cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN, KETERAMPILAN BERFIKIR, DAN SIKAP DEMOKRATIS SISWA DENGAN METODE DISKUSI KELOMPOK DALAM PEMBELAJARAN PKN DI KELAS XI L 1 SMK N 3 KASIHAN Mujinem Mujinem
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif COPE, No. 02 Vol. XVI November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7545.751 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v16i2.3963

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman materi pokok PKn melalui penerapan metode diskusi kelompok di kelas Xl Ll SMK N 3 Kasihan Bantul, dan untuk menerapkan metode diskusi kelompok sehingga dapat meningkatkan keterampilan berpikir dan sosial dalam memecahkan masalah sosial di lingkungannya, serta untuk menerapkan metode diskusi kelompok sehingga dapat menumbuhkan sikap demokratis siswa. Penelitian ini mengarah pada penelitian tindakan kelas, subyek penelitian adalah siswa kelas XI L 1 SMK N -3 Kasihan Bantu! yang berjumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data adalah.studidokumentasi, dan pengamatan. Teknik analisa data menggunakan presentase dan analisis kualitatif untuk mengetahui peningkatan pemahaman, keterampilan, dan sikap demokratis dengan metode diskusi kelompok di SMK N 3 Kasihan Bantul kelas Xl L 1. Hasil penelitian  ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman materi pembelajaran PKn melalui metode diskusi kelompok di SMK N 3 Kasihan Bantu! kelas Xl L 1 memuaskan dilihat dari peningkatan prestasi belajar PKn siswa yang berwujud kemampuan intelektual, keterampilan dan sikap sebagai warga negara yang baik di masyarakat. Penerapan metode diskusi kelompok mampu meningkatkan keteramp ilan berpikir siswa tentang materi pendidikan kewarganegaraan. Data penelitian ini ditemukan bukti empiris bahwa partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran sudah meningkat, siklus 1 sebesar 69,93 dan siklus 11 sebesar 81,27, serta metode pembelajaran PKn dengan diskusi kelompok terbukti meningkatkan pada siklus 158,85% pada siklus 11 sebesar 66% danprestasi belajardalam memecahkan masalah dan pengambilan keputusan secara mufakat dan bersama-sama
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU SD JETIS I YOGYAKARTA DALAM MENGEMBANGKAN DIKTAT PEMBELAJARAN MELALUI ENABLING ACTIONS Nunik Harini Lestari
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 1: Mei 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.036 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i1.19214

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya dalam meningkatkan kemampuan guru SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta dalam mengembangkan diktat pembelajaran melalui pendekatan enabling actions semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016 selama 3 bulan yaitu Juni sampai dengan Agustus 2016.Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan selama 2 siklus. Subjek penelitian ini yaitu 6 orang guru SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta. Objekpenelitian ini adalah kemampuan guru dalam mengembangkan diktat pembelajaran. Pelaksana tindakan adalah kepala sekolah yang dikolaboratori dari dosen UST sejumlah 2 orang. Teknik pengambilan data penelitian ini yaitu dengan menggunakan observasi dan penilaian diktat pembelajaran guru. Data pelaksanaan enabling actions pada lembar observasi pelaksanaan tindakan yang berupa aktivitas kepala sekolah dan guru, catatan lapangan dianalisis secara deskriptif setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan enabling actions ternyata dapat meningkatkan kemampuan guru untuk menyusun diktat pembelajaran pada satu semester. Hal tersebut nampak pada partisipasi aktif, antusiasme dan semangatguru dalam penyusunan diktat pembelajaran menciptakan sumber belajar yang sesuai kebutuhan sehingga siswa dapat belajar secara bermakna. Hasil rata-rata penilaian diktat pembelajaran yang disusun oleh guru pada siklus I sebesar 65,3 dan rata-rata penilaian diktat meningkat pada siklus II menjadi 94,4. Pendekatan enabling actions diharapkan dapat dilaksanakan dalam pendampingan guru agar terjadi keharmonisan komunikasi dua arah dan terciptanya kondisi untuk selalu melakukan refleksi diri terhadap tugas-tugas yang seharusnya direncanakan maupun dikerjakan oleh guru dalam penyusunan diktat pelajaran
Pemanfaatan Sastra Anak-Anak dalam Evaluasi Pembelajaran Bhs Indonesia di SD Zubaidah, Enny
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 3, No 1: Mei1999
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5787.926 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v3i1.5270

Abstract

-
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KONSEP BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS X SMA 3 BANTUL Widyastuti, Wahyu
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 2: November 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.745 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i2.20101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran biologi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, dan (2) meningkatkan penguasaan konsep biologi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk memberikan makna keberhasilan digunakan kriteria relatif yaitu apabila setelah penerapan pembelajaran hasil penilaian aktivitas siswa menunjukkan katagori tinggi,serta ≥85 % dari jumlah siswa mencapai ketuntasan belajar ≥75 %. Hasil penelitian menunjukkan secara nyata bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation mampu (1) meningkatkan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran, 2) meningkatkan penguasaan konsep biologi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, ini ditunjukkan dengan peningkatan rerata nilai dari 51,56sebelum tindakan menjadi 69,38 pada siklus 1 dan 80,38 pada siklus 2
PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL WAIIB BAHASA JAWA DI SEKOLAH DASAR Suwarno Suwarno
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 5, No 02: Desember 2001
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4644.096 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v5i02.5360

Abstract

Pembelajaran bahasa Jawa di SD merupakan peletak dasar pemerolehan keterampilan berbahasa (nyemak, micara, maca, lan nulis). dengan menguasai keterampilan berbahasa, diharapkan tumbuh sikap positif di dalam diri murid yaitu rumangsa handarbeni, melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani. Keterampilan berbahasa dan sikap dapat dicapai apabila bahasa Jawa diajarkan sebagaimana hakekat bahasa, yaitu sebagai alat komunikasi. oleh karena itu pembelajaran bahasa Jawa diarahkan pada pragmatika bahasa, penggunaan bahasa dalam tindak tutur, yang akhirnya dapat menuju ke arah kompetensi komunikatif. untuk itu pembelajaran perlu diarahkan pada pembelejaran secara komunikatif. pada pembelajaran bahasa Jawa secara komunikatif guru dituntut untuk AKREP (aktif, kreatif, dan produktif) sehingga kelas lebih menyenangkan, dinamis, variatif, dan kondusif untuk belajar bahasa Jawa. Hal ini sesuai dengan karakteristik Kurikulum1994. Semakin tinggi tingkatan semakin menuju ke taraf komunikatif peran guru sedangkan peran semakin jaran semakin berkurang, materi murid di dalam kelas bertambah. Untuk pembelajaran komunikatif guru dapat menggunakan strategi menguasai ATAP(akuisisi, transformasi, aplikasi). Apabila murid telah menguasai bahan bahasa Jawa (akuisisi) serta telah dapat mentransformasikan dan mengaplikasikan ilmu itu ke dalam penggunaan bahasa Jawa,tercapailah tujuan pembelajaran bahasa Jawa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS RUMUS KIMIA SENYAWA IONIK DENGAN PERMAIAN KARTU NAMA ION Arifah, Siti Zumrotul
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 13, No 01: Februari 2009
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4581.393 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v13i01.5443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode permainan kartu nama ion dalam upaya meningkatkan kemampuan rmenulisn rumus kimia senyawa ionik di SMAN 2 Wonosari Gunungkidul. Selain itu metode permainan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, aktivitas dan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas. Proses penelitian mengikuti alur penentuan masalah, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Data dikumpulkan dengan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode permainan dalam pembelajaran rumus senyawa dan tata nama senyawa dapat meningkatkan motivasi, aktivitas, dan tingkat pemahaman pada siswa kelas XF SMA N 2 Wonosari.
Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Apresiasi Cerpen melalui Penerapan Desain ICON Sarno R. Sudibyo
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 12, No 01: Februari 2008
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8337.494 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v12i01.5491

Abstract

PTK ini bertujuan untuk menngkatakan kualitas pembelajaran apresiasi cerpen dengan menerapkan desain ICON (Interpretation Construction). PTK dilakukan dalam dua siklus. Hasil menunjukkan bahwa: 1) penerapan desain ICON dalam pembelajaran apresiasi cerpen terbukti dapat meningkatkan kualtias pembelajaran, baik pada proses maupun hasil pembelajaran; 2) penerapan desain ICON juga berhasil meningkatkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran apresiasi cerpen; 3) penerapan desain ICON mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sehingga potensi siswa berkembang secara wajar
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MIPA DALAM MENGEMBANGKAN INSTRUMEN PENILAIAN KELAS MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SEKOLAH BINAAN Satiti, Kendarti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.251 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2928

Abstract

Penelitian ini berawal dari pelaksanaan penilaian yang dilakukan guru belummenggunakan teknik penilaian dan belum sesuai dengan standar penilaian yangbaku. Instrumen penilaian kelas yang disusun guru belum semuanya mengukurkompetensi yang harus dikuasai peserta didik.Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan guruMIPA dalam mengembangkan instrumen penilaian kelas melalui supervisi klinis.Subyek penelitian adalah 16 guru MIPA di SMA binaan yang terdiri dari 5 (lima)guru matematika orang, 3 (tiga) orang guru fiika, 4 (empat) orang guru kimia danguru biologi 4 (empat) orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolahdengan dua siklus.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan guru dalam menyusun instrumenpenilaian kelas untuk guru matematika meningkat sebesar 25 %, untuk guru fiikameningkat sebesar 16,67%, untuk kimia meningkat sebesar 18,76% dan untuk gurubiologi meningkat 21,67%. Dan instrumen yang disusun guru dapat mengukurtingkat kompetensi yang harus dikuasai peserta didik karena penyusunannya sudahsesuai dengan teknik dan standar yang ditentukan.Kata kunci: Kemampuan Guru MIPA, Instrumen Penilaian Kelas, Supervisi Klinis
PEMBELAJARAN SENI TARI BERBASIS KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 YOGYAKARTA Wahyuni, Ari
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 14, No 01: Mei 2010
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v14i01.5508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran seni tari berdasarkan KTSP di SMP N 1 Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah para guru dan siswa SMP N 1 Yogyakarta. Data diperoleh dengan cara pengamatan, wawancara, dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni tari di SMP N 1 Yogyakarta sudah sesuai dengan KTSP.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN INKUIRI PADA SISWA SD Binti Muakhirin
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.669 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2933

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pendekatan pembelajaran inkuiri dalam peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.Adapun tujuannya antara lain : (1) Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran dapatterlaksana dengan optimal, (2) Peserta didik dapat mengembangkan keterampilan prosesilmiahnya, (3) Peserta didik dapat mengonstruksi sendiri pengetahuannya melalui kegiataninkuiri, (4) Pembelajaran lebih berpusat pada peserta didik (student center learning), (5)Pembelajaran akan lebih bermakna, sehingga berdampak pada hasil belajar yang meningkat.Pencapaian optimalisasi peningkatan pembelajaran tersebut dapat dicapai menggunakansalah satu pendekatan pembelajaran yaitu inkuiri yang melatih siswa berpikir kritis danilmiah.Kata Kunci : pendekatan inkuiri, hasil belajar, IPA

Page 6 of 21 | Total Record : 208