cover
Contact Name
AMIN SADIQIN
Contact Email
putrajawapublisher@gmail.com
Phone
+6282140770840
Journal Mail Official
putrajawapublisher@gmail.com
Editorial Address
PERUM BUMI TARUNA , JL. TARUNA IX A KAV 67 WAGE , TAMAN SIDOARJO
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Economics, Business, Management, Accounting And Social Sciences (JEBMASS)
Published by PT. Putra Jawa Mulya
ISSN : -     EISSN : 29863546     DOI : 10.63200
Core Subject :
The scope of topics that are most interesting to Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Studies (JEBMASS) readers include the following: Financial markets, financial practices and sustainability; Values, culture and international finance; Common pool resources management and its financing; Interdisciplinary financial studies; Finance and international development; International financial crises and regulation; Financialization studies; International financial integration and architecture; Behavioral aspects in finance; Methodologies and the conceptualization of finance; Accounting education - needs and trends; Forensic Accounting; Accounting and e-business; Financial accounting; Management accounting; Behavioural financial and accounting research
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
DINAMIKA QUIET QUITTING DALAM PERSPEKTIF MSDM STRATEGIK: PERAN EMPLOYEE VOICE, WORKLOAD EQUITY, DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DI PT ABC DI SURABAYA Burhan
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.261

Abstract

Fenomena quiet quitting menjadi isu penting dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Strategik karena menunjukkan kondisi ketika karyawan tetap memenuhi kewajiban formal, tetapi menahan energi, inisiatif, dan kontribusi ekstra di luar deskripsi pekerjaan. penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika quiet quitting pada PT ABC di Surabaya dengan menempatkan employee voice, workload equity, dan perceived organizational support sebagai faktor strategik yang memengaruhi keterikatan psikologis karyawan terhadap organisasi. Penelitian dirancang sebagai studi kuantitatif eksplanatori berbasis studi kasus. Karena data primer aktual belum disediakan, hasil analisis pada artikel ini menggunakan simulasi akademik terhadap 80 responden karyawan tetap PT ABC. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1-5 dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta regresi linear berganda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa employee voice, workload equity, dan perceived organizational support berpengaruh negatif terhadap quiet quitting. Workload equity menjadi prediktor paling kuat, diikuti perceived organizational support dan employee voice. Temuan ini menegaskan bahwa quiet quitting tidak semata-mata merupakan persoalan rendahnya motivasi individu, tetapi sinyal strategik mengenai kualitas sistem kerja, keadilan beban kerja, efektivitas kanal suara karyawan, dan dukungan organisasi. Implikasi praktis bagi PT ABC adalah perlunya audit beban kerja, mekanisme employee voice yang aman, serta penguatan dukungan organisasi berbasis kepemimpinan dan kebijakan SDM yang adil.
Analisis Prosedur Administrasi Pelaporan SPT Masa PPN melalui Aplikasi E-Faktur pada PT Mutiara Solusi Cipta Seilah; Amrina
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.262

Abstract

This study aims to analyze the administrative procedures for submitting Periodic Value Added Tax (VAT) Returns (SPT Masa PPN) via the Coretax Administration System application at PT Mutiara Solusi Cipta, a tax consulting firm based in Sidoarjo. The research is motivated by the digital transformation of tax administration implemented by the Directorate General of Taxes (DGT) through the adoption of Coretax starting January 1, 2025, replacing the previous separate systems of e-Faktur, DJP Online, and e-Nofa. A descriptive-qualitative approach was employed, with data gathered through direct observation during a field internship (PKL). The results indicate that the administrative procedure for reporting Periodic VAT Returns at PT Mutiara Solusi Cipta using Coretax involves several stages: document receipt, data completeness checks, data input and verification on the Coretax portal, preparation and submission of the return until the Electronic Receipt Proof (BPE) is obtained, and work archiving and recapitulation using Microsoft Excel. Coretax is considered to offer greater convenience by integrating all tax services into a single platform, thereby reducing the need for inter-system coordination and the risk of data discrepancies. However, technical issues—such as internet connectivity disruptions and unexpected automatic system logouts—were still encountered during implementation, potentially hindering data input and verification processes. The study concludes that the implementation of Coretax supports the creation of tax management that is increasingly structured, centralized, and aligned with information technology advancements in the taxation sector.
Analisis Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan RSUD R.T Notopuro Sidoarjo Ayu; Amrina
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.263

