cover
Contact Name
Arwan Wiratman
Contact Email
arwan.wiratman@uinpalopo.ac.id
Phone
+6285343748580
Journal Mail Official
kareba@liacore.org
Editorial Address
BTN Pao-Pao Permai Blok C9 No. 10, Kel. Paccinongan, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia.
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31102581     DOI : https://doi.org/10.64850/kareba.v1i1.14
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat adalah wadah publikasi ilmiah dari Lia Center of Research and Education. Nama Kareba diambil dari bahasa Makassar dan Bugis, bermakna kabar atau berita. Penamaan ini secara kuat merefleksikan misi jurnal untuk menyebarkan kabar baik berupa inovasi dan solusi nyata yang lahir dari kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini menyediakan wadah bagi akademisi dan praktisi untuk berbagi hasil karya yang memberikan dampak positif nyata, mencakup bidang konservasi bahasa dan budaya, pendidikan, teknologi terapan, serta rekayasa sosial dan lingkungan. Setiap naskah melalui proses seleksi ketat untuk menjaga integritas ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Penyuluhan dengan Pendekatan Komunikasi Persuasif untuk Pengendalian Faktor Risiko Sindrom Koroner Akut pada Penderita Diabetes Melitus Ode Irman; Intan Mustafa
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i1.14

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan diabetes melitus (DM) sebagai faktor risiko utama. Peningkatan faktor risiko SKA, upaya pencegahan sekunder dan tersier menjadi krusial. Namun, tantangan utama dalam pengendalian faktor risiko ini terletak pada pengetahuan penderita DM terhadap perubahan gaya hidup dan regimen pengobatan. Tujuan pengabdian ini yaitu agar pasien DM memiliki pengetahuan yang komprehensif terkait pengendalian faktor resiko terjadinya SKA. Metode kegiatan berupa penyuluhan dan pendampingan di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Puskesmas Waipare Pada Tanggal 20 Juni 2025, sebanyak 32 lansia terlibat dalam kegiatan ini. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan pada saat pretest pengetahuan terbanyak terkait terkait pengendalian faktor resiko terjadinya SKA yang paling banyak adalah dalam kategori kurang baik sebanyak 16 orang (50%), akan tetapi setelah mendapat penyuluhan dan pendampingan pengetahuan terbanyak yaitu pada kategori baik sebanyak 20 orang (62,5%). Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan dan pendampingan keperawatan dengan pendekatan komunikasi persuasif dalam meningkatkan pengetahuan terkait pengendalian faktor risiko SKA pada penderita diabetes melitus di Posbindu PTM Puskesmas Waipare.
Capacity Building Peserta Didik dalam Melakukan Pencegahan Kekerasan melalui School based Prevention Ahmad Rofi Suryahadikusumah; Monalisa Monalisa; Fauzan Nazil Ramadhan; Anisa Maharani
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i1.20

Abstract

Pencegahan kekerasan di sekolah seringkali dilakukan secara reaktif dan agresif, sementara itu UNESCO menyarankan pendekatan yang lebih proaktif. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pencegahan, diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang mandiri dan bertanggung jawab atas lingkungan sekolah yang aman. Pengabdian kepada  masyarakat ini ini dilakukan dengan tujuan untuk untuk mengembangkan kapasitas peserta didik dan membangun keterlibatan peserta didik dalam melakukan pencegahan kekerasan berbasis sekolah. Kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan KUPAR. Sasaran kegiatan adalah pengurus Osis dan duta anti kekerasan di SMP Negeri 6 Kota Cilegon.  Kegiatan capacity building yang dilaksanakan berdampak kepada pengembanagn kemampuan siswa dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi kekerasan di sekolah. Siswa telah menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai bentuk kekerasan, faktor penyebabnya, dan strategi pencegahannya. Selain itu, siswa juga telah mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi duta anti-kekerasan yang efektif, seperti komunikasi asertif, pengelolaan emosi, dan kemampuan problem-solving.
Psikoedukasi Dampak Teknologi bagi Kehidupan Remaja pada Siswa SMA Negeri 1 Ungaran Menik Tetha Agustina
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i1.21

Abstract

Kegiatan psikoedukasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas penggunaan teknologi digital oleh remaja yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan mereka, baik secara psikologis, sosial, maupun akademik. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap dampak positif dan negatif dari penggunaan teknologi serta membekali mereka dengan keterampilan mengelola penggunaan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ungaran pada Senin tanggal 14 Juli 2025 dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dengan melibatkan sebanyak 430 siswa kelas X. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi studi kasus, serta refleksi individu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, yaitu sebesar 66,24%, berdasarkan perbandingan rata-rata skor pretest dan postest. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam memahami dampak teknologi terhadap kesehatan mental, interaksi sosial, dan pengelolaan waktu. Manfaat utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran kritis siswa terhadap perilaku digital mereka serta tumbuhnya sikap reflektif dalam penggunaan teknologi secara bijak. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam membangun keterlibatan aktif masyarakat sekolah dalam edukasi literasi digital yang preventif dan berkelanjutan.
Peningkatan Penguasaan Mufradat Bahasa Arab melalui Permainan Kartu Kata Bergambar: Studi Pengabdian Masyarakat di MIN 2 Kota Sawahlunto Retisfa Khairanis
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i1.26

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di tingkat madrasah dasar sering menghadapi kendala rendahnya penguasaan mufradat akibat minimnya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Arab siswa melalui penerapan permainan edukatif berbasis kartu kata bergambar di MIN 2 Kota Sawahlunto. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan media, pelatihan guru, pendampingan pembelajaran, dan evaluasi hasil. Sebanyak 60 siswa dari kelas IV dan V serta 4 guru Bahasa Arab terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan mufradat, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 53 yang meningkat menjadi 80 pada post-test. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam pembelajaran, dan guru mampu mengembangkan sendiri media pembelajaran serupa dengan kualitas baik. Selain memberikan manfaat langsung berupa peningkatan hasil belajar siswa, kegiatan ini juga memberdayakan guru sebagai inovator pembelajaran di kelas. Kegiatan ini memperkenalkan pendekatan baru yang menyenangkan dan aplikatif dalam pengajaran Bahasa Arab, sekaligus membangun keterlibatan aktif masyarakat sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kreatif dan berkelanjutan.
Peningkatan Pemahaman Fikih Dasar melalui Program “Ngaji Setengah Rolasan” di Masjid Nurul Hikmah Sibarong Fiqi Restu Subekti
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i1.29

Abstract

Masjid Nurul Hikmah di Dusun Sibarong, Desa Pasuruhan, Kabupaten Cilacap berada di wilayah dengan populasi Muslim mayoritas, namun pemahaman fikih dasar masyarakat masih minim. Untuk mengatasi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi fikih dasar agar masyarakat mampu mengamalkan syariat Islam dalam ibadah sehari-hari. Kegiatan rutin bertajuk “Ngaji Setengah Rolasan” diselenggarakan setiap Jumat sebagai upaya menutup kesenjangan pengetahuan agama di kalangan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pengajian rutin setiap Jumat menjelang sholat Jumat di Masjid Nurul Hikmah. Materi fikih disusun berdasarkan kitab al-yaqut al-nafis, yang kemudian disampaikan melalui ceramah. Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, yaitu anak-anak, remaja, dan orang tua. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman fikih dasar di kalangan masyarakat. Kelompok anak-anak mampu memahami tata cara pelaksanaan sholat secara benar, remaja lebih mendalami syarat dan rukun sholat, sedangkan orang tua semakin menyadari pentingnya menjalankan ibadah sesuai syariat Islam. Manfaat nyata yang diperoleh masyarakat antara lain meningkatnya kualitas pelaksanaan ibadah (terbukti dengan berkurangnya kesalahan dalam sholat) serta meningkatnya kesadaran beragama di komunitas  tersebut. Kegiatan ini menonjolkan aspek inovatif berupa penggunaan kitab al-yaqut al-nafis yang ringkas dalam pembelajaran fikih dasar, serta melibatkan partisipasi aktif lintas-generasi.
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Edukasi Kewirausahaan pada Ibu-Ibu PKK Jakarta Timur Juni Mashita; Vella Anggresta; Siska Maya
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i2.79

Abstract

Ibu memiliki peran krusial dalam ekonomi keluarga, tidak hanya sebagai pengelola keuangan rumah tangga tetapi juga sebagai pencari nafkah tambahan. Pemberdayaan ekonomi ibu melalui kewirausahaan, terutama melalui wadah PKK, menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Edukasi kewirausahaan yang komprehensif dan relevan, mencakup aspek seperti pemasaran digital dan inovasi produk, sangat penting. Metode edukasi yang beragam dan interaktif, termasuk pemanfaatan teknologi dan pendampingan, akan lebih efektif dalam menarik minat dan partisipasi ibu-ibu PKK. Ibu-ibu PKK RW 02 Kelurahan Munjul menghadapi keterbatasan informasi tentang peluang usaha yang inovatif, yang menghambat potensi mereka untuk mengembangkan usaha rumahan. Program pelatihan dan pendampingan yang fokus pada pengembangan ide bisnis, keterampilan kewirausahaan, dan akses sumber daya ekonomi sangat dibutuhkan. Kegiatan sosialisasi yang dirancang khusus untuk memperluas wawasan tentang ide bisnis kreatif dan inovatif, serta menghadirkan kisah sukses, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan jumlah usaha rumahan yang dijalankan oleh Ibu-ibu PKK, sehingga berdampak positif pada peningkatan pendapatan keluarga.
Sosialisasi Karakteristik dan Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Reza Sutarna Putri; Ossy Firstanti Wardany; Rini Lestari; Nur Wulandani
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i2.85

Abstract

Pendidikan inklusif menghadapi tantangan signifikan terkait kemampuan guru dalam mengidentifikasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di kelas reguler. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengidentifikasi karakteristik dan melakukan deteksi dini ABK di sekolah inklusi. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan: persiapan, sosialisasi, dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada 8 November 2025 di SDIT Kuttab Al Hasan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan melibatkan 15 guru sebagai peserta. Materi sosialisasi mencakup konsep identifikasi ABK dan instrumen deteksi dini yang dapat langsung diaplikasikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dari rata-rata 2,80 sebelum kegiatan menjadi 3,93 setelah kegiatan (peningkatan 40,4%). Manfaat utama yang diperoleh peserta meliputi pengetahuan baru tentang karakteristik ABK (80%), peningkatan motivasi untuk peduli pada ABK (80%), dan instrumen praktis yang dapat langsung digunakan (73,3%). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam identifikasi ABK dan memberikan kontribusi nyata bagi implementasi pendidikan inklusif yang lebih efektif di sekolah mitra.
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Sabun Gaharu Gyrinops Bagi Mahasiswa Kebidanan Universitas Bhakti Kencana I Gde Adi Suryawan Wangiyana; I Gusti Agung Ayu Hari Triandini
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i2.88

