cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
PEMBERDAYAAN “TEACHER-PARENT PARTNERSHIP” UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PESERTA DIDIK KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 7 YOGYAKARTA Reni Herawati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1288.848 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2926

Abstract

This paper presents the writer’s experience in implementing a learning approachto build students’ motivation by empowering parental partnership. TeachingEnglish, especially, at class XI IPA 1, SMA N 7 Yogyakarta, is very challenging.However, the writer as the teacher found some problems in learning process. Itwas her task to create an effective learning process, therefore, she had to managethe class into active and motivated classes. The class consisted of 24 students whowere commonly silent and passive. Their class participation especially in speakingclass was far from the expected. This had led the writer to make an effort to fid alearning approach to be implemented in her speaking class. The writer performedan approach by Empowering “Teacher-Parent Partnership” to Enhance ClassParticipation among Students of XI IPA 1 at SMA Negeri 7 Yogyakarta. This paperwas aiming at describing the effectiveness of “Teacher-Parent Partnership” as anapproach to enhance students’ participation and explaining how it could enhancespeaking capability among the students of SMA N 7 Yogyakarta.The writer was really sure that parents’ involvement in children’s education ishighly correlated with children success at school. She took a deep concern sinceshe found that the teacher-parent partnership, so far, was only done but to makecommunication about school fee, regulation, and school programs. Meanwhile, onlyfew teachers realize that personal communication between teacher and parents,especially about the progress of the children at class, was very important. The writerwas really sure that parents’ involvement was needed; she decided to empowerparental partnership to build the students’ motivation.The implementation of empowering teacher-parent partnership used severalways of communication: 1) email and letter, 2) news-letter, 3) telephone, 4) meeting.Some valuable fidings were proven. The communication between teacher and parentled a new atmosphere in the class. Among students, teachers and parents could becloser. It gave an amazing power to build students’ motivation. They were creatingconducive class. They were getting better gradually in English learning. In a nutshell, “Empowering Teacher-Parent Partnership” was proven to be an effectiveapproach to solve the problems of lack participation at Class XI IPA 1, SMAN 7Yogyakarta and to enhance the students’ competence of speaking.Key words: teacher-parent partnership, learning approach, students’ participation,Key words:English learning
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG KELILING LINGKARAN DAN LUAS LINGKARAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING Sri Asih
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7271.264 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan upaya pendidik dalam meningkatkan hasil belajar Matematika Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran dengan menggunakan metode Snowball Throwing peserta didik kelas VIn D SMPN I Tempel Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral Kemmis dan Taggart (1988). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMPN I Tempel, Sleman sejumlah 35 siswa. Pelaksanaan penelitian siklus I pada tanggal l l dan 13 Januari 2014 dan siklus II pada tanggal 17 dan 18 Januari 2014, bertempat di ruang kelas VIIID. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes hasil belajar MenghitungKeliling dan Luas Lingkaran melalui model pembelajaran Snowbaal Throwing. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode diskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam pembelajaran Menghitung Keliling Lingkaran dan Luas Lingkaran melalui model pembelajaran Snowbaal Throwing ini jika tercapai ketuntasan belajar klasikal 85% , dan dengan ketuntasan individu 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran kelas VIIID SMPN I Tempel, Sleman sebesar 88,57 % (baik sekali). Hal ini dapat dilihat bahwa pembelajaran Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran menggunakan Model Snowball ThrowingPerolehanPada siklus I mencapai 40 % siklus II mencapai 88,57%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar Menghitung Keliling dan Luas Lingkaransiswa kelas VIIID SMPN I Tempel, Sleman Tahun 2013/2014.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR LEMPAR LEMBINGMELALUI PERMAINAN PERANG-PERANGANPADA SISWA KELAS VIII D SMPN 5 WATES SEMESTER GANJILTAHUN PELAJARAN 2012-2013 Paiman, -
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2013: Cope, No.01, Tahun XVII, Mei 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.83 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2966

Abstract

Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk mencariupaya peningkatan hasil belajar dan minat siswa SMPN 5 Wates dalam mengikutipembelajaran Lempar Lembing. Penelitian Tindakan Kelas ini berlangsung selamadua siklus. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII D SMPN 5 Wates,Kabupaten Kulonprogo, Propinsi DIY. Disimpulkan bahwa model pembelajarandengan permainan perang-perangan sangat baik digunakan untuk mengajarkanlempar lembing karena terbukti dapat mempercepat siswa dalam mencapai hasilbelajar. Hasil belajar olahraga lempar lembing yang dicapai adalah 3 domein yakni:keterampilan, pengetahuan, dan sikap/perilaku. Demikian juga data angket yangdiperoleh dari hasil postes cenderung lebih baik dibanding pretes
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X L A MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA DIKLAT MELAKUKAN PEKERJAAN MEKANIK DASAR PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK DI SMKN 5 SURAKARTA Ismana, Hery
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 20, No 1: Mei 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.303 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v20i1.10788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa melalui model pembelajaran Problem based learning (PBL) pada mata diklatmelakukan pekerjaan mekanik dasar kelas X LA program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik semester gasal tahun pelajaran 2012/2013 di SMK Negeri 5 Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata hasil belajar siswa. Apabila dibandingkan rata-rata hasil belajar pada kondisi awal dengan rata-rata hasil tes pada kondisi akhir pada siklus 2 ada peningkatan yang cukup tinggi yaitu:7,60 – 6,5 =1,04. Jika dipersentase kenaikan rata-rata nilai sebesar 15,85%, sedangkan untuk peningkatan proses belajar bila dibandingkan dengan kondisi awal sbb.: (1) jumlah siswa yang bertanya pada kondisi awal ada 6,06% meningkat menjadi 15,15%, (2) jumlah siswa yang aktif dari 12,12% menjadi 63,63%, dan(3) jumlah siswa yang memanfaatkan sumber belajar lain dari 0% menjadi 24,24%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model PBL mampu meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata diklat melakukan pekerjaan mekanik dasar, baik secara proses maupun secara hasil
PEMBELAJARAN MEMBACA DENGAN PENDEKATAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SISWA DI SEKOLAH DASAR Riska Gantari
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 20, No 2: November 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.685 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v20i2.13041

