cover
Contact Name
Ashif Az Zafi
Contact Email
qualityjournal@uinsuku.ac.id
Phone
+6285789104304
Journal Mail Official
qualityjournal@uinsuku.ac.id
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kudus, Jl.Conge Ngembalrejo PO.BOX 51 Kudus 59322, Jawa Tengah. Fax. 0291-432677
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Quality
ISSN : 23550333     EISSN : 25028324     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/quality
The focus and scope of Quality Journal is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic Education Management. The journal promotes research and scholarly discussion concerning the Transformative Management of Islamic Education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship in both formal and non-formal education. Topics might be about the management of Islamic education, Islamic Leadership, and teacher professional development in Madrasah, Pesantren and Islamic College.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2023): QUALITY" : 10 Documents clear
Tindak Lanjut Penilaian Kinerja Kepala Sekolah pada Komponen Kualitas Supervisi Pembelajaran Fauzi, M. Asif Nur; Sukamto, Sukamto; Sidabutar, Janpristiwandi; Iriantara, Yosal
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.21267

Abstract

Follow-up Assessment of Principal Performance on the Quality Component of Learning Supervision. This research is driven by findings concerning the inadequate appraisal of school principals in supervising learning, which is urgent in attaining quality learning. This is attributed to teacher professionalism, affecting the quality of graduates' learning experience. The study aimed to investigate the follow-up procedures of school principals in enhancing the standard of learning supervision encompassing administrative documentation and teacher professionalism. The descriptive research with a qualitative methodology was employed to conduct the study. The data sources consisted of observations, interviews, and document analysis. After analysing the collected data through reduction, presentation, and drawing conclusions, some of the research findings revealed obstacles related to PKKS, occurring due to virtual supervision. These technical obstacles have an impact on holistic constraints. Follow-up actions included action planning, building communication, and setting new standards.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan terkait rendahnya penilaian kinerja kepala sekolah dalam komponen supervisi pembelajaran yang sebenarnya memiliki tingkat urgensi yang harus diperhatikan dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Hal ini karena kualitas pembelajaran dipengaruhi oleh profesionalisme guru dan mempengaruhi kualitas lulusan dalam hal pengalaman belajarnya. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendalami kegiatan tindak lanjut kepala sekolah dalam peningkatan mutu supervisi pembelajaran yang dilakukan, baik dalam pendokumentasian administrasi maupun dalam aspek profesionalisme guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sesuai dengan pengumpulan data yang dilakukan, data dianalisis melalui reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Beberapa hasil penelitian yang dipaparkan yaitu kendala yang terjadi terkait temuan PKKS karena pengawasan dilakukan secara virtual sehingga menimbulkan kendala teknis yang berdampak pada kendala holistik. Kegiatan tindak lanjut yang dilakukan adalah melalui perencanaan tindakan, membangun komunikasi, dan menetapkan standar baru.
Difusi Sistem E-SPMI di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus; Analisis Model Rogers
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.23576

Abstract

Diffusion of E-SPMI System at State Islamic Institute (IAIN) of Kudus; Analysis of Rogers Model. This article discusses the diffusion process of the E-SPMI system at IAIN Kudus. The E-SPMI system was put in place with the aim of improving the quality assurance system, especially in the implementation of the PPEPP cycle. The purpose of this study is to find out how the diffusion process of the E-SPMI system and what factors influence it. The results show that the diffusion process goes through several stages, starting from the knowledge stage, which encourages institutions to develop E-SPMI because of the need for innovation and efficiency in quality assurance. Furthermore, the persuasion stage involves socializing the concept and advantages of E-SPMI to related parties and stakeholders. The great advantages and efficient costs of E-SPMI encourage a collective decision to adopt it. Implementation begins with E-SPMI data filled by study programs and supervised by LPM. Although the results of implementation could not yet be measured during the confirmation phase, leadership support and positive user perceptions point to a bright future. Factors that influence the technology diffusion process in higher education environments. Factors such as perspective, data complexity, and data integration in the SMURT system affect the diffusion process of E-SPMI.Artikel ini membahas proses difusi sistem E-SPMI di IAIN Kudus. Sistem E-SPMI diberlakukan dengan tujuan untuk meningkatkan sistem penjaminan mutu khususnya dalam pelaksanaan siklus PPEPP. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses difusi sistem E-SPMI dan faktor apa sea yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses difusi melewati beberapa tahap, dimulai dari tahap pengetahuan, yang mendorong institusi untuk mengembangkan E-SPMI karena kebutuhan akan inovasi dan efisiensi dalam penjaminan kualitas. Selanjutnya, tahap persuasi melibatkan sosialisasi konsep dan keunggulan E-SPMI kepada pihak terkait dan pemangku kepentingan. Keunggulan besar dan biaya efisien E-SPMI mendorong keputusan kolektif untuk mengadopsinya. Implementasi dimulai dengan pengisian data E-SPMI oleh program studi dan diawasi oleh LPM. Meskipun hasil implementasi belum dapat diukur selama fase konfirmasi, dukungan pimpinan dan persepsi positif pengguna menunjukkan masa depan yang cerah. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi teknologi di lingkungan pendidikan tinggi. Faktor-faktor seperti perspektif, kompleksitas data, dan integrasi data dalam sistem SMURT mempengaruhi proses difusi E-SPMI.
Evaluasi Program Tahfidz Excellent di Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.22029

