cover
Contact Name
Mas Mulyono
Contact Email
sell.journals@gmail.com
Phone
+62895639425081
Journal Mail Official
jurnal.sell@sitasi.id
Editorial Address
Jl. Wonosari KM. 6 Pringgolayan, Kec. Banguntapan, Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55171
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Social, Educational, Learning and Language (SELL)
ISSN : 30262763     EISSN : 30262828     DOI : https://doi.org/10.61930/sell.v1i1.3
Core Subject :
SELL: Social, Educational, Learning and Language is a multidisciplinary journal committed to no single approach, discipline, methodology, or paradigm. The journal welcomes varied approaches (qualitative, quantitative, and mixed methods) to empirical research. SELL: Social, Educational, Learning and Language, and Language invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Social a, Education, Learning, and Language, which covers textual and fieldwork investigation with special reference to Social and Humanities, Education, Learning, and Language as well as the examination of contemporary issues in Social Education, Learning, and Language.
Arjuna Subject : -
Articles 66 Documents
Hubungan Tingkat Literasi Digital Mahasiswa Pada Learning Management System Dan Kapabilitas Analisis Data Elina Nirmala Putri; Uswah Fadilah; Ponidi Sunaryo
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 3 No. 2 (2025): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguantifikasi tingkat Literasi Digital X mahasiswa MPI IAI Tulang Bawang, serta menganalisis signifikansi pengaruhnya terhadap Pemanfaatan LMS Y1 dan Kapabilitas Analisis Data Y2. Transformasi digital menuntut kompetensi digital yang adekuat, meskipun terdapat indikasi awal diskrepansi literasi digital di kalangan mahasiswa. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-korelasional. Sampel terdiri dari n=67 mahasiswa MPI dari total populasi N=80, diseleksi melalui Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi kuesioner, observasi, dan studi dokumen. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menegaskan bahwa Literasi Digital X memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pemanfaatan LMS Y1 (R=0,668; R²=0,446), yang konsisten dengan teori TAM. Literasi Digital X juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kapabilitas Analisis Data Y2 (R=0,560; R²=0,314). Temuan ini mengukuhkan Literasi Digital sebagai faktor prediktor kunci dalam ekosistem pembelajaran digital berbasis teknologi. Kontribusi riset ini memberikan landasan empiris bagi IAI Tulang Bawang untuk menyusun strategi intervensi dan merekonfigurasi kurikulum.
Strategi Guru Dalam Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Oirgami Ditinjaun Dari Aktivasi Lobus Pariental Melati Safitri; Mhonalisa Amanda; Dwi Kurniati; Berliana Kusuma Dewi; Dita Lestari
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 3 No. 2 (2025): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan origami dengan meninjau aktivasi lobus parietal sebagai pusat integrasi sensorimotor. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru kelompok B dan dua puluh anak usia 5–6 tahun di TK IT AL-QISWAH Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama, yaitu pembiasaan motorik, pembelajaran berbasis pengalaman konkret, dan diferensiasi kesulitan lipatan. Strategi tersebut terbukti meningkatkan koordinasi tangan-mata, kekuatan jari, serta ketepatan gerakan anak. Aktivitas origami menstimulasi kerja simultan antara sistem visual, taktil, dan motorik yang berpusat pada lobus parietal, sehingga mendukung perkembangan persepsi spasial dan kontrol gerak halus. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman guru tentang konsep neuroedukasi agar kegiatan pembelajaran di PAUD tidak hanya berorientasi pada hasil karya, tetapi juga menguatkan fungsi neurologis anak
Peran Neurosains Dalam Mendukung Perkembangan Otak Anak Usia Dini Egi Widia Zafitri; Pia Tamara; Hajar Anjani; Desta Audea; Dita Lestari
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 3 No. 2 (2025): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran neurosains dalam mendukung perkembangan otak anak usia dini melalui kajian sistematis terhadap lima puluh artikel ilmiah nasional dan internasional. Kajian dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antara stimulasi multisensori, interaksi sosial, lingkungan emosional, serta pengalaman bermain terhadap proses pembentukan sinaps, perkembangan fungsi eksekutif, dan kemampuan bahasa pada anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan tahapan seleksi artikel, pengkodean tematik, dan sintesis data berdasarkan kesamaan pola temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi dini yang kaya pengalaman sensorik dan interaksi responsif terbukti memperkuat konektivitas neural dan meningkatkan kemampuan kognitif serta regulasi emosi. Sebaliknya, paparan stres kronis berdampak negatif pada perkembangan area otak yang mengatur memori dan kontrol diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi prinsip neurosains dalam kurikulum dan praktik pembelajaran PAUD merupakan kebutuhan penting agar dukungan perkembangan anak berlangsung optimal. Temuan penelitian memberikan rekomendasi bagi pendidik dan lembaga PAUD untuk merancang lingkungan belajar yang aman, kaya bahasa, dan berbasis bermain
