan berakhir. Keberhasilan program ini dianalisis menggunakan teori struktural fungsional Talcott Parsons melalui empat fungsi utama yaitu adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola. Selain itu, teori perubahan sosial dari Selo Soemardjan digunakan untuk melihat dampak program terhadap transformasi nilai, sikap, perilaku, serta relasi sosial anak binaan. Terjadi perubahan signifikan pada anak-anak yang sebelumnya memiliki sikap apatis, tidak memiliki tujuan hidup, dan bermasalah secara sosial, menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, produktif, dan mampu bersosialisasi secara sehat