Al-Tarbawi Al-Haditsah
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam is an academic journal dedicated to disseminating scientific articles in the form of conceptual ideas and empirical research focusing on the study of culture and education from an Islamic perspective. The journal is published twice a year, in April and October, and serves as a scholarly platform for academics, researchers, and practitioners to contribute to the development of Islamic education in various contexts. The scope of the journal covers a wide range of topics related to Islamic culture and education, including secondary and higher education, development of learning media, innovation in teaching methods, Islamic character education, educational guidance and counseling, philosophy of education, history of education, madrasah (Islamic educational institutions), Islamic boarding schools (pesantren), contemporary Islamic education, and multicultural Islamic education. In addition, the journal welcomes interdisciplinary studies in Islamic education and other relevant and appropriate topics.
Articles
209 Documents
KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH (Implementasi, Analisis dan Pengembangannya)
A. Syathori
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2024
Abstract Pada kurikulum Madrasah Tsanawiyah kegiatan pembelajaran mata pelajaran Fiqh pada kelas VII sampai VIII dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IX kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. Alokasi waktu dalam mata pelajaran Fiqh Madrasah Tsanawiyah adalah 2 jam pembelajaran, dengan alokasi waktu 40 menit setiap kegiatan pembelajaran. Secara substansial mata pelajaran Fiqh memiliki konstribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempraktekkan dan menerapkan hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari sebagai perwujudan keserasian, keselarasan dan keseimbangan hubungan manusia dan Allah, dengan diri manusia itu sendiri, sesama manusia, makhluk lainnya ataupun lingkungannya.Untuk mengembangkan indikator pembelajaran setiap guru seharusnya berpedoman pada Taksonomi Bloom karena di dalam taksonomi Bloom tersebut level-level ranah kemampuan baik itu kemampuan kognitif, afektif maupun kemampuan psikomotor sudah tersusun secara sistematis dan terdapat banyak pilihaan kosa kata yang sesuai dengan tuntutan KI-KD. Hal ini menjadi suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh seorang guru karena diantara prinsip pengembangan silabus adalah sistematis, relevan dan memadai.Agar seorang guru yang mengajar dapat mengevaluasi pembelajaran yang sesuai dengan keadaan siswa, media, sarana dan prasarana serta lingkungan sekolahnya, maka seorang guru harus melakukan metode evaluasi pembelajaran yang bervariasi. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Mata Pelajaran Fiqih, Implementasi Â
FLEKSIBILITAS PENGELOLAAN KELAS DALAM PENDIDIKAN (Ekspektasi Efektivitas Keberhasilan Proses Pembelajaran)
Abdul Ghofar
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2025
Abstrak Upaya guru mengelola kelas adalah suatu kegiatan atau usaha dengan menggunakan segala kekuatan yang ada dalam mengatasi suatu masalah guna menciptakan dan mempertahankan suasana/kondisi kelas yang menunjang program pengajaran dengan jalan menciptakan dan mempertahankan motivasi siswa untuk selalu ikut terlibat dan berperan serta dalam proses pendidikan di sekolah agar tecapai suatu tujuan yang optimal. Pengelolaan kelas yang baik, yang dilakukan oleh guru akan dapat memberikan kenyamanan dalam pembelajaran siswa, sehingga prosesnya akan berjalan secara maksimal. Hal inilah yang ingin dicapai dalam pengelolaan kelas. Karena pengelolaan kelas merupakan cara untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Pembelajaran merupakan komunikasi dua arah, dimana kegiatan guru sebagai pendidik harus mengajar dan murid sebagai terdidik yang belajar. Efektivitas pembelajaran merupakan komunikasi dua arah, dimana kegiatan guru sebagai pendidik harus mengajar dan murid sebagai terdidik yang belajar. Karena pengelolaan kelas merupakan cara untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dalam pengelolaan kelas, ada beberapa upaya yang harus dipersiapkan oleh guru yaitu aktif diri (sering membaca) agar mampu menguasai materi secara matang, melek informasi (pandai mencari informasi yang baru) agar tidak ketinggalan zaman, komitmen kerja (ikhlas, rajin dan tidak mengeluh), keteladanan karena guru adalah contoh bagi siswa-siwanya. Kata Kunci: Pengelolaan, Keberhasilan, Pembelajaran FLEKSIBILITAS PENGELOLAAN KELAS DALAM PENDIDIKAN(Ekspektasi Efektivitas Keberhasilan Proses Pembelajaran)
PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA
Agung Agung
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2026
