cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Peran Pesantren dalam Pembinaan Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatul Qomariyah M Hanif Murtadho; Tita Naviana; M. Rafi Tsaqif; Lovilia Nurmiza; Sakiya Tul Jannah; Subadi Dwi Maizen
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam proses pembinaan akhlak di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatul Qomariyah sebagai lembaga pendidikan Islam yang berfungsi membentuk karakter, spiritualitas, dan moralitas peserta didik. Dalam konteks tantangan globalisasi, pesatnya perkembangan teknologi, dan penetrasi budaya luar, pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral yang kokoh bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memahami mekanisme pembinaan akhlak secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak dilaksanakan melalui empat mekanisme utama yaitu internalisasi nilai keagamaan, pembiasaan melalui kultur pesantren, keteladanan ustaz dan pengasuh, serta penerapan tata tertib sebagai sistem kontrol sosial. Lingkungan pesantren yang struktural, religius, dan penuh kedisiplinan menjadi faktor dominan dalam mendukung terbentuknya karakter santri. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan akhlak di pesantren berlangsung dalam proses multidimensi yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga efektivitasnya lebih kuat dibanding pendidikan karakter konvensional. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan model pembinaan akhlak di lembaga pendidikan Islam dan sekolah umum.
Integrasi E-Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Deko Rio Putra; Rio Ahmadi; Melisa Dwi Puspita
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembelajaran, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Integrasi e-learning menjadi alternatif strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan mendorong tumbuhnya kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah jurnal nasional, jurnal internasional, buku ilmiah, prosiding, serta laporan penelitian dalam lima tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memahami hubungan antara e-learning, strategi pembelajaran PAI, dan perkembangan kemandirian belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-learning mampu meningkatkan aksesibilitas materi, memperkaya media pembelajaran, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengatur sendiri proses belajar mereka. Integrasi platform digital seperti LMS, video pembelajaran, infografis, dan forum diskusi berperan penting dalam meningkatkan motivasi, regulasi diri, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Kemandirian belajar semakin kuat ketika siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi materi agama secara mandiri, merefleksikan nilai-nilai religius, dan mengembangkan kebiasaan belajar yang disiplin. Namun, keberhasilan pembelajaran berbasis e-learning dipengaruhi oleh kesiapan guru, kompetensi digital, sarana teknologi, dan literasi digital siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa e-learning merupakan pendekatan yang relevan dan adaptif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.
Dampak Shopee Paylater Terhadap Pola Belanja Mahasiswa Muslim Leci Seftiani; Yeza Septiana; Herlina Yustati; Yossy Arisandy
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi finansial telah mengubah perilaku konsumsi mahasiswa, termasuk mahasiswa Muslim yang menjadi pengguna aktif layanan pembayaran digital. Salah satu fitur yang banyak digunakan adalah Shopee PayLater, yaitu layanan beli sekarang bayar nanti yang menawarkan kemudahan transaksi, batas kredit fleksibel, serta berbagai promosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak Shopee PayLater terhadap pola belanja mahasiswa Muslim dengan meninjau aspek perilaku, sosial, dan etika syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, dengan sumber data berupa artikel ilmiah, buku, jurnal ekonomi Islam, fatwa, dan laporan penelitian sejenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PayLater mendorong meningkatnya perilaku konsumtif, menurunkan kontrol keuangan, memunculkan dilema etis terkait prinsip keuangan syariah, serta memperkuat pengaruh sosial dalam keputusan konsumsi. Temuan juga mengindikasikan perubahan prioritas belanja dari kebutuhan primer menuju kebutuhan sekunder yang berorientasi gaya hidup. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah agar mahasiswa Muslim mampu menggunakan layanan finansial digital secara bijak dan sesuai prinsip muamalah Islam.
Perilaku Konsumtif Mahasiswa Muslim Terhadap Produk Halal Rike Susanti; Zahara Khairunnisa; Herlina Yustati
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perilaku konsumtif mahasiswa Muslim terhadap produk halal dalam konteks perkembangan industri halal dan budaya konsumsi digital yang semakin masif. Mahasiswa sebagai kelompok konsumen muda memiliki karakteristik unik karena keputusan konsumsi mereka tidak hanya didorong oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga faktor religiusitas, identitas diri, tren gaya hidup, serta pengaruh media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam kepada sepuluh mahasiswa Muslim dari berbagai fakultas, dan dokumentasi berupa foto produk, label halal, serta konten digital yang relevan. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa Muslim mencakup kecenderungan membeli produk halal berdasarkan tren media sosial, peningkatan konsumsi makanan halal siap saji, penggunaan kosmetik halal untuk menunjang citra diri, serta pembelian berulang produk tertentu karena pengaruh teman sebaya. Faktor religiusitas, kepercayaan terhadap label halal, pengaruh influencer, dan kemudahan akses pembelian menjadi determinan utama dalam keputusan konsumsi. Selain itu, produk halal memiliki makna simbolis dalam pembentukan identitas mahasiswa Muslim modern yang ingin tampil religius, sehat, dan mengikuti tren. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian perilaku konsumen Muslim serta literasi halal di lingkungan pendidikan tinggi.
Kolaborasi Mahasiswa Asistensi Mengajar dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Pengembangan Karakter di SD IT Al-Anwar Kota Bengkulu Widiya Intan Maharani; Elisah Veby Alvita; Sisi Sapitri; Mariza Peti Lova; Deysia Putri Andera; Alfiansyah; Yolanda Wansari; Wira Aria Nata
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolaborasi mahasiswa Asistensi Mengajar di sekolah dasar menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kolaborasi mahasiswa Asistensi Mengajar di SD IT Al-Anwar Kota Bengkulu serta menganalisis kontribusinya terhadap proses belajar dan penguatan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi mahasiswa dan guru terwujud melalui perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran aktif, pemanfaatan media digital, serta kegiatan pembiasaan karakter berbasis nilai-nilai keislaman. Kolaborasi ini berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, variasi metode mengajar, dan terbentuknya karakter disiplin, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai. Penelitian ini menegaskan bahwa program Asistensi Mengajar bukan hanya membantu guru dalam proses pembelajaran, tetapi juga memperkuat ekosistem pendidikan yang berorientasi pada karakter.
Pengaruh Lingkungan Sekitar Terhadap Etika dan Perilaku Peserta Didik di Sekolah SMP Negri 25 Kota Bengkulu Bakhrul Ulum; Rama Dhona Helani; Hesty Apria Sesi; Listi Hajar; Dian Sutianto; Yayan Wibowo; Mardiana; Aulia Artika Rahman
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap etika dan perilaku peserta didik di SMP N 25 Kota Bengkulu. Lingkungan sekolah dianalisis melalui tiga dimensi utama, yaitu interaksi guru-siswa, hubungan antar teman sebaya, dan aturan serta norma sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan populasi seluruh siswa SMP N 25 Kota Bengkulu (N = 320) dan sampel 120 siswa yang diambil secara stratified random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari angket persepsi lingkungan sekolah dan skala perilaku etika siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah dengan perilaku etis mereka (r = 0,72; p < 0,01). Dimensi interaksi guru-siswa memiliki kontribusi paling dominan terhadap pembentukan perilaku etis siswa, diikuti oleh hubungan antar teman sebaya dan aturan serta norma sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan sekolah merupakan faktor utama dalam pembentukan karakter dan moral siswa, dengan kemampuan memoderasi pengaruh faktor eksternal seperti keluarga dan masyarakat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan strategi pendidikan karakter yang efektif di sekolah, termasuk penguatan interaksi guru-siswa, pembentukan iklim inklusif, serta konsistensi penerapan aturan sekolahhanya mencairkan suasana, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional siswa.
Persepsi Siswa Terhadap Mahasiswa dalam Program Asisten Mengajar di SMP 18 Bengkulu Maisarah; Leki Sapitri; Azmi Fauziyah; Fathahillah Risqi Dara Jingga; Dora Putra Andesta; Hammam Adli Mushaddaq; Gholiq Pratama; Merzi Travolta; Vebi Rian Rio Saputra
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Asisten Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang bertujuan memberi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan persepsi siswa terhadap mahasiswa Asisten Mengajar di SMP 18 Bengkulu dengan menelaah gaya mengajar, kedekatan relasional, manajemen kelas, serta dampak kehadiran mahasiswa terhadap motivasi belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa diterima sangat baik oleh siswa. Mahasiswa dinilai memiliki gaya mengajar yang lebih santai, komunikatif, serta variatif melalui penggunaan media digital dan metode pembelajaran interaktif. Kedekatan usia menjadikan relasi mahasiswa dan siswa lebih cair sehingga siswa merasa nyaman bertanya dan berdiskusi. Namun demikian, kemampuan mahasiswa dalam pengelolaan kelas dan ketegasan masih perlu diperkuat karena beberapa siswa mengamati bahwa suasana kelas mudah menjadi ramai. Kehadiran mahasiswa terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pemanfaatan teknologi, apresiasi positif, dan suasana kelas yang menyenangkan. Penelitian ini menegaskan bahwa Program Asisten Mengajar memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun perlu ditunjang dengan peningkatan keterampilan manajemen kelas bagi mahasiswa.
Peran dan Fungsi Guru PAI dalam Pendidikan Nasional Arini Julia; Elza Aulia; Syahrul Ramadhan; Rensi Fitriani; Rika Damayanti
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia merupakan hal krusial yang patut mendapat perhatian, karena merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang perilaku baik dan buruk. Oleh karena itu, peningkatan strategi dan fungsi guru PAI diperlukan dalam pembelajaran agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran dan fungsi guru PAI dalam pendidikan nasional, khususnya menjelaskan fungsi guru PAI sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan panutan, serta mendeskripsikan bagaimana guru PAI mengimplementasikan penguatan karakter dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi terkait peran dan fungsi guru PAI dalam pendidikan nasional. Pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena yang ada berdasarkan data dan teori yang diperoleh dari sumber-sumber tersebut. Temuan dan pembahasan utama penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan nasional, sehingga kualitas hidup guru perlu ditingkatkan secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fungsi dan peran guru PAI dalam pendidikan nasional, menjadi acuan bagi guru PAI dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter, serta memberikan masukan bagi lembaga pendidikan dan pengambil kebijakan.
Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam Arini Julia; Malinda Musfika Rahayu; Marlena; Jini Wahyedi; Sama Luci Lestari; M.Fakhri Ridhatama; Mayzen Mawarni
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan strategi komprehensif guna mengembangkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penguatan materi ajar dan penerapan metode pembelajaran inovatif, yang secara umum ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di sekolah. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya penguasaan materi ajar guru PAI, kurangnya variasi metode dan media pembelajaran, serta keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan studi kasus ini mengusulkan tiga strategi utama : pertama, Strategi Kolaborasi, yaitu mengoptimalkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi ; kedua, Pemanfaatan Teknologi, melalui penyediaan platform digital, webinar, dan online course ; dan ketiga, Program Pelatihan Berkelanjutan yang berbasis kebutuhan spesifik dan mendorong sertifikasi di area kontemporer seperti literasi digital dan moderasi beragama. Selain itu, penerapan metode inovatif seperti Project-Based Learning (PjBL) dan pembelajaran kooperatif dinilai efektif dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Secara keseluruhan, investasi dalam strategi pengembangan kompetensi ini sangat krusial untuk memastikan guru PAI mampu menjalankan tugas mendidik dan membimbing siswa menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berilmu pengetahuan.
Konsep Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Alvina Damayanti; Mardalena; Nurul Fauziah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai respons terhadap dinamika perkembangan pendidikan di era transformasi digital dan kebutuhan pembelajaran yang lebih fleksibel, bermakna, serta relevan bagi anak usia dini. Pada jenjang PAUD, kurikulum ini menekankan pendekatan holistik yang berfokus pada penguatan karakter, stimulasi perkembangan, serta pengalaman belajar melalui kegiatan bermain. Konsep “merdeka belajar, merdeka bermain” menjadi landasan utama yang menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran, sehingga kegiatan belajar tidak lagi berorientasi pada tuntutan akademik seperti calistung, tetapi pada eksplorasi, kreativitas, kolaborasi, dan pembentukan identitas diri. Kurikulum Merdeka juga memberikan keleluasaan bagi satuan PAUD dalam mengembangkan kurikulum sesuai konteks lingkungan dan kebutuhan anak. Komponen inti pengembangannya mencakup tujuan pendidikan, materi ajar, proses pembelajaran, dan evaluasi yang bersifat autentik. Hasil belajar pada kurikulum ini dikelompokkan ke dalam tiga elemen utama: nilai agama dan budi pekerti, jati diri, serta dasar-dasar literasi, numerasi, sains, teknologi, rekayasa, dan seni. Keseluruhan konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan pondasi perkembangan yang kuat, menumbuhkan rasa ingin tahu, membangun karakter, serta mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.