cover
Contact Name
AMIN SADIQIN
Contact Email
putrajawapublisher@gmail.com
Phone
+6282140770840
Journal Mail Official
putrajawapublisher@gmail.com
Editorial Address
PERUM BUMI TARUNA , JL. TARUNA IX A KAV 67 WAGE , TAMAN SIDOARJO
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Economics, Business, Management, Accounting And Social Sciences (JEBMASS)
Published by PT. Putra Jawa Mulya
ISSN : -     EISSN : 29863546     DOI : 10.63200
Core Subject :
The scope of topics that are most interesting to Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Studies (JEBMASS) readers include the following: Financial markets, financial practices and sustainability; Values, culture and international finance; Common pool resources management and its financing; Interdisciplinary financial studies; Finance and international development; International financial crises and regulation; Financialization studies; International financial integration and architecture; Behavioral aspects in finance; Methodologies and the conceptualization of finance; Accounting education - needs and trends; Forensic Accounting; Accounting and e-business; Financial accounting; Management accounting; Behavioural financial and accounting research
Arjuna Subject : -
Articles 197 Documents
Peran Manajemen Pemasaran Berbasis Teknologi Informasi dalam Pengembangan E-Bisnis Pada Tokopedia Burhan
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.241

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik manajemen pemasaran dan pengembangan e-bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen pemasaran berbasis teknologi informasi dalam pengembangan e-bisnis pada Tokopedia sebagai salah satu platform marketplace terbesar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terbatas, dan studi dokumentasi yang berkaitan dengan penerapan strategi pemasaran digital dan pemanfaatan teknologi informasi di Tokopedia. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran berbasis teknologi informasi berperan penting dalam meningkatkan jangkauan pasar, efisiensi operasional, serta pengalaman pengguna. Pemanfaatan sistem informasi pemasaran dan analisis data konsumen memungkinkan Tokopedia merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika pasar. Dengan demikian, integrasi manajemen pemasaran dan teknologi informasi menjadi faktor strategis dalam mendukung keberlanjutan dan keunggulan kompetitif e-bisnis Tokopedia.
Pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification PT XYZ Moh
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.242

Abstract

Peningkatan tuntutan keberlanjutan mendorong organisasi untuk mengintegrasikan nilai lingkungan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification di PT XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksplanatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, meliputi manajer SDM, pimpinan unit kerja, serta karyawan yang terlibat dalam program keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah menerapkan Sustainable HR Practices melalui kebijakan rekrutmen berwawasan lingkungan, pelatihan keberlanjutan, serta aturan kerja yang mendukung efisiensi sumber daya. Green commitment karyawan relatif baik, meskipun tingkat internalisasi nilai lingkungan masih bervariasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa Sustainable HR Practices dan Green Commitment berkontribusi dalam membentuk Organizational Identification, yang tercermin dari rasa bangga, keterikatan, dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Organizational identification berperan sebagai mekanisme penting yang memperkuat pengaruh praktik SDM berkelanjutan dan komitmen lingkungan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki tingkat identifikasi organisasi yang tinggi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih optimal dan bertanggung jawab.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan SDM berbasis keberlanjutan yang disertai dengan penguatan aspek psikologis karyawan mampu mendorong kinerja karyawan secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia berkelanjutan serta kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan SDM yang berorientasi pada keberlanjutan.
Trust dan User Experience dalam Membentuk Loyalitas Pengguna Aplikasi Keuangan Digital Studi Kualitatif di Indonesia Fitri
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana trust (kepercayaan) dan user experience (pengalaman pengguna) membentuk loyalitas pengguna aplikasi keuangan digital di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus eksploratif, penelitian ini melibatkan 15 partisipan pengguna aktif yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik (thematic analysis).Temuan penelitian mengungkap bahwa kepercayaan pengguna tidak hanya bergantung pada fitur keamanan teknis, tetapi terutama dibangun melalui akumulasi pengalaman positif yang konsisten, respons layanan yang solutif, dan rekomendasi dari jaringan sosial. Sementara itu, pengalaman pengguna dipahami tidak hanya sebagai kemudahan dan kegunaan fungsional, melainkan juga sebagai bagian dari identitas digital dan gaya hidup pengguna. Loyalitas dalam konteks digital bersifat kondisional, dinamis, dan sarat makna, yang terbentuk melalui interaksi sirkular antara kepercayaan dan pengalaman pengguna.Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih holistik dan manusiawi dalam merancang layanan keuangan digital. Penyedia layanan disarankan untuk tidak hanya fokus pada aspek teknis dan keamanan, tetapi juga membangun transparansi, keterlibatan emosional, dan koneksi komunitas guna menumbuhkan loyalitas yang berkelanjutan dalam konteks sosio-kultural Indonesia.
Manajemen Adaptif untuk Pengembangan Literasi Keuangan di Desa dalam Era Perubahan Global Sri
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.244

Abstract

Pengembangan literasi keuangan di perdesaan menghadapi tantangan kompleks di era perubahan global yang ditandai volatilitas ekonomi, transformasi digital, dan perubahan iklim. Artikel ini menganalisis penerapan manajemen adaptif sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan efektivitas program literasi keuangan di desa. Manajemen adaptif, dengan siklus perencanaan, implementasi, pemantauan, dan evaluasi yang iteratif (Allen & Garmestani, 2015), memungkinkan respons yang lincah terhadap kondisi lokal yang dinamis dan ketidakpastian eksternal. Kajian literatur menunjukkan bahwa integrasi prinsip manajemen adaptif—seperti pembelajaran berkelanjutan, partisipasi komunitas, dan fleksibilitas desain program—dapat mengatasi keterbatasan pendekatan linier tradisional yang seringkali tidak kontekstual (Lusardi & Mitchell, 2014; World Bank, 2018). Berdasarkan analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka kerja manajemen adaptif yang memadukan pendidikan keuangan konvensional dengan penguatan kelembagaan lokal dan pemanfaatan teknologi digital inklusif merupakan kunci untuk membangun ketahanan finansial masyarakat desa yang berkelanjutan.
Green Agriculture Development: Strategi Manajemen Pertanian Ramah Lingkungan dalam Skala Global Muslikun
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.245

Abstract

Perkembangan pertanian hijau (green agriculture) telah menjadi strategi global yang krusial dalam merespons tantangan ketahanan pangan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim. Strategi manajemen pertanian ramah lingkungan ini mengintegrasikan prinsip-prinsip seperti agroekologi, pertanian presisi, daur ulang biomassa, dan pengelolaan hama terpadu untuk menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan tangguh. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa adopsi praktik pertanian hijau secara signifikan dapat meningkatkan keanekaragaman hayati, kesehatan tanah, dan efisiensi penggunaan sumber daya seperti air dan pupuk, sekaligus mengurangi jejak karbon sektor pertanian (Pretty, 2018; FAO, 2022). Meskipun demikian, implementasinya dalam skala global menghadapi kendala seperti biaya transisi awal, kebutuhan kapasitas teknis, dan kebijakan yang kurang mendukung. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi multipihak, insentif kebijakan yang tepat, serta inovasi teknologi yang terjangkau merupakan elemen kunci untuk mempercepat transisi menuju sistem pertanian global yang produktif dan berkelanjutan, seperti yang diwujudkan dalam kerangka kerja Integrated Landscape Management (Scherr et al., 2021).
Virtual Experience dan Augmented Reality: Masa Depan Pemasaran Wisata Religi Mohammad
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.246

Abstract

Integrasi Virtual Experience (VX) dan Augmented Reality (AR) merepresentasikan suatu terobosan strategis dalam rekonfigurasi pemasaran wisata religi, menawarkan solusi terhadap paradoks klasik antara promosi global dan preservasi lokalis serta kapasitas situs suci yang terbatas. Berdasarkan tinjauan literatur, artikel konseptual ini berargumen bahwa VX berfungsi sebagai alat promosi imersif pra-kunjungan yang membangun sense of presence dan keterikatan emosional (Guttentag, 2010), sementara AR berperan sebagai medium interpretasi on-site yang memperkaya konteks spiritual dan historis, sehingga meningkatkan kedalaman pengalaman dan pemahaman (Yung & Khoo-Lattimore, 2019). Konvergensi kedua teknologi ini tidak hanya mengatasi tantangan aksesibilitas dan keberlanjutan (Shinde, 2020), tetapi lebih jauh mentransformasi pemasaran destinasi religi dari sekadar promosi transaksional menjadi fasilitasi perjalanan spiritual yang holistik, edukatif, dan berpusat pada penciptaan makna (meaning-making). Implikasinya, masa depan pemasaran wisata religi terletak pada ekosistem digital yang memadukan virtual pre-experience, augmented on-site engagement, dan post-visit spiritual reflection, yang pada akhirnya mendukung pelestarian warisan budaya dan inklusivitas spiritual dalam paradigma pariwisata yang bertanggung jawab.
Pengaruh Tekanan Anggaran, Locus of Control, dan Budaya Organisasi terhadap Senjangan Anggaran (Budgetary Slack) PT Wahana Semesta Evi Yuli Susanti; amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan anggaran, locus of control, dan budaya organisasi terhadap senjangan anggaran (budgetary slack) pada PT Wahana Semesta. Senjangan anggaran merupakan perilaku penyusunan anggaran yang disengaja untuk membuat target lebih mudah dicapai, sehingga dapat menurunkan efektivitas sistem pengendalian manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan yang terlibat dalam proses penyusunan anggaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 62 orang. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap budgetary slack. Locus of control juga berpengaruh positif dan signifikan, di mana individu dengan kecenderungan external locus of control lebih berpotensi menciptakan senjangan anggaran. Sementara itu, budaya organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap budgetary slack, yang berarti budaya organisasi yang kuat mampu menekan praktik manipulasi dalam penyusunan anggaran. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap budgetary slack dengan nilai koefisien determinasi sebesar 54%. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis individu dan lingkungan organisasi berperan penting dalam membentuk perilaku penyusunan anggaran.
English Language Needs Analysis for Electrical Engineering Students: A Case Study at Tulungagung University Mochamad
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.248

