cover
Contact Name
Mujib Ubaidillah
Contact Email
mujib_ubaidillah@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6285729320217
Journal Mail Official
sceducatia@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
Department of Biology Education, Faculty of Education and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan, Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : 23031530     EISSN : 25277596     DOI : https://doi.org/10.24235/sc.educatia
Core Subject :
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains publishes scientific paper the results of the study and review of the literature in the sphere of natural sciences education and natural science. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education & environmental science. This journal is published twice a year in June and December. Focus Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains publishes original research articles in the study of science education and natural science. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains accepts articles related to environmental education and environmental science. Scope This journal specializes in studying the theories and practices of science education and natural science, and is intended to express original research and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics: Teaching and Learning Science Education Science Education Policy Science Teacher Education Biology Chemistry Physics Environmental Education and Environmental Science
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS SAINS KEUNGGULAN LOKAL PENYEMAIAN BIJI MANGGA (MANGIFERA INDICA) DI SALAGEDANG TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS X SMA NEGERI 1 SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA Dede Sri Mulyati; Kartimi Kartimi; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.266

Abstract

Pembelajaran yang baik harus mampu menjelaskan bagaimana seharusnya peserta didik belajar dan berpikir, tetapi kenyataan di sekolah pembelajaran tidak lebih dari menghafal konsep dan memahami konsep-konsep umum materi pelajaran. Hal tersebut menyebabkan keterampilan berpikir kritis siswa rendah. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi dalam pembelajaran yaitu dengan menerapkan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) Perbedaan aktivitas belajar siswa yang menerapkan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal dengan siswa yang tidak menerapkan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal. (2) Perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang menerapkan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal dengan siswa yang tidak menerapkan dengan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal. (3) Respon siswa terhadap pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2014-2015 di SMAN 1 Sukahaji. Kelas eksperimen dalam penelitian adalah kelas X-1 dan X-5 (44 siswa) serta kelas X-4 dan X-6 (44 siswa) sebagai kelas kontrol. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan aktivitas belajar siswa dan keterampilan berpikir kritis yang signifikan antara kelas yang menerapkan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal dengan kelas yang tidak menerapkan pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal, serta siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran berbasis sains keunggulan lokal penyemaian biji mangga (Mangifera indica) di Salagedang. Kata kunci: Sains Keunggulan Lokal, Penyemaian Biji Mangga (Mangifera indica), Keterampilan Berpikir Kritis
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS SAINS BUDAYA LOKAL KESENIAN SINTREN PADA KONSEP SPERMATOPHYTA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMAN 1 CIWARINGIN Juita Ratna Sari; Kartimi Kartimi; Eka Fitriah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.267

Abstract

Pembelajaran biologi di SMAN 1 Ciwaringin belum mengkaitkan  lingkungan dengan konsep pembelajaran biologi. Keadaan ini membuat pembelajaran biologi hanya menuntut siswa untuk memehami konsep. Oleh karena itu kemampuan siswa untuk menganalis, mengkritisi, dan menalar menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) perbedaan aktivitas belajar siswa pada penerapan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal, 2) perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa antara siswa yang diterapkan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal dan siswa yang tidak diterapkan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal, dan 3) respon siswa terhadap penerapan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dan desain penelitian pretest-postest control group design. Teknik pengambilan sempel dilakukan dengan cara purposive sampling, kelas X 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes, dan angket. Data dianalisis dengan uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), serta uji beda hipotesis (uji parametrik dan uji non-parametrik). Hasil penelitian ini menunjukkan, 1) aktivitas siswa pada saat ditearapkan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal kesenian sintren lebih besar daripada kelas yang tidak ditearapkan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal kesenian sintren. 2) keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan peningkatan, dilihat dari N-Gain dengan kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai Sig 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang signifikan antara yang diterapkan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal kesenian sintren dan siswa yang tidak diterapkan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal kesenian sintren. 3) siswa merespon positif terhadap penerapan pembelajaran biologi berbasis sains budaya lokal kesenian sintren dengan rata-rata respon siswa sebesar 65% dengan kriteria sangat kuat.Kata Kunci : pembelajaran berbasis budaya lokal, kesenian sintren, keterampilan berpikir kritis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 ARJAWINANGUN Qulud Qulud; Wahidin Wahidin; Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.268

Abstract

Proses pembelajaran di kelas merupakan interaksi yang paling mendominasi dalam keberhasilan siswa selama mengikuti pembelajaran di suatu sekolah. Proses tersebut harus seimbang antara siswa dan guru. Hasil PISA menunjukkan rata-rata kemampuan literasi sains siswa Indonesia dibawah standar. Oleh karena itu penggunaan model learning cycle 7e merupakan upaya untuk memaksimalkan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Arjawinangun, dengan desain  penelitian menggunakan Control Group Pretes and Posttest design. Teknik pengumpulan data yang  digunakan adalah  lembar  observasi, makalah, poster, tes, dan angket,.  Data  yang diperoleh  dianalisis  dengan  menggunakan  uji  statistik  meliputi  uji  normalitas,  uji homogenitas dan uji t (hipotesis). Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  peningkatan  kemampuan literasi sains yang signifikan antara kelas yang menerapkan model learning cycle 7e dengan yang tidak menerapkan model learning cycle 7e, dilihat dari hasil tes, makalah, dan poster. Kemampuan literasi sans siswa kelas  eksperimen lebih  tinggi  daripada  kelas  kontrol. Peningkatan kemampuan literasi sains siswa dengan menggunakan model learning cycle 7e dibuktikan dengan hasil respon angket siswa yang menunjukkan kriteria sangat kuat. Kata Kunci  :  Model learning cycle 7e, Literasi Sains, dan Sistem Reproduksi.
ANALISIS STANDAR PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X DI SMA NEGERI 1 MAJALENGKA TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015 Ummi Mukarramah; Anda Juanda; Eka Fitriah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.269

Abstract

Standar proses sebagai acuan utama di dalam pengembangan proses pembelajaran yang diterapkan kepada peserta didik untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Standar proses merupakan bagian dari Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang penerapannya ditentukan menurut peraturan Pemerintah berdasarkan kurikulum yang diberlakukan. Kurikulum 2013 sebagai salah satu kurikulum yang diterapkan di beberapa sekolah rintisan penerapan kurikulum 2013 menjadi acuan evaluasi pengembangan dan penerapan sistem kurikulum di Indonesia. Standar proses berdasarkan kurikulum 2013 ditentukan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) nomor 65 tahun 2013 tentang standar proses yang meliputi tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil dan proses pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data utama penelitian adalah guru biologi kelas X dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum sebagai informan/ narasumber, serta siswa kelas X MIA 5 dan siswa kelas X MIA 6 untuk pengisian angket. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan perencanaan pembelajaran menunjukkan bahwa kelengkapan isi dan validasi instrumen RPP dominan sudah terisi dengan prosentase 80% (cukup lengkap). Analisis pelaksanaan proses pembelajaran menunjukkan bahwa indikator analisis dan validasi instrumen pelaksanaan pembelajaran dominan terlaksana dengan prosentase 88,88% (sangat baik). Penilaian hasil dan proses pembelajaran yang dianalisis menunjukkan kesesuaian dengan Permendikbud nomor 65 tahun 2013 tentang standar proses terkait penilaian otentik. Hasil analisis pengawasan proses pembelajaran belum sesuai dengan Permendikbud nomor 65 tahun 2013 tentang standar proses dikarenakan beberapa komponen pelaksanaannya seperti pemantauan dan supervisi tidak direalisasikan penerapannya di SMA Negeri 1 Majalengka tahun pelajaran 2014/ 2015. Respon siswa kelas X terhadap proses pembelajaran biologi yang diterapkan oleh guru menunjukkan respon yang positif, ditunjukkan berdasarkan interpretasi skor angket kelas X MIA 5 dengan prosentase 90% (sangat kuat) dan interpretasi skor angket kelas X MIA 6 dengan prosentase 79,29% (kuat).Kata Kunci: Standar Proses, Kurikulum 2013, Pembelajaran Biologi
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPA DALAM MENGGUNAKAN PENILAIAN PROYEK PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS VII MTs N CIREBON II Helmi Apriliyatmi Hapwiyah; Dewi Cahyani; Nurul Azmi
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.271

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dilapangan, kebanyakan guru masih kurang efektif dalam menilai siswa. Hal ini dikarenakan guru hanya menilai siswa pada aspek kognitifnya saja, sedangkan aspek afektif dan psikomotor tidak begitu diperhatikan. Sehingga penulis menganalisis upaya guru IPA dalam mengevaluasi siswa dengan menggunakan penilaian proyek untuk memenuhi kompetensi pedagogik guru. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan profil guru IPA yang baik dalam menggunakan penilaian proyek menurut tanggapan guru di MTs Negeri Cirebon II, (2) Mendeskripsikan analisis kompetensi pedagogik guru IPA dalam menerapkan penilaian proyek untuk mengevaluasi siswa pada konsep pencemaran lingkungan di MTsN Cirebon II, dan (3) Mendeskripsikan respon siswa dalam pelaksanaan penilaian dengan menggunakan penilaian proyek di MTsN Cirebon II. Penelitian ini mengambil lokasi di MTs Negeri Cirebon II dan dilaksanakan  pada bulan April sampai Mei tahun ajaran 2014/2015. Subjek penelitian adalah seorang guru IPA di MTs N Cirebon II yang dianggap memiliki kompetensi pedagogik dalam menggunakan penilaian proyek. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi.  Hasil penelitian analisis kompetensi pedagogik guru IPA dalam menggunakan penilaian proyek pada konsep pencemaran lingkungan di kelas VII MTs Negeri Cirebon II menunjukkan bahwa (1) Guru “X” layak dijadikan subjek penelitian karena beliau sering menggunakan penilaian proyek saat mengajar di kelas (2) Presentase rata-rata observasi kompetensi pedagogik guru IPA dalam menggunakan penilaian proyek pertemuan pertama rata-rata yang diperoleh dari beberapa aspek adalah 86,67%, pertemuan kedua mengalami peningkatan yaitu 88,89% dan pertemuan ketiga mengalami peningkatan kembali yaitu 90,00% (3) Presentase rata-rata angket respon siswa secara keseluruhan 81% dengan kriteria sangat kuat. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik yang dimiliki oleh guru ‘X’ dalam menggunakan penilaian proyek sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara guru “X” sebagai narasumber, dan hasil observasi selama tiga pertemuan ini selalu terjadi peningkatan setiap pertemuannya. Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik Guru, Penilaian Proyek
TRACER STUDY: STUDI REKAM JEJAK ALUMNI DAN RESPONS STAKEHOLDER JURUSAN TADRIS IPA-BIOLOGI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Evi Roviati; Deden Jalaludin; Ela Fitria; Elan Jaelani; Lina Lia Sari
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.272

