cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+62331336728
Journal Mail Official
pengabdianipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : https://doi.org/10.32528/jpmi
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
Kreativitas Lokal untuk Kemandirian Desa: Strategi Pengembangan Produk Unggulan Sukorejo
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze strategies for developing superior local products based on community potential in Sukorejo Village, Pohjentrek District, Pasuruan Regency. Sukorejo Village possesses diverse creative and socio-cultural economic potentials, including home industries such as embroidery, knitting, furniture production, and the making of Hajj caps, as well as the agricultural sector that applies the innovative jajar legowo planting system. In addition, the local cultural tradition Besaran, celebrated annually during Eid al-Adha, represents a form of collective solidarity and local wisdom that holds great potential as a cultural tourism attraction. Therefore, developing Sukorejos local potentials is considered a promising pathway to achieving rural independence and sustainable development. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews with the community leaders, local entrepreneurs, and farmer groups. The data were analyzed interactively through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing to describe the factual conditions of local potential management and development strategies. The findings reveal that Sukorejos creative economy is rooted in the communitys traditional skills and craftsmanship but has not yet been optimally managed due to limited innovation in design, digital promotion, and market access. The study concludes that Sukorejos success in achieving sustainable local development depends on cross-sector collaboration such synergy is essential to build a productive, competitive, and sustainable.
Optimalisasi Usaha Melalui Belantar Market Community dalam Kemitraan UMKM Kelompok Usaha BUMDes Desa Lebakmuncang
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program PPK Ormawa HIMAKSI di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, telah menunjukkan dampak signifikan melalui penciptaan 10 wirausaha baru di Dusun 4, 5, dan 6, dengan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 10%. Meskipun demikian, hasil survei tahun 2024 mengidentifikasi sejumlah kendala, terutama terkait akses pasar dan legalitas usaha. Menjawab kebutuhan tersebut, program lanjutan PPK Ormawa 2025 dirancang untuk memperluas manfaat ke Dusun 1, 2, dan 3 melalui pengembangan wirausaha baru berbasis kemitraan UMKM dengan sistem maklun serta penguatan pengelolaan usaha hingga pemasaran. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, pelatihan akses platform digital babari.id, pendampingan bisnis (analisis pasar, desain produk, HPP, legalitas, dan pelaporan keuangan), pitching permodalan melalui koperasi kawankop.com, serta pemasaran berbasis komunitas melalui belantar.com. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi bekerja sama dengan pemerintah desa, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat, serta mitra koperasi. Program menghasilkan sejumlah luaran, termasuk buku refleksi, ringkasan eksekutif, publikasi media, poster program, serta MOU keberlanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memperkuat ekosistem kewirausahaan desa dengan model pemberdayaan yang integratif dan berkelanjutan.
Pembinaan Literasi Anak (Pelita) Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi di SDN 2 Nagrikaler
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi telah ditetapkan sebagai keterampilan kunci dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, Indonesia masih menghadapi masalah minat baca yang rendah, berada di urutan kedua terendah di dunia berdasarkan data UNESCO. Hal ini diperkuat oleh survei Program For International Student Assessment yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-62 dari 70 negara. Khususnya di Purwakarta, Indeks Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) mengalami penurunan dari 68,70 pada tahun 2023 menjadi 60,21 persen pada tahun 2024. Permasalahan ini menunjukkan bahwa proses pendidikan belum optimal dalam mengembangkan potensi dan minat peserta didik terhadap ilmu pengetahuan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi baca-tulis siswa. Upaya yang dilakukan oleh tim pengabdi adalah melalui Program Pengabdian Pembinaan Literasi Anak (PELITA) di SDN 2 Nagrikaler. Program PELITA dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) atau Penelitian Tindakan Partisipatif, yang merupakan metode penelitian tindakan kolaboratif untuk menciptakan perubahan melalui keterlibatan aktif subjek peredaman (siswa).
Implementasi Program Penanaman Padi Serentak Di Desa Mekar Jati Untuk Meningkatkan Produksi Pangan serta mewujudkan ketahanan pangan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program penanaman padi serentak merupakan salah satu upaya strategis yang dilaksanakan oleh Desa Mekar Jati dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa. Sebelum program ini diterapkan, perbedaan waktu tanam antarpetani sering menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain meningkatnya serangan hama, penggunaan air irigasi yang tidak efisien, serta hasil panen yang tidak merata. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas pertanian dan lemahnya ketahanan pangan di tingkat desa. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program penanaman padi serentak, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap semangat produksi pangan dan ketahanan pangan desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, wawancara dengan petani dan perangkat desa, serta studi dokumentasi yang bersumber dari kelompok tani dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penanaman padi serentak memberikan dampak positif bagi sektor pertanian desa. Program ini mampu meningkatkan motivasi dan kerja sama antarpetani, mempermudah pengelolaan sistem irigasi, menekan serangan hama, serta meningkatkan hasil panen secara lebih merata. Selain itu, penerapan pola tanam serempak mendorong terbentuknya solidaritas dan partisipasi aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Program ini juga berkontribusi terhadap terwujudnya ketahanan pangan desa melalui ketersediaan produksi padi yang lebih stabil dan terkelola dengan baik. Secara keseluruhan, program penanaman padi serentak terbukti efektif dan berpotensi menjadi model pengembangan pertanian desa dalam meningkatkan kemandirian serta ketahanan pangan masyarakat.
Peningkatan Pemahaman Pola Asuh Adaptif bagi Ibu-Ibu Anggota BPKSDM Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Bincang Parenting dengan tema: “Bersahabat dengan Anak Remaja Kita”
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan bagi orang tua dalam mendampingi remaja, terutama terkait komunikasi, penggunaan gawai, dan penerapan pola asuh yang adaptif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran reflektif orang tua mengenai pengasuhan remaja Generasi Z di era digital melalui model bincang parenting berbasis dialog. Kegiatan dilaksanakan bersama anggota Dharma Wanita BPKSDM Kabupaten Kotawaringin Timur menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode meliputi ceramah interaktif, diskusi terbuka, serta evaluasi pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan skor posttest dan pergeseran kategori pemahaman ke tingkat tinggi. Temuan kualitatif mengungkap meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya komunikasi efektif dan pola asuh otoritatif. Model ini terbukti efektif dan berpotensi direplikasi sebagai strategi pengabdian masyarakat berbasis parenting.
Sehat Mental Dalam Berorganisasi: Psikoedukasi Burnout Dan Manajemen Waktu Bagi Siswa MAN 1 Kota Gorontalo
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kesehatan mental siswa pengurus organisasi di MAN 1 Kota Gorontalo melalui psikoedukasi burnout dan manajemen waktu. Siswa yang aktif dalam organisasi sekolah menghadapi tuntutan ganda antara akademik dan keorganisasian yang berpotensi menimbulkan kelelahan fisik maupun mental. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan melalui observasi dan wawancara, pelaksanaan psikoedukasi menggunakan ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, dan ice breaking, serta evaluasi melalui refleksi dan pengamatan partisipasi siswa. Materi yang diberikan meliputi pemahaman burnout, faktor penyebab dan dampaknya, serta keterampilan praktis dalam manajemen waktu dan strategi coping stres. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa merespon kegiatan dengan antusias dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai burnout serta pentingnya pengelolaan waktu yang efektif. Siswa juga mulai menyadari pentingnya keseimbangan antara kegiatan akademik, organisasi, dan kehidupan personal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah burnout serta mendukung terciptanya lingkungan organisasi siswa yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Page 10 of 10 | Total Record : 96