cover
Contact Name
Ni Luh Titi Inda Yani
Contact Email
yaniinda514@gmail.com
Phone
+6285824405882
Journal Mail Official
yaniinda514@gmail.com
Editorial Address
No.67 Kampus Bumi Mutiara, Jl. Dewi Sartika
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
ISSN : 23390999     EISSN : 27237575     DOI : 10.66475/fisip
Core Subject :
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik p-ISSN 2339-0999, e-ISSN 0000-0000) menyediakan media untuk mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dan pengembangan di bidang sosial dan politik. Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik menerbitkan artikel penelitian, pengembangan dan review di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik 2. Administrasi Bisnis 3. Ilmu Komunikasi 4. Ilmu Pemerintahan 5. Sosiologi 6. Hubungan Internasional Kami menerima kontribusi artikel penelitian dan artikel konseptual (non-penelitian) dari penulis dalam bahasa Inggris. Kami lebih menekankan pada artikel penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KELURAHAN SIMPONG KECAMATAN LUWUK SELATAN KABUPATEN BANGGAI: Quality of Public Services at the Simpong Village Office, Luwuk Selatan Subdistrict, Banggai Regency Sri Lestari
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kelurahan Simpong Kecamatan Luwuk Selatan yang dilihat dari teori A. Parasuraman, Valarie A, Zeithaml dan Leonard L. Bery. yang memiliki 5 dimensi yaitu Tangible (Bukti Fisik), Reability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan) dan Emphaty (Empati). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode Kuantitatif Subjek penelitian ini adalah Masyarakat Kelurahan Simpong Kecamatan Luwuk Selatan yang berjumlah 90 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu Acidental Sampling dan rumus yang digunakan slovin. Pengumpulan data yang digunakan diperoleh dari Sekunder dan Primer yang di dapat melalui Observasi, Wawancara, Kuesioner dan Dokumentasi. Sedangkan Pengukuran Kepuasan Masyarakat dilakukan terhadap lima dimensi jasa yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty. Kemudian dari hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kelurahan Simpong Kecamatan Luwuk Selatan mencapai 90,3% yang termasuk dalam kategori Sangat Berkualitas. Adapun rincian hasil dari masing-masing sub variabel adalah sebagai berikut: Tangible (Bukti Fisik) sebesar 87,5%, Reliability (Keandalan) sebesar 89,72%, Responsiveness (Daya Tanggap) sebesar 92,54%, Assurance (Jaminan) sebesar 93,1% dan Emphaty (Empati) sebesar 87,7%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelayanan publik di Kantor Kelurahan Simpong secara umum berjalan dengan baik dan masyarakat merasa puas, dengan begitu berarti secara keseluruhan dapat di katakan Sangat Berkualitas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM SATU JUTA SATU PEKARANGAN DI DESA TOHITISARI KECAMATAN TOILI JAYA KABUPATEN BANGGAI: Community Empowerment through the One Million One Yard Program in Tohitisari Village, Toili Jaya Subdistrict, Banggai Regency Anies Handayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1206

Abstract

Program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Banggai dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Program ini ditujukan untuk mendorong masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, agar mampu mengoptimalkan pekarangannya untuk kegiatan produktif seperti budidaya ayam pedaging dan tanaman hortikultura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 8 orang, terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD, Kasi Kesejahteraan, Kepala Dusun, serta masyarakat penerima program. Teknik pengambilan informan menggunakan Snowball Sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap: reduksi data (reduction), penyajian data (display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program SJSP di Desa Tohitisari secara umum telah berjalan dengan baik. Hal ini ditandai dengan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan, adanya tambahan penghasilan rumah tangga, serta tumbuhnya rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri masyarakat. Penerapan teori ACTORS menunjukkan bahwa unsur authority, confidence and competence, trust, opportunities, responsibilities, dan support telah sebagian besar terwujud. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, sarana produksi, dan pemasaran hasil ternak yang belum optimal. Kurangnya pendampingan teknis dan koordinasi antar lembaga juga menjadi faktor penghambat keberlanjutan program. Meskipun demikian, program SJSP berpotensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan apabila didukung oleh pelatihan berkelanjutan, penguatan kelembagaan, serta dukungan penuh dari pemerintah desa dan daerah.
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT LUWUK TIMUR KABUPATEN BANGGAI: THE EFFECT OF WORK DISCIPLINE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE EAST LUWUK SUBDISTRICT OFFICE IN BANGGAI REGENCY herni djohanis
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1207

