cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
jurnalabdimawa@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
fitrililiyanti@umw.ac.id
Editorial Address
Jalan Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
ISSN : 30483569     EISSN : 30483569     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883/
Core Subject :
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan adalah publikasi ilmiah pengabdian masyarakat yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, gizi, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah pengabdian masyarakat dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya periode 2 kali setahun (Maret dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Skrining Tuberkulosis (TB) Pada Santri Pondok Pesantren X Kota Kediri Akhmadi Abbas
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/fst9q483

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Lingkungan padat seperti pondok pesantren memiliki risiko tinggi terhadap penularan TB karena tingginya kepadatan hunian dan sirkulasi udara yang buruk. Deteksi dini melalui kegiatan skrining gejala menjadi langkah penting dalam pencegahan penyebaran penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi proporsi santri terduga TB berdasarkan hasil skrining gejala di Pondok Pesantren X Kota Kediri. Metode kegiatan ini berupa studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek berjumlah 90 santri yang mengikuti skrining gejala TB. Data dikumpulkan menggunakan aplikasi e-TIBI. Hasil skrining menunjukkan bahwa 72,2% santri termasuk dalam kategori terduga TB. Perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan diagnostik lanjutan, perbaikan sistem ventilasi, serta penguatan upaya edukasi dan kemitraan dengan layanan kesehatan. Deteksi dini di lingkungan pesantren harus menjadi bagian dari strategi eliminasi TB berbasis komunitas.
Literasi Air Bersih dalam Program Desa Binaan: Studi Pre–Post di Desa Lalimbue Jaya, Kabupaten Konawe Muhammad Ikhsan Akbar; Erwin Azizi Jayadipraja; Fitri Yanti; Sitti Marya Ulva; Mauliyana Andi; Laode Muhamad Yasmin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/5a04bx97

Abstract

Kesadaran tentang kualitas air bersih menjadi penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di Desa Lalimbue Jaya. Meskipun Desa Lalimbue Jaya telah memperoleh pasokan air bersih dari pabrik pertambangan, edukasi terkait kualitas air dan penggunaannya tetap diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kualitas air bersih melalui penyuluhan yang melibatkan mahasiswa dan dosen Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi kelompok melalui ceramah interaktif dan diskusi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 25 responden. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat meningkat dari 16% menjadi 72%. Nilai rata-rata pengetahuan juga meningkat dari 62,4 menjadi 85,6. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas air bersih. Temuan ini sejalan dengan teori promosi kesehatan yang menekankan peran edukasi dalam perubahan perilaku. Diharapkan kegiatan ini menjadi dasar penguatan perilaku higienis di masyarakat pedesaan, khususnya di daerah sekitar industri pertambangan.
Edukasi Sanitasi Rumah Tangga sebagai Upaya Pencegahan ISPA di Wilayah Pertambangan Kabupaten Konawe Fitri Yanti; Erwin Azizi Jayadipraja; Sitti Marya Ulva; Andi Mauliyana; Laode Muhamad Yasmin; Besse Nurjannah
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/ry8kkd43

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular dengan prevalensi tinggi, terutama di wilayah pertambangan yang rentan terhadap pencemaran udara. Di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, ISPA menempati urutan pertama dalam 10 besar penyakit terbanyak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi rumah tangga dalam pencegahan ISPA. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan langsung dengan pendekatan partisipatif di Balai Desa Morosi pada 2 Juli 2025, diikuti oleh 30 peserta. Materi meliputi kebersihan lingkungan rumah, ventilasi sehat, pencegahan paparan asap rokok dan polusi dalam rumah, serta praktik sanitasi dasar. Evaluasi dilakukan melalui diskusi kelompok untuk menggali pemahaman dan komitmen peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat bahwa ventilasi, kebersihan kasur, pencegahan jamur hitam (black mold), penghentian kebiasaan merokok dalam rumah, serta etika batuk/bersin dan cuci tangan pakai sabun merupakan langkah penting dalam pencegahan ISPA. Simpulan, edukasi sanitasi rumah tangga terbukti efektif sebagai strategi promotif dan preventif berbasis masyarakat untuk menurunkan risiko ISPA di wilayah pertambangan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemasangan Papan Edukasi Bahayanya Sampah Plastik Di Desa Adat Pemogan Denpasar Anak Agung Dwi Ari Mahendra; Ni Nyoman Juwita Arsawati
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/s04t0520

