cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+62331336728
Journal Mail Official
pengabdianipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : https://doi.org/10.32528/jpmi
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
Pendidikan Dan Pelatihan Pembuatan Yogurt Dan Pijat Bayi Dan Balita Oleh Kader Kecamatan Sukorambi Rizki Fitrianingtyas; Zaida Mauludiyah; Dini Eka Tripuspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i2.2508

Abstract

Malnutrisi pada anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang krusial dan masih menjadi masalah secara global, terutama di negara-negara berkembang. Kekurangan gizi pada masa kanak-kanak secara langsung terkait dengan perkembangan kognitif dan pertumbuhan fisik masa kanak-kanak dan muncul sebagai salah satu faktor risiko tunggal terkuat untuk mortalitas dan morbiditas neonatal dini. Peran tenaga kesehatan masyarakat sebagai promotor dalam mempromosikan kesehatan sangat penting dalam upaya pemberian edukasi kepada masyarakat tentang upaya peningkatan asupan gizi anak dengan pengolahan bahan pangan , pijat bayi untuk penanggulangan stunting. Tujuan dari pengabdian ini adalah memperdayakan perempuan dalam hal ini kader untuk membantu mengurangi angka stunting dengan memberikan Pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan susu menjadi yogurt sehingga lebih disukai oleh balita. Selain itu juga memberikan pelatihan pijat bayi dan balita sehingga bisa meningkatkan derajat Kesehatan bayi dan balita. Metode dalam pengabdian ini adalah Presentasi/Ceramah dan demontrasi. Hasil dalam pengabdian ini dalam pemberdayaan masyarakat dengan memberikan Pendidikan dan pelatihan terhadap kader dan masyarakat memberikan dampak yang baik untuk pengetahuan dan penerapan pijat bayi pada balita untuk menstimulasi perkembangan bayi dan balita. Selain itu juga pelatihan Pengolahan susu menjadi Yogurt bisa digunakan untuk makanan tambahan pada balita di Posyandu di Desa Sukorambi.
Penyuluhan Tekanan Darah Tinggi Pada Komunitas Posyandu Sahabat Masyarakat Dwi Karunia Putra Amin; Ninien Febriani; Arys Hasta Baruna
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i2.2543

Abstract

Tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik sebesar 90 mmHg atau lebih di atas nilai normal. Faktor risiko utama yang mempengaruhi hipertensi adalah usia, jenis kelamin, suku, faktor genetik, dan faktor lingkungan seperti obesitas, stres, asupan garam, merokok, dan konsumsi alkohol. Di Indonesia, menurut hasil Survei Kesehatan Masyarakat (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi hipertensi sebesar 34,1%. Pada Puskesmas Tumpang ditemukan banyak masyarakat dengan permasalahan tekanan darah tinggi. Dibutuhkan penyuluhan tentang tindakan pencegahan darah tinggi untuk mengubah pengetahuan dan perilaku masyarakat. Pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah tekanan darah tinggi dan mencegahnya. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini adalah penyuluhan. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan kesediaan masyarakat untuk mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Dalam konteks ini, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu masalah tekanan darah serta bagaimana cara mencegah dan mengobatinya. Dalam penyuluhan ini diharapkan ilmu tersebut dapat dikelola setiap saat di Posyandu untuk memahami dan mencegah penyakit darah tinggi. Pada penyuluhan ini masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan tentang permasalahan tekanan darah tinggi dan juga mencegahnya dibanding sebelum dilakukan penyuluhan
Pemberdayaan Perempuan Dalam Pengelolaan Sampah Untuk Menjamin Pola Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan Yanti Pujiastuti; Khairina Nur Izzaty; Rinwantin Rinwantin
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i2.2594

Abstract

Di era modern saat ini, permasalahan pengelolaan sampah telah menjadi tantangan besar yang menghambat upaya menuju pembangunan berkelanjutan. Di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan urbanisasi, jumlah sampah yang dihasilkan terus meningkat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi bank sampah di masyarakat. Ternyata banyak sampah konsumsi masyarakat yang tidak mudah terurai, terutama plastik. Kelurahan Purwosari, Mijen, Semarang termasuk dalam kawasan perkotaan. Penduduk perkotaan cukup banyak mengonsumsi plastik. Sampah yang dihasilkan belum dikelola dengan baik. Bank sampah yang telah didirikan belum berperan maksimal dalam mengelola sampah, bahkan hampir berhenti beroperasi. Kondisi ini dipicu oleh kesadaran warga akan pentingnya pengelolaan sampah yang masih kurang. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan edukasi mengenai pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah berkelanjutan juga dilakukan dengan menyediakan buku panduan pengelolaan sampah dan aplikasi pengelolaannya. Revitalisasi ini melibatkan perempuan khususnya ibu-ibu agar aktivitasnya dapat ditingkatkan dalam memanfaatkan sampah . Kata Kunci: pemberdayaan perempuan, pengelolaan sampah, sampah rumah tangga
Pojok Literasi Perempuan sebagai Program Pemberdayaan Masyarakat RW 04 Dalam Upaya membangun Desa Cerdas di Desa Cikidang Lembang Hanggita Putri Ayu Rengganis; Susi Oktavia Hidayah; Nurjamilah Nurjamilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i2.2639

Abstract

Pojok Literasi Perempuan adalah program inovatif yang diinisiasi melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) dengan fokus pada pemberdayaan gender di Desa Cikidang. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan dan teknologi, serta memberdayakan mereka dengan pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi, parenting dan literasi keuangan digital. Untuk mengatasi masalah ini, metode yang diterapkan adalah penyelenggaraan berbagai kegiatan edukatif dan pelatihan berbasis literasi yang melibatkan generasi muda dan ibu rumah tangga secara aktif. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi seminar kesehatan reproduksi, workshop keuangan digital, serta pelatihan parenting berbasis teknologi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait literasi digital, kesadaran akan pentingnya pendidikan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi secara optimal untuk kehidupan sehari-hari. Program ini berhasil mematahkan beberapa mitos yang selama ini menjadi penghambat kemajuan perempuan desa dan diharapkan dapat diadaptasi di komunitas lain
Pendampingan Peningkatan Mutu Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Di Kabupaten Malaka Gallex Simbolon; Ambara S Mardani; Erni Raster Klau; Samrid Neonufa; Mariana Ikun R.D Pareira; Margaretha Maya; Angelina Martha Makin
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi PKBM di Kabupaten Malaka yaitu kurangnya kemampuan PKBM untuk mengembangkan program-program Pendidikan Luar Sekolah yang sesuai dengan kebutuhan setempat, dan hampir seluruh PKBM hanya melaksanakan program-program pembelajaran yang ditawarkan oleh pemerintah, Beberapa pedoman penyelenggaraan dan pelaksanaan program Pendidikan Luar Sekolah yang telah disediakan jarang dilaksanakan sesuai dengan yang seharusnya mengakibatkan munculnya permasalahan dalam pelaksanaan program jangka panjang, Tingkat pencapaian mutu minimal penyelenggaraan PKBM belum tercapai baik pada kegiatan pelaksanaan program pendidikan dan pembelajaran, pemberian layanan informasi, perluasan jaringan kerjasama, maupun pada kegiatan pembinaan tenaga kependidikan dan tutor. Tujuan pendampingan ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menanggapi permasalahan-permasalahan yang ditemui dalam mempersiapkan di lembaga PKBM untuk ikut ambil bagian dalam proses akreditasi di tahun 2024, khususnya di Kabupaten Malaka. Kegiatan pendampingan peningkatan mutu lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Malaka akan diselenggarakan dalam tiga sesi yang terdiri atas sesi materi dan sesi praktek dengan pemateri yang berasal dari akademi dan praktisi, serta didampingi oleh fasilitator pada sesi praktek. Tiga sesi tersebut terdiri atas (1) Identifikasi, Assesmen Permasalahan dan Dasar Pengelolaan Lembaga; (2) Petunjuk Teknis Akreditasi Lembaga PKBM berdasarkan Ketentuan BAN-PDM, (3) Praktek Pemenuhan Dokumen dan Pengisian Aplikasi SISPENA BAN-PDM. Hasilnya Pengelola PKBM dapat menjalankan tugas pengelolaan sesuai dengan standar-standar pengelolaan PKBM yang tercantum dalam Standar Nasional Pendidikan yang sudah ditetapkan. PKBM yang berada di Kabupaten Malaka dapat menjalankan perencanaan, pengelolaan, pembelajaran dan program-program berbasis masyarakat sesuai dengan ketentuan PERMENDIKNAS Nomor 49 Tahun 2007 dan DAPODIK. PKBM dapat langsung membuat pengajuan untuk mendapatkan akreditasi dari BAN-PDM.
Upaya Pendampingan Sekolah Menengah Kejuruan terhadap Kesiapan Mengikuti Test of English for International Communication berbasis Sistem Manajemen Pembelajaran Mukhlasul Fasikh; Bejo Sutrisno; Abdul Muhid Murtadho; Audi Yundayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan input bagi dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Penguasaan kompetensi lulusan SMK diharapkan dapat menjawab kebutuhan DUDI , salah satunya adalah kompetensi penguasaan Bahasa Inggris. Pengusaan kompetensi bahasa Inggris salah satunya ditandai dengan pemerolehan sertifikasi bahasa Inggris yang didapat melalui Test of English for International Communication (TOEIC). TOEIC tidak hanya ditujukan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris di dunia kerja, tetapi juga ditujukan untuk proses rekrutmen, promosi karier, dan juga seleksi untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa siswa sebuah SMK di Jakarta mengalami kesulitan untuk melakukan TOEIC dikarenakan belum adanya fasilitas yang cukup memenuhi kebutuhan siswa, termasuk diantaranya adalah mereka masih awam dengan pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang menjadi salah satu pilihan dalam melakukan TOEIC. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di sebuah SMK di Jakarta Timur dengan melibatkan seratus tiga puluh sembilan siswa kelass XII berbagai jurusan. Kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi dan pendampingan TOEIC berbasis LMS. Sebuah angket didistribusikan kepada responden untuk mengetahui persepsi mereka terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respon positif yang siswa berikan baik terkait dengan materi yang disampaikan, kesiapan mereka dalam mengikuti TOEIC, dan upaya pendampingan yang dilakukan. Lebih lanjut lagi, siswa berharap bahwa kegiatan pendampingan ini dapat dijadikan agenda rutin yang dilakukan.
Edukasi Pemilihan Camilan Sehat Rendah Gula bagi Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 27 Kota Semarang Ana Fitrotun Nisa; Putri Nia Wulandari; Ardelia Akhmi Wrastika; Shafa Fatharani Zanetta
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan konsumsi camilan tinggi gula pada anak usia dini dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas dan diabetes melitus tipe 2. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini tentang pemilihan camilan sehat rendah gula melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 27 Kota Semarang. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi, permainan edukatif “Kotak Pintar Nutrisi” dan “Sehat atau Tidak? Tempel dan Tahu”, poster, serta evaluasi pre-test dan post test. Kegiatan dilakukan selama 75 menit kepada 16 siswa usia 5-6 tahun. Hasil pre-test menunjukkan 68,75% siswa memiliki pengetahuan rendah. Selama edukasi, terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, 93,75% siswa menunjukkan tingkat pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0.001 (p < 0.05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah edukasi. Edukasi gizi dengan media visual dan permainan terbukti efektif dalam membentuk pemahaman dan kebiasaan memilih camilan sehat rendah gula pada anak usia dini.
Program Penyuluhan “Dulinan Gandu” pada Kader Posyandu sebagai Intervensi Masalah Stunting di Dusun Krajan Annisa Zaenab Nur Fitria; Galuh Nurpratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diprediksi pada tahun 2030 angka stunting dapat mencapai 127 juta jika tidak ditangani secara baik. Di Dusun Krajan salah satu faktor penyebab masih tingginya prevalensi stunting di wilayah ini karena sebagaian besar pengetahuan masyarakat mengenai stunting terutama pencegahan stunting dengan pemanfaatan peran Posyandu masih rendah. Penyuluh berinisiatif untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa sehingga nantinya dapat dilihat upaya masyarakat dana melakukan siklus pemecahan masalah dengan melibatkan key person, stakeholder dan agent of change. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat pada Dusun Krajan ialah dengan optimalisasi peran Posyandu melalui peran Kader Posyandu. Penyuluhan mengenai stunting dan kesadaran ke Posyandu akan diberikan kepada kader Posyandu yang merupakan ibu-ibu dari berbagai rentang usia, yaitu antara 31 sampai 50 tahun, yang aktif dalam kegiatan desa dan juga merupakan bagian dari Posyandu. Satu dusun memiliki 10 anggota aktif Kader Posyandu. Kader Posyandu Dusun Krajan dipilih karena memiliki konsistensi untuk melaksanakan kegiatan Posyandu secara rutin, namun warga setempat rendah akan minat ke Posyandu sehingga angka masalah stunting tertinggi dibandingkan dusun lainnya. Anggota komunitas ini berdomisili di Dusun Krajan, yang termasuk dalam RW 02 dan terdiri dari beberapa RT, yaitu RT 08, 09, 10, dan 11.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMA Negeri 1 Torue Ika Listiqowati; Zumrotin Nisa’; Khairurraziq Khairurraziq; Astri Astri; I Made Hermawan Hermawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3829

Abstract

Guru abad 21 dituntut untuk inovatif, sehingga proses pembelajaran lebih menyenangkan dan dapat membangun keterampilan pembelajaran abad 21 pada siswa. Memenuhi hal tersebut maka pelatihan pembuatan media pembelajaran diharapkan menjadi solusi alternatif bagi guru untuk lebih kratif dalam membuat media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kurangnya pahaman guru terkait pengembangan media pembelajaran yang dapat mengembangkan kesadaran spasial, menarik, interaktif, dan menyenangkan menunjukkan kompetensi pedagogik guru masih rendah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran berdasarkan kecerdasan buatan yang interaktif dan menarik serta mudah dalam perancangannya. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan memberikan materi dan demonstrasi, kemudian dilakukan pendampingan dan evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam pembuatan media pembelajaran berbantuan AI yaitu skor N-Gain 0,4 pada kategori sedang dengan hasil pre tes 42% dan pos tes 58% dan hasil evaluasi pelatihan menunjukkan antusias guru dalam mengikuti pengabdian sangat tinggi yaitu 95%.
Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Melalui Sistem Bioflok Guna Memenuhi Kebutuhan Gizi Anan Asuh di LKSA Al-Amin Wuluhan Oktarina Oktarina; Muhammad Hazmi; Hudaini Hasbi; Henik Prayoginingsih; Wiwit Widiarti; Syamsul Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3832

Abstract

Guna memenuhi kebutuhan gizi untuk 22 orang anak asuh terutama kecukupan atas protein hewani, maka diperlukan alternatif cara strategis agar tepat waktu, tepat nilai kandungan gizi, tepat edukatif, tepat anggaran, dan berkelanjutan. LKSA Al Amin PCM Wuluhan sebagai mitra untuk pelaksanaan pengabdian pada masyarakat dengan pilihan kegiaan pelatihan dan pendampingan budidaya ikan nila melalui sistem bioflok. Sistem ini memiliki kelebihan dapat meningkatkan kelangsungan hidup (survival rate) hingga > 90% tanpa pergantian air, selain sangat cocok untuk diadopsi komunitas yang memiliki lahan sempit. Adapun tujuan pelaksanaan ini adalah untuk melakukan pelatihan dan parktik serta pendampingan budidaya ikan nila dengan sisitem bioflok untuk memenuhi kebutuhan gizi pangan anak asuh yang selama ini menjadi masalah bagi Pengelola LKSA dan belum terpecahkan. Pendekatan yang telah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan mitra melalui beberapa pendekatan seperti parisipatory action, dan capacyty buliding. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah 1) Kegiatan sosialisasi dan pelatihan sudah dilaksanakan yang diikuti oleh pengurus, pengurus dan anak asuh LKSA Al-Iman PCM Wuluhan, 2) Proses penerapan teknologi budidaya tersebut sudah dilaksanakan dan diiringi proses pendampingan dengan relatif baik, 3) Kegiatan pelatihan manajemen pakan ternak ikan dan manajemen ekonomi rumahtangga telah dilaksanakan dan dipahami dengan baik oleh peserta (mitra), dan 5) hasil monitoring terhadap kesehatan ikan, kualitas air, dan pertumbuhan panjang ikan berlangsung dan berkembang dengan baik. Rata-rata panjang ikan pada minggu ke sepuluh mencapai 6.49 cm per minggu atau panjang ikan pada minggu ke10 menjadi 10.7 cm, dan laju pertumbuhan panjang ikan yang tampak fluktuatif dengan rata-rata mencapai 11.8% per minggu.

Page 6 of 10 | Total Record : 96