Abstract

Jurusan tadris IPA-biologi sebagai salah satu program studi yang ada di Fakultas Tarbiyah IAIN Syek Nurjati Cirebon menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang pendidikan biologi.  Untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan program studi dalam mewujudkan tujuannya, dilakukan studi penelusuran alumni (tracer study) dan respons pengguna untuk memperoleh data yang dapat dijadikan pedoman pengembangan jurusan untuk ke depannya.  Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji profil lulusan Jurusan Tadris IPA-Biologi; (2) mengkaji respons alumni terhadap proses pembelajaran selama mereka menempuh pendidikan di Jurusan Tadris IPA-Biologi; (3) mengkaji relevansi keahlian yang mereka peroleh selama perkuliahan dengan pekerjaan mereka sekarang; (4) mengkaji proses dan cara alumni untuk memperoleh pekerjaan setelah mereka lulus dari Jurusan Tadris IPA-Biologi; dan (5) mengkaji respons pengguna terhadap kinerja dan keterampilan yang dimiliki alumni yang bekerja di tempat mereka.  Profil lulusan Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati adalah memiliki daya serap tinggi di dunia kerja, menekuni pekerjaannya, berpenghasilan di bawah Rp. 1 juta, jarang mengikuti kegiatan forum alumni dan jarang memberikan informasi lowongan pekerjaan, kesempatan PPL dan penelitian.  Sebagian besar alumni bekerja di bidang yang sesuai dengan pekerjaannya dan perlu memiliki keterampilan berbahasa asing dan teknologi informasi.  Alumni jurusan Tadris IPA-Biologi cepat bekerja, mulai mencari pekerjaan sesegera mungkin, memperoleh informasi pekerjaan sebagian besar dari teman dan keluarga dan memperoleh pekerjaan pertama melalui kompetisi dan rekomendasi.  Penilaian alumni terhadap mata kuliah, kualitas pembelajaran dan sistem penilaian sebagian besar baik, pelayanan dosen dan suasana akademik baik, kesempatan terlibat dalam proyek dosen dan menentukan kebijakan kampus cukup baik, pelayanan sarana kampus cukup baikdan pelayanan tugas akhir baik.  Kepuasan pengguna terhadap lulusan pada berbagai aspek baik, kecuali kemampuan bahasa asing.  Aspek penting dalam penerimaan pegawai menurut pengguna dalam berbagai aspek dianggap penting dan sangat penting, kecuali rekomendasi pihak ketiga. Kata kunci: tracer study, profil lulusan, alumni
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DENGAN PROBLEM BASE LEARNING (PBL) DAPAT MENUMBUHKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH PADA SISWA SEKOLAH ADIWIYATA Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.466

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung pada siswa. Oleh karena itu siswa perlu dibantu untuk menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah dan memecahkan masalah lingkungan agar mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pengembangan perangkat pembelajaran PLH dengan model Problem Base Learning (PBL) dapat menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah pada siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran PLH dengan PBL dan menyelidiki keefektifannya dalam menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah pada siswa SMA Negeri 1 Mandirancan sebagai sekolah peraih Adiwiyata.   Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D). Penelitian didahului dengan pengembangan perangkat pembelajaran PLH dengan PBL dan diujicobakan pada kelas kontrol dan eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Mandirancan Kuningan. Variabel yang diteliti adalah kemampuan kerja ilmiah. Data diambil dengan observasi, angket dan tes. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase skor untuk kemampuan kerja ilmiah kemudian dianalisis secara parametrik dengan menggunakan uji t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PLH dengan PBL dapat menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah. PBL sangat tepat diterapkan pada pembelajaran PLH, mengingat pembelajaran PLH mencakup beberapa domain pembelajaran dalam bentuk pengetahuan/ pengertian dan kesadaran, sikap/ nilai, keterampilan serta aksi/ partisipasi. Untuk itu disarankan agar model PBL diterapkan dalam pembelajaran PLH. Kata kunci: Pendidikan Lingkungan Hidup, PBL, kemampuan kerja ilmiah
IMPLEMENTASI BIOENTREPRENEURSHIP PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILLS DAN MINAT WIRAUSAHA SISWA MADRASAH ALIYAH BERBASIS PESANTREN DI CIREBON Eka Fitriah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v2i1.467