Abstract

Berdasarkan pada permasalahan penelitian yang telah dirumuskan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja terhadap kinerja pegawai Di Kantor Camat Luwuk Timur Kabupaten Banggai. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pegawai Kantor Camat luwuk timur Kabupaten Banggai. Sedangkan sampel yang memenuhi kriteria penarikan sampel penarikan pengamatan yang dilakukan berjumlah 28 orang dengan menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Regresi sederhana, Likert dan Korelasi. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program software SPSS (Statistic Package For The Social Sciens) versi 2023. Pengaruh disiplin Kerja Pegawai Terhadap kinerja pegawai Di Kantor Camat Luwuk Timur Kabupaten Banggai memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses terciptanya kinerja pegawai yang lebih baik. Sehingga dari kesimpulan ini kantor camat luwuk timur harus tegas agar pegawai semakin disiplin dan harus menjadi contoh yang baik bagi pegawai sehingga kinerja pegawai bisa maksimal. Diperoleh t hitung sebesar 4.217 sedangkan t tabel 1,681 dan mempunyai angka signifikan sebesar 0,000 ≤ 0,05 dengan demikian secara persial diketahui bahwa pengawasan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai pada Kantor Camat Luwuk Timur Kabupaten Banggai.
ANALISIS KEBIJAKAN DESA KERUKUNAN TANGGUH DI DESA MALINO, KECAMATAN BANGGAI SELATAN, KABUPATEN BANGGAI LAUT: ANALYSIS OF THE POLICY OF RESILIENT HARMONY IN MALINO VILLAGE, SOUTH BANGGAI DISTRICT, BANGGAI LAUT REGENCY Fuly Benda
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan pelaksanaan program Desa Kerukunan Tangguh di Desa Malino, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Teknik penentuan informan dilakukan secara snowball sampling, yaitu menentukan informan berdasarkan rekomendasi dari informan sebelumnya hingga data diperoleh dianggap jenuh. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Malino, Sekretaris Desa Malino, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banggai Laut, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori William N. Dunn yang meliputi tahap perumusan masalah, analisis kebijakan, dan rekomendasi, serta didukung dengan teori Iceberg untuk mengidentifikasi akar penyebab dari belum adanya regulasi khusus terkait program Desa Kerukunan Tangguh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga saat ini program Desa Kerukunan Tangguh di Desa Malino belum memiliki regulasi atau Peraturan Desa (Perdes) sebagai dasar hukum pelaksanaannya. Hal ini disebabkan karena kewenangan penyusunan regulasi diserahkan kembali kepada desa, sementara desa belum memiliki kapasitas sumber daya manusia serta pendampingan teknis yang memadai. Pihak Kesbangpol menjelaskan bahwa desa memiliki kewenangan untuk membuat Peraturan Desa sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati, sedangkan Kementerian Agama menegaskan bahwa secara nasional program ini hanya mengacu pada pedoman umum Desa Sadar Kerukunan tanpa adanya regulasi khusus. Berdasarkan analisis tersebut, peneliti memberikan rekomendasi agar Pemerintah Desa Malino menyusun regulasi khusus dalam bentuk Peraturan Desa, membentuk forum kerukunan umat beragama di tingkat desa, serta meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pendampingan teknis dari instansi terkait.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KOPERASI DESA MERAH PUTIH DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DESA DI INDONESIA: EFFECTIVENESS OF THE IMPLEMENTATION OF THE MERAH PUTIH VILLAGE COOPERATIVE POLICY IN VILLAGE ECONOMIC DEVELOPMENT IN INDONESIA Fitrah Noho
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1209

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi kebijakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai strategi nasional untuk memperkuat pembangunan ekonomi desa di Indonesia. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis isi terhadap dokumen kebijakan, laporan Simkopdes, serta data kelembagaan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan KDMP ditentukan oleh empat faktor utama dalam model Edwards III, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Berdasarkan teori tangga partisipasi Arnstein, tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan KDMP masih bersifat simbolik, sehingga keberhasilannya belum sepenuhnya mencerminkan pemberdayaan ekonomi desa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan literasi keuangan, serta penerapan tata kelola
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN KABUPATEN BANGGAI: DEVELOPMENT OF SUSTAINABLE TOURISM IN BANGGAI REGENCY Muhlin Lalongan
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1299

Abstract

Kabupaten Banggai memiliki lanskap wisata bahari dan darat yang kuat, namun pertumbuhan kunjungan belum selalu diimbangi tata kelola, pemerataan manfaat, dan pengendalian dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan (1) memotret kesiapan pengembangan pariwisata berkelanjutan Kabupaten Banggai dan (2) merumuskan strategi prioritas yang operasional untuk memperkuat keberlanjutan destinasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi lapangan pada beberapa titik daya tarik wisata, serta telaah dokumen kebijakan dan data sektoral. Analisis dilakukan melalui pengodean tematik, triangulasi sumber, dan pemetaan isu–aksi berdasarkan pilar pengelolaan, sosial-ekonomi, budaya, dan lingkungan. Hasil menunjukkan tantangan utama berada pada kelembagaan lintas sektor, pengelolaan sampah dan sanitasi, serta belum terukurnya daya dukung. Strategi prioritas diarahkan pada penguatan organisasi pengelola destinasi, pemberdayaan ekonomi lokal berbasis komunitas, dan penerapan praktik “zero waste” bertahap
PENGUATAN TATA KELOLA PARIWISATA BERBASIS KOLABORASI ANTAR-SKPD DAN DATA E-TICKETING UNTUK OPTIMALISASI PAD KABUPATEN BANGGAI: Strengthening Tourism Governance Based on Collaboration between SKPDs and E-Ticketing Data to Optimize Local Revenue in Banggai Regency Ni Luh Titi Indayani; Istiqamah Bungana
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1301

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan kemandirian fiskal melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, termasuk Kabupaten Banggai, kontribusi pariwisata terhadap PAD masih belum optimal karena koordinasi antar-SKPD lemah, investasi infrastruktur belum terarah, kapasitas SDM terbatas, serta pemanfaatan data digital belum maksimal. Penelitian bertujuan merumuskan model tata kelola kolaboratif antar-SKPD (Dinas Pariwisata, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum) mampu meningkatkan efisiensi investasi infrastruktur pariwisata, optimalisasi pemungutan retribusi dan pajak daerah, serta penguatan basis data pengunjung berbasis sistem e-ticketing mendorong peningkatan PAD Kabupaten Banggai. Secara khusus penelitian menganalisis: (1) pengaruh model koordinasi antar- SKPD terhadap efisiensi investasi infrastruktur dan kinerja pemungutan retribusi pariwisata; (2) keterkaitan kinerja dan transparansi tata kelola Dinas Pariwisata dengan minat investasi amenitas pariwisata swasta; (3) dampak program peningkatan kapasitas SDM pariwisata terhadap indeks kepuasan wisatawan dan potensi pendapatan jasa; (4) efektivitas kebijakan insentif bagi pelaku usaha mikro/kecil (BUMDes dan Pokdarwis) mendorong kepatuhan sistem pemungutan resmi daerah; dan (5) pemanfaatan data pengunjung dari e- ticketing perencanaan strategis dan simulasi peningkatan PAD. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori. Tahap pertama berfokus studi dokumen dan pemetaan koordinasi kelembagaan, audit data PAD dan e-ticketing, serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan kunci. Tahap kedua meliputi survei wisatawan dan pelaku usaha, Focus Group Discussion (FGD) antar-SKPD, analisis kuantitatif hubungan investasi infrastruktur, kinerja pemungutan, dan PAD. Tahap ketiga diarahkan integrasi temuan model tata kelola kolaboratif, penyusunan rekomendasi kebijakan dan skenario peningkatan PAD, serta penyusunan naskah artikel ilmiah dan policy brief.
PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KECAMATAN BANGGAI TENGAH, KABUPATEN BANGGAI LAUT: IMPLEMENTATION OF THE FAMILY HOPE PROGRAM (PKH) IN BANGGAI TENGAH SUBDISTRICT, BANGGAI LAUT REGENCY Ni Luh Titi Indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1336

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pelaksanaan Program Keluarga Harapan, (PKH) di kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian adalah unit pelaksana program keluarga harapan (UPPKH) serta penerima manfaat (KPM) yang ada pada 8 (delapan) desa dengan objek penelitian yaitu pelaksanaan PKH di kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut. Jumlah informan sebanyak 11 (sebelas) orang dengan rincian koordinator kabupaten PKH kabupaten Banggai Laut 1 orang, pendamping sosial kecamatan orang serta kpm-pkh 8 orang. Adapun tehnik penelitian menggunakan “Purposive sampling” yaitu sebuah tehnik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu misalnya, informan tersebut dianggap paling tahu atau memahami tema penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer berupa wawancara, observasi dan dokumentasi serta data sekunder berupa struktur organisasi PKH, serta buku dan berbagai dokumen yang ada hubungannya dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukan, bahwa proses pelaksanan PKH di kecamatan Banggai Tengah mulai dari perencanaan, pertemuan awal, dan validasi penetapan KPM-PKH, penyaluran Bantuan sosial, pemutakhiran data, verifikasi komitmen, pendampingan serta transformasi kepesertaan telah dilaksanakan secara baik dan benar sesuai regulasi yaitu permensos nomor 1 tahun 2018 tentang PKH serta pedoman pelaksanaan umum PKH tahun 2021. Namun masih terdapat beberapa catatan untuk pembenahan kedepan agar pelaksanaan PKH lebih maksimal seperti perlunya pemutakhiran data tentang masyarakat miskin secara lebih baik sehingga data yang dikeluarkan oleh Pemdes, Pemkab, sampai Kementrian Sosial adalah data yang akurat dapat dipertanggung jawabkan. Juga masalah proses penyaluran dana bantuan sebaiknya dilakukan sebulan sekali atau 2 bulan sekali sehingga dana tersebut dapat segera dimanfaatkan KPM untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dana penunjang operasional di lapangan baik dari kementrian sosial maupun dana bantuan pemerintah kabupaten perlu ditambah guna menunjang pelaksanaan tugas para pendamping sosial dan pengurus unit pelaksana PKH kabupaten disesuaikan dengan kondisi wilayah kabupaten Banggai Laut.
THE INFLUENCE OF POLITICAL BACKGROUND ON LEGISLATIVE CANDIDATES’ ELECTABILITY: THE MODERATING ROLE OF PUBLIC TRUST: PENGARUH LATAR BELAKANG POLITIK TERHADAP KELAYAKAN CALON ANGGOTA LEGISLATIF: PERAN MODERATOR KEPERCAYAAN MASYARAKAT Andi Hartati; risman sarifudin
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1338

Abstract

This study examines the extent to which candidates’ political background influence their electability in local legislative elections, specifically within the context of the 2024 elections in Banggai Regency, Indonesia. The study further investigates how public trust moderates this relationship, offering insight into interplay between candidate characteristic and voter perceptions. This study employs a quantitative approach using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine the realtionship among political background, public trust, and candidate electability. The analysis of data from 100 respondents using PLS-SEM reveals that political background has a significant posirive effect on candidate electability , while public trust also exterts a direct and significant influnce . furthermore, public trust significantly moderates the relationship between political background and electability , suggesting that candidates with strong political credential receive greater electoral support when they are perceived as trustworthy. The model explain 56% of the variance in electability. , with all contructs meeting the trhesholds for realibility and validity. the findings of this study offer several prcatical implications for political actors, campaign strategist, and political parties operating within local electoral contexts. This study offers a significant contribution to the literature on electoral behaviour and political marketing by elucidating the interactive influence of structural attributes (political background) and perceptual dimensions (public trust) on candidate electability.
INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BANGGAI: INNOVATION IN DIGITAL-BASED POPULATION ADMINISTRATION SERVICES IN BANGGAI REGENCY Anies Handayani; Ni Luh Titi Indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital di Kabupaten Banggai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan efisien. Pemerintah daerah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan berbasis digital telah memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran. Namun, implementasinya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan jaringan internet, rendahnya literasi digital masyarakat, serta kurangnya sosialisasi program.