cover
Contact Name
Mega Puspita
Contact Email
megapuspita@ft.unsri.ac.id
Phone
+6282176926618
Journal Mail Official
j.pertambangan@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar, Kec.Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERTAMBANGAN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 25491008     DOI : https://doi.org/10.36706
Core Subject :
Jurnal Pertambangan is intended for researchers from the field of mining. Contributed articles may be focused on the field of mining both minerals and energy (coal, oil, gas, and also geothermal). The scope of journal covers all aspects of exploration, operation-production, occupational health and safety (K3), mining environment, reclamation, post-mining activities, community development and empowerment in mining areas.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAERAH ALIRAN SUNGAI BATANG MERANGIN, KABUPATEN MERANGIN, JAMBI Febrina, E.; Mayasari, E. D.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i4.968

Abstract

Sungai Batang Merangin terletak di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Sungai Batang Merangin memiliki morfologi dataran rendah hingga perbukitan rendah dengan sungai yang berkelok-kelok (meander) dan dikontrol oleh Formasi Mengkarang (Pm). Bentuk kelokan sungai pada daerah penelitian dikontrol oleh beberapa faktor geologi seperti proses sedimentasi dan perubahan iklim. Faktor sedimentasi merupakan pengaruh yang berasal dari internal sedangkan perubahan iklim merupakan pengaruh dari eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometri Sungai Batang Merangin dari proses sedimentasi yang dilakukan dengan cara membandingkan dan mengaitkan perubahan dari morfometri sungai pada tahun 1988 dan 2021. Proses perubahan morfometri sungai dianalisis menggunakan metode penginderaan jauh berupa data landsat. Terdapat dua belas (12) segmen pengamatan yang didominasi oleh tipe perubahan simple dibandingkan tipe combination. Jenis perubahan meander simple didominasi oleh extension dan translation. Sedangkan tipe combination sangat jarang terjadi dari tahun 1988 hingga 2021 dimana hanya empat (4) kasus tipe combination yang terdiri dari tiga (3) tipe combination antara extension dan translation dan satu (1) tipe combination translation dan rotation.
ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA TERHADAP LOSSTIME UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI LIMESTONE CRUSHER VI PT SEMEN PADANG Putri, MM.; Octova, A.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i4.972

Abstract

PT Semen Padang merupakan perusahaan pertambangan batu kapur dengan metode penambangan terbuka. Reduksi batu kapur dilakukan pada unit crusher yang saat ini aktif yaitu Limestone Crusher VI. Ketercapaian produksi batu kapur tahun 2021 pada bulan Julidalah 64,6%, pada bulan Agustus 65% dan pada bulan September 62,7% dari target yang ditetapkan. Sedangkan ketercapaian target dari jam kerja efektif tahun 2021 adalah 76,7% pada bulan Juli, 78,1% pada bulan Agustus dan 73,8% pada bulan September. Tidak tercapainya target produksi disebabkan adanya loss time yang menyebabkan waktu kerja menjadi berkurang. Untuk itu, penulis melakukan analisis regresi linear berganda sebagai metode untuk meminimalisir waktu hambatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah memaksimalkan waktu kerja efektif supaya jumlah produksi yang didapatkan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh perusahaan. Adapun model regresi yang didapatkan adalah Y = 39654,54 - 1645,64 X1 - 1517,85X2. Rekomendasi waktu hambatan ditilik dari waktu delay dengan asumsi bahwa waktu delay merupakan parameter waktu yang dapat dihindari sedangkan waktu idle adalah waktu yang tidak dapat dihindari oleh manusia. Adapun jumlah waktu hambatan rekomendasi untuk masing-masing parameter hambatan harian yang didapatkan yaitu 0,313 jam untuk persiapan operasi, 0,681 jam untuk waktu tunggu feeding, 0,905 jam untuk waktu istirahat, 0,056 jam untuk pindah jalur atau pengosongan jalur, dan 0,065 jam untuk waktu ganti operator.
ANALISA KEMANTAPAN LERENG HIGH WALL PADA PT MITRA SETIA TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN Cahyono, Y. D. G.; Tamanak, M. A.; Putri, R. H. K.
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i1.998