Abstrak  Konsep sumber daya manusia (human resource) berkembang ketika diketahui dan disadari bahwa manusia itu mengandung berbagai aspek sumber daya bahkan sebagai sumber energi. Manusia tidak hanya berunsur jumlah, seperti terkesan dari pengertian tentang penduduk, tetapi juga mutu, dan mutu ini tidak hanya ditentukan oleh aspek keterampilan atau kekuatan tenaga fisiknya, tetapi juga pendidikannya atau kadar pengetahuannya, pengalaman atau kematangannya, dan sikapnya atau nilai-nilai yang dimilikinya. Kompleksnya persoalan pendidikan di satu sisi dan tuntutan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sisi lain menyebabkan persoalan pendidikan tetap menarik untuk dibahas dengan harapan pembahasan ini mampu memunculkan solusi alternatif dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia lewat jalur pendidikan Islam. Kata Kunci: Pendidikan, Islam, Kualitas dan Sumber Daya ManusiaÂ
Penerapan Metode Numbered Heads Togeteher pada Pembelajaran Fikih untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon
Anisa Fathonah;
Akhmad Affandi;
Mahfud Mahfud
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2027
ABSTRAK Berdasarkan studi pendahuluan di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon menyatakan bahwa KKM mata pelajaran fikih adalah 77 yang telah dimusyawarahkan semua guru dan disepakati oleh kepala sekolah. Namun pada kenyataannya masih ditemukan siswa yang memiliki nilai dibawah KKM. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah penerpan metode yang monoton dan lebih mengacu kepada teacher center sehingga siswa terlihat pasif. Metode pembelajaran sangat penting karena dengan metode pembelajaran yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada pembelajaran fikih di kelas kontrol.Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada pembelajaran fikih di kelas eksperimen. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen pada pembelajaran fikih. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode numbered heads together pada pembelajaran fikih MA An-Nur Kota Cirebon. Metode Numbered Heads Together  (NHT) atau penomoran berpikir bersama adalah jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap sumber struktur kelas tradisional.Hasil belajar atau achievement merupakan realisasi atau pemekaran atau kecakapan-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimilki seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur  Kota Cirebon. Adapun yang menjadi, sampel adalah siswa kelas X IPS dan siswa kelas X IPA dengan teknik Cluster Sampling. Kemudian data dianalisis dengan rumusan product moment dan koefesien determinasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dengan hasil belajar kelas kontrol. Adapun rata-rata hasil belajar kelas kontrol yakni 56 termasuk dalam kategori cukup, sedangkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yakni 86 termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun besaran pengaruh penerapan metode Numbered heads togetherterhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih  Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon sebesar 15.16 % sisanya 84,84% dipengaruhi oleh factor lain.  Kata Kunci: Terapan,Metode Numbered Heads Togeteher, Hasil Belajar
Pengaruh Penerapan Metode Bermain Peran terhadap Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Arruhama Kuningan
Dhea Abdul Majid;
Iwan Iwan;
Suteja Suteja
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2028
AbstrakPenelitian ini memiliki latar belakang masalah terkait prestasi belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Arruhama Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Peneliti menemukan masalah, yakni dengan melihat hasil UTS di mana siswa yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) hanya sebesar 60%, dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bermain peran terhadap prestasi belajar mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam siswa MTs Arruhama Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bermain peran terhadap prestasi belajar siswa di MTs Arruhama Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.Bermain peran sebagai suatu model pembelajaran bertujuan untuk membantu siswa menemukan makna diri (jati diri) di dunia sosial dan memecahkan dilema dengan bantuan kelompok. Artinya, melalui bermain peran siswa belajar mengungkapkan konsep peran, menyadari adanya peran-peran yang berbeda dan memikirkan perilaku dirinya dan perilaku orang lain. Teknikpengumpulan data yang dilakukandalampenelitianini, antara lain: angket, observasi, wawancaradandokumentasi, sedangkanuntukteknikanalisis data yaitudenganmenggunakanrumuskorelasiproduct moment.Berdasarkan hasil penelitian, jumlah skor rata-rata jawaban angket tentang pengaruh metode bermain peran pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam rata-rata pencapian sebagian besar berada pada kategori baik dengan rata-rata prosentase pencapaian sebesar 70%. Sedangkan prestasi belajar mata pelajaranSejarah Kebudayaan Islam rata-rata nilai pencapaian sebesar 52,12  terletak padakategori cukup,dapat disimpulkan bahwa pengaruh penerapan metode bermain peran terhadap prestasi belajar siswa terdapat korelasi yang termasuk kedalam kategori korelasi yang lemah atau rendah sebesar (0, 24). Kata Kunci: Metode Bermain Peran, Prestasi Belajar Siswa
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon (Studi pada Pembelajaran Aqidah Akhlak)
Endang Afriyani;
Suklani Suklani;
Wawan A Ridwan
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2029
Abstrak  Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwasanya telah ditemukan masalah mengenai kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon, dimana bapak Abdul Hamid Yahya selaku guru Aqidah Akhlak di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon dalam menyampaikan pembelajaran di kelas masih dikatakan kurang baik dalam mengelola kelas, hal ini ditunjukan bahwasanya pada saat pembelajaran guru hanya menerangkan materi sambil duduk di meja, sehingga pembelajaran cenderung monoton dan tidak menyenangkan, selain itu juga ada siswa yang tidur di dalam kelas, dan siswapun sulit berkonsentrasi dalam belajar, hal tersebut membuat siswa kurang antusias untuk mengikuti pembelajaran Aqidah Akhlak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) mengetahui kompetensi pedagogik guru di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon, (2) mengetahui seberapa besar prestasi belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak, (3) mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon (studi pada pembelajaran Aqidah Akhlak).Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, angket dan dokumentasi tentang pengaruh kompetensi pedagogik guru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik analisis data kuantitatif. Sedangkan untuk menganalisa data yang diperoleh peneliti menggunakan skala prosentase, mean, median modus, dan rumus product moment.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon (studi pada pembelajaran Aqidah Akhlak) dimana dilihat dari “r†product moment†dihasilkan nilai r sebesar 0,729 kemudian r hitung di atas dikonsultasikan ke r tabel pada sampel sebesar 34 diperoleh r tabel 0,349. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa r hitung berada di atas r tabel, maka uji hipotesis menjawab H0 ditolak dan Ha diterima. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Â
Pengaruh Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Akhlak Sosial Siswa SMP Negeri 2 Losari Kecamatan Losari Kabupaten Brebes
Rizqi Dian Utami;
Aen Zaenuddin;
Nurlela Nurlela
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2030
Abstrak Dalam mengelola kegiatan pembelajaran, salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional ialah menggunakan model pembelajaran yang bervariatif. Salah satunya yaitu dengan menggunakan model pembelajaran yang berorientasi pada siswa seperti model pembelajaran koopearif learning. Model pembelajaran kooperatif learning dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling berinteraksi dengan anggota kelompoknya agar dapat menciptakan suasana belajar mengajar yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 2 Losari Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, mengetahui akhlak sosial siswa SMP Negeri 2 Losari Kecamatan Losari Kabupaten Brebes dan mengetahui pengaruh pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap akhlak sosial siswa SMP Negeri 2 Losari Kecamatan Losari Kabupaten Brebes.Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pembelajaran pendidikan agama islam dikelas VIII SMP Negeri 2 Losari Kecamatan Losari Kabupaten Brebes masuk dalam katagori baik, dengan persentase rata-rata sebesar 81,5%. Tingkat akhlak sosial siswa masuk dalam katagori cukup, dengan persentase rata-rata sebesar 74,5%. Pembelajaran pendidikan agama Islam memiliki korelasi atau pengaruh dengan akhlak sosial siswa walaupun tergolong cukup tinggi yaitu dengan nilai kolerasi sebesar 0,544. Dan berdasarkan hasil uji hipotesis pembelajaran pendidikan agama islam berpengaruh terhadap akhlak sosial siswa dengan hasil thitung 4,52. Kata Kunci: Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Akhlak Sosial
PENGARUH FATHERLESS TERHADAP KARAKTER ANAK DALAM PRESPEKTIF ISLAM
Siti Maryam Munjiat
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2031
AbstrakMenjadi seorang ayah kebanggaan bagi setiap pria, bahkan menjadi ayah sebuah anugerah yang tak terkira harganya. Kebahagian dalam hidup akan semakin lengkap dengan status baru menjadi seorang ayah untuk anak-anaknya. Oleh karenanya, keetiadaan posisi ayah berdampak pada perkembangan baik fisik dan psikis sang anak, seperti larut dalam kesedihan bahkan mengalami ketertinggalan mental. Dalam mengkaji persoalan di atas, penulis menggunakan metode kajian pustaka, yaitu metode yang menggunakan kajian bacaan (literasi) sehingga dapat diperoleh hasil bahwa, ketiadaan peran ayah baik secara fisik Maupun psikis sangat berdampak dan berperan penting pada perkembangan anak. Tanpa peran ayah anak akan minder serta sulit adaptasi dengan dunia luar. Selain itu, kematangan psikologis anak tumbuh melambat dan cenderung kekanak-kanakan. Bahkan,  anak cenderung lari dari masalah dan emosional saat menghadapi masalah. Dan, anak kurang bisa mengambil keputusan atau ragu-ragu dalam banyak situasi yang membutuhkan keputusan cepat dan tegas. Kata Kunci: Fatherles, Perkembangan Anak, Peran Ayah dalam Islam
INTEGRASI KURIKULUM PESANTREN DAN MADRASAH PADA PONDOK PESANTREN MANBA'UL 'ULUM SINDANGMEKAR DUKUPUNTANG CIREBON
Siti Maryam Munjiat
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i2.2065
ABSTRACT           Turbulence of education in Indonesia has been experienced since a period of Netherland Colonial, both of general or religion. In the earlier Islamic education institute in this case is Pesantren (Islamic Boarding School) representing eldest institute in Indonesia with traditional characteristic have felt direct collision with Netherland Colonial, which according to their doctorine of Pesantren resistance for them. Leaving from this, then there is polarization between Pesantren (Islamic Boarding School) and school as a product of Netherland that born general school triggering dichotomies. But, there any dissimiliar factor that continue the existence of the dichotomies without confusing the value of education and optimal achievement?           The aim of this research to reply and explain about factors of the happening the integration of curriculum. Others also, research intended to lift the spirit of education institute base on religion, that is Pesantren an Madrasah (representing gene from pesantren with systematic curriculum) in integrating both of curriculum both. One all important matter again in this research is eliminate boundary and apart between general science and theology with existence integrate curriculum as have done all his predecessor, that is Pesantren Gontor Ponorogo, Pesantren Darul Arqom Garut, Pesantren al-Amin Madura with different manner and pattern. Existing also in Pesantren manba'ul 'Ulum Cirebon represent object of research that is about the integration.           The integration of curriculum at education institute base on religion (Pesantren and Madrasah) have successful result such as those which reached for by big name of Pesantren Gontor Ponorogo and then followed by other Pesantren and proven from exponent, output from each Pesantren when have acted in society.     Method of this research is used field research-field research that having the character of analytic descriptive that is in order to object the research can be explained and formulated and also analyse the happening integration of curriculum.           The result obtained in this research is the manifestation from integration curriculum Pesantren and Madrasah implemented at Pesantren Manba'ul 'Ulum Sindangmekar Dukupuntang Cirebon is not quit of the general and religion science, epoch demand, study continuation of all Santri (student of Pesantren), legitimating from society and government. All of them represent mutual framed in social-culture.  Keywords: Curriculum Integration, Madrasah, and Pesantren
UPAYA GURU PAI MELALUI PENANAMAN NILAI KEAGAMAAN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 7 KOTA PALU
Abdul Hamid
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/tarbawi.v2i2.2066
ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecerdasan spiritual siswa yang masih belum stabil dalam masalah nilai akhlak yang mana akan mempengaruhi siswa lain yang memiliki jiwa spiritual yang tinggi sehingga masalah ini menarik bagi peneliti untuk dijadikan penelitianan, karena hal ini berkaitan dengan proses kelancaran belajar mengajar pada keberhasilan akhlak siswa yang berlatar belakang sekolah Islam. Dalam hal ini guru agama sangat diperlukan dalam penanaman nilai keagamaan untuk mengembangkan kecerdasan spiritual siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kondisi kecerdasan spiritual siswa kelas XI SMA Negeri 7 Kota Palu, juga mendeskripsikan dan menganalisis upaya pihak sekolah dalam mengembangkan kecerdasan spiritual melalui penanaman nilai keagamaan. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan metode desriptif kualitatif. Pengambilan data yang dilakukan dengan tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini adalah bahwa setelah mendapat penanaman nilai keagamaan ditingkatkan kondisi kecerdasan spiritual siswa semakin berkembang, baik nilai akhlak yang mencakup moral dan tingkah laku, nilai ketauhidan yang berbentuk kepercayaan  terhadap tuhan-Nya, menghafal  asma’ul Husna  atau nilai ibadah yang meliputi; sholat berjama’ah, membaca al-Qur’an setiap hari, infaq. Diantara penanaman nilai keagamaan tersebut sudah berhasil dilaksanakan guna untuk mengembangkan kecerdasan spiritual yang kondisinya masih labil. Adapun hasil dari penanaman nilai keagamaan yang dilakukan oleh guru agama beserta pihak sekolah sangatlah berhasil. Tingkat kecerdasan spiritual yang masih rendah kini semakin berkembang dikarenakan siswa SMA Negeri 7 Kota Palu mampu melaksanakan dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan secara optimal. Seperti contoh selama ini siswa dapat melaksanakan sholat dhuha berjamaah dengan istiqomah, Semua siswa terbiasa berjabat tangan saat bertemu guru, Semua siswa terbiasa bersilaturahim ke rumah teman yang mengalami kesusahan, sudah berhasil dilaksanakan secara istiqomah oleh semua siswa SMA Negeri 7 Kota Palu. Kata Kunci: Guru PAI, nilai keagamaan dan kecerdasan spiritual