cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
jurnalabdimawa@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
fitrililiyanti@umw.ac.id
Editorial Address
Jalan Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
ISSN : 30483569     EISSN : 30483569     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883/
Core Subject :
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan adalah publikasi ilmiah pengabdian masyarakat yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, gizi, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah pengabdian masyarakat dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya periode 2 kali setahun (Maret dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Edukasi Keluarga Berencana melalui Penyuluhan dan Leaflet sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan Nurmala Sari; Intan Dwi Fani; Diah Sari Lestari; Atikah Dwi Ayu Lestari; Desinta Amanda Sari; Khusnul Dwi Alfiani Noor Ichsan; Muhammad Arya Dwi Saputra; Resky Amelia Syamsuddin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/1f1e6h97

Abstract

Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto, menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) dalam pencegahan stunting. Kurangnya informasi mengenai manfaat KB dan jarak kelahiran yang ideal menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting di daerah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan pemahaman pasangan usia subur (PUS) terkait peran KB dalam kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada PUS mengenai manfaat KB dalam mencegah stunting melalui penyuluhan dan distribusi leaflet sebagai media informasi. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang melibatkan diskusi dan sesi tanya jawab dengan peserta. Selain itu, leaflet edukatif dibagikan sebagai bahan bacaan yang dapat diakses kembali oleh masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk menilai efektivitas penyampaian informasi dan respon masyarakat terhadap intervensi yang diberikan. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Peserta menunjukkan ketertarikan dalam sesi penyuluhan dan aktif dalam diskusi. Edukasi melalui penyuluhan dan leaflet dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya KB dalam pencegahan stunting. Diperlukan kegiatan lanjutan seperti sosialisasi berkala dan pendampingan agar pemahaman masyarakat dapat semakin meningkat serta mendukung keberlanjutan program KB di desa tersebut.
Sosialisasi dan Pendampingan Juru Pemantau Jentik DBD di Kelurahan Antang dan Bitowa Andi Abil Hasan Rivai; Andi Maipadiapati
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/fhymj996

Abstract

Kecamatan Manggala diketahui sebagai salah satu wilayah yang memiliki kasus DBD tertinggi di Kota Makassar. Berdasarkan data Puskesmas Antang selama 5 tahun terakhir telah ditemukan sebanyak 289 kasus. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan DBD melalui sosialisasi dan pendampingan jumantik, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada pengendalian dan penurunan kasus DBD di masa mendatang di Kelurahan Antang dan Bitowa. Intervensi dengan pendekatan pendidikan kesehatan melalui sosialisasi dan pendampingan jumantik DBD dinilai strategis meningkatkan peran serta masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dengan penyuluhan melalui media power point, pembagian leaflet dan diskusi interaktif. Jumlah peserta yang berpartisipasi sebanyak 42 orang. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh tingkat pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan intervensi dengan nilai rata-rata dari 4,69 meningkat menjadi 7,67. Hasil uji wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap pengetahuan warga yang mengikuti pelatihan. Hasil pengabdian masyarakat ini merekomendasikan kepada warga Kelurahan Antang dan Bitowa untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dari pelatihan dalam kehidupan sehari-hari dan aktif berperan sebagai jumantik melalui tindakan PSN 3M Plus untuk mencegah DBD.
Edukasi Pengendalian Perilaku Merokok pada Remaja dengan Program GEBYAR (Gerakan Bebas Rokok) di SMK Negeri 3 Kendari Hartati Bahar
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/m05cn796

Abstract

Merokok merupakan aktivitas menghisap asap hasil pembakaran tembakau yang mengandung nikotin, yaitu zat adiktif yang dapat menyebabkan ketergantungan. Kebiasaan merokok telah menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat secara global, termasuk di kalangan remaja. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan cenderung mencoba hal-hal baru, termasuk merokok.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai dampak negatif merokok terhadap kesehatan, serta mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat. Program dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kendari dengan melibatkan 35 siswa dari satu kelas percontohan sebagai sampel. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif dan permainan edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur efektivitas kegiatan.  Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa. Nilai rata-rata pre-test adalah 74,28, yang menunjukkan sebagian besar siswa mampu menjawab 7 dari 10 soal dengan benar. Setelah kegiatan, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 98,28, yang berarti siswa dapat menjawab 9 dari 10 soal dengan benar.  Melalui program GEBYAR (Gerakan Bebas Rokok), diharapkan siswa mampu membuat keputusan yang lebih bijak untuk tidak merokok dan memiliki komitmen menjalani gaya hidup sehat.
Penyuluhan Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja SMPN 4 Kendari Hartati Bahar; Abdul Muhammad Adhan; Dea Septiani; Desrianti; Dilla Puspita Sari; Fajar Surya Rachmawati; Erfina Oktaviani; Febriana Muchtar; Devi Savitri Effendy; Hariati Lestari; Ramadhan Tosepu; Sartiah Yusran
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/6z0jms97

Abstract

Diabetes melitus termasuk dalam empat penyakit tidak menular utama yang menjadi prioritas penanganan oleh para pemimpin dunia, mengingat dampaknya yang besar terhadap kesehatan Masyarakat. Edukasi diabetes melitus merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai bahaya diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka tentang penyakit diabetes, faktor risiko, dan cara mencegahnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, ice breaking dan permainan edukatif yaitu Ranking 1. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta. Hasil uji statistic menunjukkan adanya peningkatan nilai signifikan rata-rata pengetahuan dari 75,56 (pre-test) menjadi 96,66 (post-test) p<0,05. Dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan siswa setelah dilakukan penyuluhan mengenai bahaya diabetes melitus.
Penyuluhan Gizi Seimbang Pada Siswa SMA Negeri 12 Kendari Hartati Bahar; Febriana Muchtar; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari; Gloriany Viezty Omega Sau; Ingrid Alifia Pratiwi Sipa
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/braffm28

Abstract

Masalah gizi di kalangan remaja adalah hal penting dalam kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian khusus karena pengaruhnya terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas hidup generasi muda. Pendidikan tentang nutrisi menggunakan metode visual seperti "Isi Piringku" adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya gizi seimbang. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan tindakan siswa di SMA Negeri 12 Kendari mengenai pentingnya gizi seimbang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2025 dengan melibatkan 28 siswa kelas XI sebagai responden. Metode yang diterapkan adalah pendekatan edukatif yang meliputi ceramah, ice breaking, dan permainan edukasi Jika-Maka yang melibatkan dua tim yang saling menyambung kalimat secara spontan dengan tema gizi seimbang, dan tim terbaik mendapat hadiah. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pengetahuan dari 86,78 (pre-test) menjadi 96,42 (post-test) dengan nilai p < 0,05. Hasil dari edukasi ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang interaktif dan menyenangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang di kalangan remaja.
Penyuluhan Bahaya dan Dampak Bullying Terhadap Kesehatan Mental dan Sosial Remaja SMP Negeri 10 Kendari Hartati Bahar; Febriana Muchtar; Halma Halma; Hardelia Hardelia; Ikma Nur Hidaiyah; Lis Astuti; Muh. Zhaldri; Nur Neza; Devi Safitri Effendy; Hariati Lestari; Ramadhan Tosepu
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/qr7k0402

Abstract

Bullying merupakan tindakan yang disengaja untuk menyakiti orang lain secara fisik, verbal, atau emosional. Berdasarkan informasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Sulawesi Tenggara, tercatat ada 261 kejadian kekerasan terhadap anak pada tahun 2022, yang meningkat menjadi 329 kasus di tahun 2023, dengan jumlah kasus yang mayoritas berkaitan dengan bullying di sekolah. Berdasarkan laporan WHO (2020), sekitar 37% anak perempuan remaja dan 42% anak laki-laki remaja pernah menghadapi perundungan. Tipe-tipe perundungan yang terjadi termasuk kekerasan seksual, konflik fisik, dan tindakan bullying. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku pelajar di SMP Negeri 10 Kendari mengenai bahaya perundungan, termasuk dampak yang dapat memengaruhi kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, dan depresi. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, permainan edukatif, dan diskusi, melibatkan 27 siswa sebagai partisipan. Penilaian dilakukan melalui uji awal dan uji akhir. Data dari kegiatan penyuluhan memperlihatkan bahwa dari 27 responden yang dianalisis, 21 orang (78%) memiliki pemahaman yang baik, 5 orang (19%) memiliki pemahaman yang cukup, dan 1 orang (4%) memiliki pemahaman yang sangat rendah. Kesimpulannya, penyuluhan efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying, dan disarankan kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan positif.
Penyuluhan Hipertensi Berbasis Komunitas dan Dampaknya terhadap Pengetahuan Warga di Kelurahan Bungkutoko Yulya Lasmita; Efi Srinugraha; Dewi Sartika; Delistiani Delistiani; Wartina Karamelka; Apriani Apriani; Riris Arisandi Agusalim
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/v14jk859