Abstract

PT Mitra Setia Tanah Bumbu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Dalam aktivitas produksinya, cadangan batubara yang tersisa pada lereng highwall akan diambil, namun pada proses penggalian pembentukan lereng yang telah ada terjadi undercat yang mengakibatkan geometri lereng tidak sesuai dengan rancangan geometri lereng final. Ketidaksesuaian geometri lereng ini akan mempengaruhi stabilitas lereng tersebut, oleh sebab itu sebelum dilakukan pengupasan batubara perlu dilakukan analisis stabilitas lereng untuk mengetahui kondisi lereng aktual serta memberi rekomendasi geometri lereng yang aman berdasarkan perhitungan faktor keamanan dan probabilitas kelongsorannya. Tujuan penelitian adalah menentukan geometri yang aman didasarkan pada probabilitas kelongsorannya. Metode penelitian untuk penentuan keamanan lereng menggunakan teori keruntuhan Mohr-Coulomb sedangkan untuk menilai probabilitas kelongsoran menggunakan metode Monte Carlo. Hasil analisis menunjukkan nilai faktor keamanan pada model lereng desain pit limit 2020 sebesar 1.233 dan nilai probabilitas sebesar 18% dengan geometri tinggi lereng keseluruhan mencapai 36 meter dan sudut sebesar 380. Nilai faktor keamanan sudah memenuhi standar keamanan namun nilai probabilitasnya masih tinggi sehingga potensi terjadinya longsoran juga tinggi. Oleh sebab itu dilakukan perubahan geometri lereng dengan tinggi 36 meter dan sudut 360, sehingga menghasilkan nilai faktor keamanan sebesar 1.302 dan nilai probabilitas sebesar 2.6%. Hal ini dapat terjadi dikarenakan perbedaan geometri lereng yang ada, semakin besar kemiringan dan ketinggian suatau lereng maka tingkat kestabilan semakin berkurang. Begitu juga sebaliknya, semakin kecil ketinggian atau kemiringan suatu lereng maka tingkat kestabilannya semakin bertambah.
PARAMETER KONDISI AREA DISPOSAL SAAT UNIT ANGKUT DUMPING, JOBSITE KDC, KALIMANTAN TIMUR Ibrahim, M. M.; Jati, S. N.; Surbakti, A. F. H.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i1.1000

Abstract

Suatu kegiatan penambangan secara konvensional adalah pemindahan lapisan tanah penutup untuk mengeruk bahan galian tambang. Proses kegiatan tambang terbuka dilakukan penggalian material tanah penutup oleh alat gali muat dan alat angkut. Proses penggalian dan pemuatan material tanah penutup dilakukan oleh alat gali muat dan pengangkutan material tanah penutup ke disposal dilakukan oleh alat angkut. Disposal merupakan lokasi yang dirancang dan direncanakan untuk menampung material tanah penutup dari tambang. Pembuatan disposal harus dilakukan dengan parameter-parameter aman dan situasi keadaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter kondisi aman dumping (jarak dan tinggi jenjang tanggul) terhadap kestabilan lereng area disposal, menguji kekuatan tanah dan menetapkan faktor pengontrol saat aktivitas dumping. Penelitian ini menggunakan metode ekuilibrium batas yang disederhanakan (Bishop) untuk analisis faktor keamanan (FK) kestabilitas lereng dengan piranti lunak Rocscience Slide. Pengujian kekuatan tanah dilakukan dengan alat CBR (California Bearing Ratio) pada area disposal. Hasil analisis kestabilan lereng pada simulasi pertama dengan jarak 3 m didapatkan nilai FK sebesar 1,5 dan simulasi kedua dengan jarak 5 m didapatkan nilai FK sebesar 2,3. Tanah dasar (subgrade) pada area disposal mencapai kepadatan 30% - 46% dari kepadatan maksimum berdasarkan hasil analisis nilai CBR. Simulasi aktivitas dumping digunakan untuk mengetahui unit angkut berpotensi terbalik saat melakukan dumping di area disposal. Parameter-parameter yang dipergunakan dalam penelitian ini seperti ekuilibrium batas, kestabilitas lereng, pengujian kekuatan tanah dan menetapkan faktor pengontrol saat aktivitas dumping. Maka dapat dipastikan area disposal tergolong kategori aman dan stabil.
ANALISIS MORFOTEKTONIK DAERAH PENANDINGAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN LAHAT, SUMATERA SELATAN Meliani, Y. A.; Sutriyono, E.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i1.1004

Abstract

Daerah penelitian secara geografis terletak di desa Penandingan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui tingkat aktivitas tektonik di lokasi penelitian dan lebih ditekankan ke analisis morfometri. Analisis tersebut meliputi pengukuran morfologi, yaitu pengukuran lebar sungai dan panjang sungai, pengukuran ketinggian pada puncak bukit dankedalamansuatu lembah.Masing-masing pengukuran memakai parameter yang berbeda-beda, disesuaikan dengan analisis yang akan digunakan, sehingga dihasilkan bentuk lahan yang bervariasi pada daerah tersebut. Data yang digunakan dalam analisis yang digunakan yaitu data DEMNAS, peta topografi dan peta geologi. Pengolahan dan untuk penggarapan data pada analisis ini digunakan software sistem informasi geografis (SIG). Pengukuran menggunakan empat parameter yaitu Kerapatan Pengaliran (Dd), Sinusitas Muka Gunung (Smf), Rasio Lebar Dasar Lembah dan Tinggi Lembah (Vf), serta Faktor Asimetri (AF). Hasil analisis dari keempat parameter tersebut selanjutnya diolah untuk menentukan indeks aktivitas tektonik relatif (IATR). Hasil analisa menunjukan secara umum bahwa tingkat aktivitas tektonik pada daerah penelitian didominasi oleh tektonik tingkat rendah.
ANALISIS PERUBAHAN KUALITAS BATUBARA DI FRONT PENAMBANGAN DAN STOCKPILE PT BPAC, LAHAT, SUMATRA SELATAN Nababan, L.; ., Mukiat; Pebrianto, R.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i1.1006

Abstract

Batubara merupakan campuran yang sangat kompleks dengan kualitas yang berbeda-beda. Perbedaan kualitas dari batubara disebabkan oleh perubahan parameter kualitas batubara. Batubara di stockpile biasanya memiliki rata-rata kalori lebih rendah dibandingkan yang ada di front. Untuk mengetahui perbedaan nilai parameter kualitas batubara maka perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala. Parameter kualitas batubara terdiri dari TM (total moisture), AC (ash content), VM (volatile matter), TM (total sulfure), dan nilai CV (Calorific Value). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya perubahan nilai parameter kualitas batubara yang ada di front dan di stockpile , mengetahui penyebab terjadinya perubahan nilai parameter kualitas batubara, menganalisis upaya yang dapat dilakukan dalam menjaga kualitas dari batubara dan seberapa besar parameter kualitas batubara dapat mempengaruhi nilai kalori batubara. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengolah data hasil uji laboratorium kualitas batubara di front dan di stockpile menggunakan regresi linear berganda pada aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan TM berubah 0,37154%-1,46220 %, VM berubah 0,33617%-1,33649%, CV berubah 86,93823 Kcal/kg – 256,06177 Kcal/kg, AC berubah 3,83604%-1,73863% dan TS berubah 0,10415%-0,00148%. Penyebab perubahan nilai parameter kualitas batubara yaitu debu ketika tahapan penambangan, terikutnya parting, ukuran batubara yang tidak seragam, sampah pada front penambangan, dan material pengotor pada support unit. Salah satu hal yang dapat diterapkan untuk mempertahankan stabilitas mutu batubara adalah penyiraman jalan angkut dari front loading ke stockpile secara rutin. Dari hasil regresi linear berganda didapatkan persamaan yang menentukan besarnya pengaruh parameter terhadap caloric value: CV = 3.334,220 – 33,598 TM – 46,860 AC + 76,985 VM + 23,613 TS.
KAJIAN KUALITAS ENDAPAN ASPAL DI DESA WAANGU-ANGU DAN DESA LAWELE, KABUPATEN BUTON Wakila, M. H.; Thamsi, A. B.; Umar, E. P.; Yusuf, F. N.; Bakhri, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1013

Abstract

Eksploitasi sumberdaya aspal yang cukup lama mengakibatkan cadangan aspal semakin menipis. Di sisi lain, dampak pembangunan yang berkelanjutan membuat kebutuhan akan bahan galian aspal meningkat, sehingga diperlukan penelitian (eksplorasi) di daerah-daerah yang baru untuk menemukan atau mengetahui potensi dan kualitas dari endapan aspal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kadar bitumen dan kadar air, serta menentukan kualitas aspal terbaik dari masing-masing daerah. Metodologi penelitian dilakukan dengan dua tahapan yaitu pengambilan data lapangan dan analisa laboratorium dengan Metode Sohklet. Dari hasil analisa laboratorium diketahui bahwa sampel aspal di Desa Lawele memiliki kadar bitumen sebesar 23,14 % dan 24,32 %; dan sampel aspal Desa Waangu-angu memiliki kadar bitumen sebesar 17,07 % dan 18,59 %. Untuk kandungan air sampel aspal di Desa Waangu-angu memiliki kandungan air sebesar 2,20 % dan 2,25 %; dan untuk sampel aspal di Desa Lawele memiliki kadar air yaitu sebesar 7,4 % dan 7,3 %. Maka dapat disimpulkan bahwa Aspal di Desa Lawele memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan aspal dari Desa Waangu-angu karena memiliki nilai kadar bitumen yang lebih tinggi.
EVALUASI KINERJA EXCAVATOR DAN DUMP TRUCK PENGUPASAN OVERBURDEN DI PT BPAC, SUMATERA SELATAN Pertiwi, A. A. O.; Toha, M. T.; Purbasari, D.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1070

Abstract

Pada bulan Januari-September 2021 produksi overburden di PT Bima Putra Abadi Citranusa hanya mencapai 61,77% dari target, akumulasi produksi Januari-September adalah 2.229.780 BCM dari target produksi sebesar 3.609.303 BCM. Sedangkan target produksi pengupasan overburden di PT Bima Putra Abadi Citranusa tahun 2021 sebesar 5.420.910 BCM. Sehingga, perlu dilakukan evaluasi produktivitas serta kesediaan dan penggunaan excavator dan dump truck untuk meningkatkan ketercapaian produksi tahun 2021 dan mengetahui faktor penghambat dalam mencapai target produksi di PT Bima Putra Abadi Citranusa. Data yang diamati berupa data primer yaitu data cycle time alat gali muat dan angkut serta efisiensi kerja, selanjutnya data sekunder berupa jumlah dan jenis alat gali muat dan alat angkut, jam hujan, jam repair, jam standby dan jam kerja tersedia alat selama tahun 2021. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan produksi aktual tahun 2021 hanya sebesar 3.960.990,68 BCM untuk alat gali muat dan 3.772.841,57 BCM untuk alat angkut dengan persentase ketercapaian produksi sebesar 69,6%. Nilai rata-rata penggunaan dan ketersediaan excavator dan dump truck diambil nilai, dimana untuk nilai ketersediaan mekanis dan ketersediaan fisik berturut-turut yaitu 79,55% dan 84,71%, sedangkan kesediaan pemakaian dan efektivitas penggunaan alat angkut berturut-turut yaitu 46,14% dan 41,24%. Faktor yang mempengaruhi produksi dan kinerja alat mekanis adalah efisiensi kerja, jalan angkut dengan kondisi yang kurang baik, geometri jalan hauling menuju disposal serta faktor pengembangan material dan pengisian bucket. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi dengan meminimalisir hambatan yang dapat dihindari. Setalah dilakukan perbaikan efisiensi kerja, maka didapatkan ketercapaian produksi sebesar 94,55%.
ANALISIS STRUKTUR GEOLOGI DAERAH REMAH GAJAH MATI I, KABUPATEN SELUMA, BENGKULU Marbun, A. G.; Sutriyono, E.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i1.1078

Abstract

Sumatera memiliki tingkat aktivitas tektonik yang cukup tinggi, dimana terletak pada pinggir lempeng benua yang terdampak subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. Desa Renah Gajah Mati I, Kabupaten Seluma, Bengkulu terletak pada forearc basin yang terdampak dari aktivitas tektonik. Lokasi ini telah dilakukan studi pola kelurusan dan mengkorelasikannya dengan data lapangan. Metode yang digunakan ialah analisa pola kelurusan secara kualitatif berdasarkan Digital Elevation Model (DEM) dan observasi lapangan. Tujuan dari penelitian ini ialah mengkorelasikan hasil analisis pola kelurusan dengan hasil observasi lapangan. Berdasarkan analisis DEM, diketahui bahwa arah pola kelurusan secara umum baratlaut-tenggara yang dibuktikan keterdapatan struktur seperti lipatan dan patahan yang memiliki orientasi serupa. Struktur geologi yang ditemui berupa Antiklin Empangan dan Napalan, Sinklin Napalan, dan Sesar Empangan. Berdasarkan hasil analisis pola kelurusan dan struktur yang dijumpai relatif sama, diakibatkan oleh gaya kompresi yang bekerja dengan arah NE-SW.
ANALISIS PERBANDINGAN KADAR NIKEL HASIL PENGEBORAN DENGAN HASIL PENAMBANGAN DI PT MANDIRI MINERAL PERKASA Thamsi, A. B.; Sangadji, C. D.; Nurhawaisyah, S. R.; Aswadi, M.; Amsah, L.O.M.Y.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1098

Abstract

Proses penambangan sumber daya nikel di PT Mandiri Mineral Perkasa terdapat permasalahan berupa terjadi selisih kandungan nikel antara data bor dengan data hasil penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya perubahan nilai kadar nikel hasil pengeboran dan hasil penambangan dalam rangka mencari upaya pencegahannya. Penelitian dilakukan dengan menghitung rata-rata kandungan nikel hasil data bor dengan hasil penambangan untuk mengetahui perbedaan selisih yang diperoleh dan melakukan survey tahapan proses penambangan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perbedaan kadar nikel. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa nilai kadar rata-rata nikel hasil pengeboran sebesar 1,74%, sedangkan hasil dari aktivitas penambangan diperoleh nilai kadar rata-rata sebesar 1,60% atau terjadi selisih kadar Ni 0,14%. Berdasarkan hasil pengamatan faktor-faktor penyebab dari perubahan kadar nikel diduga berasal dari aktivitas pengerukan lantai stockpile yang kurang baik, adanya genangan air pada stockpile, kondisi bucket pada excavator yang kurang bersih, kondisi karung sampel yang kurang bersih dan kesalahan aktivitas pada saat sampling dan kesalahan pada aktivitas preparasi sampel.

Page 7 of 19 | Total Record : 184