cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
OPTIMASI DESAIN SWINGARM TIPE MONOSHOCK DUA LENGAN DENGAN SOFTWARE SOLIDWORKS Ardjuna, Bagus; Setiyana, Budi; Haryanto, Ismoyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan kendaraan yang banyak digunakan terutama oleh negara berkembang di Asia. Perkembangan dalam perancangan otomotif pada saat ini sangat kompetitif contohnya dalam perancangan sebuah lengan ayun (swingarm) yang digunakan pada motor performa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi desain dari sebuah swingarm tipe monoshock dua lengan sehingga menghasilkan massa minimum namun tetap memenuhi faktor keamanan. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan optimasi topologi sebagai profil model acuan awal yang kemudian disempurnakan dengan pemodelan ulang menggunakan software Solidworks 2022. Model swingarm mula-mula diuji statik dengan mengaplikasikan beban sesuai perhitungan dan diagram benda bebas pada swingarm. Kemudian dioptimasi dengan menentukan batasan faktor keamanan sebesar 1,7 yang bertujuan untuk mengurangi massa swingarm hingga minimum. Material swingarm yang digunakan adalah Aluminium 6061-T6 dengan kekuatan luluh sebesar 275 MPa. Uji statik pada swingarm hasil optimasi menunjukkan tegangan maksimum sebesar 102 MPa dengan faktor keamanan sebesar 1,9. Massa akhir hasil optimasi berkurang sebesar 30% dari semula 3,96 kg menjadi 2,76 kg.
PENGARUH PERSENTASE SERBUK POLIMER BIODEGRADABLE POLYLACTIC ACID (PLA) TERHADAP DENSITAS CAMPURAN POLICAPROLACTONE (PCL) MENGGUNKAN METODE SOLVENT CASTING Hanif, Dimas Naufal; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan fraktur yang lama dipengaruhi oleh trauma, resorpsi, dan patologi tulang. Masalah tambahan timbul dengan penggunaan implan logam yang tidak terurai alami, memerlukan prosedur tambahan untuk pengangkatan, meningkatkan risiko infeksi, komplikasi, dan memperpanjang waktu pemulihan. Solusi yang dikaji adalah penggunaan bahan biodegradable seperti polimer Polylactic Acid (PLA) - Polycaprolactone (PCL) untuk memperbaiki dan fiksasi tulang, yang dapat mengurangi risiko komplikasi dan infeksi serta mempercepat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pada persentase pada serbuk PLA terhadap laju degradasi campuran PCL dengan menggunakan metode solvent casting. Proses pembuatan spesimen uji dalam penelitian ini menggunakan metode solvent casting dengan mencampur PLA dan PCL menggunakan pelarut acetone. Komposisi PLA-PCL yang digunakan adalah 10 PLA : 90 PCL, 30 PLA : 70 PCL, dan 50 PLA : 50 PCL. Spesimen kemudian dikarakterisasi melalui pengujian densitas dengan merendamnya dalam infus NaCl 0,9%. Hasil pengujian densitas menunjukkan bahwa komposisi 50 PLA : 50 PCL memiliki densitas tertinggi, yaitu 0,97 gr/cm³. Pada pengujian degradasi, komposisi 10 PLA : 90 PCL memiliki tingkat degradasi tertinggi.
PREDIKSI REMAINING USEFUL LIFE (RUL) PADA JET ENGINE SEBAGAI UPAYA PREDICTIVE MAINTENANCE BERBASIS MACHINE LEARNING Sajiwo, Bagus; Prahasto, Toni; Widodo, Achmad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Predictive maintenance adalah pendekatan revolusioner dalam pemeliharaan industri yang bertujuan untuk mengurangi kerusakan mesin yang tidak terduga dan mengoptimalkan waktu pemeliharaan. Jet engine adalah komponen kunci dalam industri penerbangan yang memerlukan pemeliharaan yang tepat waktu untuk menjaga keandalan dan keamanan operasional.. Kerusakan pada mesin jet adalah isu kritis dalam industri penerbangan.. Salah satu tantangan utama dalam pemeliharaan mesin jet adalah memprediksi kapan komponen atau sistem akan mengalami kerusakan sehingga pemeliharaan dapat dilakukan sebelum terjadinya kegagalan yang tidak terduga. Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan mesin jet, penelitian ini fokus pada penggunaan teknik machine learning untuk memprediksi Remaining Useful Life (RUL) jet engine. Penelitian ini menggunakan dataset yang mencakup data operasional mesin jet dan pembacaan sensor dari NASA Turbofan Jet Engine. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang mempengaruhi RUL jet engine  dengan metode feature selection. Tiga model klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah K-Nearest Neighbors (KNN), Support Vector Machine (SVM), dan Random Forest. Model-model ini dilatih menggunakan data historis dan diuji pada data tes untuk mengetahui seberapa akurat model prediksi RUL terhdadap RUL aktual. Evaluasi kinerja model-model ini dilakukan dengan menggunakan metriks R2 dan RMSE. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga dalam pemeliharaan prediktif mesin jet dan menunjukkan manfaat signifikan dari penerapan machine learning dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan pesawat.
RANCANG BANGUN OTOPET LISTRIK RODA TIGA UNTUK TENAGA MEDIS DI RUMAH SAKIT Rahmadi, Kristian Jati; Munadi, Munadi; Paryanto, Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luasnya bangunan rumah sakit menjadi salah satu faktor kelelahan bagi para tenaga medis yang bertugas memeriksa pasien di sejumlah ruangan. Para tenaga medis yang bekerja memeriksa pasien pada ruangan-ruangan berbeda memiliki potensi kelelahan kerja yang cukup serta, terlebih bagi para tenaga medis yang sudah memasuki usia 60 tahun. Hal itu dapat diminimalisir dengan adanya kendaraan sederhana dan ramah lingkungan yang digunakan di dalam ruangan. Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan rancangan serta produk yang dapat digunakan untuk transportasi para tenaga medis. Otopet ini dibuat sesuai dengan kebutuhan penggunanya, yaitu dengan kemudahan berkendara, stabilitas tinggi, kemudahan dalam manufer, dan kenyamanan yang cukup, serta kekuatan yang maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan memahami kebutuhan pengguna yang kemudian diwujudkan ke dalam sebuah rancangan produk berupa otopet. Perancangan produk dimulai dari pembuatan desain, simulasi pembebanan dan sampai pada pengujian langsung. Alat transportasi yang dibuat, mampu memenuhi beberapa kriteria kebutuhan pengguna, seperti untuk kriteria kemudahan berkendara dikemas ke dalam bentuk otopet yang sederhana seperti sepeda yang mudah dikendarai. Kemudian kriteria stabilitas yang tinggu diwujudkan dengan penggunaan roda tiga pada otopet ini, untuk mendukung manufer yang mudah, otopet ini dilengkapi dengan pengatur gerak maju dan mundur. Kriteria kenyamanan juga dapat terpenuhi melalui hasil posisi duduk yang. Otopet ini dilengkapi dengan pengujian safety factor yang mendapatkan nilai 1,5 membuat produk ini memenuhi kriteria kekuatan.
PERANCANGAN SISTEM HEAT EXCHANGER TIPE FINNED TUBE DENGAN FLUIDA R-134a MENGGUNAKAN SOFTWARE ENGINEERING EQUATION SOLVER Ramadhani, Fajar; TK, Berkah Fajar; Rozi, Khoiri
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heat exchanger adalah alat penukar kalor yang berfungsi untuk mengubah temperatur dan fasa suatu jenis fluida. Proses tersebut terjadi dengan memanfaatkan proses perpindahan kalor dari fluida bersuhu tinggi menuju fluida bersuhu rendah. Perancangan heat exchanger diperlukan untuk mendapatkan sebuah dimensi heat exchanger sesuai dengan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang heat exchanger dengan jenis finned tube yang dapat diaplikasikan pada sistem pendingin dan sesuai dengan parameter yang akan dirancang. Fluida kerja yang digunakan adalah R-134a. Metode yang digunakan adalah dengan simulasi numerik dengan bantuan perangkat lunak Engineering Equation Solver. Persamaan yang digunakan akan diinput kedalam perangkat lunak EES. Dari hasil pembahasan dengan input udara lingkungan dan temperatur fluida yang ditentukan didapatkan dimensi dari kondensor dan evaporator. Pada kondensor didapatkan dimensi berupa total panjang tabung yaitu 30,034 m, total jumlah tabung yaitu 39 tabung, dan luas total perpindahan panas pada kondensor sebesar 10,0191 m2. Pada evaporator didapatkan dimensi berupa total panjang tabung yaitu 30,474 m, total jumlah tabung yaitu 40 tabung, dan luas total perpindahan panas pada evaporator sebesar 10,2531m2.
Analisis Dinamika Kendaraan Mobil Antawirya Pada Saat Cornering Haryanto, Aris; Setiyana, Budi; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil saat ini menjadi alat transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat umum. Produsen mobil saat ini yang terus mengembangkan performa mesin dan desain agar selalu dalam kondisi aman dan nyaman pada saat dikendarai terutama didalam ruang kemudi agar minim terjadi kecelakaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan yaitu mengalami slip condition pada saat kendaraan melakukan cornering. Pentingnya faktor keamanan dan keselamatan kendaraan mobil. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan variasi radius putar dan kecepatan yaitu radius 10 m, 15 m, dan 20 m sedangkan variasi kecepatan 20 km/h, 30 km/h, 40km/h. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah mobil Antawirya Undip. Pengujian constant speed dan constant radius tertentu mendapatkan kondisi dinamik dari mobil antawirya yang terdiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan aman maksimum dengan radius 10 m yaitu 30 km/h, radius 15 m adalah 30 km/h dan pada radius 20 m yaitu 40 km/h.
PENGARUH PERSENTASE FLAKE POLYLACTIC ACID (PLA) TERHADAP DENSITAS CAMPURAN BIODEGRADABLE POLYMER PLA DENGAN POLYCAPROLACTONE (PCL) MENGGUNAKAN METODE SOLVENT CASTING Hanifa, Kana; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan biodegradable polymer seperti Polylactic Acid (PLA) dan Polycaprolactone (PCL) dapat menjadi solusi potensial untuk mengatasi kelemahan penggunaan implant logam dalam kasus fraktur. Polymer ini dapat terurai dalam tubuh sehingga tidak memerlukan prosedur tambahan, serta mendukung penyembuhan tulang secara bertahap yang dapat mengurangi risiko patah kembali setelah implant diangkat. PLA dikombinasikan dengan PCL untuk mencapai kombinasi optimal dalam mengontrol laju degradasi dan karakteristik mekanik, dengan modifikasi bentuk PLA dari pelet menjadi flake untuk meningkatkan kekuatan campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan laju degradasi yang optimal berdasarkan komposisi dari flake PLA dan PCL guna menghasilkan produk yang mampu membantu penyembuhan tulang secara efektif dan dapat terurai alami dalam tubuh. Metode solvent casting digunakan dalam pembuatan spesimen uji pada penelitian ini, dengan mencampurkan flake PLA dan PCL menggunakan acetone sebagai pelarut. Komposisi PLA:PCL yang digunakan adalah 10:90, 30:70, dan 50:50. Spesimen tersebut kemudian dikarakterisasi melalui pengujian densitas dan degradasi dengan merendamnya dalam larutan infus NaCl 0,9%. Hasil pengujian densitas menunjukkan bahwa spesimen dengan komposisi 50 PLA : 50 PCL memiliki densitas hasil pengukuran menggunakan density meter tertinggi, yaitu 0,94 gr/cm3. Densitas hasil perhitungan teoritis tertinggi juga didapatkan pada komposisi tersebut, dengan nilai 1,166 gr/cm3.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI PRECIPITATED CALCIUM CARBONATE (PCC) DARI LIMBAH EKSTRAKSI ASPAL BUTON MENGGUNAKAN PELARUT HYDROCHLORIC ACID (HCl) DENGAN METODE KARBONASI MENGGUNAKAN AMONIUM BIKARBONAT (NH4HCO3) Putra, Mileno Marandria; Bayuseno, Athanasius Priharyoto; Ismail, Rifky
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber kalsium yang banyak diaplikasikan dalam dunia industri adalah Precipitated Calcium Carbonate (PCC). PCC dapat disintesis dari material yang mengandung kalsium, seperti limbah ekstraksi aspal buton. Limbah ekstraksi aspal buton mengandung sekitar 25,5 % Ca, sehingga mempunyai potensi besar sebagai bahan dasar pembuatan PCC. Sintesis PCC menggunakan metode karbonasi, sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah dan polusi CO2. Penelitian sintesis PCC ini menggunakan metode pH-swing dengan asam klorida (HCl) sebagai pelarut dan amonium bikarbonat (NH4HCO3) sebagai sumber CO2 dengan variasi temperatur karbonasi 30℃, 40℃, dan 50℃. Produk sintesis PCC kemudian dilakukan uji XRD, FTIR, dan SEM dengan tujuan memperoleh persentase kristalinitas, struktur, ukuran, wavenumber, dan morfologi kristal PCC. Metodologi peneliti secara kuantitatif dengan metode eksperimen. Proses pembuatan PCC dengan mencampurkan limbah asbuton terkalsinasi durasi 5 jam pada temperatur 900℃ dengan asam klorida dan natrium hidroksida untuk menghasilkan kalsium hidroksida (Ca(OH)2). Selanjutnya, Ca(OH)2 dicampurkan dengan NH4HCO3 dengan parameter variasi temperatur 30℃, 40℃, dan 50℃. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan semakin meningkat temperatur karbonasi maka ukuran rata-rata, serta persentase kristalinitas kalsit mengalami peningkatan. Pada pengujian FTIR menunjukkan adanya gugus CaO dan CO serta puncak wavenumber menunjukkan dominasi kristal kalsit dan vaterite. Hasil pengujian SEM menunjukkan morfologi kalsit (kubus) meningkat seiring dengan bertambahnya temperatur karbonasi. Variasi temperatur karbonasi 50℃ paling optimal untuk memenuhi standar ISO 3262-2:1998.
ANALISIS RELIABILITY KOMPONEN KRITIS MENGGUNAKAN METODE FISHBONE ANALYSIS DAN PROBABILITY PLOT PADA HYDRAULIC DRIVEN AXIAL PUMP 1000 LPS Lie, Calvin; Haryadi, Gunawan Dwi; Umardani, Yusuf
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan suatu fenomena yang merupakan akibat dari luapan air sungai maupun air laut karena hujan deras ataupun kiriman dari daerah lain yang dapat menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat. Mitigasi bencana banjir dilakukan guna mencegah dan mengurangi dampak dari bencana banjir dengan melakukan instalasi pompa di daerah titik-titik rawan banjir. Rumah Pompa Banjardowo, Kota Semarang memiliki tiga unit pompa berjenis Hydraulic Driven Axial Pump dengan kapasitas 1000 liter per detik. Hydraulic Driven Axial Pump merupakan suatu bentuk sistem hidrolik yang merupakan pompa aliran aksial yang putaran propeller-nya berasal dari putaran motor hidrolik, dimana motor hidrolik ini bergerak karena kerja dari Hydraulic Power Unit (HPU). Agar performa dan umur pompa dapat terjaga maka diperlukan perawatan/maintenance secara periodik sehingga tidak mengganggu kegiatan operasional. Keandalan/reliability dapat menjadi acuan dalam membuat sistem maintenance yang baikk. Adapun keandalan didapatkan dengan menggunakan probability plot dan fishbone analysis untuk menentukan penyebab kerusakan dari komponen kritis. Hasil yang didapat dari analisis tersebut adalah lima komponen kritis dengan nilai MTTF dan reliability sebagai berikut: Hose – AP.600.83 adalah 56,6% pada 762,738 jam, Hose – AP.600.87 adalah 47,0% pada 736,693 jam, Hose – AP.600.84 adalah 60,6% pada 661,310 jam, Hose – AP.600.85 adalah 48,0% pada 738,435 jam, dan Hose – AP.600.86 adalah 48,6% pada 718,187 jam. Kemudian periodic maintenance disusun berdasarkan data tersebut.
ANALISIS DEFORMASI DAN TEGANGAN PADA FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK HEPTAGON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Kristiyanto, Dionysius Abdi; Widodo, Achmad; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api berkecepatan tinggi, dirancang untuk kecepatan, efisiensi, penghematan energi, keamanan dan kenyamanan, memberi vitalitas pada transportasi kereta api tradisional. Transportasi kereta api telah memasuki era kecepatan tinggi. Rem merupakan komponen penting yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju kereta api. Prinsip kerja dari rem yaitu adanya gesekan antarapiringan dengan kampas rem pada saat kedua komponen ini berkontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total deformasi dan tegangan ekuivalen yang terjadi pada friction block kereta api cepat menggunakan metode elemen hingga. Dalam penelitian ini terdapat dua alat penting untuk menjalankan penelitian ini. Pertama adalah perangkat lunak (software) yang menjadi alat utama untuk menjalankan penelitian ini, Kedua adalah perangkat keras (hardware) yang menjalankan parangkat lunak yaitu komputer. Penelitian ini menggunaan friction block berbentuk heptagon dengan variasi sudut pemasangan 0o, 15o, 30o, 45o. Hasil dari simulasi menunjukan keausan di tepi depan dekat dengan friction block. Hasil total deformasi untuk sudut 0o adalah 0,00046 mm, sudut 15o adalah 0,00035 mm, sedangkan untuk sudut 30o adalah 0,00040 mm, dan untuk sudut 45o adalah 0,00036 mm. Hasil dari simulasi menunjukan nilai tegangan ekuivalen untuk sudut 0o adalah 1,48 MPa. sudut 15o adalah 1,33 MPa, sedangkan sudut 30o adalah 1,40 MPa, dan untuk sudut 45o adalah 1,35 MPa.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue