Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains publishes scientific paper the results of the study and review of the literature in the sphere of natural sciences education and natural science. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education & environmental science. This journal is published twice a year in June and December. Focus Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains publishes original research articles in the study of science education and natural science. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains accepts articles related to environmental education and environmental science. Scope This journal specializes in studying the theories and practices of science education and natural science, and is intended to express original research and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics: Teaching and Learning Science Education Science Education Policy Science Teacher Education Biology Chemistry Physics Environmental Education and Environmental Science
Articles
252 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOENTREPRENEURSHIP PADA SUB KONSEP PISCES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 PLUMBON
Khusnul Khotimah;
Endang Endang;
Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.978
Penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship pada sub konsep pisces merupakan pembelajaran biologi berbasis kewirausahaan yang bersifat kontekstual, artinya siswa dapat mengaitkan antara materi biologi seperti sub konsep pisces dengan penerapannya dalam kehidupan. Pembelajaran biologi berbasis entrepreneurship dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan inovasi siswa dalam berwirausaha. Tujuan dilakukan penelitian dengan menerapkan pembelajaran Bioentrepreneurship sebagai berikut: (1) aktivitas belajar siswa, (2) peningkatan hasil belajar siswa, dan (3) respon siswa terhadap pembelajaran Bioentrepreneurship. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Plumbon, tepatnya di kelas X MIPA 1 (kelas eksperimen) dan kelas X MIPA 2 (kelas kontrol), masing-masing berjumlah 40 siswa setiap kelas. Penelitian menggunakan desain Pretest Postest Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, dan angket respon. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS V 21. Hasil penelitian menunjukan 1) aktivitas belajar siswa kelas eksperimen terdapat peningkatan dari pertemuan pertama sampai ke dua; 2) Hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kontrol meningkat, rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,60 dan rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar 0,32. Hasil uji statistik menghasilkan sig. 0,001 < 0,05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima; 3) respon siswa terhadap pembelajaran bioentrepreneurship termasuk dalam kriteria kuat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1) aktivitas siswa mengalami peningkatan 2) terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol,3) siswa memberi respon positif terhadap pembelajaran bioentrepreneurship. Â Kata kunci : Pembelajaran Bioentrepreneurship dan Hasil Belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN GYMNOSPERMAE KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIWARINGIN
Dwi Ayu Ratnasari;
Endang Endang;
Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.980
Pembelajaran Bioentrepreneurship merupakan proses pembelajaran yang menekankan pembelajaran secara nyata dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dan membekali siswa untuk membuat produk yang bernilai jual serta melakukan analisis ekonomi sehingga pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016 – 2017. Kelas eksperimen: X – 1, 34 siswa dan kelas kontrol: X – 2, 34 siswa. Desain penelitian: pretest – postest control group design. Teknik pengumpulan data penelitian: tes, lembar observasi, dan angket respon. Teknik analisis data : uji normalitas, uji homogenitas dan iji hipotesis. Hasil penelitian: (1) Aktivitas belajar siswa pada saat penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship mengalami peningkatan pada setiap pertemuan (2) Terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara siswa yang diterapkan pembelajaran Bioentrepreneurship dengan yang tidak diterapkan pembelajaran Bioentrepreneurship (3) Respon belajar siswa terhadap penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship menunjukan rata – rata angket respon siswa secara keseluruhan termasuk kriteria baik. Hal tersebut membuktikan bahwa penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship mendapat respon positif.Kata kunci: Pembelajaran Bioentrepreneurship, Aktivitas Belajar Siswa, Hasil Belajar, dan Respon Siswa
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK DALAM PEMBELAJARAN KONSEP KELISTRIKAN
tuti popy suparti
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i2.1001
AbstrakJudul penelitian ini adalah penerapan metode kooperatif tipe gallery walk untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran konsep kelistrikan, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa dengan menggunakan metode kooperatif. Metode kooperatif tipe gallery walk dalam prosesnya terdapat tim ahli. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana mengatasi rendahnya prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa. Metode kooperatif tipe gallery walk merupakan salah satu alternatif dalam peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa. Model dalam penelitian ini adalah model penelitian tindakan kelas, penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMPN 5 Kuningan tahun pelajaran 2014-2015 sebanyak 21 siswa. Kompetensi dasar yang dibahas dalam penelitian ini adalah Konsep Kelistrikan. Intrumen penelitian ini adalah silabus,rencana pembelajaran dan soal-soal ulangan formatif.         Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penggunaan metode kooperatif tipe gallery walk pada pembelajaran konsep kelistrikan dapat meningkatkan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa. Kata Kunci : prestasi belajar siswa, metode kooperatife Gallery walk, konsep kelistrikan
ANALISIS DAYA DUKUNG LABORATORIUM IPA-BIOLOGI DALAM MENUNJANG PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MA NURUL HIKMAH HAURGEULIS
Rosdiana Rosdiana;
Emah Khuzaemah;
Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.1269
Pembelajaran biologi merupakan bidang yang mengkaji fakta-fakta empiris yang ada di alam, sehingga untuk mempelajarinya harus melalui pengkajian di laboratorium yang didesain sebagai miniature alam. Sedangkan pembelajaran biologi dalam kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) berorientasi pada siswa dan menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung sehingga siswa dapat berperan aktif dalam proses blajar mengajar. Oleh karena itu perlu analisis daya dukung laboratorium IPA-Biologi, dengan tujuan (1) untuk mengetahui daya dukung laboratorium IPA- biologi dalam menunjang pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada pembelajaran biologi (2) untuk mengetahui pemanfaatan daya dukung laboratorium IPA- biologi dalam menunjang pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada pembelajaran biologi menurut tanggapan guru. (3) untuk mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dalam pembelajaran biologi dengan daya dukung laboratorium IPA-biologi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan tahapan yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KTSP dalam pembelajaran biologi dengan daya dukung laboratorium IPA-biologi di MA Nurul Hikmah Haurgeulis terlaksana dengan cukup baik yaitu sebesar 59,8% yang diperoleh dari angket. Hasil observasi tentang daya dukung laboratorium IPA-biologi nilai rata-rata kolektif yang didapatkan adalah 60%, nilai tersebut dikategorikan kedalam kriteria cukup baik.Kata kunci: Pelaksanaan KTPS, laboratorium
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS WEB TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI PAGUYANGAN PADA MATA PELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR
Fatwa Aji Kurniawan
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1279
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis web terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika pokok bahasan suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan model Non-equivalent Groups Pretest-Posttest Experimental. Populasi yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas X SMAN Paguyangan. Sampel diambil sebanyak 48 siswa menggunakan teknik purposif sampling. Data penelitian berupa hasil belajar kognitif yang diperoleh dari tes dan skor sikap siswa yang diperoleh dari lembar observasi. Hasil uji t menunjukan peningkatan motivasi belajar kelas ekperimen sebesar 24,58 lebih tinggi daripada kelas kontrol yang hanya sebesar 15,34. Rerata nilai posttest untuk kelas ekperimen 74,03 dengan 87,5% siswa mencapai KKM sedangkan rerata nilai posttest untuk kelas kontrol 71,25 dan jumlah siswa yang mencapai KKM hanya 75%. Hasil uji t menunjukan peningkatan hasil belajar kelas eksperimen sebesar 26,66 lebih tinggi daripada kelas kontrol yang hanya 20,10.Kata Kunci: hasil belajar, motivasi, pembelajaran berbasis webHas done reseach that aims to find out the effect of web-based learning on the motivation and physics learning outcome of students in topic of temperature and heat. This research was conducted by using experimental quasi method with Non-equivalent Groups Pretest-Posttest Experimental design. The population was around the tenth grade students of Paguyangan senior high school. Samples were taken as many as 48 students using purposive sampling technique. The research data in the form of cognitive learning outcome obtained from the test and the students’ attitude scores obtained from the observation sheet. The result of t-test showed that the increasing of motivation to learn of experimental class at 24.58 is higher than the control class which only amounted to 15.34. The mean value of posttest at 74.03 for the experimental class with 87.5% of students achieve the boundary value whereas the mean value for the control class 71.25 and the number of students who achieve the boundary value only 75%. The result of t-test showed that the increasing of learning outcome for the experimental class at 26.66 higher than the control class which only amounted to 20.10.Key words: learning outcome, motivation, web-based learningÂ
JENIS HERPETOFAUNA DI CAGAR ALAM DAN TAMAN WISATA ALAM PENGANDARAN JAWA BARAT
Syafa'at Ariful Huda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1285
This study aims to determine the type of Herpetofauna that often appear in the area Cikamal and Cirengganis. This research was conducted in West Java precisely in Nature Tourism and Pangandaran Nature Reserve. The method used in this research is descriptive qualitative with field research approach (VES). Visual Encounter Survey (VES) along the river and river body. The data obtained is analyzed first with the calculation of the number and calculation of the percentage of research results. From the results of this study get 2 types of herpetofauna consisting of amphibians and reptiles. Amphibians consist of a type of frog and type of bangkong. While only the type of lizard reptile found in the two locations. Amphibians and reptiles are found: Type of frog (Fajervarya limnocharis, Rana chalconata, Microdiscus sp, Hylidae), type of bangkong (Microhyla achatina, Bufonidae) and Lizard Type (Spenomorphus sp).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Herpetofauna yang sering muncul di daerah Cikamal dan Cirengganis. Penelitian ini dilakukan di Jawa Barat tepatnya di Wisata Alam dan Cagar Alam Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan riset lapangan (VES). Visual Encounter Survey (VES) dengan menyusuri Sungai dan badan Sungai. Data yang diperoleh dianalisis terlebih dahulu dengan perhitungan jumlah dan perhitungan persentase hasil penelitian. Dari hasil penelitian kali ini mendapatkan 2 jenis herpetofauna yang terdiri dari amfibi dan reptil. Amfibi terdiri dari jenis katak dan jenis bangkong. Sedangkan reptil hanya jenis kadal yang di temukan di dua lokasi tersebut. Amfibi dan reptil yang ditemukan yaitu: Jenis katak (Fajervarya limnocharis, Rana chalconata, Microdiscus sp, Hylidae), jenis bangkong (Microhyla achatina, Bufonidae) dan Jenis Kadal (Spenomorphus sp).
Profile of Animal Ecology Field trip: Description of Students’ Identification Skills and Classification Skills
Iwan Setia Kurniawan;
Fransisca Sudargo Tapilouw;
Topik Hidayat
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 2 (2017): December (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i2.1286
This study aimed to describe the activities in the field trip of animal ecology course and describe the identification and classification skills of students at Animal Ecology course. Also, this study describes students responses on-field activities. This study uses a quasi-experimental method using only post-test design. Data analysis using quantitative descriptive analysis techniques. The research subject as many as 30 students to take the test and 40 students are given a questionnaire. The results showed that the CPL course and CPL subjects not relevant to the fact that in both CPL there are some points the use of science and technology, the reality in the learning process technology, it is also supported by student response on the issue. The identification and classification skills of students included in the category sufficient. Analysis of Pearson correlation between the identification and classification skills showed no significant relationship (-.107), it is contrary to some assumptions that states that the ability to identify a basis for classification capability. Thus the results of this study can be used as an input or reference to the development of the program of courses, especially in the subject of animal ecology. Keywords:Animal ecology fieldtrip; Classification skills; Identification Skillsebird
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BIOLOGI BERORIENTASI ETNOPEDAGOGI PADA MAHASISWA CALON GURU
Iwan Setia Kurniawan;
Uus Toharudin
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1287
This study aimed to describe the ability of student teachers of biology at Pasundan University in developing learning models oriented of ethno-pedagogy. This research used a quasi-experimental with quantitative descriptive analysis techniques, data obtained based on the results of data analysis are described for obtaining information or a description of the results of this study. The population in this study as many as 197 students were divided into 38 groups, the sample in this study as many as 28 groups. Data collected by the non-test, the data obtained from a document or report student assignments given a score based on the indicators are divided into several aspects of the assessment, the questionnaire responses of students and teacher ratings. The results showed that the ability of student teachers of biology in developing the oriented of ethno-pedagogy learning models included in both categories, with an average score of 78.04. The average score highest on aspects of the grammar used by students in developing learning models oriented of ethno-pedagogy at 83.21 and the lowest score associated with the creative aspect of student groups in developing learning models oriented of ethno-pedagogy at 74.84. The response of students to the development oriented of ethno-pedagogy learning model is quite good as many as 74.96% of students than expected. Assessment of teachers in general about the development oriented of ethno-pedagogy learning model is quite good, teachers want their socialization and the need for further development of the learning model with ethno- pedagogy is based on the local wisdom.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa calon guru biologi di Universitas Pasundan dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif, data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data dideskripsikan untuk memperoleh informasi atau gambaran hasil penelitian ini. Populasi pada penelitian ini sebanyak 197 mahasiswa yang terbagi dalam 38 kelompok, sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 kelompok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan nontest, data diperoleh dari dokumen atau laporan tugas mahasiswa yang diberikan skor berdasarkan indikator-indikatornya yang terbagi kedalam beberapa aspek penilaian, kuesioner respon mahasiswa dan penilaian guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan mahasiswa calon guru biologi dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi termasuk kategori dalam baik, dengan skor rata-rata sebesar 78,04. Skor rata-rata tertinggi yaitu pada aspek tatabahasa yang digunakan oleh mahasiswa dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi sebesar 83,21 dan skor terendah terkait dengan aspek kreativitas kelompok mahasiswa dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi sebesar 74,84. Respon mahasiswa terhadap pengembangan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi cukup baik yaitu sebanyak 74,96% mahasiswa dari yang diharapkan. Penilaian guru secara umum mengenai pengembangan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi cukup baik, guru menghendaki adanya sosialisasi dan perlu adanya pengembangan model pembelajaran lebih lanjut dengan berbasis etnopedagogi yang dilandasi dengan kearifan lokal (local wisdom).
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DISERTAI LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA KELAS IX SMP
Siska Angreni
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1293
The research was aimed to reveal the difference between learning achievement of the students involving taught by using media interactive Compact Disk (CD) media and worksheet and interactive compact disk (CD) media and those taught by using conventional media. This was a quasi-experiment research. The population of this research was class IX of SMP Negeri 5 Kerinci. The researcher then chose class IXC as the experimental class I taught by using interactive CD media with a worksheet, class IXD as the experimental class II taught by using media interactive CD media, and class IXE as the control class taught by using conventional method. The data it was analyzed by using One Way ANOVA and Post hoc Tukey HSD. The results of One Way ANOVA test is Fcalculated (13,76)>Ftable (3,45). Based on the hypothesis acceptance criteria, if Fcalculated >Ftable, HI was accepted. After analyzing the data by using Way ANOVA, the data then was tested by using Post hoc Tukey HSD, and the result were: the result of te study suggested taught by using media interactive Compact Disk (CD) media and worksheet and interactive compact disk (CD) media had significant effect on the learning outcome, which means media interactive Compact Disk (CD) media and worksheet and interactive compact disk (CD) media had positive effect on the biology learning outcome.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media CD interaktif disertai LKS dan media CD interaktif. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Sampel penelitian siswa kelas IXC sebagai eksperimen I, sedangkan siswa kelas IXD sebagai eksperimen II dan siswa kelas IXE sebagai kontrol Analisis data menggunakan uji Anova satu arah dan dilanjutkan dengan uji lanjutan (Post hoc) Tuket HSD. Hasil penelitian uji Anova Satu Arah adalah hasil belajar  Fhitung (13,76) > Ftabel (3,45). Berdasarkan kriteria penerimaan hipotesis jika Fhitung > Ftabel, maka H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Compact Disk (CD) interaktif disertai LKS memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar, artinya penggunaan media Compact Disk (CD) interaktif disertai LKS berpengaruh positif terhadap hasil belajar Biologi.
UJI VALIDITAS MODUL PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME UNTUK KELAS IX SMP
Rona Taula Sari
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1296
Learners are having difficulties on building and compiling the knowledge and skills inside them in order to improve conceptual consistency. Through module of constructivism, students are hoped to understand the concept based on their background knowledge. This study aims to determine the validity of constructivism modules that have been developed. This development research uses descriptive 3-D model. The research data was obtained from validation questionnaire test by validator consisting of three lecturers of biology and three biology’s teachers of SMP Sabbihisma Padang. Data analyzed through percentage technique and processed descriptively. The result of the validity test that tested by the validator showed the average value of 3.70 in a very valid category. It can be concluded that the constructivism module on human reproduction system is very valid in terms of didactic, construction and engineering.Peserta didik sulit membangun dan menyusun pengetahuan serta keterampilan yang ada dalam dirinya untuk meningkatkan konsistensi konseptual. Melalui modul pembelajaran konstruktivisme siswa dapat memahami konsep berdasarkan pengetahuan yang telah dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas modul konstruktivisme yang telah dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 3–D yang bersifat deskriptif. Data penelitian diperoleh dari analisis angket uji validitas oleh validator yang terdiri dari tiga orang dosen biologi dan tiga orang guru biologi di SMP Sabbihisma Padang. Analisis data dengan teknik persentase dan diolah secara deskriptif. Hasil uji validitas modul konstruktivisme yang dinilai validator memperoleh nilai rata-rata 3.70 pada kategori sangat valid. Dapat disimpulkan bahwa modul konstruktivisme pada materi sistem reproduksi manusia yang telah dihasilkan sangat valid ditinjau dari didaktik, konstruksi dan teknik.