Abstract

This study aims to analyze the regional government performance report in the management of RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo as a regional public hospital owned by the Sidoarjo Regency Government. The study uses a qualitative descriptive method with a literature study approach and secondary data obtained from performance reports, hospital profiles, scientific journals, official government sources, and relevant literature sources. The results of the study indicate that hospital management has experienced fairly good development through the implementation of the Regional Public Service Agency (BLUD) pattern, improvement of health service facilities, development of digital services, and enhancement of public service quality. However, several obstacles are still found, such as patient queues, limited human resources, and challenges in the effectiveness of health services. The regional government continues to conduct evaluations and supervision of hospital performance in order to improve the quality of services to the community. This study is expected to serve as a reference in developing more effective regional hospital management.
MANAJEMEN PEMASARAN BERBASIS EMOSI MIKRO KONSUMEN:STRATEGI MEMBANGUN LOYALITAS DI ERA PASAR YANG TERFRAGMENTASI Moh
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.264

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen pemasaran berbasis emosi mikro konsumen sebagai pendekatan strategis dalam membangun loyalitas pada era pasar yang semakin terfragmentasi. Emosi mikro konsumen dipahami sebagai sinyal emosional yang bersifat halus, cepat, dan sering kali tidak dinyatakan secara langsung, tetapi memengaruhi persepsi, keputusan pembelian, kepuasan, serta keterikatan terhadap merek. Fragmentasi pasar yang dipicu oleh digitalisasi, perubahan gaya hidup, personalisasi media, dan meningkatnya pilihan produk menyebabkan strategi pemasaran massal menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengembangkan kemampuan membaca pengalaman emosional konsumen pada berbagai titik interaksi, baik sebelum, selama, maupun setelah pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka untuk mengkaji konsep emosi, pengalaman pelanggan, hubungan pemasaran, dan loyalitas konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa loyalitas tidak hanya dibentuk oleh kepuasan rasional, kualitas produk, atau harga, tetapi juga oleh pengalaman emosional kecil yang konsisten, seperti rasa dihargai, aman, dipahami, bangga, dan nyaman. Strategi pemasaran berbasis emosi mikro menuntut integrasi data, empati, komunikasi personal, respons cepat, serta etika pengelolaan informasi konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan emosi mikro dapat menjadi sumber keunggulan bersaing yang relevan bagi organisasi yang beroperasi di pasar terfragmentasi.
Manajemen Pemasaran Berbasis Kepercayaan sebagai Kunci Persaingan Bisnis Digital Amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.265