Abstract

The need for English language proficiency in engineering is increasing along with industrial globalization, technological developments, and the dominance of English-language scientific literature. This study aims to analyze the English language needs of Electrical Engineering students at Tulungagung University as a basis for developing a contextual, needs-based English for Specific Purposes (ESP) curriculum. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through questionnaires, semi-structured interviews, and curriculum document analysis with students, lecturers, and industry stakeholders. The needs analysis refers to the target needs and learning needs framework as proposed by Hutchinson and Waters (1987) and Dudley-Evans and St John (1998). The results show that students require more skills in reading technical texts, understanding equipment manuals, writing lab reports, and oral communication skills for project presentations and technical discussions. In addition, there is a gap between general English material and the demands of academic and professional competencies in engineering. These findings align with global research that emphasizes the importance of a needs-based approach in ESP development (Basturkmen, 2010; Hyland, 2006). Therefore, this study recommends the development of a needs-based syllabus integrated with the context of Electrical Engineering and collaboration with the industrial world to enhance learning relevance. This research contributes to enriching ESP studies in the engineering field in the context of Indonesian higher education.
Peningkatan Akses Transportasi: Strategi untuk Memperbaiki Pendapatan Komunitas Pedesaan di Indonesia Ari; Moh Wahib
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.249

Abstract

Peningkatan akses transportasi merupakan determinan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Keterbatasan infrastruktur transportasi di wilayah rural terbukti meningkatkan biaya logistik, mempersempit akses pasar, serta menghambat mobilitas tenaga kerja dan distribusi hasil pertanian. Studi ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan akses transportasi sebagai instrumen kebijakan untuk memperbaiki pendapatan komunitas pedesaan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis kebijakan dan telaah literatur internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa investasi infrastruktur jalan, integrasi moda transportasi lokal, serta penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan akses pasar. Temuan ini sejalan dengan laporan World Bank (2019) yang menegaskan bahwa konektivitas jalan pedesaan berhubungan langsung dengan pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Selain itu, penelitian oleh Asian Development Bank (2021) menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur transportasi pedesaan berdampak pada penurunan biaya distribusi hingga 30% dan peningkatan pendapatan petani secara signifikan. Secara teoretis, hasil ini juga didukung oleh pendekatan pembangunan ekonomi wilayah yang menekankan pentingnya konektivitas sebagai katalis pertumbuhan inklusif (Donaldson, 2018). Dengan demikian, strategi peningkatan akses transportasi berbasis kolaborasi multipihak dan keberlanjutan fiskal menjadi rekomendasi utama dalam memperkuat daya saing ekonomi pedesaan di Indonesia.
Pengaruh Green Human Resource Management dan Budaya Inovasi terhadap Kinerja Berkelanjutan Perusahaan PT Cahaya Abadi Burhan; Hendra
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Human Resource Management dan budaya inovasi terhadap kinerja berkelanjutan perusahaan pada PT Cahaya Abadi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya perusahaan dalam menerapkan praktik pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi lingkungan serta membangun budaya inovasi guna mendukung keberlanjutan perusahaan dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cahaya Abadi, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik sampling yang disesuaikan dengan karakteristik responden. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Human Resource Management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja berkelanjutan perusahaan. Selain itu, budaya inovasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja berkelanjutan perusahaan. Secara simultan, Green Human Resource Management dan budaya inovasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja berkelanjutan perusahaan pada PT Cahaya Abadi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan praktik SDM hijau dan budaya inovatif merupakan faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat kebijakan SDM berbasis lingkungan dan mendorong budaya kerja yang inovatif agar mampu mencapai kinerja berkelanjutan secara optimal