Abstract

Pembelajaran biologi menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Oleh karena itu siswa perlu dibantu untuk mengembangkan sejumlah keterampilan kecakapan hidup (life skills) agar mereka mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar tempat tinggal mereka. Sebagian besar lulusan Madrasah Aliyah (MA) di Cirebon tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Oleh karena itu siswa perlu diberi pemahaman dan keterampilan wirausaha sebagai bekal diri untuk memulai atau melanjutkan kehidupan secara layak. Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimanakah implementasi pendekatan bioentrepreneurship pada pembelajaran biologi, seberapa besar pendekatan pembelajaran bioentrepreneurship dapat meningkatkan life skills dan minat wirausaha siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D). Desain penelitian One Shot Case study. Pengembangan perangkat pembelajaran biologi berorientasi bioentrepreneurship dan diujicobakan kelas eksperimen. Data diambil dengan observasi, angket dan tes. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase skor life skills dan angket kemudian dianalisis dengan stastistik parametrik, yaitu uji t- paired samples test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran biologi berorientasi bioentrepreneurship dapat meningkatkan life skills siswa di MAN Kalimukti sebesar 11,90 % dan MA Al Shighor sebesar 17,17 %. Peningkatan minat wirausaha pada MAN Kalimukti 7,22% dan MA Al Shoghor sebesar 6,11 %. Peningkatan tidak terlalu tinggi karena sebelum pembelajaran siswa sudah menunjukan minat wirausaha yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, maka dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan bioentrepreneurship pada pembelajaran biologi yang dikembangkan meliputi silabus, RPP, bahan ajar, LKS dan instrumen yang dilengkapi dengan cara kerja pembuatan produk youghurt dan herbal instan, pembuatan kemasan dan analisis ekonomi produk, selain itu pendekatan pembelajaran bioentrepreneurship dapat meningkatkan life skills dan minat wirausaha. Kata kunci : Bioentrepreneurship, Life skills, minat wirausaha
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN PENGANTAR BAHASA INGGRIS PADA SISWA SMA RSBI Evi Roviati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.469

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk (1) mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran biologi di SMA RSBI yang menggunakan pengantar Bahasa Inggris, (2) mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran biologi berpengantar Bahasa Inggris, (3) mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi dengan pengantar Bahasa Inggris dan (4) mengetahui besarnya korelasi antara aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi dengan model kooperatif tipe jigsaw dan berpengantar Bahasa Inggris.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan  (1) pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran biologi di SMA RSBI yang menggunakan pengantar Bahasa Inggris dapat dilakukan dengan baik.  Perangkat yang dikembangkan terdiri atas silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar, LKS dan instrumen evaluasi aktivitas belajar, hasil belajar dan angket kesukaan siswa akan model pembelajaran,  (2)  model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran biologi dengan pengantar Bahasa Inggris dengan rerata skor sebesar 7,6, (3) model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi dengan pengantar Bahasa Inggris.  Hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol dan jumlah siswa yang tuntas pada kelas eksperimen lebih banyak daripada di kelas kontrol, dan (4) aktivitas belajar berkorelasi sangat kuat dengan hasil belajar, dengan potensi hubungan kedua variabel sebesar 79,56%.
SISTEM SYARAF MANUSIA DALAM TUTORIAL CBI: USAHA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.471

Abstract

The aim of this research to know the effect of tutorial CBI toward generic science skills in human nervous system concept.  One of senior high school at Garut regency, West Jawa was selected as the location of study. The subject of this research consisted of 153 students. 77 students as experimental class treated by using the tutorial CBI and 76 students as control class treated by using the conventional approach. Each group was gifted pretest ang posttest on generic science skills of human nervous system concept. The obtained data were then submitted to statistical analyses such as Mann-Whytney U Test. The finding revealed that there was significant effect of the tutorial CBI on student’s generic science skills of human nervous system concept. Furthermore, the experimental class obtained higher N-gain than the control class. The average of generic sciences skills N-Gain in experimental class was 0.65 and control class was 0.43. The findings suggested that learning human nervous system concept by using the tutorial CBI was effectifully. Finally, the study suggested that the tutorial CBI can be used as alternative approach in teaching biology especially to enhance generic science skills in human nervous system concept.

Page 1 of 26 | Total Record : 252