cover
Contact Name
Agung Abadi Kiswandono
Contact Email
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Phone
+6281329121722
Journal Mail Official
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25408224     EISSN : 25408267     DOI : 10.47352/analit
Core Subject :
Analit is a scientific journal that contains research results and reviews in the field of analytics and the environment. Fields of research studies or review articles that can be published in this journal include analytical chemistry, biosensor, chemical sensor, synthesis and characterization of materials, renewable-energy-related functional materials, environmental chemistry, remediation and waste treatment technologies, green chemistry and sustainability, as well as applied chemistry for environmental health and industrial processes.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
ANALISIS KANDUNGAN KLOROFIL DAN INDEKS STOMATA PLANLET ANGGREK Dendrobium HASIL INDUKSI ASAM SALISILAT SECARA IN VITRO Desti Syahfitri; Endang Nurcahyani; Lili Chrisnawati; Eti Ernawiati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p165-176

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam salisilat terhadap kandungan klorofil dan karakteristik planlet anggrek Dendrobium secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan asam salisilat konsentrasi 0 ppm, 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, dan 100 ppm sebanyak 5 ulangan setiap konsentrasi. Data hasil penelitian diuji menggunakan Analisis Ragam pada taraf 5% dan uji lanjut Tukey pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh asam salisilat terhadap planlet anggrek Dendrobium pada konsentrasi 75 ppm dan 100 ppm terhadap indeks stomata, analisis klorofil a,b, dan total, dimana konsentrasi 75 ppm memiliki indeks stomata tertinggi. Dan pada analisis klorofil, semakin tinggi konsentrasi asam salisilat yang diinduksikan, semakin meningkat kandungan klorofil pada planlet anggrek Dendrobium. Sedangkan pada konsentrasi 25, dan 50 ppm tidak memberikan pengaruh nyata terhadap indeks stomata, dan analisis klorofil planlet anggrek Dendrobium.Kata Kunci: Anggrek Dendrobium, indeks stomata, klorofil.  
SINTESIS DAN KARAKTERISASI MIKRO PARTIKEL KARBON AKTIF TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Mamay Maslahat; Elli Kamalia; Dian Arrisujaya
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p177-188

Abstract

Karbon aktif memiliki banyak kegunaan dalam berbagai bidang di antaranya lingkungan, kesehatan dan farmasi, serta kecantikan. Fungsi dan kegunaan karbon aktif terkait erat dengan ukuran partikel karbon aktif itu sendiri. Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi karbon aktif tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dalam ukuran mikropartikel. Sintesis mikropartikel karbon aktif dilakukan secara top down dengan menggunakan planetary ball milling. Karakterisasi terhadap mikropartikel karbon TKKS meliputi uji mutu berdasarkan SNI No. 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis yaitu parameter kadar air, kadar abu, uji spektrum Fourier Transform Infrared (FTIR), dan uji Scaning Electron Microscopy (SEM). Mikropartikel karbon aktif TKKS telah berhasil disintesis selama 10 jam mencapai ukuran partikel 1,60 µm, dan telah memenuhi standar kualitas SNI No. 06-3730-1995 pada parameter kadar air sebsar 3,03%, daya serap terhadap iodin dan daya serap terhadap biru metilen berturut-turut sebesar 1547,58% dan 148,21 mg/g.Kata kunci: FTIR, karbon aktif, mikropartikel, SEM, TKKS. 
THE BOD-COD REDUCTION IN LEACHATE WATER USING RICE HUSK ASH Shohifah Annur; Tiur Elysabeth; Ahmad fajri; Rudi Apandi
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p189-196

Abstract

The purpose of this research is investigating the effect of rice husk ash in reducing of BOD, COD and TSS in leachate water. In this research, the protype of water purifier was created and the rice husk was conducted in this instrument. Before using as an adsorbent, the rice husk ash was heated at furnace at 500 °C. The process of water purifying using rice husk as an adsorbent was performed from 0 min to 120 min. The BOD-COD levels and the TSS content in leachate water was investigated before and after purifying using rice husk ash. The BOD level at this time was decreased from 412.5 to 126.25mg/L during contact time optimum 45 min.. The optimum time in reducing COD was also reduced from 861.0 to 261.25 mg/L during 45 min respectively. After 45 min , the content of BOD and COD was increased. The TSS content of leachate water after treatment using rice husk ash was changed from 99.0 to 5.0 mg/L after 30 min contact with rice husk. We conclude that the rice husk was effective in decreasing BOD, COD and TSS in leachate water.Keywords: Rice husk ash, BOD, COD.
PENGARUH PENAMBAHAN PLASTICIZER TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPLASTIK DARI SELULOSA LIMBAH KERTAS Muh Arif Kamaluddin; Maryono Maryono; Hasri Hasri; Marlina Ummas genisa; Haryanti Putri Rizal
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p197-208

Abstract

Kertas HVS umumnya dijumpai terutama mahasiswa dalam menunjang aktivitas perkuliahannya, sehingga limbah kertas mudah ditemukan. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan limbah kertas perlu daur ulang kertas menjadi bioplastik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik bioplastik limbah kertas HVS dan pengaruh penambahan Plasticizer. Tahap penelitian meliputi ekstraksi selulosa kertas HVS, sintesis selulosa asetat, sintesis bioplastik dan karakterisasi. Hasil identifikasi gugus fungsi  terdapat gugus C=O, dan C-O ciri khas selulosa asetat. Uji ketahanan air terbaik terdapat pada kontrol 0% dengan ketahanan air sebesar 75,81%. Sifat biodegradasi terbaik pada penambahan plasticizer konsentrasi 25% (gliserol maupun sorbitol) dengan nilai kehilangan massa masing-masing 28,33% dan 37,58%. Penambahan plasticizer menunjukkan sifat mekanik bioplastik cenderung menurun. Disimpulkan bahwa bioplastik limbah kertas HVS yang terbaik terdapat pada kontrol 0% nilai kuat tarik sebesar 3,2893 N/mm2, elongasi sebesar 5,16%, nilai modulus young 0,6002 N.Kata kunci: Bioplastik, plasticizer, selulosa asetat.
PENGARUH CEKAMAN GARAM SECARA IN VITRO PADA KADAR KLOROFIL DAN KARAKTER EKSPRESI PLANLET SAWI CAISIM Endang Nurcahyani; Indah Stellawati; Zulkifli Zulkifli; Suratman Suratman
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p1-12

Abstract

Pengembangan budidaya sawi memiliki prospek baik untuk mendukung upaya peningkatan pendapatan petani, peningkatan gizi masyarakat, dan pengembangan agribisnis secara luas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi NaCl yang efektif untuk seleksi planlet sawi caisim dalam kondisi cekaman garam secara in vitro, serta mengetahui karakter ekspresinya. Rancangan penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari faktor tunggal yaitu konsentrasi NaCl dengan 5 taraf perlakuan: 0%; 0,25%; 0,50%; 0,75%; dan 1% dengan 5 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi NaCl yang efektif adalah konsentrasi 0,50%. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi NaCl, maka ukuran planlet yang tumbuh semakin kecil dengan tinggi planlet yang semakin rendah, ukuran daun yang semakin kecil dengan visualisasi warna daun menjadi hijau kekuningan, akar planlet yang semakin panjang, serta kandungan klorofil a, b, dan klorofil total yang semakin menurun.
KARAKTERISASI ENZIM PROTEASE DARI BAKTERI Klebsiella sp. INDIGEN TANAH DI BANDAR LAMPUNG Dian Herasari; Arifa Rahmatika Salsabilla; Indah Parwatih; Aspita Laila; Mulyono Mulyono; Suharso Suharso
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p35-53

Abstract

Enzim protease merupakan kelompok enzim hidrolase yang menghidrolisis ikatan peptida menjadi oligopeptida dan asam amino. Enzim protease yang banyak dimanfaatkan adalah yang berasal dari bakteri. Penelitian ini melakukan penentuan kondisi optimum pertumbuhan bakteri, produksi, pemurnian dan karakterisasi pH, suhu, waktu inkubasi, pengaruh ion logam dan senyawa EDTA terhadap aktivitas enzim. Penentuan data kinetika dan termodinamika meliputi KM dan Vmaks pada subsrat kasein. Biakan bakteri yang ditumbuhkan pada kondisi optimum menunjukkan fase stasioner pertumbuhan tercapai pada waktu inkubasi 42 jam dengan aktivitas enzim sebesar 0,719 U/mL. Tahapan pemurnian enzim menghasilkan enzim dengan aktivitas berturut-turut sebesar 0,3894; 0,3621; dan 0,2259 U/mL. Karakterisasi enzim hasil pemurnian menunjukkan kondisi optimum aktivitas enzim pada pH 7, suhu 50 oC, dan waktu inkubasi 40 menit. Ion logam Na+ dan Ca2+ meningkatkan aktivitas protease, sedangkan ion Mn2+, Zn2+, Cu2+ menurunkan aktivitas protease. Nilai Vmaks 0,6 µmol/mL menit sedangkan nilai KM sebesar 6,1 mg/mL substrat.
STUDI KARBON AKTIF KAYU BAKAU (Rhizophora mucronata) SEBAGAI ADSORBEN PEWARNA TEKSTIL BIRU TUA KODE 5 MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Mesy Cintia; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Dian Herasari; Agung Abadi Kiswandono; R Supriyanto
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p54-67

Abstract

Limbah industri batik yang bersifat non-biodegradable dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.  Pencemaran ini dapat diatasi dengan adsorpsi karbon aktif menggunakan salah satu bahan baku kayu bakau (Rhizophora mucronata). Pembuatan karbon aktif ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum dan kinetika adsorpsi karbon aktif kayu bakau sebagai adsorben pewarna tekstil biru tua kode 5.  Penelitian ini dilakukan aktivasi fisika pada suhu 500 ºC dan aktivasi kimia menggunakan aktivator H3PO4 10%.  Rendemen karbon aktif yang diperoleh sebesar 60,4% dan telah memenuhi baku mutu karbon aktif menurut SNI 06-3730-1995.  Karbon aktif yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan SEM-EDX, hasilnya menunjukkan bahwa struktur pori karbon tidak teraktivasi belum terbentuk secara sempurna, sedangkan pori pada karbon aktif sudah terbentuk secara sempurna.  Uji adsorpsi karbon aktif kayu bakau terhadap zat pewarna tekstil biru tua kode 5 mencapai kondisi optimum dengan penambahan massa adsorben sebanyak 0,1 gram pada pH 3 dengan waktu kontak 120 menit dan pada konsentrasi adsorbat 100 mg/L.
ANALISIS LOGAM BERAT Cd, Fe DAN Pb PADA AIR SUNGAI WAY UMPU KABUPATEN WAY KANAN SECARA SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM Agung Abadi Kiswandono; Sangaji Ilham Prasetyo; Rinawati Rinawati; Anisa Rahmawati; Anang Risgiyanto
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p68-79

Abstract

Telah dilakukan analisis kandungan logam berat Cd, Fe dan Pb pada empat titik lokasi Air Sungai di Sungai Way Umpu, Kabupaten Way Kanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan dan mengetahui tingkat pencemaran Logam Berat pada air sungai menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Metode pengambilan sampel dilakukan sesuai SNI 6989.59:2008.  Hasil analisis dari menunjukkan konsentrasi logam Cd berada pada rentang 0,011-0,020 ppm, logam Fe 0,196-0,268 ppm, dan logam Pb 0,201-0,254 ppm. Berdasarkan hasil analisis, kadar logam Cd dan Pb menunjukkan bahwa konsentrasi logam tersebut melebihi baku mutu menurut PP.RI. No. 22 Tahun 2021, sedangkan kandungan logam Fe masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan. Validasi metode pada analisis konsentrasi logam Cd, Fe dan Pb menunjukkan nilai koefisien korelasi masing-masing yaitu 99,8%, 99,9% dan 99,7%. Limit deteksi masing-masing yaitu 0,0126; 0,1222; 0,8293 ppm. Sedangkan limit kuantifikasi masing-masing yaitu 0,0422; 0,4072; 2,7645 ppm. Serta akurasi masing-masing 99,03%-99,15%, 100,26%-101,06%, dan 101,04%-102,01%.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP STABILITAS WARNA BIJI KESUMBA PADA KAIN KATUN Nurul Annisa Fitri; Hasri Hasri; Sudding Sudding
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p80-89

Abstract

Kain katun merupakan jenis kain yang terbuat dari serat kapas dengan sifat yang mudah menyerap bahan alami maupun kimia seperti pewarna. Pengembangan warna sangatlah menarik di industri tekstil, karena warna merupakan salah satu faktor yang menarik perhatian konsumen. Zat pewarna dibedakan menjadi 2, yaitu pewarna alami dan pewarna sintesis. Pewarna sintesis mudah diperoleh dan praktis penggunaannya akan tetapi dapat mencemari lingkungan. Pewarna alami aman dan ramah lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian pengaruh variasi konsentrasi kitosan terhadap stabilitas warna kain katun dengan metode gelasi ionik melalui tahapan ekstraksi pewarna, sintesis kitosan, perendaman dan pewarnaan pada kain katun. Karakterisasi kitosan meliputi analisis gugus fungsi menggunakan FTIR dan analisis kekuatan warna menggunakan UV-DRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kekuatan warna kain yang dilapisi kitosan 0,2%; 1,5% dan 2,0% adalah 0,65 eV; 0,77 eV dan 0,79 eV, kain tanpa kitosan adalah 0,63 eV. Penambahan variasi konsentrasi kitosan mampu memberikan kekuatan warna yang lebih baik dibandingkan dengan kain katun tanpa pelapisan kitosan. Semakin banyak penambahan kitosan maka akan semakin meningkatkan kestabilan warna.
ADSORPSI GAS NO2 MENGGUNAKAN ZEOLIT TERIMOBILISASI GRIESS SALTZMAN Yulirohyami Yulirohyami; Mela Novianty Badriyah; Yunita Yunita
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p90-102

Abstract

Telah dilakukan preparasi zeolite terimobilisasi Griess Saltzman sebagai adsorben dalam penentuan gas NO2. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan prosedur penentuan gas NO2 pada udara ambien atau gas emisi dari sumber bergerak dan tidak bergerak. Preparasi dilakukan melalui proses aktivasi zeolit dengan asam, imobilisasi zeolit dengan pereaksi Griess Saltzman, karakterisasi zeolite terimobilisasi Griess Saltzman, dan analisis gas NO2 dengan adsorben zeolite terimobilisasi Griess Saltzman. Hasil analisis gas NO2 dengan menggunakan adsorben zeolit terimobilisasi Griess Saltzman memberikan linearitas yang baik dengan koefisien linearitas dan koefisien determinasi masing-masing 0,9971 dan 0,9943. LoD dan LoQ yang diperoleh 0,09 dan 0,31 mg/mL. Penggunaan 0,25 g adsorben zeolit terimobilisasi Griess Saltzman memiliki hasil uji yang paling mendekati dengan pengujian standar menggunakan 10 mL pereaksi Griess Saltzman, masing-masing dengan konsentrasi 84,20 ± 1,73 mg/Nm3 dan 84,38 ± 1,73 mg/Nm3. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa zeolit terimobilisasi Griess Saltzman dapat digunakan sebagai adsoben untuk analisis gas NO2.

Page 3 of 18 | Total Record : 173


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10, No. 02 October (2025) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 10, No. 01 April (2025) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 9, No. 02 October (2024) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 9, No. 01 April (2024) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 02 October (2023) Analit: Analytical and Enviromental Chemistry Vol. 8, No. 01 April (2023) Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 01 April (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 02 October (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 4, No. 02 October (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 01 April (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 01 April (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 1, No. 01 October (2016) Analit : Analytical and Environmental Chemistry More Issue