Peran Ushul Fiqih dalam Merespons Problematika Hukum Islam Kontemporer: Pendekatan Maqashid Syariah Al Riski; M Bagas Julio; M. Diyang Brezkie; Edwin Juniarta; Indra Saputra Ganta; Kgs. M. Rizki Zubir Alfarizi; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan perkembangan pesat dalam bidang sosial, ekonomi, dan teknologi, ushul fiqih harus memainkan peran strategis sebagai struktur metodologis dalam proses istinbath hukum. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis fungsi ushul fiqih dalam menangani masalah hukum Islam modern melalui pendekatan maqashid syariah. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan. Fokus penelitian adalah literatur ushul fiqih klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fiqih dapat menyediakan solusi hukum yang relevan, kontekstual, dan berfokus pada kemaslahatan melalui instrumen ijtihad, qawaid ushuliyyah, dan orientasi maqashid syariah. Pendekatan maqashid syariah berfungsi sebagai landasan filosofis yang menjaga keseimbangan antara teks normatif dan realitas sosial
Keragaman Pemikiran Islam Kontemporer: Antara Fiqh, Hadis, Tasawuf, dan Paradigma Moderasi Islam Angeliska Putri; Nafisah Basyar; Mayang Sari; Aini Fitria Destianti; Balqis Khairunnisa; Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam kontemporer berkembang seiring dengan tantangan sosial, budaya, dan geopolitik yang dihadapi umat Muslim. Keragaman pandangan dalam bidang fiqh, hadis, tasawuf, dan ijtihad merupakan bagian dari tradisi intelektual Islam yang dibedakan oleh perbedaan metodologi penafsiran serta konteks historis dan sosial. Namun, keragaman yang disebutkan di atas terus-menerus menyebabkan pemahaman keagamaan menjadi terpolarisasi karena tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika Islam kontemporer dan moderasi Islam, termasuk konsep Islam Nusantara, secara inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan pada beberapa set data yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relevansi Islam di masa kini dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan pemahaman konseptual fiqh dan hadis, dimensi spiritual melalui tasawuf, dan penerapan ijtihad yang berfokus pada maqashid al-shari’ah. Moderasi Islam sangat penting sebagai alat konseptual untuk menumbuhkan pemahaman Islam yang toleran, seimbang, dan berfokus pada kebaikan bersama
Aliran Pemikiran Ushul Fiqih Dan Pengaruhnya Terhadap Pendekatan Hukum Islam Anisa Nurana; Rizky Amalia syaputri; Keila Bunga Mentari; Azzel Aulia Putri; Adek Intan; Riska Riani; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uṣūl al-fiqh adalah disiplin ilmu penting dalam studi hukum Islam yang menyediakan kerangka metodologis untuk memahami dan menurunkan hukum dari sumber-sumber Islam. Sepanjang perkembangan historisnya, uṣūl al-fiqh telah menghasilkan beberapa aliran pemikiran, termasuk aliran mutakallimīn, aliran fuqahā’, dan pendekatan integratif, yang masing-masing menawarkan perspektif berbeda tentang penalaran hukum. Studi ini bertujuan untuk meneliti aliran-aliran pemikiran tersebut dan menganalisis pengaruhnya terhadap pendekatan hukum Islam, khususnya dalam penurunan hukum dan praktik ijtihād. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis pustaka, penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif dan analitis pada literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa perbedaan di antara aliran-aliran uṣūl al-fiqh memengaruhi penggunaan bukti hukum, keseimbangan antara interpretasi teks dan penalaran rasional, serta fleksibilitas hukum Islam dalam menangani perubahan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa keberagaman mazhab uṣūl al-fiqh memperkaya wacana tentang penerapan hukum Islam dalam berbagai konteks. Disiplin uṣūl al-fiqh memainkan peran penting dalam memastikan fleksibilitas dan relevansi hukum Islam yang berkelanjutan dalam konteks kontemporer
