cover
Contact Name
Achmad Zuhri
Contact Email
achmadzuhri@uinssc.ac.id
Phone
+6285641604468
Journal Mail Official
achmadzuhri@uinssc.ac.id
Editorial Address
Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan Sunyaragi By Pass Cirebon 45132 Telp. 0231 8491641, 0231 481264 ext. 133 Fax: 8491641
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Oasis: Jurnal Ilmiah Kajian Islam
ISSN : 19791399     EISSN : 25483889     DOI : https://doi.org/10.24235/oasis.v9i2
Core Subject :
OASIS: Jurnal Ilmiah Kajian Islam is published by the postgraduate program of UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Its presence is intended as a forum for the actualization of scholarly works by academics and practitioners, with a focus on studies related to teaching methods and techniques, Islamic education curriculum, learning media, Islamic education policies, Islamic education management, Islamic educational psychology, and the thoughts of Islamic education figures.
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL (STUDI KASUS KONSEP DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL DI KELAS X TAV SMK NEGERI 1 BULAKAMBA KABUPATEN BREBES) Hero Prayogo; Siti Fatimah
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i1.2821

Abstract

SMK Negeri 1 Bulakamba kabupaten Brebes adalah SMK yang memiliki enam program keahlian (jurusan), yang peserta didiknya berasal dari dua etnis, yaitu etnis Jawa dan etnis Sunda. Kajian ini berupaya mengidentifikasi, menganalisa dan menjelaskan konsep serta implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di kelas X TAV SMK Negeri 1 Bulakamba Kabupaten Brebes. Penelitan ini menggunakan pendekatan kajian kualitatif dengan jenis pendekatan kajian kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam kajian ini menggunakan observasi, wawancara dan kuisioner dengan beberapa nara sumber. Hasil kajian ini antara lain: (1) Pendidikan multikultural di SMK Negeri 1 Bulakamba pada dasarnya sudah dilaksanakan sejak awal berdirinya SMK, yaitu pada tahun 1999. Konsep pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di kelas X TAV SMK Negeri 1 Bulakamba tertuang di dalam KI-1 sampai KI-4  kurikulum 2013, yaitu: kesadaran demokrasi, toleransi dan cinta tanah air. (2) Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di kelas X TAV SMK Negeri 1 Bulakamba dilakukan dengan cara menyisipkan dan mengamalkan nilai-nilai multikultural pada silabus mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas X, yang meliputi: KD-1, KD-7, KD-9 dan KD-10. Sedangkan metode pembelajaran yang digunakan dalam implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural menggunakan metode ceramah dan diskusi tanya jawab
IMPLEMENTASI METODE TIME OUT DALAM MENGONTROL EMOSI ANAK USIA DINI (STUDI PADA SISWA TK INKLUSI MUTIARA HATI BANDUNG) Yanti Susanti
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i1.2832

Abstract

Emotion is one of human’s exist as individual and social. By emotion, a human has dynamic of life. An emotional person or not, hardly will be received by environment because he/ she will have an attitude too much or not sensitive to other. It is so important about emotion for human life. One of way in order human can control emotion is controlling emotion when he/ she is child. In this research aims to know: (1). Implementation of time out method for early student at TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (2). Development of emotion of early student at TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (3). The effectiveness of time out method in controlling emotion of early student for student at TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. This research uses approach of descriptive qualitative. The techniques of collecting data are observation, interview, documentary study.Emosi merupakan salah satu ciri keberadaan manusia sebagai makhluk individu dan sosial. Dengan adanya emosi, manusia mempunyai dinamika kehidupan. Seorang yang terlalu emosional atau tidak memiliki emosi akan sulit diterima oleh lingkungan karena ia akan bersikap berlebihan atau tidak peka terhadap orang lain. Begitu pentingnya emosi bagi hidup manusia, salah satu cara agar manusia tersebut dapat mengendalikan emosi adalah dengan mengontrolnya sejak kecil. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Implementasi metode time out pada anak usia dini di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (2), Perkembangan emosi anak usia dini di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (3). Efektivitas metode time out dalam mengontrol emosi anak usia dini pada siswa di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara.
STRATEGI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 PABUARAN KABUPATEN CIREBON) Halimi Ansor
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i1.2850

Abstract

This study aims to describe the strategy of planning, implementing and evaluating the results of an authentic assessment of the 2013 curriculum for PAI (Islamic Studies) subjects and budi pekerti (ethics and character). This type of research is qualitative research. The subjects of the study were VII grade PAI teachers, grade VII guardians and Counseling Guidance teachers. Data collection through observation, interview, documentation study, and triangulation. Data analysis uses data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show: Planning an authentic assessment of the 2013 curriculum for PAI and Budi Pekerti subjects is still not optimal. Teachers of PAI subjects do not compile the midterm and daily assessment scores and do not plan portfolio assessments. The application of an authentic assessment of the 2013 PAI curriculum and Budi Pekerti has not run optimally. PAI subject teachers do not use observation sheets or journals and do not apply self-assessment, peer assessment, project appraisal, and portfolio assessment. Authentic assessment of the 2013 PAI and Budi Pekerti curriculum for 280 students. Assessment of attitudes for 27 students obtaining the category "Very Good", 251 students got "Good" grades and 2 students got the category "Enough". Assessment for knowledge competencies, range in value from 91-100 (2 students), 81-90 (48 students), and 71-80 (230 students), average score of 79 predicates C. Assessment of skills competency, range of grades 81-90 ( 88 students), and 71-80 (192 students), average score of 77, predicate C.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi perencanaan, penerapan dan hasil penilaian penilaian autentik  kurikulum 2013 mata pelajaran  PAI dan Budi Pekerti. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru PAI kelas VII, wali kelas VII dan guru Bimbingan Konseling. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan: Perencanaan penilaian autentik kurikulum 2013 mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti masih belum optimal. Guru PAI tidak menyusun kisi-kisi penilaian harian dan penilaian tengah semester dan tidak  menyusun perencanaan penilaian portofolio. Penerapan penilaian autentik kurikulum 2013 PAI dan Budi Pekerti, belum berjalan secara optimal. Guru PAI tidak menggunakan lembar pengamatan atau jurnal dan  tidak menerapkan penilaian diri, penilaian antar teman, penilaian proyek,    dan penilaian portofolio.Hasil penilaian autentik kurikulum 2013 mata PAI dan Budi Pekeri di  dari 280 siswa. Penilain sikap 27 siswa “Amat Baik”, 251 siswa “Baik” dan 2 siswa “Cukup”. Penilaian kompetesnsi pengetahuan, rentang nilai 91-100 (2 siswa),  81-90 (48 siswa), dan 71-80 (230 siswa), nilai rata-rata 79 predikat C. Penilaian kompetensi keterampilan, rentang nilai 81-90 (88 siswa), dan 71-80 (192 siswa), nilai rata-rata 77, predikat C.
PESANTREN DI ANTARA GENERASI ALFA DAN TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Erfan Gazali
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v2i2.2893

Abstract

Pesantren as an educational institution-based religion that has the main task of transmission of Islamic knowledge, maintenance of Islamic tradition and reproduction of 'ulama' has been faced with the challenges of changing times and the character of generations that live in the present. This study is descriptive explorative which analyzes the challenges of pesantren in the aspects of education and da'wah in the fourth industrial revolution era (RI 4.0) and the presence of students from alpha generation with all their characteristics as digital natives. This paper uses generation categorization theory by Bencsik, Juhász, & Horváth-Csikós (2016), industrial revolution by Schwab, K. (2016), i-scoop. (2018) and pesantren studies by Azra and Jamhari (2006) Ahmad (2010). Pesantren sebagai Sebagai lembaga pendidikan berbasis agama yang memiliki tugas pokok yaitu transmisi ilmu-ilmu dan pengetahuan Islam, pemeliharaan tradisi Islam, dan  reproduksi (calon-calon) ulama telah dihadapkan pada tantangan perubahan zaman dan karakter generasi yang hidup pada masa sekarang. Kajian ini bersifat deskriptif eksploratif yang menganalis tantangan pesantren dalam aspek pendidikan dan dakwah di era revolusi industri keempat (RI 4.0) dan kehadiran peserta didik dari generasi alfa dengan segala karakteristik mereka sebagai penduduk asli digital. Tulisan ini mengunakan teori kategorisasi generasi oleh  Bencsik, Juhász, & Horváth-Csikós (2016), revolusi industri oleh Schwab, K. (2016, i-scoop. (2018) dan kajian pesantren oleh Azra dan Jamhari (2006) dan Ahmad, 2010)
TELAAH PEMIKIRAN HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KITAB ADÂB AL-ÂLIM WA AL-MUTA‘ALLIM DAN RELEVANSINYA DENGAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Rifqoh Khasanah
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i1.3213

Abstract

The fading of the character of the nation's children is shown by the increasing actions that have an impact on the destruction of our own nation, such as brawl, murder, rape, and others. This shows that education objectives are not optimal. Whereas the government has drafted a Law on National Education System related to the basis and function of education which refers to the 1945 Constitution and Pancasila, even long before the government designed character education, KH. M. Hasyim Asy'ari had first discussed about character education in his works, both in the book Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim or other books and treatises. Based on the above background, the focus of the problem in this study is the study of Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari about character education in the book Adâb al-Âlim wa al-Muta'allim is relevant to character education values listed in the National Education System Law. This research method uses a qualitative research model with a literature study approach, while collecting techniques data from various literatures in the form of scientific books, journals, and articles. Data analysis was carried out in a descriptive narrative. The results of this study are as follows: Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari about character education in the book Adâb al-Âlim wa al-Muta‘allim is relevant to the National Education System. This was indicated by the character values conveyed by him in his works in accordance with the character values listed in the National Education System. Memudarnya karakter anak bangsa ditunjukkan dengan meningkatnya aksi-aksi yang berdampak pada rusaknya diri bangsa kita sendiri, seperti tawuran, pembunuhan, pemerkosaan, danlain-lain. Hal tersebut menunjukkan belum optimalnya tujuan pendidikan. Padahal pemerintah telah merancang Undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional terkait dasar dan fungsi pendidikan yang merujuk pada Undang-undang Dasar 1945 dan Pancasila, bahkan jauh sebelum pemerintah merancang pendidikan karakter, KH. M. Hasyim Asy’ari telah terlebih dahulu membahas tentang pendidikan karakter dalam karya-karyanya, baik dalam kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim ataupun kitab dan risalah yang lainnya. Berdasarkan latar belakang di atas, fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah telaah pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Muta‘allimapakah relevan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang tercantum dalam Undang-undang Sisdiknas.Metode penelitian ini menggunakan  modelpenelitian kualitatif dengan pendekatankajian pustaka, Sedangkan teknikpengumpulan data dari berbagai literatur baik berupabuku-bukuilmiah, jurnal, dan artikel.Analisis data dilakukansecaradeskriptifnaratif. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:Telaah pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Muta‘allimrelevan dengan Sisdiknas. Hal ituditunjukkandengannilai-nilaikarakter yang disampaikanbeliaudalamkarya-karyanya yang sesuaidengannilai-nilaikarakter yang tercantumdalamSisdiknas.
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Sejak Dini Bagi Pembentukan Karakter Siswa di RA Al-Falah Desa Pegagan Kidul Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon Ahmad Junaedi
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i2.3248

Abstract

This study discusses the planting of Islamic religious education values in early childhood in Rudatul Atfal Al-Falah Cirebon Regency. This study is in the background of the existence of problematic problems that occur in the community, such as: juvenile delinquency, promiscuity, and others. This is one of the impacts of the lack of Islamic Education, so the need for planting the values of Islamic Religious Education conducted in early childhood.The formulation of the problem is how to plant the values of Islamic Education in early childhood in RA. Al Falah Cirebon Regency, This research includes qualitative research, through field studies. The data is obtained from several sources by means of observation, unstructured interviews, and documentation. Then processed with descriptive analysis. This study found the answer that planting the values of Islamic Education in RA. Al Falah Cirebon District was implemented using seven complementary methods, namely the method of habituation, exemplary, role playing, storytelling, demonstration, singing, and field trips. The learning process uses a center system and the material is adapted to the development of students which includes religious and moral, physical, language, cognitive, and social emotional values.Kajian ini membahas tentang penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam pada anak usia dini di Raudlatul AthfalAl-Falah Desa Pegagan Kidul Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Kajian ini di latar Belakangi dengan adanya problematika yang marak terjadi di lingkungan masyarakat, seperti: kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan lain-lain. Hal itu merupakan salah satu dampak dari kurangnya Pendidikan Agama Islam, sehingga perlu adanya penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang dilakukan pada anak usia dini. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini di RA. Al Falah Kabupaten Cirebon, Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, sehingga permasalahannya dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di RA. Al Falah Kabupaten Cirebon. Datanya diperoleh dari beberapa sumber dengan cara observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Kemudian diolah dengan analisis deskriptif.Penelitian ini telah menemukan jawaban bahwa penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam di RA. Al Falah Kabupaten Cirebon dilaksanakan dengan menggunakan tujuh metode yang saling melengkapi, yaitu metode pembiasaan, keteladanan, bermain peran, bercerita, demontrasi, bernyanyi, dan karyawisata. Proses pembelajaran menggunakan sistem sentra dan materinya disesuaikan dengan perkembangan anak didik yang mencakup pada nilai agama dan moral, fisik, bahasa, kognitif, dan sosial emosional.
Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Membentuk Karakter Siswa Sdit Sabilul Huda Kota Cirebon FNU Badruzzaman
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i2.3276

Abstract

This research aims to study the implementation of the curriculum of 2013 on subjects of Islamic religious education and Manners in shaping the character of the Students Sabilul Huda SDIT Cirebonwhich include: planning, implementation and evaluation of the learning of Islamic education and Manners in the curriculum in 2013 SDIT Sabilul Huda city of Cirebon. In this study also discussed the process of the formation of character students SDIT Sabilul Huda city of Cirebon is a realization of curriculum implementation of 2013.This type of research is a reseach field (field research) research is done directly in the SDIT Sabilul Huda Cirebon City school year 2017/2018. As for that being the subject of this research is the students and teachers of Islamic religious education in the SDIT Sabilul Huda city of Cirebon the year 2018. Engineering data collection using the way of observation, interview and documentation. Conclusion of this research is the first, PAI and learning Manners by implementing curriculum 2013 has been running well. Secondly, the formation of character students SDIT Sabilul Huda city of Cirebon was already well underway through the activities that reflect the creation of the character of students. Involve students directly in the religious and social kegiatana. Third, the obstacles encountered in the implementation of school curriculum related issues 2013 availability book teachers and students, government regulation that is often fickle, administrative Character learning that complicated,and assessment process that is time-consuming. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Membentuk Karakter Siswa SDIT Sabilul Huda Kota Cirebon yang meliputi: Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Kurikulum 2013 di SDIT Sabilul Huda Kota Cirebon. Dalam penelitian ini juga dibahas proses pembentukan karakter siswa SDIT Sabilul Huda Kota Cirebon yang merupakan realisasi dari penerapan kurikulum 2013.Jenis penelitian ini adalah field reseach (penelitian lapangan) penelitian ini dilakukan langsung di SDIT Sabilul Huda Kota Cirebon tahun ajaran 2017/2018. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa dan guru Pendidikan Agama Islam di SDIT Sabilul Huda Kota Cirebontahun 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.Kesimpulan penelitian ini adalah pertama, proses pembelajaran PAI dan Budi Pekertisudah berjalan cukup baik, Kedua, pembentukan karakter siswa SDIT Sabilul Huda Kota Cirebon sudah berjalan dengan baik yaitu melalui kegiatan-kegiatan yang mencerminkan pembentukan karakter siswa. Melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Ketiga, hambatan yang dihadapi sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 terkait masalah ketersediaan buku guru dan siswa, regulasi pemerintah yang sering berubah-ubah, administrasi pembelajaran yang rumit,dan proses penilaian yang menyita waktu.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Di Tkit Al-Hikmah Agus Susilo Saefullah
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i2.3717