Abstract

Perkembangan bisnis digital telah mengubah cara perusahaan membangun hubungan dengan konsumen. Persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh harga, kualitas produk, atau promosi, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan menciptakan kepercayaan yang konsisten dalam setiap interaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen pemasaran berbasis kepercayaan sebagai strategi utama dalam memenangkan persaingan bisnis digital. Kepercayaan dipahami sebagai keyakinan konsumen terhadap integritas, kompetensi, transparansi, keamanan, dan kepedulian perusahaan dalam memenuhi janji nilai yang ditawarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap teori pemasaran, perilaku konsumen, kepercayaan, loyalitas, dan pemasaran digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepercayaan berperan sebagai penghubung antara pengalaman digital, kepuasan, loyalitas, dan advokasi konsumen. Dalam pasar digital yang penuh ketidakpastian, konsumen cenderung memilih merek yang dianggap aman, jujur, responsif, dan mampu menjaga data pribadi. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan kepercayaan ke dalam strategi pemasaran, komunikasi merek, layanan pelanggan, pengelolaan ulasan, dan tata kelola data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan bukan sekadar nilai moral, melainkan aset strategis yang dapat meningkatkan daya saing bisnis digital secara berkelanjutan.
Analisis Cashless Society terhadap Pengendalian Keuangan Pribadi Mahasiswa di Era Digital Amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cashless society terhadap pengendalian keuangan pribadi mahasiswa di era digital. Cashless society dalam penelitian ini dipahami sebagai ekosistem penggunaan pembayaran nontunai yang mencakup QRIS, dompet digital, mobile banking, kartu elektronik, transfer instan, serta layanan kredit digital seperti paylater. Fenomena ini relevan karena mahasiswa merupakan kelompok pengguna teknologi yang relatif adaptif, tetapi pada saat yang sama rentan terhadap perilaku konsumtif, promosi digital, transaksi impulsif, dan rendahnya disiplin anggaran. Artikel ini disusun sebagai naskah konseptual dan rancangan empiris dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Variabel utama yang dikaji adalah cashless society sebagai variabel independen dan pengendalian keuangan pribadi sebagai variabel dependen, dengan literasi keuangan, self-control, pencatatan transaksi digital, dan impulsive buying sebagai variabel yang dapat memperkuat atau menjelaskan hubungan tersebut. Secara konseptual, cashless society dapat meningkatkan pengendalian keuangan apabila mahasiswa memanfaatkan riwayat transaksi, notifikasi saldo, fitur budgeting, dan pembatasan pengeluaran. Namun, pembayaran digital juga dapat melemahkan pengendalian apabila kemudahan transaksi menurunkan rasa sakit saat membayar, mempercepat keputusan pembelian, dan meningkatkan konsumsi berbasis promosi. Artikel ini menawarkan model penelitian, hipotesis, operasionalisasi variabel, instrumen kuesioner, serta strategi analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil pembahasan konseptual menunjukkan bahwa dampak cashless society terhadap pengendalian keuangan pribadi bersifat ambivalen: teknologi dapat menjadi alat kontrol keuangan sekaligus pemicu perilaku konsumtif, tergantung pada literasi keuangan, disiplin diri, dan cara mahasiswa menggunakan fitur digital.
TRANSFORMASI MANAJEMEN PEMASARAN DARI SEKADAR MENJUAL KE MENCIPTAKAN PENGALAMAN BERMAKNA PADA PT AMARTA Sri
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.267

Abstract

Perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital menuntut perusahaan untuk tidak lagi memandang pemasaran hanya sebagai aktivitas menjual produk, tetapi sebagai proses strategis untuk menciptakan pengalaman yang bermakna. Penelitian ini membahas transformasi manajemen pemasaran pada PT Amarta dari pendekatan transaksional menuju pendekatan pengalaman pelanggan. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana perusahaan dapat membangun hubungan emosional, kepercayaan, nilai, dan keterlibatan pelanggan melalui pengelolaan produk, layanan, komunikasi, serta interaksi yang konsisten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dan studi kasus konseptual pada PT Amarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran yang berorientasi pada pengalaman bermakna dapat meningkatkan kepuasan, loyalitas, citra merek, serta daya saing perusahaan. Transformasi tersebut membutuhkan perubahan paradigma, integrasi teknologi, pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan, dan budaya organisasi yang berpusat pada pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Amarta perlu menempatkan pengalaman pelanggan sebagai inti strategi pemasaran agar mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan pasar yang semakin dinamis.
PEOPLE ANALYTICS BERBASIS ETIKA: MENYEIMBANGKAN KEPUTUSAN DATA DAN PRIVASI KARYAWAN PADA PT WISATA DUNIA DI SIDOARJO Muslikhun
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.268

Abstract

Pemanfaatan people analytics memberikan peluang bagi organisasi untuk meningkatkan ketepatan keputusan sumber daya manusia melalui pengolahan data rekrutmen, kehadiran, kinerja, kompetensi, pembelajaran, dan retensi. Namun, penggunaan data karyawan juga menimbulkan risiko etis berupa pengumpulan data berlebihan, penggunaan data di luar tujuan awal, pengawasan yang intrusif, bias algoritmik, kebocoran data, serta berkurangnya otonomi karyawan. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana PT Wisata Dunia di Sidoarjo dapat menyeimbangkan kebutuhan keputusan berbasis data dengan pelindungan privasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dalam bentuk studi kasus konseptual melalui kajian literatur, analisis regulasi, dan pemetaan tematik terhadap siklus data sumber daya manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa people analytics yang etis harus dibangun di atas tujuh prinsip, yaitu kejelasan tujuan, minimisasi data, transparansi, dasar pemrosesan yang sah, keadilan, pengawasan manusia, serta keamanan dan akuntabilitas. Penerapan prinsip tersebut memerlukan inventarisasi data, penilaian dampak etika dan privasi, pembatasan akses berbasis peran, pengujian bias, mekanisme keberatan, kebijakan retensi, serta audit berkala. Penelitian ini mengusulkan model tata kelola bertahap yang mengintegrasikan fungsi manajemen, sumber daya manusia, teknologi informasi, dan perwakilan karyawan. Dengan tata kelola tersebut, people analytics dapat menjadi sarana peningkatan kualitas keputusan tanpa mengubah data karyawan menjadi instrumen pengawasan yang tidak proporsional.
OPERATIONAL CYBER RESILIENCE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI ANTARA DIGITAL TRANSFORMATION DAN BUSINESS CONTINUITY PADA PT XYZ Mohammad
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.269

Abstract

Transformasi digital meningkatkan kecepatan, integrasi, dan fleksibilitas proses bisnis, tetapi pada saat yang sama memperluas ketergantungan organisasi terhadap sistem informasi, layanan komputasi awan, konektivitas, data, dan pihak ketiga digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran operational cyber resilience sebagai variabel mediasi antara digital transformation dan business continuity pada PT XYZ. Operational cyber resilience didefinisikan sebagai kemampuan sosio-teknis organisasi untuk mengantisipasi, menahan, mendeteksi, merespons, memulihkan, dan beradaptasi terhadap gangguan yang menggunakan atau memengaruhi sumber daya siber, sambil mempertahankan layanan bisnis kritis pada tingkat yang dapat diterima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan sintesis tematik dan pattern matching terhadap dimensi transformasi digital, ketahanan siber operasional, dan keberlangsungan bisnis. Hasil analisis konseptual menunjukkan bahwa transformasi digital menyediakan visibilitas data, otomatisasi, fleksibilitas kerja, dan skalabilitas infrastruktur yang berpotensi memperkuat keberlangsungan bisnis. Namun, manfaat tersebut tidak otomatis terbentuk karena peningkatan konektivitas juga menciptakan risiko konsentrasi teknologi, serangan siber, kegagalan integrasi, serta ketergantungan vendor. Operational cyber resilience memediasi hubungan tersebut melalui tata kelola risiko siber yang terintegrasi, arsitektur yang tahan gangguan, kemampuan deteksi dan respons, pemulihan berbasis prioritas bisnis, serta pembelajaran pascainsiden. Dengan demikian, mediasi yang terbentuk bersifat parsial: transformasi digital memiliki pengaruh langsung terhadap kontinuitas, tetapi dampaknya menjadi lebih stabil dan dapat dipertanggungjawabkan ketika diterjemahkan menjadi kapabilitas ketahanan siber operasional. Implikasi penelitian menekankan perlunya penyelarasan strategi digital, keamanan siber, manajemen risiko, dan business continuity management dalam satu kerangka operasional yang diuji secara berkala.
Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Efektivitas Layanan dan Fasilitas Perpustakaan dalam Menstimulasi Minat Baca Winda; Arif; Teguh
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.270

Abstract

The university library is an academic heart that functions to support the smooth running of the Tri Dharma of Higher Education through providing information and meeting student literacy needs. This study aims to analyze in depth the perceptions of Faculty of Economics students at Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi regarding the effectiveness of library services and facilities in increasing their interest in reading. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection was carried out through direct observation periodically from April to May 2026, visual documentation, and in-depth interviews with key informants consisting of library staff and economics students. The results showed that the aspects of friendly and responsive service, as well as the availability of supporting physical facilities such as air-conditioned rooms, search computers, lockers, and the BI Corner were rated very well by students and succeeded in stimulating visiting comfort. However, a crucial obstacle was found in the limited collection of textbook for economics courses of recent editions. The recommendation of this research is the need to procurement contemporary library collections periodically to optimize the role of the library as a relevant independent learning center for Faculty of Economics students.