cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 1,563 Documents
Hubungan Terpaan Berita Korupsi Juliari Batubara dan Tingkat Kepuasan Pada PDI Perjuangan Dengan Loyalitas Konstituen PDI Perjuangan Alya Nur Hana; Lintang Ratri Rahmiaji; Adi Nugroho
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In December 2020, there was a lot of discussion about the Covid-19 Bansos corruption case that dragged Juliari Batubara's name as the minister of social affairs of the Republic of Indonesia who is also part of the PDI Perjuangan. On the basis of this act, Juliari was sentenced to 12 years in prison. Political parties are institutions that get a low level of satisfaction from the community, political parties are considered unclean and oriented to self-interest or class. Although many PDI Perjuangan cadres are corrupt, and the public is dissatisfied with the existence of political parties, the position of PDI Perjuangan is still strong and dominated, this is seen in the results of the 2020 election where PDI Perjuangan became the most widely chosen party. The purpose of this study is to find out the correlation between the exposure of news about the corruption of Juliari Batubara with the loyalty of PDI-Perjuangan constituents and also the correlation between the level of satisfaction in the political party and the loyalty of PDI-Perjuangan constituents. This research is an explanatory quantitative research with a positivistic paradigm guided by Social Cognitive Theory and the integration between Satisfaction Theory – Loyalty and Hope Confirmation Theory. The correlation test uses Kendall Tau with the help of SPSS version 26 with nonprobability sampling techniques precisely using purposive sampling. This study was followed by 60 PDI Perjuangan voters in Central Java who had been exposed to news of Juliari Batubara corruption at least twice. The results showed that there was no correlation between the exposure of juliari Batubara corruption news (X1) and the loyalty of PDI Perjuangan (Y) constituents because the significance figure was 0.796. On the other hand, there is a correlation between satisfaction in PDI Perjuangan (X2) and the loyalty of PDI Perjuangan constituents (Y) with a significance of 0,000, the strength of the correlation is very strong, and the direction of the correlation between the variables of satisfaction and loyalty is positive or directly proportional.
ANALISIS STRATEGIS PUBLIC RELATIONS ZENIUS DALAM UPAYA MEMBANGUN BRANDING SEBAGAI PLATFORM MITRA BELAJAR DARING Khansa Faadilah; Agus Naryoso; Joyo Nur Suyanto Gono
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zenius merupakan salah satu platform edukasi berbasis teknologi (edtech) pionir di Indonesia. Akan tetapi, Zenius masih kalah dengan start up edtech lainnya yaitu Ruangguru dalam hal pendanaan, jumlah pengguna, dan jumlah unduhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Public Relations Zenius dalam upaya membangun branding sebagai platform mitra belajar daring dengan menggunakan empat langkah Public Relations menurut Cutlip, Center, dan Broom. Hal tersebut meliputi aktivitas riset, perencanaan program, implementasi komunikasi, serta evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Terdapat tiga teori yang digunakan yaitu Teori Integrasi Informasi, Excellence Theory of Public Relations, dan Teori Manajemen Impresi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan wawancara dengan dua informan yang merupakan Public Relations Zenius. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu Public Relations Zenius melakukan tahap riset yang tergolong dalam secondary research secara terbatas, yakni dengan metode desktop research untuk membuat PR plan. Tahap perencanaan program yang mencakup penentuan peran Public Relations dalam membangun dan menjaga reputasi Zenius, penetapan goals yaitu menjadi top of mind dalam sektor edtech dan beberapa objective yang disesuaikan dengan business unit, stakeholders, dan target audiensnya, serta penyusunan strategi dengan menempatkan diri sebagai jurnalis, guna mendapat publisitas optimal. Tahap implementasi komunikasi dilakukan dengan menetapkan taktik sesuai strategi yang berfokus pada media, yaitu pengelolaan hubungan dengan media dan taktik-taktik yang dilakukan di media (news media) sehingga memiliki karakteristik yang paling sesuai dengan Public Information Model yang berfokus pada penyebaran informasi untuk meningkatkan awareness. Pada tahap evaluasi, Public Relations Zenius telah melakukan level preparation evaluation, implementation evaluation namun belum melakukan level ketiga yaitu impact evaluation.
HUBUNGAN KUALITAS PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE REALME Hesa Dhiaokto Hasabi; S. Rouli Manalu
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diharapkan melalui penelitian ini, dapat mengidentifikasi hubungan diantara kualitas produk dan citra merek pada keputusan pembelian smartphone Realme. Pada penelitian ini, Lavidge Steiner Model digunakan dalam menjelaskan variabel X1 yaitu kualitas produk terhadap variabel Y yaitu keputusan pembelian dan teori Reasoned Action digunakan untuk menjelaskan variabel X2 terhadap Y. Pada penelitian ini, non-probability sampling akan menjadi teknik untuk mengambil sampel menggunakan purposive sampling. Sedangkan target yang ingin diteliti adalah masyarakat Kota Semarang yang memiliki smartphone Realme dengan rentang usia antara 17-35 tahun. Sedangkan, analisis yang dipergunakan yaitu regresi linear sederhana untuk menguji keduanya. Hasil uji membuktikan bahwasanya adanya hubungan diantara variabel kualitas produk dan keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000 dan variabel citra merek juga menunjukkan adanya hubungan terhadap keputusan pembelian dengan signifikansi 0,000.
Pembuatan Web Series “WFH: Webseries From Home” Bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang Nadya Nadya; Nurul Hasfi
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat situasi pandemi Covid-19, Pemerintah menjadi garda terdepan untuk berbagai penyelesaian pandemi termasuk juga informasi pandemi Covid-19 bagi masyarakat Indonesia. Pandemi Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2020 membuat banyak sekali perubahan dalam kehidupan sosial. Kebiasaaan-kebiasaan yang pada akhirnya tidak dapat dilakukan terlebih dahulu, seperti berkerumun dan pembatasan-pembatasan bersosial tentunya menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat luas. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Semarang pada bagian Dinas Komunikasi dan Informatika berupaya untuk selalu memberikan informasi yang fresh dan akurat mengenai pandemi Covid-19. Dalam berjalannya waktu, perlunya dilakukan pembaharuan dalam proses penyampaian informasi untuk dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat dalam menerima informasi tersebut. Kemajuan teknologi yang ada pada saat ini merupakan hal yang dapat menolong namun juga perlu dengan keawasan dalam menggunakannya, terlebih dalam situasi dan kondisi yang tidak biasa. Pandemi Covid-19 membuat banyak sekali misinformasi yang terjadi ditengah masyarakat. Hal ini perlu sekali menjadi concern bagi seluruh pihak, juga Pemerintah. Karya Bidang ini selaras dengan tujuan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang dalam memberikan informasi dan arahan terkait dengan pandemi Covid-19 dengan bentuk media yang lebih baru. Karya Bidang ini merupakan hasil dari mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro yang bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang. Karya Bidang ini berbentuk Webseries dengan Judul “WFH: Webseries From Home” dan diupload dalam laman Youtube Semarang Pemkot, youtube channel milik Pemerintah Kota Semarang. Dalam prosesnya, penulis mempunyai beberapa jobdesk dari pembuatan Webseries From Home, diantaranya, Produser, Sutradara, Penulis Naskah, Director of Photography dan Editor Video. Dikerjakan dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun, Webseries From Home telah rilis sebanyak 20 episode dalam 2 seasons. Dalam setiap episodenya Webseries From Home mempunyai durasi sekitar 15 menit sampai dengan 20 menit. Tema yang diangkat dalam Webseries From Home tentunya bermacam-macam dengan dikaitkan mengenai situasi Pandemi Covid-19.
Potret Figur Publik Sebagai Korban COVID-19 di Media Online Detik.com Rafika Thalia Utami; Nurul Hasfi
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini informasi yang diperoleh dari media online cukup beragam dimana terdapat sumber-sumber krusial yang bersifat memikat serta kredibel untuk dikonsumsi public, secara berkesinambungan hal ini yang mengakibatkan adanya pembetuk opini public sehingga berpengaruh terhadap pergesaran minat untuk membaca informasi dari media cetak seperti Koran, majalah dan artikel sehingga berubah menjadi media online seperti, Detik.com. Secara berkesinambungan, para jurnalistik mengkhawtirkan adanya berita atau informasi hoax kepada penerima pesan dikarenakan kemudahan aksesn informasi yang diikuti oleh kemajuan teknologi. Ditambah lagi adanya kasus COVID-19, informasi terkait hal ini disebarkan dengan luas kepada publik, sehingga dapat mempengaruhi persepsi dan tindakan strategis dari masyarakat selama masa pandemi. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka peneliti melakukan penelitian di media DetikNews.com. Kemudian, muncul pertanyaan, bagaimana Framing yang dilakukan oleh media online Detik terhadap pemberitaan korban COVID-19 khususnya public figure di Indonesia? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model deksriptif. Model deskriptif ditujukan untuk mengumpulkan informasi actual secara rinci yang mengidentifikasikan masalah, membuat perbandingan atau evaluasi, dan menganalisis praktekpraktek yang berlaku dalam penelitian. Selanjutnya, teori yang digunakan peneliti adalah teori konstruksi sosial dengan menggunakan konsep analisis framing, model Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Pada dasarnya analisis framing digunakan untuk menganalisis bagaimana media membingkai fakta mengenai korban COVID-19 dalam sebuah berita. Selain itu, dapat mengetahui apakah berita sudah ideal sebagai orientasi kepentingan masyarakat. Peneliti menemukan empat unsur utama, yaitu unsur struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris. Pertama, dalam penulisan berita terdapat bagian yang penting dalam menyampaikan informasi yaitu lead, ini merupakan bagian berdasarkan faktafakta dari tubuh berita dimana berita COVID-19 ditunjukkan dengan framing negative pada masyarakat, kedua, kurangnya kelengkapan unsur 5W+1H, sehingga penerima informasi public terjadinya kesalahpahaman terhadap suatu peristiwa. Ketiga, adanya konotasi berita yang netral dan cenderung positif, namun terdapat keberimbangan negative pada korban COVID-19. Keempat, penyajian gambar dalam berita tidak diambil peristiwa sebenarnya, sehingga dapat menggiring opini public kea rah lebih positif pada kasus COVID-19.
KRISIS KOMUNIKASI DI TINGKAT ORGANISASI: ANALISIS POLA KOMUNIKASI KRISIS AIESEC CABANG SEMARANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ignatia Endra Kristianti; Yanuar Luqman; Wiwid Noor Rakhmad
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di masa pandemi, AIESEC cabang Semarang tertimpa rumor di media sosial terkait perekrutan tahun 2020, sehingga situasi krisis komunikasi tersebut perlu diatasi guna menjaga reputasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi krisis yang diterapkan oleh AIESEC cabang Semarang dalam menghadapi krisis komunikasi di masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan metode studi kasus deskriptif, pendekatan kualitatif, dan paradigma interpretif. Teknik yang digunakan adalah wawancara mendalam semi-terstruktur dan teknik analisis pattern matching berdasarkan teori utama yang mencakup Integrated Crisis Management Framework dan Situational Crisis Communication Theory. Analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak berdampak luas pada perilaku publik, namun para pemimpin AIESEC cabang Semarang tetap melakukan evaluasi serta memperbaiki sistem komunikasi organisasi. Kesesuaian pola komunikasi krisis tersebut dapat dilihat dari langkah-langkah preventif organisasi yang sesuai dengan sejumlah pola terkait komunikasi krisis. Kesesuaian pola menunjukkan organisasi ini telah menerapkan langkah evaluasi krisis secara runtut serta meningkatkan hubungan kemitraan, peran, dan sumber daya internal. Upaya tersebut diterapkan melalui peningkatan sistem dan alat komunikasi, khususnya selama perekrutan, uji kelayakan program, dan penyusunan rencana mitigasi risiko. Strategi komunikasi krisis yang diterapkan organisasi adalah strategi bolstering message yang berfokus pada publikasi pesan positif. Keberlanjutan komunikasi organisasi juga dipastikan melalui rutinitas kemitraan dan pengembangan anggota yang terstandardisasi. Simpulan hasil penelitian ini yaitu para aktivis organisasi mampu menerapkan pola komunikasi krisis dan terlibat aktif dalam memperbaiki kualitas komunikasi organisasi. Karena kemampuan menentukkan keputusan strategis dan memodifikasi sistem komunikasi memegang peranan penting, maka teori dalam penelitian ini dikembangkan dengan elemen kapabilitas interaksionisme dan tahap inovasi. Dengan merekomendasikan perluasan media komunikasi organisasi, penelitian ini menyatakan bahwa organisasi dapat mempertahankan reputasinya di masa krisis dengan teroptimalisasinya sistem komunikasi yang memperkuat esensi organisasi.
Hubungan Intensitas Menonton Review Beauty Vlogger dan Intensitas Komunikasi Peer Group dengan Sikap Remaja Menggunakan Produk Kecantikan Thalenta Salsabila; Adi Nugroho; Nurist Surayya Ulfa
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren penggunaan produk kecantikan di indonesia terjadi seiring adanya perkembangan konten review beauty vlogger. Dengan adanya hal tersebut, remaja selalu ingin mengikuti apa yang model tampilkan pada review yang dilihatnya, baik dari cara menggunakan maupun memilih produk kecantikan yang tepat. Sikap menggunakan produk kecantikan yang berlebih pada remaja dapat menimbulkan sumber permasalahan dari aspek psikologis, ekonomi, sosial bahkan normatife. Sikap remaja menggunakan produk kecantikan ini diduga akibat dari beberapa faktor, diantaranya intensitas menonton review beauty vlogger dan intensitas komunikasi peer group. Tujuan penelitian ini guna menjelaskan hubungan antara intensitas menonton review beauty vlogger dan intensitas komunikasi peer group dengan sikap remaja menggunakan produk kecantikan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori pembelajaran kognitif dan teori kelompok rujukan. Teknik pengambilan sampel non random sampling dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel 100 responden dengan kriteria remaja SMP dan SMA berdomisili di Semarang, menonton review beauty vlogger dan pernah menggunakan produk kecantikan. Dalam penelitian ini menggunakan analisis Kendall Tau_b. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukan terdapat hubungan positif antara intensitas menonton review beauty vlogger dengan sikap remaja menggunakan produk kecantikan karena nilai signifikansi menunjukan sebesar 0,011. Sedangkan hasil pengujian hipotesis kedua juga menunjukan terdapat hubungan positif antara intensitas komunikasi peer group dengan sikap remaja menggunakan produk kecantikan karena nilai signifikansi menunjukan sebesar 0,000.
PENGELOLAAN IDENTITAS DALAM RELASI ROMANTIK PENYANDANG DISABILITAS DAN NON DISABILITAS Aurisa Hangesti Putri; Agus Naryoso; Turnomo Rahardjo
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas dalam lingkungan masyarakat masih sering mendapatkan stigma negatif. Adanya stigma negatif ini pada akhirnya membuat non penyandang disabilitas memiliki keengganan dan kecanggungan dalam berinteraksi bersama penyandang disabilitas. Perbedaan identitas antara non penyandang disabilitas dan penyandang disabilitas berpotensi menimbulkan hambatan ketika berhubungan. Meskipun begitu namun masih ditemukan adanya non penyandang disabilitas yang sukses untuk menjalin hubungan romantis bersama dengan penyandang disabilitas hingga dapat mempertahankan pernikahan selama bertahun tahun. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat memahami bagaimana pengalaman non penyandang disabilitas yang menjalin hubungan romantis bahkan hingga melangsungkan pernikahan bersama dengan penyandang disabilitas. Teori yang digunakan adalah Teori Negosiasi Identitas dengan menggunakan teknik pengumpulan data in depth interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan adanya pandangan negatif dari masyarakat dan keluarga terkait dengan keputusan non penyandang disabilitas untuk menjalin hubungan romantic dengan penyandang disabilitas. Proses yang dilakukan untuk dapat mengelola identitas dalam hubungan berjalan alami seiring berjalannya waktu dengan ditunjang oleh 3 kemampuan interkultural yang terdiri dari pengetahuan, mindfulness, dan skill negosiasi. Keberhasilan pengelolaan identitas dalam hubungan ditandai dengan adanya perasaan dipahami, dihormati, dan dihargai oleh masing-masing individu dalam hubungan romantis.
