cover
Contact Name
Mas Mulyono
Contact Email
sell.journals@gmail.com
Phone
+62895639425081
Journal Mail Official
jurnal.sell@sitasi.id
Editorial Address
Jl. Wonosari KM. 6 Pringgolayan, Kec. Banguntapan, Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55171
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Social, Educational, Learning and Language (SELL)
ISSN : 30262763     EISSN : 30262828     DOI : https://doi.org/10.61930/sell.v1i1.3
Core Subject :
SELL: Social, Educational, Learning and Language is a multidisciplinary journal committed to no single approach, discipline, methodology, or paradigm. The journal welcomes varied approaches (qualitative, quantitative, and mixed methods) to empirical research. SELL: Social, Educational, Learning and Language, and Language invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Social a, Education, Learning, and Language, which covers textual and fieldwork investigation with special reference to Social and Humanities, Education, Learning, and Language as well as the examination of contemporary issues in Social Education, Learning, and Language.
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
Konseling Islam Bagi Korban Cyberbullying Di Kalangan Mahasiswa Dalam Perspektif Media Digital Nila Mufthia Ramadhani; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin Miftahuddin
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/sell.v4i1.466

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan mahasiswa, khususnya dalam penggunaan media digital. Di satu sisi, media digital memudahkan akses informasi dan komunikasi, namun di sisi lain memunculkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya adalah cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media elektronik dan memiliki dampak negatif terhadap kesehatan mental korban. Mahasiswa sebagai kelompok yang aktif menggunakan media digital memiliki risiko tinggi mengalami cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konseling Islam dalam membantu korban cyberbullying di kalangan mahasiswa dalam perspektif media digital. Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, buku, serta dokumen akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa cyberbullying berdampak pada munculnya kecemasan, stres, depresi, rendah diri, gangguan hubungan sosial, dan penurunan prestasi akademik. Konseling Islam berperan dalam membantu korban melalui pendekatan spiritual, psikologis, dan sosial yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Teknik yang digunakan meliputi terapi dzikir, doa, muhasabah, tazkiyatun nafs, konseling individual Islami, dan pendampingan berbasis nilai-nilai keislaman. Dalam era digital, layanan konseling Islam juga dapat dikembangkan melalui platform daring sehingga mampu menjangkau mahasiswa secara lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling Islam memiliki efektivitas yang tinggi dalam membantu pemulihan psikologis dan spiritual korban cyberbullying di kalangan mahasiswa.
Poligami : Tafsir Kelasik Dan Regulasi Modern Indra Pratama; Muhammad Amar Adly; Heri Firmansyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk membedah kondisi psikologi dimana seseorang dilema baik itu perasaan, pikiran, atau emosi yang bertentangan terhadap objek, orang atau situasi yang timbul secara bersamaan dengan mengupas regulasi poligami melalui studi perbandingan antara Hukum Islam, Hukum Positif Indonesia, dan kerangka hukum di Negara-Negara Eropa Barat. Poligami tetap menjadi isu krusial yang mempertemukan domain teologis, hak asasi manusia, dan kebijakan publik. Perbedaan mendasar ketiga sistem ini terletak pada titik berat filosofisnya: Hukum Islam pada keadilan moral, Indonesia pada legalitas administratif, dan Eropa Barat pada sekularisme serta kesetaraan gender universal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat perbedaan tajam, tren hukum global mulai bergerak menuju perlindungan hak-hak domestik perempuan dan anak, terlepas dari status legalitas poligami itu sendiri
Hubungan antara Profesionalitas dan Motivasi Guru terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di Tingkat SMA di Baturaja Jajang Rustandi; Reza Fahlepi; Islamiyah Islamiyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan profesionalitas dan motivasi guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMA di Baturaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian meliputi guru PAI tingkat SMA, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalitas guru dan motivasi kerja berada pada kategori tinggi serta memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Profesionalitas guru berkontribusi dalam meningkatkan kualitas strategi pembelajaran, sedangkan motivasi kerja mendorong efektivitas pelaksanaan proses pembelajaran sehingga berdampak pada peningkatan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi profesional dan motivasi guru melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah