cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+62331336728
Journal Mail Official
pengabdianipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : https://doi.org/10.32528/jpmi
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
Pengembangan Ecoliteracy dan Solusi Biopori untuk Mengurangi Risiko Banjir di Sekolah: Model Pengabdian Masyarakat Berbasis Nilai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Luluk Handayani; Hardian Oktavianto; Rais Nurwahyudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3847

Abstract

Degradasi kapasitas infiltrasi tanah di kawasan sekolah akibat tingginya permukaan kedap air serta rendahnya literasi ekologis masyarakat pendidikan menjadi penyebab utama akumulasi limpasan permukaan dan risiko banjir lokal. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan penerapan teknologi biopori sebagai solusi resapan air berbasis teknologi tepat guna dengan pengembangan ecoliteracy berbasis partisipasi komunitas sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Ambulu, Jember, sebagai model penerapan nilai-nilai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam ranah pengabdian berbasis sains terapan. Metode pelaksanaan mencakup pemetaan kondisi hidrologis mikro, pelatihan teknis pembuatan biopori (Ø10 cm; kedalaman 100 cm), sosialisasi literasi lingkungan, serta monitoring fungsi biopori dalam mereduksi genangan air dan mengelola limbah organik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 unit biopori yang terpasang mampu meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah dan mengelola >80% limbah organik sekolah secara mandiri. Sebanyak 85% siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukatif ekologis. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengendalian banjir skala mikro dan pengurangan beban limbah, tetapi juga mendorong terbentuknya kultur sadar lingkungan di institusi pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara teknologi lingkungan dan pendidikan transformatif merupakan pendekatan efektif dalam pembangunan ekosistem sekolah yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.
Sosialisasi dan Edukasi Teknologi untuk Tanaman secara Hidroponik Berbasis IoT Menggunakan PLTS dalam Peningkatan Ekonomi dan SDGs Pedesaan di Kelurahan Neglasari Lenni Lenni; Andri Susanto; Bambang Adi Mulyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3848

Abstract

Masyarakat Kelurahan Neglasari menghadapi kendala dalam mengakses dan memahami teknologi pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan. Ketergantungan pada metode pertanian konvensional mengakibatkan rendahnya produktivitas dan terbatasnya peningkatan ekonomi lokal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi yang memperkenalkan konsep budidaya tanaman hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat mengenai penerapan teknologi dalam pertanian cerdas yang hemat energi dan berkelanjutan. Sistem ini memungkinkan pengendalian dan pemantauan otomatis terhadap kebutuhan air, nutrisi, dan kondisi lingkungan tanaman, sekaligus menggunakan sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan. Berdasarkan hasil kegiatan, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya adaptasi teknologi dalam sektor pertanian. Masyarakat juga menunjukkan ketertarikan terhadap potensi ekonomi dari sistem ini untuk mendukung kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. Inisiatif ini mendukung pencapaian beberapa poin penting dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk ketahanan pangan, energi terbarukan, dan penguatan ekonomi pedesaan secara inklusif dan berkelanjutan.
Sosialisasi Forum Anak Sebagai Wadah Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Yunita Reykasari; Mohamad Afrizal; Yanny Tuharyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3849

Abstract

Kekerasan terhadap anak merupakan permasalahan serius yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk di Kabupaten Jember. Anak-anak sering kali menjadi korban kekerasan karena kurangnya pemahaman akan hak-hak mereka, sementara forum partisipasi anak seperti Forum Anak belum dimanfaatkan secara optimal. Program Sosialisasi Forum Anak di LKSA Putri Aisyiah Sumbersari Jember dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak dan pengurus LKSA mengenai hak-hak dasar anak, bentuk-bentuk kekerasan, dan peran Forum Anak sebagai wadah pencegahan kekerasan. Mitra dalam program ini adalah LKSA Putri Aisyiah, lembaga yang fokus pada perlindungan anak perempuan. Solusi yang diberikan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembentukan Forum Anak sebagai upaya keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang hak-hak anak, antusiasme tinggi dalam kegiatan, dan komitmen untuk membentuk Forum Anak sebagai langkah awal menuju Kota Layak Anak.
Pengenalan Bank Sampah dan Penyuluhan Pengolahan Sampah Organik Dengan Metode Takakura di SDN 3 Pangandaran
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah telah menjadi isu krusial di berbagai wilayah Indonesia. Sampah organik akan menimbulkan bau yang menyengat dan mudah membusuk apabila tidak dipilah dan diolah dengan tepat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan konsep bank sampah dan memberikan penyuluhan, serta pelatihan tentang pengolahan sampah organik menggunakan metode Takakura guna meningkatkan pengetahuan dan kepedulian lingkungan siswa SDN 3 Pangandaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 yang melibatkan 33 peserta didik Sekolah Dasar Negeri 3 Pangandaran. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan diawali dengan penyampaian materi, mengerjakan pre-test, dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan sampah organik, diakhiri dengan post-test. Metode penelitian yang dipilih adalah Participatory Action Research, dengan tahapan sosialisasi, pelatihan-implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berhasil secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan minat perilaku siswa terkait kompos dan bank sampah.
Pembelajaran Halal Lifestyle melalui Media Edutainment dalam Meningkatkan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi halal lifestyle pada siswa sekolah dasar melalui media pembelajaran berbasis edutainment digital. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep halal dalam kehidupan sehari-hari dan kurangnya metode pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (action research) dengan tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi, yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama SD Muhammadiyah 7 Jagir Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media edutainment dalam bentuk video animasi dan game edukatif meningkatkan pemahaman siswa terhadap produk halal, meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta mendukung proses internalisasi nilai-nilai Islami secara menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, media edutainment terbukti efektif dalam menanamkan gaya hidup halal sejak dini dan menjadi solusi inovatif dalam pendidikan karakter Islami Kata kunci: Halal lifestyle;literasi halal;edutainment; pendidikan dasar;media pembelajaran
Peran KKN Tematik dalam Penguatan Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Badirih
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regular Thematic Real Work Lecture (KKN-TR) Group 187 Palangka Raya University was held in Badirih Village as an effort to strengthen literacy and community empowerment through participatory and local potential approaches. The main program includes the management of village libraries, gemes activities (fond of reading together), literacy visits to schools, typing training, and health programs such as PHBS and Posyandu. The implementation method refers to the Participatory Action Research (PAR) approach and Asset-Based Community Development (ABCD), which emphasizes the active involvement of the community in each stage of activity. The results showed a significant increase in children's reading interest, student typing skills, and citizen participation in toddler and elderly health services. The impact of the program is not only reflected in quantitative data, but also changes in the mindset of the community towards the importance of literacy and health. This program has proven effective in supporting the achievement of Sustainable Development Objectives (SDGs), especially in the field of quality education (SDG 4) and good health (SDG 3).
Edukasi Gizi Seimbang Dan Pola Asuh Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Ambarawa Timur Pringsewu
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 21,6% menurut SSGI 2022. Desa Ambarawa Timur, Kabupaten Pringsewu, merupakan wilayah dengan balita gizi kurang yang berisiko stunting akibat rendahnya pemahaman keluarga tentang gizi seimbang dan pola asuh. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam penerapan gizi seimbang serta pola asuh yang mendukung tumbuh kembang optimal. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui tahap persiapan (koordinasi, pemetaan kebutuhan, penyusunan materi), pelaksanaan (penyuluhan, praktik pembuatan MP-ASI berbasis pangan lokal, diskusi interaktif), serta pendampingan dan evaluasi (simulasi, pencatatan log book harian, refleksi bersama). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu balita mengenai variasi menu bergizi, pentingnya MP-ASI sesuai usia, dan penerapan pola asuh responsif. Perubahan positif juga tampak pada sikap ibu yang lebih aktif bertanya, mencatat, dan mempraktikkan pola makan sehat di rumah. Analisis menunjukkan penyuluhan partisipatif efektif mengubah perilaku keluarga menuju pola hidup sehat. Program ini menjadi langkah awal pencegahan stunting dan berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi berkelanjutan dengan dukungan kader posyandu, pemerintah desa, dan mitra kesehatan.
Peningkatan Literasi Digital Melalui Pemanfaatan QRIS Sebagai Sarana Pembayaran Nontunai Pada UMKM di Kelurahan Keputran Surabaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi mendorong lahirnya perubahan mendasar pada sistem pembayaran dan transaksi, salah satunya dengan digunakannya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang menjadi solusi pembayaran nontunai di Indonesia. Namun, mayoritas pihak yang bergerak dalam bidang UMKM di Kelurahan Keputran, Surabaya, masih menghadapi kendala dalam adopsi teknologi tersebut akibat keterbatasan literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui KKN Tematik Sustainable Development Goals (SDGs) yang diimplementasikan di UPN “Veteran” Jawa Timur hadir untuk memberikan solusi melalui sosialisasi, diskusi, dan simulasi penggunaan QRIS berbasis aplikasi GoPay Merchant. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Keputran dengan melibatkan 31 mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, dan pelaku UMKM di wilayah Kelurahan Keputran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri pelaku UMKM dalam menggunakan sistem pembayaran digital. Respon positif dari peserta membuktikan bahwa program ini mampu mendorong transformasi digital UMKM, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung inklusi keuangan di tingkat lokal. Kata kunci: QRIS, UMKM, literasi digital, KKN, GoPay Merchant
Pendidikan Politik Calon Pemilih Pemula untuk Pelajar SMA di Ponorogo dalam Menyongsong Pemilu Serentak 2024
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan politik sejak dini. Selain itu, program ini juga ditujukan secara khusus untuk meningkatkan kesiapan dan partisipasi dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024 yang akan menjadi catatan penting bangsa Indonesia di mana persiapannya tidak cukup jika hanya dilakukan oleh penyelenggara pemilu, melainkan juga memerlukan kesiapan elemen masyarakat sipil dalam hal ini calon pemilih pemula yang memiliki makna penting. Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa kegiatan sebagai turunannya adalah: (a) Sosialisasi tentang Makna Kepemimpinan Politik dan Organisasi Politik; (b) Sosialisasi tentang Menyongsong Pemilu Serentak 2024; (c) Simulasi Pemilu Serentak 2024. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah memadukan antara kajian kualitatif di perguruan tinggi dengan sosialisasi dan praktik langsung (action research) di lapangan. Pengabdian masyarakat berbasis bottom-up ini melibatkan pula para aktor lokal di antaranya dinas-dinas di Kabupaten Ponorogo dan Komisi Pemilihan Umum Ponorogo dengan sasaran 50 orang siswa SMA/ Setara calon pemilih pemula di Ponorogo. Pada akhirnya, outcome yang diharapkan dari program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kesadaran politik dan peran aktif siswa SMA dalam Pemilu Serentak 2024.
Edukasi Tanggap Sampah Melalui Praktik Pengelolaan Sampah Terpadu Di Desa Jelbuk, Kabupaten Jember
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan sampah menjadi isu strategis di Kabupaten Jember, termasuk di Desa Jelbuk yang menghasilkan timbunan sampah cukup tinggi akibat tidak dikelola dengan baik. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan utilitas, biaya operasional, serta rendahnya pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah yang baik, teratur, dan bernilai melalui praktik pengelolaan sampah terpadu. Berdasarkan permasalahan tersebut, program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu survei pendahuluan dan identifikasi masalah, perencanaan dan perumusan program, serta pelaksanaan program. Pelaksanaan program terdiri dari empat kegiatan utama, meliputi edukasi manajemen sampah, edukasi jaringan persampahan, edukasi dan pendampingan distribusi sampah, serta edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah anorganik dan organik. Program ini menekankan praktik pengelolaan sampah terpadu, mulai dari pemilahan, pengumpulan, distribusi, hingga pengelolaan yang ramah lingkungan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat yang ditunjukkan melalui kehadiran tinggi dan keterlibatan langsung memperlihatkan keberhasilan program dalam membentuk perilaku baru yang mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan produktif.Kata kunci: Edukasi, Lingkungan, Pengelolaan Sampah Terpadu ABSTRACT Waste management has become a strategic issue in Jember Regency, including in Jelbuk Village, which produces a significant amount of waste due to inadequate management. This situation is exacerbated by limited infrastructure, operational costs, and low public awareness of waste management, which has negative impacts on environmental pollution and public health. The objective of this community service is to increase public awareness and independence in proper and valuable waste management through integrated waste management practices. Based on these issues, the community service program was implemented in three stages, including preliminary surveys and problem identification, program planning and formulation, program implementation. The program consists of four main activities, including waste management education, waste network education, waste distribution education and assistance, education and training on inorganic and organic waste management. This program emphasizes integrated waste management practices, from sorting, collection, distribution, to environmentally friendly management. The results of the community service show an increase in the community's knowledge, awareness, and skills in more responsible and sustainable waste management. In addition, active community participation, as demonstrated by high attendance rates and direct involvement, proves the program's success in fostering new behaviors that support the creation of a clean, healthy, and productive village environment.Keywords: Education, Environment, Integrated Waste Management

Page 8 of 10 | Total Record : 96