Hubungan Terpaan Promosi Penjualan pada Instagram @Workfoodhappy dan Terpaan Online Customer Review Pada Google Review dengan Keputusan Pembelian di Work Food Happy Café Rafif Ghaffar Radana; Hedi Pudjo Santosa; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya bisnis kafe di Semarang, membuat kafe-kafe di Semarang berlomba untuk meningkatkan daya jualnya. Work Food Happy Café adalah salah satu Café di Semarang yang baru lahir pada 25 Agustus 2020. Untuk menarik konsumen, WFH Café menggunakan promosi penjualan melalui Instagramnya. Selain itu WFH Café menggunakan Google Review untuk wadah para konsumen yang sudah pernah datang untuk mengulas WFH Café. Dalam perjalanannya, WFH Café setiap bulan mengeluarkan promosi penjualan untuk merangsang konsumen agar datang. Begitu juga dengan ulasan yang cukup baik di Google Review. Kedua hal tersebut digunakan untuk meningkatkan konsumen agar datang dan melakukan pembelian di WFH Café serta tercapainya target penjualan yang sudah ditentukan. Tetapi, setelah upaya yang dilakukan oleh WFH Café, penjualan WFH Café terlihat fluktuatif dan di beberapa bulan tidak mencapai target yang sudah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan terpaan promosi penjualan yang dilakukan oleh Work Food Happy melalui Instagram dan terpaan Online Customer Review pada Google Review secara simultan dengan keputusan pembelian di WFH Café. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian eksplanatori. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pria atau wanita dengan usia 21 – 55 tahun yang pernah terkena terpaan promosi penjualan pada akun instagram @workfoodhappy dan pernah membaca Online Customer Review mengenai Work Food Happy café pada Google Review. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sample non-probabililty melalui purposive sampling dengan jumlah responden 100 orang. Teori yang digunakan adalah Elaboration Likelihood Model. Hasil Uji Hipotesis menggunakan korelasi ganda melalui aplikasi SPSS menunjukan bahwa adanya hubungan yang positif antara terpaan promosi penjualan pada instagram @workfoodhappy dan terpaan Online Customer Review pada google review dengan keputusan pembelian, dikarenakan nilai signifikansinya sebesar 0,038 serta mendapatkan koefisien korelasi sebesar 0,243 yang berarti memiliki keeratan yang lemah.
Kredibilitas Tokoh Ulama Dalam Mengedukasi Masyarakat Bukittinggi Tentang Bahaya Covid-19 Amelia Monica; Agus Naryoso; Turnomo Rahardjo
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kredibilitas tokoh ulama dimata masyarakat Bukittinggi sebagai sumber informasi dalam edukasi bahaya Covid19. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini didukung oleh source credibility theory serta teori kompetensi komunikasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat orang jamaah yang berdomisili di Bukittinggi yang pernah mengikuti kajian terkait bahaya Covid-19. Komunikasi dakwah yang dilakukan oleh beberapa oknum ulama di tengah wabah Covid-19 ini ada yang di luar out of role mereka, hal ini ditunjukkan dengan adanya dari mereka yang tidak menunjukkan dukungan nya terhadap kebijakan pemerintah untuk selalu menerapkan protocol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah kesehatan maupun WHO demi keselamatan umat. Melalui penelitian ini di temukan bahwa kredibilitas ulama sebagai corong komunikasi mempunyai penilaian masing-masing dimata jamaah. Menurut para informan, ulama yang mereka ikuti sebagai komunikator dakwah yang membahas bahaya Covid-19 menjelaskan dalil Alqur’an dan hadist Rasullah maupun sahabat terkait wabah ini. Tidak hanya itu ulama juga menyampaikan bahwa wabah yang terjadi sekarang ini (Covid-19) bukan hanya terjadi sekarang saja, tetapi juga pernah terjadi pada zaman Rasullah yang disebut dengan wabah Thaun. Penyampaian ulama juga menyesuaikan dengan budaya setempat hal ini agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh jamaah nya. Logika dalam berdakwah yang dibangun pun juga didukung dengan data-data dari pemerintah setempat serta penelitian-penelitian tentang bahaya Covid-19 yang pernah dilakukan. Hasil penelitian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa tokoh ulama yang kredibel akan membuah kepercayaan komunikan untuk mengikuti anjuran yang disampaikan, hal ini mempengaruhi keberhasilan dalam berpidato.