Abstract

Evaluation of the Excellent Tahfidz Programme at Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba in Improving Santri's Memorisation. This study aims to assess the effects of context, input, process and product resulting from the implementation of the Excellent Tahfidz programme. The description of these effects is important for the determination of the programme's compatibility with the needs of Islamic boarding schools within the community. This research uses the CIPP approach to evaluation research. The findings of this study reveal that: 1) The tahfidz excellent programme is in line with the needs of the students, parents, the vision and mission of the institution and the educational goals. 2) Tahfidz excellent is implemented four times a week. 3) The learning process of the tahfidz programme is expertly conducted by the teachers. 4) The equipment and infrastructure supported the memorisation process. This is evidenced by the fact that 88% of the students have been successful in the memorisation of 2 juz in the odd semester. In addition, 85% of the students were optimistic about the achievement of the memorisation target within one year. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil Context, Input, Proses, dan Product dari pelaksanaan program Tahfidz Excellent di Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba. Hal ini menarik untuk diuraikan agar dapat melihat sejauh mana kesesuaian antara program (tahfidz excellent) dengan kebutuhan pesantren di masyarakat. Tulisan ini termasuk kedalam jenis penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan CIPP (Context, Input, Process dan Product) dari Stufflebeam & Shinkfield. Adapun instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Program tahfidz excellent ini sudah sesuai dengan kebutuhan santri, orang tua, visi dan misi, serta tujuan lembaga pendidikan, 2) Pelaksanaan tahfidz excellent ini dilakukan empat kali dalam seminggu, 3) Guru sudah melaksanakan proses pembelajaran program Tahfidz dengan sangat baik, 4) Sarana dan prasarana sudah membantu dalam proses menghafal, 5) Program tahfidz Excellent sudah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari sebanyak 88% santri telah dapat mencapai target hafalan sebanyak 2 juz pada semester ganjil. Selain itu sebanyak 85% santri dengan optimis mampu menyelesaikan target hafalan dalam waktu satu tahun.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Kesejahteraan Guru terhadap Kinerja Guru MI di Kecamatan Jekulo Ma'rifah, Ishfina Ziyadatul
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.19990

Abstract

The Effect of Work Motivation and Teacher Welfare on the Performance of MI Teachers in Jekulo District. This study analyses the influence of work motivation and teacher welfare on the performance of MI teachers in Jekulo sub-district. To improve teacher performance, it is recommended that attention is given to both work motivation and teacher welfare. Specifically, it aims to investigate the impact of work motivation and teacher welfare on teacher performance. The findings suggest that the decline in teacher performance is influenced by work motivation and teacher welfare. The study employed a quantitative approach and survey research type with 91 private teachers as subjects. Data was collected using questionnaires and documentation, and analyzed using multiple linear regression analysis. The questionnaire was validated by two expert lecturers and Aiken's validity was calculated.  The results indicate that work motivation and teacher welfare have a significant influence on teacher performance. Based on the F count value being greater than the F table value (69.144 > 3.10), Ho is rejected and Ha is accepted. This indicates a significant influence between Work Motivation and Teacher Welfare on Teacher Performance in MI Jekulo sub-district. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh: 1) Motivasi kerja terhadap kinerja guru; 2) Kesejahteraan guru terhadap kinerja guru; 3) Motivasi kerja dan kesejahteraan guru terhadap kinerja guru. Menurunnya kinerja guru dipengaruhi motivasi kerja dan kesejahteraan guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian survey yang subjeknya 91 guru swasta. Pengumpulan data dengan kuesioner dan dokumentasi, menggunakan analisis regresi linear berganda. Instrumen kuesioner divalidasi dua dosen ahli kemudian dianalisis, dihitung dengan validitas Aiken. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru. 2) Terdapat pengaruh kesejahteraan guru terhadap kinerja guru. 3) Terdapat pengaruh signifikan antara motivasi kerja dan kesejahteraan guru terhadap kinerja guru. Dilihat pada nilai F hitung > F tabel (69,144 > 3,10). Artinya Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Motivasi Kerja dan Kesejahteraan Guru terhadap Kinerja Guru MI kecamatan Jekulo.
Kompleksitas Penyelenggaraan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Perspektif Standar Nasional PAUD Mahmudin, Dikki Zulfikar; Wiyani, Novan Ardy
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.14207

Abstract

The Complexity of Early Childhood Education (PAUD) Service Delivery in the Perspective of the National PAUD Standards. This study aims to explore the challenges and actions taken in implementing PAUD services in accordance with national standards at PAUD Waluyo Jati Gumelem Kulon, Susukan District, Banjarnegara Regency. The language is objective, formal, and unbiased. The text is free from grammatical, spelling, and punctuation errors. It is case study research that utilized interviews, observations, and documentation as data collection methods. The Miles and Huberman model data analysis technique was employed, including data reduction, data display, and verification stages. Abbreviations and technical terms are clearly defined upon initial use. The outcomes indicated that PAUD Waluyo Jati encountered issues in all standards during service implementation. STPPA experienced difficulties utilizing tools to evaluate the growth and development of young children. Compiling a curriculum that takes into account institutional peculiarities presented challenges in the content standard. In terms of the process standard, obstacles arose in preparing RPPM and RPPH. In the assessment standard, issues have arisen regarding the execution of assessments that do not align with the assessment tool. In the education personnel standard, difficulties stem from the compliance with academic qualifications required of teachers. In the facilities and infrastructure standard, limitations are observed in terms of available restrooms and workspace. Financial standards present challenges in raising funds to provide PAUD services, while management practices at PAUD Waluyo Jati suffer from inadequate documentation of program implementation. In light of these difficulties, PAUD Waluyo Jati should strive for continuous improvement in meeting national PAUD standards by preparing activity programmes that comply with these standards. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan dan upaya yang dihadapi pada penyelenggaraan layanan PAUD dalam perspektif standar nasional PAUD di PAUD Waluyo Jati Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penyelenggaraan layanan PAUD Waluyo Jati mengalami kesulitan dalam setiap standarnya.Pada STPPA ditemukan kesulitan dalam hal penggunaan instrumen untuk melakukan assesment terhadap tumbuh-kembang anak usia dini. Pada standar isi ditemukan kesulitan dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan kekhasan lembaga. Pada standar proses ditemukan kesulitan dalam penyusunan RPPM dan RPPH. Pada standar penilaian ditemui kesulitan terkait dengan pelaksanaan penilaian yang belum sesuai dengan instrumen penilaian. Pada standar pendidik dan tenaga kependidikan ditemui kesulitan terkait dengan pemenuhan kualifikasi akademik guru. Pada standar sarana dan prasarana ditemui kesulitan berupa keterbatasan toilet dan ruang kerja. Pada standar pembiayaan ditemui kesulitan dalam hal penggalangan dana untuk pembiayaan penyelenggaraan layanan PAUD. Pada standar pengelolaan ditemui kesulitan pihak guru PAUD Waluyo Jati belum mampu mendokumentasikan setiap pelaksanaan program dengan baik.Berdasarkan kesulitan-kesulitan di atas maka sebaiknya PAUD Waluyo Jati melakukan upaya perbaikan secara berkelanjutan dalam pemenuhan standar nasional PAUD dengan menyusun program kegiatan PAUD yang sesuai dengan standar nasional PAUD. 
Manajemen Kepemimpinan Rasulullah Saw. dalam Menciptakan Manajemen PAUD Berkualitas Komalasari, Neni
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.15659

Abstract

The Leadership Management of the Rasulullah Pbuh. in Create Quality Early Childhood Education (ECE) Management. A quality Early Childhood Education (ECE) institution is characterised by a leadership and management team that excels in decision-making and communication. To achieve this, the institution must adhere to several management principles, including optimal planning, organisation, leadership, and supervision. By doing so, ECE institutions can effectively manage commitment, work unity, professionalism, and leadership, resulting in high-quality learning and a healthy, robust environment. Effective ECE leadership and management requires democratic, rather than authoritarian, leaders and managers. Rasulullah Pbuh. is an exemplary leader who demonstrated innovative educational practices while also incorporating spiritual values. This research utilises a qualitative method with a case study approach. The study concluded that ECE institutions with democratic leaders and managers who embody the Islamic values of honesty, trustworthiness, intelligence, and open-mindedness are more likely to have quality management. The teachings of the Prophet Pbuh. prioritize deliberation in decision making.Ciri lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkualitas yaitu memiliki manajemen pimpinan dan manajemen pengelolaan yang bisa mengarahkan dan berkomunikasi dengan baik dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah prinsip pengelolaan meliputi perencanaan, pengorganisasiaan, kepemimpinan dan pengawasan secara optimal. Dengan optimalitas tersebut bisa menjadikan lembaga PAUD mampu mengelola komitmen, kesatuan kerja, profesionalisme dan kepemimpinan, sehingga menghasilkan pembelajaran yang berkualitas serta terciptanya lingkungan yang sehat dan kuat. Semua itu tidak lepas dari adanya peran pimpinan dan pengelola yang demokratis, tidak otoriter dan absolut. Rasulullah Saw. sebagai tipikal pemimpin yang mampu menciptakan manajemen kepemimpinan PAUD yang berkualitas. memiliki jiwa sebagai pendidik yang inovatif bukan hanya sekedar menerapkan nilai-nilai kerohanian saja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denagn pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa lembaga PAUD berkualitas dengan manajemen pemimpin dan pengelola yang demokratis. dalam perspektif Islam sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. yaitu jujur, amanah, dapat dipercaya, cerdas, dan berpikiran terbuka mampu menciptakan pengelolaan manajemen lembaga PAUD berkualitas. Ajaran manajemen pengelolaan Rasulullah Saw. yaitu mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan. 
Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati Taufik, Ahmad; Mubasyaroh, Mubasyaroh; Jalil, Muhamad
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.22010

Abstract

Principal Leadership Style in Improving Student Achievement at MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati. This study examines the leadership style employed by the Principal at MTs Abadiyah Koryokalangan Gabus Pati to enhance student achievement. The research follows a qualitative approach, employing interviews, observations, and documentation for data collection. Data analysis involves reduction, display, and verification. In conclusion, the leadership style of the principal at MTs Abadiyah Koryokalangan Gabus Pati aligns conceptually with the management functions of planning, organizing, actuating, controlling, monitoring, and evaluating. The principal implements four leadership styles: instructive, consultative, participative, and delegative. The leadership of the head of the madrasah in enhancing the achievement of students at MTs Abadiyah Kuryokalangan Pati is consistent with leadership theory. In terms of improving student achievement, there are three supporting factors: facilities and infrastructure, environment, and motivation of those involved, as well as funding. On the other hand, there are also inhibiting factors that include a lack of motivation among the students themselves, personal and environmental challenges, societal and technological factors, as well as issues related to facilities and infrastructure.Penelitian ini membahas tentang Gaya kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kualitatif. Pengumpumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya melalui, reduction, display dan verification. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: 1) Gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati, secara konseptual sudah sesuai dengan fungsi manajemen yaitu planning, organizing, actuating, controlling, monitoring dan evaluating. gaya yang dipakai kepala madrasah MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati sebagai berikut: a) Gaya kepemimpinan kepemimpinan instruktif. b) Gaya kepemimpinan kepemimpinan konsultatif. c) Gaya kepemimpinan kepemimpinan partisipatif atau demokratis d) Gaya kepemimpinan kepemimpinan delegatif. 2. Kepemimpinan kepala madrasah dalam peningkatan prestasi di MTs Abadiyah Kuryokalangan Pati dapat dikatakan sesuai dengan teori kepemimpinan, 3. Faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam meningkatkan prestasi peserta didik di MTs Abadiyah Kuryokalangan Pati. a) Faktor pendukung adalah sarana dan prasarana, lingkungan dan diri pelaku yang bersangkutan serta pendanaan b) Faktor penghambat dalam meningkatkan prestasi peserta didik adalah diri pelaku yang malas, problem pribadi dan lingkungan, meliputi masyarakat, teknologi juga faktor sarana dan prasarana.
International Class Program UIN Malang as an Effort in Actualizing International Reputable University Nikmah, Faridatun; Syari'ah, Atiris; Nabilah, Nafa
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.24619

