cover
Contact Name
Ni Luh Titi Inda Yani
Contact Email
yaniinda514@gmail.com
Phone
+6285824405882
Journal Mail Official
yaniinda514@gmail.com
Editorial Address
No.67 Kampus Bumi Mutiara, Jl. Dewi Sartika
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
ISSN : 23390999     EISSN : 27237575     DOI : 10.66475/fisip
Core Subject :
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik p-ISSN 2339-0999, e-ISSN 0000-0000) menyediakan media untuk mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dan pengembangan di bidang sosial dan politik. Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik menerbitkan artikel penelitian, pengembangan dan review di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik 2. Administrasi Bisnis 3. Ilmu Komunikasi 4. Ilmu Pemerintahan 5. Sosiologi 6. Hubungan Internasional Kami menerima kontribusi artikel penelitian dan artikel konseptual (non-penelitian) dari penulis dalam bahasa Inggris. Kami lebih menekankan pada artikel penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT KECAMATAN TOILI KABUPATEN BANGGAI: THE EFFECT OF ORGANIZATIONAL CULTURE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE TOILI DISTRICT OFFICE, BANGGAI REGENCY Abdul Rachman Saida Rahman; Ni Luh Titi Indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Toili Kabupaten Banggai. Budaya organisasi merupakan nilai, norma, dan kebiasaan yang berkembang dalam organisasi yang mempengaruhi perilaku anggota organisasi. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja yang dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Camat Toili. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi yang positif dan hasil uji t yang signifikan. Semakin baik budaya organisasi yang diterapkan, maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Kesimpulan penelitian ini adalah budaya organisasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Oleh karena itu, pimpinan perlu memperkuat nilai-nilai organisasi, meningkatkan disiplin, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR DESA TOBUNGIN KECAMATAN TINANGKUNG SELATAN : EFFECTIVENESS OF PUBLIC SERVICES AT THE TOBUNGIN VILLAGE OFFICE, SOUTH TINANGKUNG DISTRICT Istiqamah Bungana; Rahmad Palopa
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Tobungin, Kecamatan Tinangkung Selatan. Fokus penelitian mencakup dimensi transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas aparatur desa. Pelayanan merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan publik merupakan bentuk nyata pemerintahan dalam melayani masyarakat, oleh sebab itu pemerintahan harus melakukan pelayanan secara optimal dan maksimal agar menghasilkan pelayanan publik yang efektif dan efesien.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat 5 orang yang menjadi informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan di Desa Tobungin telah berjalan cukup baik, namun masih menghadapi kendala pada aspek sarana prasarana dan pemanfaatan teknologi informasi.
EFEKTIVITAS PROGRAM SMART CITY DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN BANGGAI: EFFECTIVENESS OF THE SMART CITY PROGRAM IN IMPROVING PUBLIC SERVICES IN BANGGAI REGENCY Budianrto Taib; Ni Luh Titi Indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program smart city dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Banggai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital. Implementasi smart city diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari aparatur pemerintah daerah serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program smart city di Kabupaten Banggai telah berjalan, namun belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan pelayanan publik. Hal ini terlihat dari beberapa indikator efektivitas, seperti pemahaman program yang masih terbatas, ketepatan sasaran yang belum optimal, serta belum meratanya pemanfaatan teknologi oleh masyarakat. Selain itu, faktor yang mempengaruhi efektivitas program meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya sosialisasi program kepada masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa efektivitas program smart city dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Banggai masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat infrastruktur teknologi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas sosialisasi program agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
EFEKTIVITAS DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA, DI DESA TIRTASARI KECAMATAN TOILI KABUPATEN BANGGAI: THE EFFECTIVENESS OF VILLAGE FUNDS IN EMPOWERING VILLAGE COMMUNITIES IN TIRTASARI VILLAGE, TOILI DISTRICT, BANGGAI REGENCY Fuly Benda; NI LUH TITI INDAYANI
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dana desa dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Tirtasari, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. Dana desa yang bersumber dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan dana desa di Desa Tirtasari tergolong cukup efektif, terutama dalam pembangunan infrastruktur desa. Namun, dalam aspek pemberdayaan masyarakat, efektivitasnya masih belum optimal. Program pemberdayaan seperti pelatihan usaha kecil dan kegiatan padat karya telah dilaksanakan, tetapi partisipasi masyarakat masih rendah dan belum merata. Faktor pendukung efektivitas dana desa meliputi dukungan pemerintah dan ketersediaan anggaran, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi program, serta minimnya inovasi dalam pemberdayaan masyarakat