Abstract

Membaca dan menulis (literasi) merupakan salah satu aktivitas penting yang mempengaruhi tingkat keberhasilan di sekolah maupun masyarakat. Berdasarkan hasil beberapa data disimpulkan bahwa kemampuan membaca siswa Indonesia masih rendah. Pada kenyataannya, literasi menjadi tolok ukur keberhasilan seseorang di masyarakat. Kemampuan siswa dalam hal literasi harus dikembangkan di sekolah-ekolah dasar sebelum melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Salah satu cara untuk mengembangkan budaya literasi dengan pembelajaran membaca dengan menggunakan pendekatan proses. Kegiatan membaca dapat diajarkan kepada anak dengan pendekatan proses yang meliputi beberapa tahapan membaca, yaitu tahapan persiapan membaca, kegiatan membaca, tahap merespon, tahap mengeksplor bacaan dan tahapan memperdalam interpretasi. Dengan pembelajaran membaca dengan pendekatan proses, kemampuan membaca siswa sekolah dasar akan meningkat dan budaya literasi terbangun baik pada anak sejak usia dini.
Pengaruh Kemampuan Individu terhadap Kinerja Guru SMP Se Kecamatan Sentolo Kab Kulon Progo Praptinah, Praptinah
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 15, No 01: Mei 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6406.417 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v15i01.5041

Abstract

-
MEWUJUDKAN SMP NEGERI 3 BANGUNTAPAN SEBAGAI SEKOLAH DAMAI NIR KEKERASAN DENGAN PENERAPAN STRATEGI “PETRUK” Widyaningsih, Titik Sunarti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 1: Mei 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.676 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i1.19220

Abstract

Sekolah seharusnya menjadi tempat belajar yang damai nir kekerasan, agar peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman. Namun kenyataannyamasih terjadi tindak kekerasan di SMP Negeri 3 Banguntapan baik kekerasan yang dilakukan oleh pendidik maupun kekerasan yang dilakukan oleh sesama peserta didik. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk penerapan strategi “Petruk” sebagai upawa mewujudkan SMP Negeri 3 Banguntapan menjadi sekolah damai nir kekerasan. Faktor penyebab terjadinya kekerasan berasal dari faktor peserta didik, pendidik, keluarga, dan lingkungan. Untuk mengatasi masalah kekerasan perlu diwujudkan sekolah damai nir kekerasan, yaitu sekolah yang kondusif bagi proses belajar mengajar yang memberikan jaminan suasana kenyamanan dan keamanan baik fisik maupun psikologis pada setiap komponen di sekolah karena adanya kasih sayang, perhatian, kepercayaan dan kebersamaan. Untuk mewujudkan sekolahdamai nir kekerasan digunakan strategi Petruk yang merupakan akronim dari dari P adalahpendekatan welas asih, E adalah empowerment atau pemberdayaan, T adalah teaching atau pembelajaran, R adalah reinforcement atau penguatan, U adalah unjuk kreasi, dan K adalah komprehensif.
HUBUNGAN EFEKTIVFAS GURU MENGIKUTI MGttIP TERHADAP PRESTASI BETAJAR SISWA Suwarwastuti Rahayu
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 4, No 01: Februari 2000
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7748.914 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v4i01.5309

Abstract

-
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAIARAN DI SEKOLAH DASAR Mugirah, Mugirah
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 6, No 01: Februari 2002
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4306.084 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v6i01.5418

Abstract

Peningkatan kualitas pembelaiaran sangatlah diperlukanuntukmewuiudkansiswa yang mandiri dan penuh kreativitas pembelajaran menentukan kualitas hasil belajar di masa yang aka ndatang. Kreativitas pembelajaran menentukan kualitas hasil belajar. dalam pembelajaran kita harus berpedoman pada kurikulum GBPP dan tujuan pendidikan. prinsip-prinsip pembelajaran kita jadikan petunjuk agar kita terhindar dari tindakan-tindakan yang tidak dapat mendukung proses peningkatan belajar. pembelajaran berkualitas akan mencerminkan hasil upaya pendidikan dan komponen-komponen lain yang peduli pada pendidikan
Identifikasi Masalah Belajar dan Faktor Penyebab Kesulitan Belajar pada Siswa SD Ishayati Ishayati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11573.515 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5449

Abstract

Karya tulis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan masalah belajar dan faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa SD pada umumnya. Subjek dalam tulisan ini adalah siswa sekolah dasar yang sudha bermasalah maupun yang belum bermasalah dalam belajar. Tulisan ini  diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan guru di sekolah dasar dan mampu menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan penting agar siswa dapat meraih prestasi belajar yang optimal

Page 8 of 21 | Total Record : 208