Abstract

In response to globalization's challenges, educational institutions in Indonesia have begun to develop education oriented towards reforming quality, management, and curriculum with international standards. One of them is through the formation of an international class that is expected to be able to compete at the global level. To realize this, UIN Malang carries the vision of "The realization of an integrative higher education in combining science and Islam with an international reputation." Based on this vision, this study seeks to find out how to implement and form UIN Malang's support for the International Class Program at the Tarbiyah and Teacher Training Faculty to internationalize the campus. This study uses a qualitative approach that emphasizes the interpretation of the data obtained. The problem in the field is the lack of cooperation between layers at the university. It has an impact on the speed of the internationalization process of the UIN Malang.Program Kelas Internasional UIN Malang sebagai Upaya Mewujudkan Universitas Bereputasi Internasional. Menanggapi tantangan globalisasi, lembaga pendidikan di Indonesia mulai mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada reformasi mutu, manajemen, dan kurikulum yang berstandar internasional. Salah satunya melalui pembentukan kelas internasional yang diharapkan mampu bersaing di tingkat global. Untuk mewujudkan hal tersebut, UIN Malang mengusung visi “Terwujudnya pendidikan tinggi yang integratif dalam memadukan ilmu pengetahuan dan Islam yang bereputasi internasional.” Berdasarkan visi tersebut, penelitian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana implementasi dan bentuk dukungan UIN Malang terhada Program Kelas Internasional Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk menginternasionalkan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan pada interpretasi data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui adanya permasalahan di lapangan yakni kurangnya kerjasama antar lapisan di universitas. Hal tersebut berdampak pada percepatan proses internasionalisasi UIN Malang.
Metode Mudarasah dalam Menghafalkan al-Qur’an di Pondok Pesantren Yanbu’ul-Ulum Sukolilo Kholiq, Abdul; Hasan, Maulana Achmad
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.14168

Abstract

Mudarasah Method in Memorising al-Qur'an in Yanbu'ul-Ulum Sukolilo Islamic Boarding School. The aim of this research is to investigate the Mudarasah method for memorising the Qur'an at Yanbu'ul-Ulum Islamic boarding school, its impacts on students' ability to memorise the Qur'an, and the factors that impede the usage of this method.  This study adopted a qualitative field research approach with a focus on students at the Yanbu'ul-Ulum Sukolilo Islamic boarding school. The data was collected through observation techniques, interviews with pesantren caregivers, ustadz, students, alumni, and pesantren administrators. The findings of the study are presented below. 1) The Mudarasah method for Quran memorization at the Yanbu'ul-Ulum Sukolilo Islamic boarding school discusses the application of the method, including the active role of the murobi, formation of the Mudarasah, takrir, and sorogan memorization. 2) The implications of the Mudarasah method for Quran memorization include firstly tahyihah nafsiyah, meaning mental stability, secondly tarkiz, meaning concentration, thirdly taawun, which means cooperative help, and fourthly mumtaz, which means excellence. 3) Hindrances to the Mudarasah method of memorising the Qur'an at the Yanbu'ul-Ulum Islamic boarding school are multifaceted. Secondly, the process is time-consuming and inefficient. Firstly, student independence is lacking. Lastly, there exists inequality in student intelligence levels. Seorang santri pasti memiliki kelemahan berbeda-beda dalam proses menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren, untuk mensiasati hal tersebut pastinya seorang pengasuh pondok pesantren tahfidzul qur’an memiliki berbagai cara khusus agar santrinya mudah ketika dalam menghafal Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui metode Mudarasah dalam menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren Yanbu’ul-Ulum, implikasi metode Mudarasah dalam menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren Yanbu’ul-Ulum, faktor-faktor yang menjadi hambatan metode Mudarasah dalam menghafalkan Al-Qur’an. Penelitian ini penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif pada santri di pondok pesantren Yanbu’ul-Ulum Sukolilo, pengumpulan data diperoleh teknik observasi, wawancara pada pengasuh pesantren, ustadz, santri, alumni dan pengurus pesantren. Hasil penelitian ini sebagai berikut. 1) metode Mudarasah dalam menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren Yanbu’ul-Ulum Sukolilo membahas penerapan metode Mudarasah, meliputi, peran aktif murobi, pembentukan Mudarasah, takrir, dan sorogan hafalan. 2) Implikasi metode Mudarasah dalam menghafalkan Al-Qur’an, pertama tahyihah nafsiyah artinya kemantapan mental, Kedua, tarkiz, artinya konsentrasi. Ketiga, Taawwun, artinya tolong menolong. Keempat Mumtaz, artinya lulus. 3) Faktor-faktor yang menghambat metode Mudarasah menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren Yanbu’ul-Ulum, Pertama Kurangnya sifat kemandirian santri. Kedua Membutuhkan waktu lama dan kurang efisien. Ketiga ketimpangan pada tingkat kecerdasan santri.
Peran Kepemimpinan Pelayan Pembelajaran Kepala Sekolah Berbasis Nilai-Nilai Moral Spiritual Effendi, Yulius Rustan; Romadhon, Romadhon
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.17330

Abstract

The Learning Servant Leadership Role of Principals Based on Moral-Spiritual Values. This research aims to provide an objective description of the role of the principal as a learning servant leader based on spiritual and moral values. The implementation of learning servant leadership in two junior high schools in Malang City, East Java is also examined. A case study approach was employed using qualitative methods to collect data through in-depth interviews, observations, and document analysis. A modified analytic analysis method was utilised to analyse the data and achieve research objectives. A modified analytic analysis method was utilised to analyse the data and achieve research objectives. Technical terms are explained when first used, and the language used is formal and value-neutral with clear, concise sentences and a logical flow of information. The validity of the data is measured using processes of credibility, transferability, dependability, and confirmability. According to the study's findings, the principal's objective is to enhance and empower the teaching potential of the educators for achieving restoration of learning. Self-awareness as an altruist, faithful (spiritual) and moral individual is the foundation of inspiration for the principal's role as a learning leader. This study suggests that the acquisition of servant leadership by principals has a subordinate effect on institutional or organizational outcomes while having a direct impact on investing in developing teachers' teaching potential for future learning recovery. Furthermore, the leadership of the principal's learning servant is highly appropriate for aiding teachers in their recovery and personal development. The approach prioritises the psychological well-being, emotional maturity, and ethical, moral, and religious wisdom of those being served, which is of great benefit to educators. Kepemimpinan pelayan pembelajaran kepala sekolah merupakan strategi peran kepemimpinan yang mengintegrasikan semangat pelayanan dengan nilai-nilai moral spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan pelayan pembelajaran kepala sekolah berbasis nilai-nilai moral spiritual. Kepemimpinan pelayan pembelajaran diterapkan oleh dua kepala Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang, Jawa Timur berbasis nilai-nilai moral spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, desain studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi untuk mencapai tujuan penelitian. Analisis data menggunakan metode analisis analitik yang dimodifikasi. Pengukuran keabsahan data berdasarkan proses kredibilitas, transferabilitas, ketergantungan, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menjelaskan bahwa. tekad kepala sekolah adalah mengungkit dan memberdayakan potensi pengajaran guru untuk mencapai pemulihan pembelajaran. Sumber inspirasi peran kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berpusat pada kesadaran diri sebagai pribadi altruis, beriman (spiritual) dan bermoral. Penelitian ini merekomendasikan bahwa kepemimpinan pelayan pembelajaran kepala sekolah berpengaruh tidak langsung pada hasil organisasi/lembaga, tetapi berdampak langsung pada investasi pemberdayaan potensi pengajaran guru untuk mencapai pemulihan pembelajaran di masa depan. Selain itu, kepemimpinan pelayan pembelajaran kepala sekolah sangat cocok untuk pemulihan dan penyadaran pribadi guru karena terfokus pada kesejahteraan psikologis, kematangan emosional, dan kebijaksanaan etis, moral, religius dari individu yang dilayani.

Page 1 of 1 | Total Record : 10