Abstract

Masalah hipertensi masih menjadi salah satu tantangan utama dalam bidang kesehatan masyarakat, terutama di wilayah perkotaan seperti Kelurahan Bungkutoko. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, dan pencegahan hipertensi menyebabkan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang hipertensi melalui kegiatan penyuluhan sebagai upaya promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan secara langsung kepada masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Nambo, khususnya di Kelurahan Bungkutoko, dengan sasaran masyarakat dewasa dan lanjut usia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai hipertensi (Prestest=33,3%, Posttest= 76,7%) baik dari segi pemahaman tentang faktor risiko, pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, maupun penerapan pola hidup sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan hipertensi terbukti efektif sebagai strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi secara mandiri.
Pengolahan Sampah Rumah Tangga: Organik dan Non organik melalui Ecobrick dan Takakura Solusi Sederhana dari Rumah untuk Bumi yang Lebih Bersih Andi Mauliyana; Ian Eka Faradita Faradita; Siska Yulianti Yulianti
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/zsfd9d60

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga menjadi isu lingkungan yang mendesak, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Labotoy, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif dan partisipatif dengan media visual (powerpoint), diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025 di Balai Desa Labotoy dan diikuti oleh 33 orang peserta yang mayoritas adalah ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik, serta motivasi untuk mengolah sampah secara mandiri melalui metode ecobrick dan takakura. Intervensi ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan konteks lokal mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Disarankan agar edukasi serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan pemerintah desa dan kader masyarakat.
Evaluasi Dampak Edukasi Lingkungan terhadap Pengetahuan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Fitri Yanti; Putri Ferdayanti; Nur Asri; Muhammad Resky Adisyah
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/pt6yww20

Abstract

Masalah pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Puuwonua, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai pengaruh penyuluhan edukatif berbasis komunitas terhadap pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik dan anorganik. Metode meliputi pendekatan edukatif-partisipatif dengan presentasi PowerPoint, diskusi, dan evaluasi menggunakan kuesioner 10 pertanyaan. Kegiatan berlangsung pada tanggal 29 April 2025 dan diikuti oleh 35 peserta, mayoritas ibu rumah tangga. Hasil evaluasi Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari (62,9%) sebelum penyuluhan menjadi (80,0%) setelah penyuluhan, dengan selisih 1,71 poin. Uji t-berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (t = -5,245; p < 0,001) dengan efek besar (Cohen’s d = 0,88). Peningkatan ini menunjukkan efektivitas edukasi dalam membentuk kesadaran dan perilaku berkelanjutan menuju lingkungan bersih, sejalan dengan kebijakan nasional larangan pembuangan sampah organik ke TPA mulai 2025.
Peningkatan Pengetahuan Mengenai Bahaya Merokok Di Desa Pebunooha, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe Muhammad Ikhsan Akbar; Asbath Said; Nike Herpianti Lolok; Juslan; Risky Jualiansyah
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/a0vjpf35

Abstract

Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit kronis dan menjadi permasalahan kesehatan yang serius, termasuk di Desa Pebunoha. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya merokok mendorong dilakukannya kegiatan penyuluhan oleh mahasiswa KKN Universitas Mandala Waluya. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Subjek terdiri dari 30 responden yang mengikuti penyuluhan tentang bahaya merokok. Data diperoleh melalui kuesioner berisi 10 pertanyaan, dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Rata-rata skor pre-test adalah 56,7 dan meningkat menjadi 86,7 pada post-test. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara nilai sebelum dan sesudah penyuluhan. Penyuluhan kesehatan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Pebunoha mengenai bahaya merokok dan diharapkan dapat menjadi upaya preventif berkelanjutan.