Abstract

Pelatihan kewirausahaan melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) relatif jarang dilakukan di program studi kesehatan, termasuk di program studi kebidanan. Di satu sisi, pelatihan kewirausahaan dengan output produk terapi komplementer dapat menunjang karier saat lulus nanti. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dan pelatihan kewirausahaan produk kesehatan terapi komplementer sabun gaharu Gyrinops secara holistik kepada mahasiswa kebidanan Universitas Bhakti Kencana. Kegiatan pengabdian ini dilakukan meliputi 3 tahap utama yaitu: tahap teori, tahap praktek dan tahap evaluasi. Evaluasi dilakukan pada partisipan (mahasiswa kebidanan Universitas Bhakti Kencana) dan juga produk sabun gaharu Gyrinops yang dibuat oleh partisipan. Kegiatan ini menghasilkan output sabun gaharu Gyrinops dengan 7 tahap sistematis yang menjadi standar kompetensi partisipan. Partisipan telah memahami metode pembuatan sabun gaharu Gyrinops yang di indikasikan dari prosentase ketercapaian kompetensi paling rendah sebesar 75%. Prosentase ketercapaian tahap praktek sedikit lebih rendah dibandingkan tahap teori menunjukkan adanya sedikit kendala dalam proses aplikasi teori, meskipun tidak signifikan.  Evaluasi terhadap sabun gaharu Gyrinops menunjukkan bahwa produk ini memperoleh rerata skor hedonik 7,3 – 7,9 yang menunjukkan level tingkat preferensi yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil melatih mahasiswa kebidanan Universitas Bhakti Kencana memperoleh kompetensi tambahan untuk membuat produk terapi komplementer sabun gaharu Gyrinops dengan standar mutu yang bagus dan level preferensi yang tinggi. 
Capacity Building UMKM berbasis Menjahit untuk Peningkatan Nilai Ekonomi Produk Lokal Ni Wayan Lasmi; Wayan Sri Maitri; Komang Widhya Sedana Putra P
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i2.90

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas sebuah UMKM jahit di Kota Denpasar yang selama ini menghadapi berbagai hambatan operasional, seperti penataan ruang yang tidak terorganisasi, keterbatasan keterampilan teknis, serta tata kelola bahan yang kurang efisien. Melalui program pendampingan selama dua hari pada Agustus 2025, tim pengabdian melakukan serangkaian aktivitas mencakup observasi langsung, pelatihan teknik menjahit dan obras, penataan ulang area produksi, serta pengenalan prosedur perawatan mesin yang lebih sistematis. Tahapan kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik mitra, sekaligus mendorong terbentuknya alur kerja yang lebih ergonomis dan terukur. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nyata pada aspek produktivitas, kualitas jahitan, dan stabilitas mesin, disertai perbaikan signifikan pada kebersihan serta kerapian ruang kerja. Selain itu, pengelolaan limbah kain dan pemanfaatan ulang material sisa mulai diterapkan sebagai langkah awal menuju efisiensi yang lebih berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis kebutuhan riil UMKM mampu memperkuat kompetensi produksi, mengurangi kesalahan kerja, serta meningkatkan kemampuan mitra dalam memenuhi permintaan pelanggan. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi pada unit usaha sejenis di wilayah perkotaan Bali.
Peningkatan Minat Berbahasa Inggris Mahasiswa melalui Program English Star: Studi Pengabdian Masyarakat di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Nurma Zela Gustina; Arif Rahman Aceh; Erni Chaerani
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i2.93

Abstract

Minat mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang masih tergolong rendah, terutama karena kurangnya media dan kegiatan yang dapat menumbuhkan motivasi berbahasa Inggris secara aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan keberanian mahasiswa dalam berbahasa Inggris melalui program Pemilihan English Star, yaitu kompetisi edukatif yang dirancang untuk menstimulus kemampuan berbahasa inggris mahasiswa. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan konsep kegiatan, sosialisasi kepada mahasiswa, pelaksanaan lomba yang melibatkan berbagai kategori, serta evaluasi minat sebelum dan sesudah kegiatan. Sebanyak 16 mahasiswa dari berbagai program studi yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris, yang ditunjukkan melalui minat mahasiswa mengikuti kegiatan pemilihan English Star. Mahasiswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kompetisi, dan muncul role model baru di kalangan mahasiswa melalui penobatan English Star. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kompetisi yang menyenangkan dan aplikatif mampu meningkatkan motivasi serta penggunaan Bahasa Inggris di lingkungan kampus.

Page 1 of 2 | Total Record : 14