Analisis Ushul Fiqh terhadap Praktik Etika Bisnis pada PT Pengadaian Syariah (Studi Kasus Unit Pegadaian Syariah Palembang) Kaila Riska Fadilah; Davirina Annamaura; Nadya Mulia Ningrum; M. Farel Triansyah; Chelsea Wani Wandari; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam praktik bisnis modern, orientasi keuntungan sering mengabaikan nilai etika, padahal Islam telah menetapkan batasan jelas dalam bermuamalah, seperti larangan riba, gharar, maysir, penipuan, dan ketidakadilan. Sebagai lembaga keuangan syariah, PT Pegadaian Syariah dituntut menerapkan etika bisnis sesuai ajaran Islam dan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik etika bisnis pada PT Pegadaian Syariah Unit Palembang berdasarkan tinjauan ushul fiqh. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik etika bisnis telah diterapkan sesuai prinsip syariah melalui penggunaan akad rahn dan mu’nah, penerapan transparansi dan keadilan, perlindungan hak nasabah, serta tanggung jawab sosial. Ditinjau dari ushul fiqh, praktik tersebut sejalan dengan kaidah muamalah dan maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga harta dan mewujudkan kemaslahatan umat
Peran Kaidah Asasiyah Ushul Fiqh dan Makhfum Fiqh dalam Menilai Putusan Hakim pada Sengketa Bisnis Syariah Dwi Gita Meilani; Ema Permata Sari; Tirta Zaharani; Nabila Islami Putri Irawan; Putri Aulia; Shifaa Aqilla; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat praktik bisnis syariah telah meningkatkan kompleksitas sengketa hukum yang memerlukan penyelesaian melalui putusan hakim yang berlandaskan prinsip-prinsip hukum Islam. Dalam konteks ini, hakim tidak hanya dituntut menerapkan hukum positif, tetapi juga menggunakan metodologi hukum Islam guna mewujudkan keadilan dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kaidah asasiyah Ushul Fiqh dan makhfum fiqh dalam menilai putusan hakim pada sengketa bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif melalui kajian terhadap literatur Ushul Fiqh klasik dan kontemporer serta analisis terhadap prinsip-prinsip hukum yang digunakan dalam putusan sengketa bisnis syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah asasiyah Ushul Fiqh berfungsi sebagai landasan normatif yang mengarahkan hakim dalam menegakkan keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan, khususnya melalui prinsip kebolehan muamalah, penghilangan kemudaratan, dan orientasi pada maslahat. Sementara itu, makhfum fiqh berperan sebagai instrumen penalaran hukum untuk memahami makna implisit nash dalam menghadapi praktik bisnis syariah modern yang tidak diatur secara eksplisit dalam sumber klasik. Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan putusan hakim yang tidak hanya sah secara formal, tetapi juga adil secara substantif dan relevan dengan konteks kekinian
Kerukunan Umat Beragama di Era Digital Ahmed Mido; Kiran Destriana; Siti Zakiah; Sari Ayu; Syaharanie Hasbie Putri; Aidji Pati Palepi; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 3 No. 2 (2025): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam membangun kerukunan umat beragama sebagai landasan moral bagi Generasi Z di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang menelaah pengaruh teknologi terhadap nilai-nilai moral dan sosial remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki potensi menjadi agen perdamaian, namun rentan terhadap penurunan moral akibat paparan konten negatif, anonimitas digital, dan benturan nilai budaya. Literasi digital dan pendidikan akhlak yang terintegrasi dengan teknologi menjadi kunci dalam membentuk toleransi, empati, dan sikap saling menghargai. Peran aktif orang tua, guru, dan institusi pendidikan sangat diperlukan dalam membimbing generasi muda agar mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan dan hidup harmonis dalam masyarakat multikultural.
Peran Strategis Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama di Indonesia Daniyah Qolbi; Intan Deviana Setia Ningrum; Pitira Pitira; Ajeng Kartika; Dhea Salsabila; Reva Imelya; Fitri Oktariza; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 3 No. 2 (2025): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/sell.v3i2.404

Abstract

Toleransi antarumat beragama merupakan pilar penting dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban, terutama di tengah keberagaman budaya, agama, dan etnis di Indonesia. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi melalui proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga internalisasi sikap dan perilaku toleran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan deskriptif analitis untuk mengkaji peran PAI dan guru agama dalam membentuk karakter peserta didik yang menghargai perbedaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kesadaran multikultural apabila disampaikan dengan pendekatan kontekstual, dialogis, dan berbasis nilai-nilai Islam universal seperti keadilan, kasih sayang, dan perdamaian. Guru PAI memegang peran kunci dalam menanamkan nilai toleransi melalui keteladanan dan integrasi nilai-nilai tersebut dalam kurikulum. Dengan demikian, pendidikan agama memiliki potensi besar dalam mencegah konflik berbasis SARA dan memperkuat persatuan dalam masyarakat yang majemuk.