Abstract

Based on the issue of character education which became a highlighted topic and saw the vital role of educational institutions in forming the character of the nation's generation, the author conducted research on Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Hikmah as one of the institutions established with the spirit of forming the character of students by using Islamic education. The author conducted this research by using descriptive qualitative research. Data collection techniques use the method of observation, interviews, and study documents which are then analyzed by interactive analysis techniques, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. In this study the authors describe the general description of TKIT Al-Hikmah, the results of program analysis based on observations, document review and interviews with relevant parties, and describe other factors that support the creation of character education in the school. The author concludes that the implementation of character education in TKIT Al-Hikmah is generally carried out by internalizing the values of Islamic education in the form of habituation programs, integration with learning carried out in daily programs and other supporting activities carried out one or two times in one school year. These programs are also supported by the exemplary teacher who always gives examples of good behavior, institutional intervention such as publishing programs and school regulations and optimizing the role of parents who are constantly striving to be in synergy with the school program.Sehubungan dengan permasalahan pendidikan karakter yang dewasa ini cukup menjadi perbincangan hangat serta menyoroti betapa vitalnya peran lembaga pendidikan  dalam pembentukan karakter anak bangsa, penulis melakukan penelitian pada Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Hikmah sebagai salah satu lembaga yang didirikan dengan semangat pembentukan karakter  peserta didik  berbasis pendidikan Islam. Penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini penulis mendeskripsikan gambaran umum TKIT Al-Hikmah, hasil analisis program berdasarkan observasi, telaah dokumen dan wawancara dengan pihak-pihak terkait, serta mendeskripsikan faktor-faktor lain yang mendukung terciptanya pendidikan karakter di sekolah tersebut. Penulis menyimpulkan bahwa implementasi pendidikan karakter di TKIT Al-Hikmah secara umum dilaksanakan dengan bentuk internalisasi nilai-nilai pendidikan islam yang dikemas dalam program-program pembiasaan, pengintegrasian dengan pembelajaran yang dilaksanakan dalam program harian serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya yang dilaksanakan satu atau dua kali dalam satu tahun pelajaran. Program-program tersebut juga didukung oleh keteladanan guru yang selalu memberikan contoh-contoh perilaku baik, intervensi lembaga dalam bentuk penerbitan program-program dan peraturan-peraturan sekolah serta optimalisasi peran orang tua yang terus diupayakan agar selalu sinergis dengan program sekolah
Dampak Ibu Bekerja Sebagai Tenaga Kerja Wanita Terhadap Perilaku Siswa Di Sekolah (Studi Kasus Di MI Wathoniyah Gintung Lor) Zakiyah Muhaemin
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v3i2.3841

Abstract

Becoming a migrant worker is not the choice of working mothers because they must have the heart to leave their children and family. Many of them still have toddlers and elementary school age, they are aware of the psychological influence of their children. But the biggest reason is to improve the economy so that all the impacts are ignored. The purpose of this study was to determine the impact of mothers working as migrant workers on the behavior of students at school, this research was conducted before and after their mothers worked as migrant workers abroad. This study uses a qualitative method which is a study that uses a naturalistic approach to find and find an understanding of phenomena in a particular context and the phenomenon of what is experienced by the subject of research. The results of this study that a child will be more focused on school, always working on assignments, cheerful and still obedient before their mother works as a migrant worker while after their mother becomes a TKW the children have a change of attitude in the school including not focusing on learning, more independent and sometimes say rude with friends, prefer to be alone and choose friends.Menjadi TKW bukanlah pilihan ibu bekerja karena mereka harus tega meninggalkan anak-anak dan keluarganya. Banyak diaantaranya masih memiliki anak-anak balita da usia sekolah dasar, mereka menyadari adanya pengaruh psikologis anak-anaknya. Namun alasan terbesarnya adalah demi perbaikan ekonomi sehingga semua dampaknya diabaikan. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dampak ibu bekerja sebagai TKW terhadap perilaku siswa di sekolah, penelitian ini dilakukan sebelum dan sesudah ibu mereka bekerja sebagai TKW di luar negeri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan naturalistik untuk mencari dan menemukan pemahaman tentang fenomena dalam suatu latar yang berkonteks khusus dan fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini bahwa seorang anak akan lebih fokus di sekolah, selalu mengerjakan tugas, ceria dan masih patuh sebelum ibu mereka bekerja sebagai TKW sedangkan setelah ibu mereka menjadi TKW maka anak-anak mempunyai perubahan sikap disekolah diantaranya tidak fokus dalam belajar, lebih mandiri dan terkadang berkata kasar dengan teman, lebih suka menyendiri dan memilih teman. 
Pembentukan Akhlak Berbasis Pembiasaan Dan Keteladanan (Studi Kasus Di MAN 2 Kuningan Jawa Barat) Siti Nurjanah
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v4i2.3878

Abstract

The purpose of this study was to determine the moral formation of learners based on habituation and exemplary, and to determine the success of the formation of habitual morals and exemplary in Madrasa Aliya Negeri 2 Kuningan, West Java. The author uses a qualitative method with a phenomenological approach, so in collecting data, the author uses observation techniques, in-depth interviews, documentation and using the data technique child can data model Miles and Huberman. Habit based and exemplary moral formation in Madrasa Aliya Negeri 2 Kuningan West Java was carried out with various activities, namely: Habit of dhuhur prayer in congregation, habituation of Infaq every Friday morning, habituation of Asr prayer in congregation, habituation of tadarus al-Qur'an, habituation of tahfizd together every Monday the flag ceremony is over, habituation of yasinan and khitobah (lectures) every Friday morning, habituation in dress. The exemplary moral-based formation is carried out with various activities, namely: discipline, honesty, responsibility, humility, emotional control, the ability of the teachers to control emotions differently, some are good so that they think first before acting, polite, average the average teacher shows a polite attitude, both in speaking and behaving, exemplary by civilizing the S5, exemplary welcoming students in front of the gate, so that citizens of Madrasa Aliya Negeri 2 Kuningan can improve their religion (religious), change attitudes (akhlakul karimah), love to read and improve concern for the environmentTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan akhlak peserta didik berbasis pembiasaan dan keteladanan, serta untuk mengetahui keberhasilan dari pembentukan akhlak pembiasaan dan keteladanan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kuningan Jawa Barat. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, maka dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan mengunakan teknik anak bisa data model Miles dan Huberman. Pembentukan akhlak berbasis pembiasaan dan keteladanan di MAN 2 Kuningan Jawa Barat dilakukan dengan berbagai kegiatan, yaitu:Pembiasaan shalat dhuhur berjama’ah, pembiasaan Infaq setiap jum’at pagi, pembiasaan Shalat Ashar berjamaah, pembiasaan tadarus al-Qur’an, pembiasaan tahfizd bersama setiap senin selesai upacara bendera, pembiasaan yasinan dan khitobah (ceramah) setiap jum’at pagi, pembiasaan dalam berpakaian. Adapun pembentukan akhlak berbasis keteladanan dilakukan dengan berbagai kegiatan, yaitu: kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, rendah hati, pengendalian emosi, kemampuan guru-guru mengendalikan emosi berbeda-beda, ada yang baik sehingga berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak, sopan santun, rata-rata guru menunjukkan sikap yang sopan, baik dalam berbicara maupun bertingkah laku, keteladanan dengan membudayakan S5, keteladanan menyambut peserta didik di depan gerbang, sehingga warga MAN 2 Kuningan dapat meningkatkan keimanan (religius), merubah sikap (akhlakul karimah), gemar membaca dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Page 4 of 14 | Total Record : 136