Abstract

pengelolaan sampah plastik. Akibatnya banyak masyarakat dengan kesadaran penuh tidak memilah sampah plastik sekali pakai dengan bijak sehingga menimbulkan pencemaran di wilayah sekitar terutama di wilayah Sungai yang menyebabkan kumuhnya suatu wilayah. Pemasangan papan edukasi mengenai bahaya sampah plastik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat melalui pemasangan papan edukasi bahaya sampah plastik di kawasan Sungai Taman Pancing, Desa Pemogan, Denpasar Selatan. Pengabdian masyarakat ini didasari oleh tingginya tingkat pencemaran plastik di sungai akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan. Metode pelaksanaan meliputi observasi lokasi, perancangan desain papan edukasi dengan pesan visual yang menarik, koordinasi perizinan dengan pihak desa, pemasangan papan, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga, yang terlihat dari berkurangnya sampah plastik di sekitar sungai dan perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Keberadaan papan edukasi memberikan manfaat jangka panjang sebagai media informasi permanen yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi contoh praktik pengabdian berbasis edukasi lingkungan yang efektif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain.
Penyuluhan Hidup Sehat di Tengah Industri: Adaptasi Gaya Hidup untuk Lingkungan Berisiko Tinggi Anry Hariadhin Depu; Erwin Azizi Jayadipraja; Sartini Risky
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/tcbwb084

Abstract

Daerah kabupaten Konawe saat ini telah menjadi daerah industri pertambangan, bisa berdampak munculnya berbagai masalah kesehatan seperti penyakit ISPA, TBC, air yang tercemar, dan tidak terlaksananya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta perubahan pola hidup bersih dan sehat. Perlunya dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di desa morosi melalui penyuluhan hidup sehat di tengah Industri berupa adaptasi gaya hidup untuk lingkungan berisiko tinggi, menggunakan Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-eksperimental dengan design pre-test (one group pretest-posttest). Hasil ada peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap adaptasi hidup sehat masyarakat dan memanfaatkan metode penyuluhan lainnya seperti teknologi digital, seperti webinar, aplikasi kesehatan, dan konten edukasi interaktif, dapat menjadi solusi efektif serta kolaborasi antara pihak pemerintah, lembaga pendidikan dan penyedia pelayanan Kesehatan untuk meningkatkan adaptasi gaya hidup masyarakat dalam lingkungan berisiko tinggi di desa morosi kecamatan morosi kabupaten konawe.
Penyuluhan Jajanan Sehat dalam Rangka Pencegahan Gagal Ginjal pada Anak di SMP Negeri 2 Bondoala Andi Mauliyana; Hendra; Niluh Melinda Putri; Dewi Sinta; Sitti Hajrah.H; Arnita; Aulia Amalia Rijal; Rahmawati R; Shindi Indriani
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/6pg54e45

Abstract

Jajanan anak sekolah sangat rentan terhadap kontaminasi biologis maupun kimia.Kontaminasi ini dapat membahayakan kesehatan dan kualitas mereka seiring bertambahnya usia. Ginjal memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, karena merupakan salah satu organ vital tubuh. Tujuan utama kegiatan ini Adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya memilih jajanan yang sehat, aman, dan bergizi. Yang dilakukan kepada siswa siswi dengan jumlah Peserta 37 responden. Metode pengabdian masyarakat dengan pendekatan deskriptif melalui kegiatan edukasi jajanan sehat pada siswa SMPN 2 Bondoala pelaksanaan penyuluhan berupa ceramah interaktif dengan media visual power point yang menarik. Selanjutnya, dilakukan diskusi dan Tanya jawab serta pemberian pre-test dan post-test untuk mengtahui pemahaman siswa. sebanyak 85% siswa dapat menyebutkan jajanan tidak sehat dan juga memahami fungsi ginjal serta juga akibat dari gagal ginjal. Berdasarkan hasil pretest dan posttest penyuluhan skor pretest berada pada kisaran 70 hingga 80. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa sebelum penyuluhan masih kurang. Setelah diberikan penyuluhan, seluruh siswa memperoleh skor 100 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya memilih jajanan yang sehat, aman, dan bergizi.
Pembuatan Plang Sampah di Desa Kapoiala Baru Kecamatan Kapoiala Kabupaten Konawe M.Firmansyah; Erwin Azizi Jayadipraja; Ni Putu Ayu Anjani; Dindha aulia haerani; Mahdiah Nur Ahad; Putri Dewi Intan; Uswatun Khasanah; Wa Ode Sarnia; Sry Deli; Nurur Rahmin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/pp018n05

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, masih menjadi tantangan utama karena sebagian masyarakat membuang sampah di sembarang tempat sehingga menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kurangnya sarana edukasi menjadi salah satu faktor rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi berupa pembuatan dan pemasangan plang sampah sebagai media informasi visual untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Metode kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan (penyusunan desain dan penyiapan alat serta bahan), pelaksanaan (pembuatan plang sampah dan penulisan pesan edukatif), penyerahan (pemasangan plang di titik strategis desa), serta monitoring dan evaluasi (observasi dan wawancara masyarakat). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon positif terhadap keberadaan plang, yang berfungsi sebagai pengingat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memotivasi partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan desa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa intervensi sederhana berupa plang sampah efektif sebagai media edukasi dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ke depan, program serupa disarankan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat agar budaya hidup bersih semakin berkembang.
Upaya Pencegahan Diare pada Siswa SDN 1 Paku Jaya melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sri Mulyani; Zevan Artamesya; Oteng Haryanto; Nabila Safana Mutti; Miranda; Claudia Febriyanti; Risa Sagita; Stevy Eka Putri; Indar Nopia Ramadani; Sri Lora
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/vpsbzf97

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang rentan akibat keterbatasan pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih. Data pendahuluan menunjukkan bahwa di Desa Paku Jaya, diare merupakan penyakit menular dengan jumlah kasus tertinggi dibandingkan penyakit lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan diare. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Paku Jaya dengan melibatkan 40 siswa kelas IV dan V melalui penyuluhan menggunakan media leaflet dan presentasi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi, di mana seluruh peserta menunjukkan perbaikan kategori pengetahuan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, edukasi kesehatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dan melibatkan keluarga serta masyarakat guna mendukung upaya pencegahan diare sejak dini.
Efektivitas Penyuluhan Pengolahan Limbah Rumah Tangga di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe Fitri Yanti; Erwin Azizi Jayadipraja; Dian Chaerunnissa; Siswanto; Rita Wulandari; Uzwathun Khazanah; Wulan Sari; Miftahul Sri Handayani; Asmi Natalia; Mutiara Nazwa Meilia; La Ode Muhamad Kairudin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/be25ea67

Abstract

Limbah rumah tangga merupakan salah satu sumber pencemaran yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola dengan benar. Desa Morosi termasuk wilayah dengan aktivitas rumah tangga yang tinggi apalagi berada di sekitaran kawasan industri pertambangan, sehingga risiko pencemaran semakin besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah rumah tangga melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi pengolahan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode yang digunakan adalah desain pre-test dan post-test pada 22 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana pada pre-test masih terdapat 18,18% responden dengan kategori cukup, sementara setelah penyuluhan hampir seluruh peserta (95,45%) berada pada kategori baik. Dari kegiatan inilah terbukti bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara yang benar untuk mengelola limbah rumah tangga. Penyuluhan ini berperan sebagai metode edukatif dan membuktikan bahwa penyuluhan dapat digunakan untuk mendorong kesadaran dan praktik pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan di masyarakat.
Implementasi Program Edukasi PHBS pada Anak Usia Dini di Wilayah Pertambangan TK. Bina Ceria Titi Saparina L; Erwin Azizi Jayadipraja; Sitti Marya Ulva; Fitri Yanti; Shindy Aprilia Soraya
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/7k0qxg30

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah kebiasaan hidup sehat dalam individu, keluarga, dan masyarakat untuk menjaga serta meningkatkan kesehatan fisik, mental, spiritual, dan social. Penyakit diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Desa Tani Indah, akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat, terutama pada anak usia dini. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode yang diterapkan adalah metode ceramah sebagai pendekatan materi. Jumlah Peserta sebanyak 25 orang. Hasil intervensi menunjukkan adanya perubahan positif, di mana anak-anak mulai terbiasa mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet, serta lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya.