cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
ANALISIS PERFORMANSI SCREW MESIN PELET APUNG WIRA KARYA FABRIKASI Peradana, Reski Hadi; Iskandar, Norman; Sulardjaka, Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin pelet apung merupakan salah satu teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi dalam pembiayaan budidaya ikan lele, karena kemandirian pembudidaya dalam memproduksi pelet untuk pakan ikan lele dapat mengurangi biaya pembudidayaan untuk mendapatkan keuntungan lebih dibanding bergantung dengan pelet pabrikan. Proses produksi pelet menggunakan mesin memerlukan komponen-komponen yang dapat mencetak pelet dengan baik.  Pada penelitian ini difokuskan pada screw. Analisa dilakukan pada desain dan performansi screw dari Wira Karya Fabrikasi. Analisa performansi dilakukan menggunakan perhitungan analitik. Dan dari hasil perhitungan analitik, nilai tekanan yang diperoleh dari screw sebesar 1366,725 Pa. Untuk nilai mass flow rate yang dihasilkan oleh screw dengan masing-masing diameter dies adalah 55,033 kg/jam dengan diameter dies 2 mm, 59,585 kg/jam dengan diameter dies 3 mm, dan 66,929 kg/jam dengan diameter dies 4 mm. Spesifikasi mesin pelet apung dijadikan acuan dalam pengaplikasian kinerja mesin.
ANALISIS KETIDAKPASTIAN DATA PERHITUNGAN PERPINDAHAN PANAS DAN PRESSURE DROP ALIRAN UDARA MELEWATI TUBE PANAS DI DALAM SALURAN Napitu, Yosef Gokiasi Patar; Syaiful, Syaiful; Yunianto, Bambang
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CDW (Concave Delta Winglet) adalah jenis vortex generator (VG) yang efektif untuk meningkatkan perpindahan panas. Perforated Concave Delta Winglet Vortex Generators (PCDW VGs) memiliki kemampuan mengurangi pressure drop dibandingkan dengan CDW VGs konvensional. Oleh karena itu, penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak PCDW VGs terhadap kinerja termalhidrolik dengan memvariasikan sudut serang, aspek rasio, dan susunan VGs. PCDW VGs disusun dalam konfigurasi common-flow-down dengan variasi sudut serang 10° dan 20°, serta konfigurasi inline dan staggered pada aspek rasio 1 hingga 3 dengan interval 0,5. Didapati bahwa, Overall Error Nu untuk seluruh variasi PCDW berada dibawah 1%. Begitu juga nilai overall error pressure drop berada di bawah 4% untuk seluruh variasi VGs.
KARAKTERISASI POLIVYNIL CHLORIDE (PVC) DENGAN FILLER PRECIPITATED CALCIUM CARBONATE (PCC) DARI LIMBAH ASPAL BUTON MENGGUNAKAN PELARUT ASAM ASETAT (CH3COOH) DENGAN METODE pH-SWING Dinulloh, Muhammad Rafli Wiratama; Bayuseno, Athanasius Priharyoto; Ismail, Rifky
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal buton sebagai salah satu sumber daya yang kaya akan kalsium sampai sekarang belum termanfaatkan dengan baik dan optimal. Salah satu bentuk pemanfaatan dari limbah aspal buton adalah dengan mengekstraksinya menjadi produk alternatif bernilai jual tinggi seperti Precipitated Calcium Carbonate (PCC). Pengolahan PCC menggunakan metode karbonasi yang bertujuan untuk mengurangi gas emisi CO2 di udara. Penelitian ini menggunakan metode pH-Swing dengan asam asetat (CH3COOH) sebagai pelarut dan amonium bikarbonat (NH4HCO3) sebagai sumber CO2 untuk mensintesis Produk PCC.  Variasi suhu karbonasi juga di teliti untuk melihat pengaruhnya terhadap kemurnian PCC. Produk PCC yang berhasil dibuat akan dilakukan karakterisasi dengan pengujian FTIR, SEM, dan XRD. Pada hasil pengujian FTIR menunjukan dominasi kristal kalsit dan vaterit yang muncul pada suhu 30℃. Hasil XRD menunjukkan ukuran kristal dan densitas meningkat seiring dengan suhu karbonasi, serta persentase kristal kalsit dan argonit. Hasil SEM menunjukkan peningkatan morfologi kristal kalsit (kubus) seiring dengan temperatur karbonasi. Produk PCC pada suhu 30℃ memiliki kemurnian yang tinggi sesuai standar ISO 3262-2:1998, dengan fasa vaterit. PCC ini digunakan sebagai filler dalam komposit PVC dengan variasi kandungan 0 phr, 5 phr, 10 phr, 15 phr, 20 phr, dan 25 phr. Karakterisasi Three Point Bending, densitas, dan SEM dilakukan untuk mengamati pengaruh filler PCC terhadap kekuatan lentur, kerapatan, dan ikatan antar partikel komposit PVC. Hasil karakterisasi pengujian Three Point Bending dan densitas komposit PVC tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan PCC sebagai filler dalam compound PVC akan meningkatkan nilai flexural strength, compressive strength, dan densitas. Sedangkan pada pengujian SEM yang dilakukan terhadap komposit PVC diketahui bahwa partikel dari PCC akan berusaha mengikat partikel komponen penyusun PVC yang lain sehingga dapat meningkatkan kekakuan serta kekuatan dari komposit PVC tersebut.
STUDI NUMERIK PENGARUH JUMLAH DAN UKURAN LUBANG SUDU PADA PERFORMA AERASI TAMBAK UDANG VANNAMEI MARINE SCIENCE TECHNO PARK – UNDIP Ariayuda, Muhamad Ari; Muchammad, Muchammad; Tauviqirrahman, Mohammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udang vaname (L. vannamei) banyak dibudidayakan karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan jenis udang yang lain. Pada budidaya udang, oksigen terlarut merupakan faktor penting bagi pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang sehingga penggunaan aerator khususnya paddlewheel aerator untuk membantu pemenuhan oksigen terlarut merupakan salah satu hal yang krusial. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui variasi jumlah dan ukuran lubang pada sudu yang paling optimal untuk memenuhi kebutuhan oksigen terlarut pada tambak udang. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan melakukan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) pada sebuah sudu dalam domain fluida yang memiliki kecepatan inlet untuk mengetahui nilai intensitas turbulensi yang berbanding lurus dengan pencampuran dissolved oxygen dari udara ke air. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi sudu dengan jumlah lubang 16 dan lubang berukuran 16 mm menghasilkan intensitas turbulensi yang paling baik dibandingkan dengan sudu variasi lain yaitu sebesar 16,8% sehingga dapat mencampur oksigen terlarut dari udara ke air dengan baik. Kesimpulannya, jumlah dan ukuran lubang pada sudu aerator berpengaruh terhadap performa dari paddlewheel aerator dikarenakan tingkat intensitas turbulensi yang menunjukan pencampuran dissolved oxygen terpengaruhi dari jumlah dan ukuran lubang sudu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pengembangan desain paddlewheel aerator sehingga penggunaan aerator dapat mencapai hasil yang optimal.
DESAIN SEPATU UNTUK WANITA DENGAN KETINGGIAN HAK YANG BISA DIATUR Saputra, Anggar Aji; Wibowo, Dwi Basuki; Umardani, Yusuf
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dari banyaknya permasalahan dalam pemakaian sepatu hak tinggi yang dialamai oleh hampir 83% wanita berumur 50 – 70 tahun diseluruh dunia, jadi pengujian. Plantar atau telapak kaki merupakan salah satu bagian dari kaki manusia yang berfungsi sebagai bidang tumpu saat berdiri, berjalan, bergerak, maupun hal lainya. Kontak plantar bertemu dengan landasan yang memicu munculnya tekanan diwilayah tertentu. Tekanan pada plantar tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik fungsi kaki. Penelitian ini mengulas tentang pembuatan desain sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan ketinggianya dan juga menganalisis distribusi tekanan telapak kaki subject saat menggunakan hasil prototipe dari sepatu tersebut, metode pengukuran distribusi tekanan telapak kaki pada sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan menggunakan alat FSR 400 yang berada di lab shoes orthotic Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Pada pengukuran ini untuk posisi FSR terletak pada bagian diatas mika berbentuk mengikuti pola alas sepatu bagian depan (metatarsal) dan bagian belakang (heel) dengan jumlah masing-masing 4 di bagian depan kaki dan 5 buah di bagian belakang kaki. Pembuatan prototipe adjustable shoes pada penelitian ini telah berhasil dengan menerapkan sistem penambahan tinggi hak secara bertahap dengan masing-masing penambahan memiliki tinggi 1.5 cm dan untuk sistem penguncinya menggunakan sistem kancing knop. Subject yang di uji distribusi tekanan telapak kaki merupakan mahasiswi Teknik Mesin Undip dengan ukuran sepatu 39 umur 20, TB 159cm, dan BB 45kg, Hasil dari pengujian menerangkan bahwa hasil penelitian telah sesui dan selaras dengan teori lee yung-hui yang mengatakan bahwa terjadi pengurangan tekanan seiring dengan kenaikan heel height. 
STUDI NUMERIK PERFORMA HIDRODINAMIKA PONTOON PESAWAT TERBANG AMFIBI BERKAPASITAS 17 PENUMPANG Rahmanu, Zakaria; Yohana, Eflita; Tauviqirrahman, Mohammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau dan 77% wilayahnya berupa lautan. Konektivitas antar pulau di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas demi berkembangnya kegiatan pariwisata, edukasi, serta kesehatan. Pesawat menjadi moda transportasi paling efisien dalam hal waktu untuk konektivitas ribuan pulau di Indonesia. Namun, infrastruktur di Indonesia masih belum merata dengan keberadaan landasan pacu yang menjadi kendala bagi pesawat. Pesawat amfibi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas di wilayah kepulauan Indonesia karena kemampuannya yang dapat lepas landas dan mendarat di darat maupun permukaan air. Untuk dapat mengapung di permukaan air, terdapat pontoon pada pesawat amfibi. Pontoon pada pesawat amfibi sangat krusial karena kompleksitas aliran yang ditimbulkan ketika bergerak di permukaan air. Analisis dengan komputasi dinamika fluida digunakan untuk menganalisis karakteristik pontoon yang berupa resistansi dan pola aliran. Massa total pesawat amfibi divariasikan untuk dianalisis pengaruhnya terhadap resistansi dan pola aliran yang terjadi. Semakin berat massa total pesawat amfibi, maka kedalaman tenggelam (draught) dari pontoon akan semakin dalam. Hal ini mengakibatkan permukaan sentuh antara dinding pontoon dengan air semakin luas dan resistansi semakin besar.
SIMULASI NUMERIK PENGARUH SUSUNAN CONVEX DELTA WINGLET VORTEX GENERATOR TERHADAP KRITERIA EVALUASI KINERJA ALIRAN UDARA DALAM SALURAN Munte, Yogi Ananda Wibawa; Yunianto, Bambang; Syaiful, Syaiful
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan vortex generator dalam meningkatkan efisiensi perpindahan panas telah menjadi perhatian utama dalam penelitian terkini. Maka dari itu, penelitian ini dilaksanakan untuk menginvestigasi dampak penggunaan convex delta winglet vortex generators (CxDWPs VGs) terhadap karakteristik evaluasi kinerja pada aliran udara dalam saluran persegi empat. Melalui pendekatan simulasi numerik, berbagai variasi jumlah dan konfigurasi VGs, termasuk pengaturan CxDWPs dan PCxDWPs dengan satu, dua, dan tiga pasang VGs, dieksplorasi dalam susunan in-line maupun staggered. Uji coba dilakukan dengan memvariasikan kecepatan aliran udara dari 0,4 m/s hingga 2 m/s, dengan interval 0,2 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tiga pasang CxDWPs memberikan kriteria evaluasi kinerja tertinggi, mencapai nilai 1,38. Selain itu, pemasangan CxDWPs dalam susunan staggered menunjukkan peningkatan perpindahan panas yang signifikan, dengan lonjakan mencapai 64,9% dibandingkan dengan baseline.
ANALISIS KETIDAKPASTIAN STUDI EKSPERIMEN PENINGKATAN PERPINDAHAN PANAS MENGGUNAKAN DELTA WINGLET VORTEX GENERATOR DENGAN BERBAGAI ASPEK RASIO DI DALAM SALURAN Maulana, Rafif; Syaiful, Syaiful; Yunianto, Bambang
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa ketidakpastian data digunakan pada pengukuran kuantitatif dengan menggunakan alat ukur. Hal ini dikarenakan pengukuran data dalam jumlah banyak akan menyebabkan  terjadinya penyimpangan.  Penyimpangan dalam pengukuran didefinisikan sebagai perbedaan antara nilai sebenarnya dengan nilai terukur. Analisis ketidakpastian yang solid memiliki dampak yang signifikan terhadap interpretasi dan akplikaisbilitas terhadap hasil studi eksperimen yang dilakukan. Efek dari penyimpangan akan menyebabkan terjadinya ketidakpastian terhadap hasil pengukuran. Makalah ini berfokus pada perhitungan ketidapastian pada concave delta winglet vortex generator (CDWVG) di saluran persegi. Metode prhitunnga yang akan digunakan untuk mengethaui penyimpangan yang terjadi  adalah mean, standart deviation of the mean, dan overall error.
PENGARUH VARIASI SUHU KARBONASI PADA SINTESIS DAN KARAKTERISASI PRECIPITATED CALCIUM CARBONATE (PCC) DARI LIMBAH ASBUTON DENGAN PELARUT H2SO4 DENGAN METODE KARBONASI MENGGUNAKAN AMONIUM BIKARBONAT (NH4HCO3) Reswara, Ghani Widyatna; Bayuseno, Athanasius Priharyoto; Ismail, Rifky
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal buton (Asbuton) merupakan salah satu sumber daya alam di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, asbuton mengandung mineral kalsium yang dapat dimanfaatkan salah satunya menjadi Precipitated Calcium Carbonate (PCC). PCC adalah bahan yang berguna di bidang industri. Limbah asbuton mengandung sekitar 25,5% Ca yang berpotensi sebagai bahan dasar pembuatan PCC. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana proses pembuatan PCC dan karakteristik PCC berbahan dasar limbah asbuton. Penelitian ini menggunakan metode pH-swing dengan asam sulfat (H2SO4) sebagai pelarut dan basa amonium hidroksida (NH4OH) sebagai peningkat pH larutan. Amonium bikarbonat (NH4HCO3) digunakan sebagai sumber CO3 dalam proses karbonasi. Produk sintesis PCC kemudian diuji XRD, FTIR, dan SEM dengan tujuan memperoleh persentase kristalinitas, struktur, ukuran, wavenumber, dan morfologi kristal PCC. Metodologi penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan analisis data yang bersifat kuantitatif/statistik. Sintesis PCC dilakukan dengan mencampurkan limbah asbuton terkalsinasi selama 5 jam pada suhu 900°C dengan asam sulfat dan amonium hidroksida untuk menghasilkan kalsium hidroksida (Ca(OH)2). Selanjutnya, Ca(OH)2 dicampurkan dengan NH4HCO3 dengan variasi suhu karbonasi 30℃, 50℃, dan 70℃. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa dengan meningkatnya suhu karbonasi, terjadi peningkatan pada volume kristal dan persentase kristalinitas kalsit. Pada pengujian FTIR, terdeteksi adanya gugus Ca-O dan C-O, dengan puncak wavenumber yang mengindikasikan dominasi kristal kalsit dan sedikit vaterit, tanpa adanya kristal aragonit pada semua variasi suhu karbonasi. Analisis SEM menunjukkan bahwa morfologi kalsit (kubus), meningkat seiring dengan kenaikan suhu karbonasi. PCC dengan suhu karbonasi 70℃ merupakan PCC yang paling optimal untuk memenuhi standar ISO 3262-2:1998.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue